Showing posts with label 2018 at 02:09AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 02:09AM. Show all posts

Sunday, December 23, 2018

67 Jenazah Korban Tsunami Selat Sunda di Puskesmas Carita

CNN Indonesia | Minggu, 23/12/2018 19:09 WIB

Banten, CNN Indonesia -- Sebanyak 67 jenazah korban tsunami yang melanda Selat Sunda berada di Puskesmas Carita. Dari 67 korban tersebut sebagian besar sudah dipindahkan ke RSUD Pandeglang, Banten.

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Arif menuturkan dari 67 tersebut, sejumlah jenazah sebenarnya telah dikenali oleh pihak keluarga. "Dari tadi sudah banyak keluarga yang datang, sebagian jenazah di sini sudah dikenali keluarganya," kata Arif di lokasi, Minggu (23/12).


Arif mengatakan jenazah korban yang ada di Puskemas Carita kebanyakan berasal dari luar Jakarta. Mereka adalah wisatawan yang tengah berlibur di kawasan Pantai Carita.

Nantinya, sambung Arif, jenazah yang masih ada di puskemas akan dipindahkan seluruhnya ke RSUD Pandeglang. Proses identifikasi akan dilakukan di rumah sakit.

Untuk ketersediaan kantong jenazah, Arif mengklaim stok yang ada di puskemas masih mencukupi.

(dis/agt)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BB2JbX
December 24, 2018 at 02:09AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2BB2JbX
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Music at Newsroom: Polka Wars - 'Rekam Jejak'

Sebarkan Polka Wars berkunjung ke ruang redaksi CNNIndonesia.com melalui panggung Music at Newsroom edisi April 2018 lalu.

Polka Wars sempat memenangkan Rubber Tracks dan berhasil berangkat ke New York pada 2015. Di sana, mereka membuat materi lagu dan menghasilkan mini album EPNY.

Selain mengisahkan pengalaman di New York, Polka Wars menampilkan lagu 'Rekam Jejak'.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EztG3S
December 18, 2018 at 02:09AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2EztG3S
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Polda Metro dan Polres Jaktim Tangani e-KTP yang Tercecer

Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur menangani kasus kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP yang tercecer di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Untuk kasus e-KTP tercecer, itu ditangani bersama antara Polda dan Polres Jaktim. Saat ini anggota semua masih terus menyelidiki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Jakarta dikutip Antara Senin (10/12).

Argo mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki motif kejadian. Polisi juga memeriksa memeriksa orang yang terakhir bertanggung jawab atas ribuan e-KTP kedaluwarsa itu.


"Kami masih memeriksa yang terakhir pegang siapa, di gudang siapa. Karena pada intinya setiap pergantian pejabat kelurahan hingga kecamatan sampai ke atasnya itu tidak menginformasikan kalau ada e-KTP yang sudah tidak berlaku," ujar Argo.

Argo menyebut pihak kepolisian juga akan meneliti ulang dan kroscek kesesuaian temuan barang bukti dan data dari Kementerian Dalam Negeri.

Berdasarkan bukti yang didapatkan pihak kepolisian, e-KTP tersebut memiliki batas waktu atau kedaluwarsa, yaitu habis pada 2013, 2014 dan 2017.

"Makanya kami cek dulu edaran Kemendagri itu kapan," katanya.


Pihak kepolisian masih memeriksa saksi-saksi yang saat ini sudah mencapai 10 orang, termasuk staf Satuan Pelayanan Dukcapil Kelurahan Pondok Kelapa.

Sebelumnya, e-KTP ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain bola di area persawahan Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Sabtu (8/12). Temuan ini dilaporkan petugas RW setempat ke pihak kepolisian sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat diperiksa warga setempat, e-KTP itu ditemukan dalam kondisi tidak terpotong-potong dan terisi dengan data pribadi warga. Meski demikian, sebagian KTP ditemukan dalam kondisi rusak dan tidak terbaca tulisannya.

Hasil perhitungan di Mapolsek Duren Sawit, awalnya jumlah e-KTP itu sebanyak 1.706 lembar.

"1.706, sudah kita hitung. Dari Kelurahan Pondok Kelapa seluruhnya," ujar Kepala Polsek Duren Sawit, Komisaris Polisi Parlindungan Sutasuhut, Sabtu.

(Antara/pmg)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EpzNI3
December 11, 2018 at 02:09AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2EpzNI3
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Tips Bermalam Murah Meriah di Singapura

Jakarta, CNN Indonesia -- Film Crazy Rich Asians membuat nama Singapura mendadak terkenal di kalangan turis, terutama yang gemar wisata belanja dan kuliner.

Walau berada di ASEAN namun biaya berwisata di Singapura tidak semurah Malaysia, Indonesia atau Thailand.

Tentu saja ada banyak hostel yang bisa diinapi ketika datang ke Negara Singa, namun tetap saja ada harga yang harus dibayar demi kenyamanan yang hakiki.

Bukan berarti tak ada cara untuk menekan pengeluaran ketika berwisata ke kota kosmopolitan ini.

Mengutip Asia One pada Selasa (4/12), berikut adalah beberapa cara dapatkan akomodasi gratis di Singapura:

1. Tawarkan Kemampuan

Beberapa aplikasi berbasis di Singapura seperti Workaway, HelpX dan Volunteers Base bisa dimanfaatkan untuk bermalam secara cuma-cuma.

Melalui aplikasi tersebut, turis bisa mendapatkan akomodasi gratis dengan menukarkan jasa, seperti mengasuh bayi sampai mengurus kebun pekarangan.

Aplikasi Workaway dan HelpX membebankan biaya langganan kepada pengguna, namun Volunteers Base dapat diunduh secara gratis.

[Gambas:Instagram]

2. Komunitas Turis

Couchsurfing adalah layanan komunitas yang membantu turis dari seluruh dunia menemukan tempat tinggal bersama penduduk lokal.

Selain bisa menginap gratis, di Couchsurfing juga ada beragam kegiatan menarik yang diselenggarakan oleh penggunanya.

Perlu diingat bahwa sangat penting untuk meneliti latar belakang pengguna yang menawarkan penginapan atau kegiatan wisata gratis kepada kita, demi menghindari penipuan atau tindak kriminal lainnya.

[Gambas:Instagram]

3. Menjadi Penjaga Rumah

TrustedHouseSitters dan Nomador merupakan aplikasi yang menawarkan lowongan penjaga rumah di Singapura.

Di antara kedua aplikasi tersebut, Nomador dapat diunggah tanpa memungut biaya.

Sedangkan TrustedHouseSitters membebankan biaya sebesar Rp1,7 juta per tahun.

Tak hanya membuahkan akomodasi cuma-cuma, menjadi penjaga rumah bahkan menghasilkan upah yang lumayan.

4. Berkemah di Pulau Ubin

Terletak di timur laut Singapura, Pulau Ubin sering kali dijadikan destinasi berkemah bagi wisatawan mancanegara.

Pasalnya, pulau ini merupakan satu-satunya lokasi di mana wisatawan dapat bebas berkemah tanpa izin resmi.

Di samping menekan biaya wisata, berkemah di Pulau Ubin juga menawarkan sensasi wisata bahari yang tak lazim ditemukan di Singapura.

Fasilitas kamar mandi sudah tersedia, tapi jangan lupa untuk membekali diri dengan air bersih untuk minum.

(agr/ard)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UoyygT
December 08, 2018 at 02:09AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2UoyygT
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

DPR Minta Kemendagri Audit Soal Kasus Penjualan Blangko e-KTP

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Komisi II DPR Mardani Ali Sera meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan audit menyeluruh sistem pengamanan usai terungkapnya kasus penjualan blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) secara daring (online).

Politikus PKS itu enggan menduga kasus penjualan itu muncul akibat sistem pengamanan internal blangko e-KTP di Kemendagri yang lemah.

"Saya tidak mau suuzan, tapi buat audit, paparkan ke publik. Sampai logika kita bisa mencerna dengan benar," ujar Mardani di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (6/12).


Mardani mengatakan jika Kemendagri tidak melakukan audit, maka dikhawatirkan kasus serupa akan terulang. Sebab, penyelesaian kasus yang saat ini dilakukan Kemendagri dinilai seolah menyederhanakan persoalan.

"Ini tidak bisa cuma sudah ketemu [pelakunya]. Mana metodologinya? Dibuka dulu ke publik biar teredukasi. Sehingga kalau ada kasus begini publik sendiri yang akan melaporkan. Kalau yang kayak begini kan kesannya menutup kasus," ujarnya.

Selain itu kata Mardani, kasus penjualan yang tidak terungkap juga perlu diketahui publik. Dia khawatir kasus ini sebagai puncak gunung es yang baru terekspos. Karena itu, audit perlu dilakukan.

"Agar kita punya keyakinan kokoh bahwa sistem database kita tidak bisa disalahgunakan," katanya.


Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrullah memastikan tidak ada sistem yang jebol atau terganggu akibat kasus penjualan blangko e-KTP.

"Jadi masalahnya klir tidak ada sistem yang jebol, tidak ada yang terganggu. Ini tindak pidana biasa," kata Zudan di tempat terpisah.

Zudan memaparkan kasus ini sudah dilimpahkan kepada kepolisian setelah Kemendagri melakukan investigasi selama tiga hari dan menemukan pelakunya.

Sebelumnya, Kemendagri menemukan praktik penjualan blangko e-KTP yang dilakukan secara online. Penjual blangko e-KTP di pasar online diduga anak pejabat Disdukcapil Provinsi Lampung. Kemendagri pun telah melaporkan persoalan tersebut ke Mapolda Metro Jaya.

(swo/pmg)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2L0oQgv
December 07, 2018 at 02:09AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2L0oQgv
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Kapitra Terima Saran Polisi Tunda Aksi Tandingan 212

Jakarta, CNN Indonesia -- Kapitra Ampera membatalkan rencananya menggelar aksi tandingan Reuni 212 di Monas, Minggu (2/12) mendatang. Keputusan itu diambil setelah menerima masukan dari kepolisian.

"Saya sudah konfirmasi bahwa ada analisa-analisa intelijen itu ada masukan-masukan yang beliau bilang pimpinan Polda katakan sebaiknya ditunda supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (30/11). 

Caleg DPR RI dari PDI Perjuangan ini mengatakan pihaknya belum menentukan kapan aksi tandingan akan dilakukan. Hal tersebut masih akan dibicarakan bersama panitia baik yang ada di Jakarta maupun di luar Jakarta.

Selain itu, Kapitra mengatakan dia juga menunggu pengumuman jadwal kampanye untuk Pileg dan Pilpres yang akan disampaikan oleh KPU. Tujuannya supaya kegiatannya tidak dikatakan untuk tujuan politik.

"Tetap (dilakukan). Kita akan merujuk betul cita-cita untuk memperlihatkan keindahan Islam tentu saya harus bicara dengan semua tim di daerah-daerah dan yang ada di sini kapan sebaiknya, kita juga tidak mau dianggap kegiatan politik. Makanya kita mencari waktu-waktu yang pas sehingga dia tidak diinterpretasikan gerakan politik," tuturnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah meminta Kapitra untuk membatalkan 'Aksi Kontemplasi 212 dan Pencerahan Anak Bangsa' yang sedianya bakal digelar di hari dan tempat yang sama dengan Reuni Aksi 212.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan usai surat pemberitahuan diterima, pihak intelijen memberitahukan supaya aksi tersebut ditunda.

"Memang ada surat masuk, ada pemberitahuan yang diinisiasi oleh Pak Kapitra yang berkaitan dengan hal yang sama, di tempat yang sama. Dari intelijen menyarankan kepada panitia untuk ditunda pelaksanaannya," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya.

"Kami menyarankan untuk ditunda," ucapnya menambahkan.

(gst/wis)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FMAexd
December 01, 2018 at 02:09AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FMAexd
via IFTTT
Share: