Showing posts with label 2018 at 01:15AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 01:15AM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Anak Krakatau Siaga, Alat Pengukur Gempa Bakal Ditambah

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudy Suhendar mengatakan pihaknya bakal menambah sensor pendeteksi gempa di sekitar Gunung Anak Krakatau. Hal ini usai status gunung bertinggi 803 meter dari permukaan laut itu naik menjadi Level III atau Siaga.


Rudy menyampaikan tindakan ini dilakukan untuk menambah kecepatan dan keakuratan informasi peningkatan aktivitas vulkanik Anak Krakatau.

"Mungkin kalau bisa berapa hari lagi, kalau sudah tenang, besok atau lusa, kita akan tambah sensor di pulau-pulau sekitarnya," kata Rudy dalam jumpa pers di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Cinangka, Serang, Banten pada Kamis (27/12).


Saat ini Badan Geologi memiliki empat sensor. Tiga sensor diletakkan di lereng Gunung Anak Krakatau dan satu sensor berada di Pulau Sertung.

Sensor itu terkoneksi dengan dua seismograf yang berada di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Cinangka.

Nantinya sensor baru bakal diletakkan di Pulau Panjang dan Pulau Rakata yang mengelilingi Gunung Anak Krakatau.

"Kita juga mengusahakan dengan mendatangkan seismograf kapasitas membaca tinggi. Kemarin pas overscale (guncangan besar), tertutup letusan [tidak tercatat]," ucap Rudy.


Sebelumnya, status Gunung Api Krakatau naik dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) pada Kamis (27/12) dini hari. Gempa tremor terjadi terus-menerus dengan amplitudo 9-35 mm (dominan 25 mm). PVMBG pun menaikkan radius area berbahaya menjadi lima kilometer.

Gunung Anak Krakatau sebelumnya menyandang status waspada atau level II sejak 26 Januari 2012. Anak Krakatau mulai kembali aktif dengan erupsi sejak medio 2018. (dhf/osc)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GQHDMS
December 28, 2018 at 01:15AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2GQHDMS
via IFTTT
Share:

Sunday, December 23, 2018

Solskjaer Jadi Manajer Pertama yang Bawa MU Cetak 5 Gol

Jakarta, CNN Indonesia -- Ole Gunnar Solskjaer jadi manajer pertama Manchester United yang sukses meraih kemenangan dengan skor lima gol di Liga Inggris sejak berakhirnya era pelatih legendaris Sir Alex Ferguson.

Solskjaer menjalani debutnya dengan manis sebagai manajer Man United usai mengalahkan Cardiff City dengan skor 5-1 di pekan ke-18 Liga Inggris, Sabtu (22/12) waktu setempat.

Meski tampil di kandang lawan, Man United berhasil unggul 3-1 di babak pertama berkat gol Marcus Rashford, Ander Herrera, dan Anthony Martial. Dua gol tambahan di babak kedua dicetak oleh Jesse Lingard untuk memastikan kemenangan 5-1.

Opta mencatat, Solskjaer menjadi manajer pertama yang sukses mengantar MU menggelontorkan lima gol di Liga Inggris setelah ditinggal Sir Alex Ferguson.

Kali terakhir skuat Setan Merah mencetak lima gol adalah pada laga perpisahan Sir Alex ketika Man United ditahan imbang West Bromwich Albion 5-5 pada Mei 2013.

Empat manajer sebelumnya, David Moyes, Ryan Giggs, Louis van Gaal, hingga Jose Mourinho tak sanggup membawa MU mendulang lima gol di Liga Inggris.

Solskjaer membawa gairah baru bagi Manchester United.Ole Gunnar Solskjaer membawa gairah baru bagi Manchester United. (REUTERS/Rebecca Naden)
Moyes dan Giggs tercatat pernah membawa MU menorehkan empat gol. Sementara Mourinho hanya mengantar MU mengemas tiga gol di Liga Inggris.

Kemenangan telak MU 5-1 atas Cardiff menjadi debut manis bagi Solskjaer yang baru ditunjuk sebagai manajer sementara Man United setelah Jose Mourinho dipecat.

Kehadiran Solskjaer di pinggir lapangan mampu membawa gairah baru bagi Man United yang sebelumnya melempem di bawah arahan Mourinho. Gelandang asal Prancis Paul Pogba yang sempat menjadi penghiuas bangku cadangan di era Mou, justru tampil gemilang dengan sumbangan dua assist di laga ini.

The Red Devils saat ini masih bertahan di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan mengumpulkan 29 angka atau berjarak 19 poin dari Liverpool yang berada di posisi puncak. (jun)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GCersO
December 24, 2018 at 01:15AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2GCersO
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Keluarga Korban Minta Jokowi Desak Lion Air Beri Keadilian

Jakarta, CNN Indonesia -- Puluhan keluarga korban Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT-610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang berdemo di depan Istana Merdeka, Jakarta, untuk menyampaikan aspirasi ke Presiden Joko Widodo.

Keluarga korban meminta Jokowi untuk turun tangan karena Lion Air hingga saat ini dinilai belum memberikan keadilan bagi keluarga korban.

"Tolonglah, Pak, kami ini warga Indonesia yang butuh perhatian dari Bapak. Kalau bapak perintahkan, semuanya bisa lakukan. Bapak ini kan pemimpin tertinggi di Indonesia, siapa lagi kalau bukan Pemerintah?" ucap salah satu keluarga korban, Johan Haris Saroinsong, saat melakukan aksi di depan Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (13/12).

Sembari menyampaikan tuntutan, puluhan keluarga korban membentangkan spanduk protes ke Lion Air. Mereka juga menunjukkan foto-foto keluarga mereka yang jadi korban.

Johan mengatakan keluarga korban meminta Jokowi menegur dan mengawasi Lion Air terkait janji pemenuhan kewajiban kepada keluarga korban.

Ia menyebut Lion Air belum memenuhi janji-janji pemenuhan hak keluarga korban. Pertama terkait pendampingan keluarga korban, baik yang sudah ataupun belum ditemukan.

Keluarga membawa foto korban pesawat Lion Air JT-610 dalam aksi unjuk rasa di depan Istana, Jakarta, Kamis 13Keluarga membawa foto korban pesawat Lion Air JT-610 dalam aksi unjuk rasa di depan Istana, Jakarta, Kamis (13/12). (CNN Indonesia/Safir Makki)
Lalu Lion Air pernah berjanji melakukan pencarian terhadap 64 orang korban yang belum ditemukan. Namun hingga kini belum terealisasi.

"Kami mau 64 jenazah ini sudah harus diangkat karena secara geografis itu kan laut Jawa itu kan dangkal. Jadi sebenarnya teoritis kan sebenarnya bisa dicari," kata ayah dari Hizkia Jorry Saruinsong tersebut.

Selain itu, keluarga korban juga menagih janji Lion Air untuk memberikan santunan kepada mereka.

Mengacu pada peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011, keluarga penumpang mendapat hak uang santunan meninggal dunia sebesar Rp1,25 miliar. Selain itu, Lion Air juga sempat menjanjikan penggantian uang bagasi sebesar Rp50 juta, uang tunggu Rp5 juta, dan uang kedukaan Rp25 juta.

"Mungkin 90 persen, masih banyak, masih banyak [yang belum menerima]. Makanya kami minta Presiden turun tangan," kata dia.

"Kami sering bertemu, tapi mereka [Lion Air] sering ingkar janji. Mereka tidak memenuhi kewajiban-kewajiban mereka," kata Johan.

Salah satu tuntutan keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 dalam unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/12), yakni mencari kembali jasad para korban.Salah satu tuntutan keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 dalam unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (13/12), yakni mencari kembali jasad para korban. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Selain melakukan aksi damai di depan Istana Merdeka, keluarga korban juga mengirim surat ke Istana. Mereka memohon untuk bertemu Jokowi.

"Surat ke Pak Jokowi hari ini sudah kita kirim. Kita minta supaya Pak Jokowi juga harus kasih atensi," kata dia menjelaskan.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku akan mengecek kembali pembayaran kewajiban santunan oleh Lion Air Group kepada keluarga korban. Menurut dia, maskapai seharusnya sudah membayar paling tidak sebagian santunan itu.

"Ya mungkin tinggal masalah hukum di antara mereka [perusahaan dan keluarga korban]," ucap Budi, Kamis (13/12).

"Nanti saya akan coba klarifikasi mengenai hal itu," ujarnya. (dhf/arh)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SIma9N
December 14, 2018 at 01:15AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2SIma9N
via IFTTT
Share:

VIDEO: Adik Emil Dardak Meninggal di Kamar Indekos

CNN Indonesia TV, CNN Indonesia | Kamis, 13/12/2018 18:15 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Adik Emil Dardak ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Bandung, Kamis (13/12). Menurut petugas keamanan setempat, Eril Arioristanto Dardak ditemukan tidak bernyawa dengan plastik di kepala. Polisi langsung menggelar olah TKP. Dari hasil pemeriksaan, plastik itu terhubung ke tabung gas helium dan freon. Hasil identifikasi awal tidak ditemukan luka atau tanda kekerasan. Pihak keluarga tak mengizinkan autopsi, tetapi polisi masih akan melakukan visum luar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QSu5E8
December 14, 2018 at 01:15AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2QSu5E8
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Kisah Guru Navy, Jalan Kaki Tepis Tuduhan Massa Nasi Bungkus

Jakarta, CNN Indonesia -- Keringat yang sempat membasahi sekujur tubuh Navy Hugo Max Sandhi (29) sudah kering, dibelai angin sepoi sekitaran Monas, Sabtu (1/12) sore. Sebelum azan zuhur berkumandang, dia sudah sampai di titik kumpul Monas, episentrum kegiatan Reuni 212 besok.

Hari ini, dari jam sembilan pagi, ia berjalan kaki dari kediamannya di Tanjung Priok. Guru di salah satu sekolah dasar itu memilih berjalan kaki bersama rekan-rekannya. "Ingin ikut untuk acararReuni besok," ujar guru mata pelajaran Bahasa Indonesia itu kepada CNNIndonesia.com.

Navy, biasa dia dipanggil, telah meminta izin kepada pihak sekolah ikut aksi besok. Dia mengatakan kedatangannya ke acara reuni bukan atas nama sekolah, melainkan atas nama pribadi dan sebagai umat Islam. Sekolah pun tak melarang, lantaran besok juga libur sekolah.

Selain dirinya, Navy mengatakan setidaknya terdapat 12 siswa di sekolahnya yang juga akan datang ke reuni tersebut. Keinginan murid-muridnya itu pun sudah disampaikan ke pihak sekolah.

Alasan Navy datang adalah panggilan jiwa. Dia ingin mencicipi apa yang dirasakan oleh massa aksi yang juga melakukan longmarch dari Ciamis beberapa tahun lalu. Selain itu, kata Navy, hal itu pun berkaitan dengan biaya yang hanya seadanya. Serta dia ingin membantah tudingan sebagai massa bayaran dan nasi bungkus.

"Dianggap jamaah yang dibayar, jamaah yang cuma dikasih nasi bungkus. Kami ingin buktikan tidak seperti itu kami," ucapnya.

Tak hanya Navy yang melakukan longmarch, dia mengatakan, aksi jalan kaki juga akan dilakukan oleh ke-12 muridnya. Saat ini diketahui mereka sudah melakukan aksi jalan kaki tersebut menuju Monas.

Alasan ke-12 muridnya itu pun dikatakan Navy, hampir mirip dengannya. Mereka disebutnya tersinggung karena dianggap sebagai massa bayaran. Baik Navy dan ke-12 muridnya itu pun diakui Navy sudah ikut aksi tersebut sejak awal diadakan yaitu pada 4 November 2016 hingga seterusnya.


Navy sempat menanyakan kepada murid-muridnya apakah ada paksaan atau tidak. Mereka mengaku tidak ada. Kepada Navy, mereka mengaku karena cinta pada agama.

"(Alasan murid) Yang pertama kami ingin merasakan apa yang saudara kita rasakan yang tempo hari jalan kaki dari Ciamis ke Monas, kami pun punya biaya apa adanya, kami pun masih hidup dari orang tua tapi satu kami cinta pada agama kami," ucapnya.

Tak ketinggalan, Navy pun membawa bendera berkalimat tauhid untuk ikut aksi tersebut. Dia mengatakan ke-12 muridnya pun akan membawa bendera tersebut.

Ingin Bertemu Prabowo
Lain Navy, lain juga alasan yang dipaparkan oleh Abdul Rozak. Pria asal Jombang itu datang seorang diri dengan menggunakan kereta untuk mencapai Monas.

Rozak mengatakan keinginan dia ke aksi Reuni 212 adalah untuk bertemu Prabowo Subianto. Alasannya, karena Rozak penasaran dengan Prabowo.

Rozak mengklaim seringkali berkomentar di kolom komentar Facebook yang digunakan oleh Prabowo. "Ingin bertemu Pak Prabowo Subianto," ujarnya.

Meskipun belum tahu apakah Prabowo akan hadir atau tidak, Rozak mengaku tidak masalah. Hal terpenting baginya karena dia telah berusaha.

"Itu kan urusan mereka. (Prabowo) Sudah tahu saya," tuturnya. (gst/ain)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2re6xLw
December 02, 2018 at 01:15AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2re6xLw
via IFTTT
Share:

Saturday, November 17, 2018

VIDEO: Jejak Petualang Weekend di Jepang

JEJAK PETUALANG WEEKEND

Trans7, CNN Indonesia | Sabtu, 17/11/2018 18:45 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Akhir pekan ini tim Jejak Petualang masin menjelajah di Setouchi, Jepang, bersama Hana Malasan dan Faradina Mufti.

Saksikan episode lengkap 'Jejak Petualang Weekend' hanya di Trans 7 setiap hari Minggu pukul 10.00 WIB.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qTRN49
November 18, 2018 at 01:15AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2qTRN49
via IFTTT
Share: