Showing posts with label 2018 at 07:17PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:17PM. Show all posts

Thursday, November 29, 2018

KTT G20 Dibuka Dalam Krisis 'Serangan Trump'

Jakarta, CNN Indonesia -- Pertemuan para pemimpin dunia selama dua hari di Argentina, KTT G20, resmi dibuka pada Jumat (30/11) dalam krisis setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan mendukung penyetelan ulang perdagangan negara.

Sebelum pertemuan itu dimulai, Trump dengan slogan "America First" menyatakan bakal mendapatkan hasil dari penandatanganan US-Mexico-Canada Agreement (USMCA) yang dikatakan sebagai pengganti Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Kedua perjanjian antar negara itu punya banyak kemiripan, namun sebagian telah diganti. Konten yang berbeda cukup buat Trump menyatakan kemenangan atas para pekerja AS yang diklaim dicurangi NAFTA.

Walau begitu Trump mengakui USMCA bukanlah sesuatu yang bisa mengubah permainan. Penandatanganan USMCA bakal dilakukan oleh negosiator perdagangan senior dari masing-masing negara, bukan dari pemimpin yang hadir di G20.

Selain itu Trump juga jadi sorotan karena rencananya bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada G20. Sebelumnya Trump sudah memberlakukan sanksi pajak buat barang-barang China dan mengancam bakal lebih banyak pada awal tahun depan.

Setelah penandatanganan USMCA dan pembukaan G20 oleh Presiden Argentina Mauricio Macri, banyak orang dikatakan bakal berunjuk rasa di pusat Buenos Aires pada Jumat (30/11).

Sekarang ini, Argentina sedang bergulat dengan inflasi dan pengangguran yang meningkat. Hal ini disebabkan krisis ekonomi yang memaksa Argentina harus meminta dana talangan dari Dana Moneter Internasional (Internastional Monetary Fund).

"Banyak orang tidak memiliki rumah dan pekerjaan. Mereka tidak fokus pada orang yang membutuhkan," kata Ariel Villegas (47) saat protes di depan gedung Kongres Nasional Argentina Kamis lalu.

Pemerintah Argentina bersumpah tidak memberikan toleransi pada tindakan kekerasan mengingat negaranya sedang menjadi tuan rumah perhelatan pertemuan internasional terbesar. Lebih dari itu, pemerintah juga mengatakan sudah melakukan perjanjian dengan kelompok yang mengorganisir protes untuk menjaga ketenangan jalan-jalan di Buenos Aires.

Merkel terlambat

Kanselir Jerman Angela Merkel adalah salah satu pemimpin yang dijadwalkan akan duduk bersama Trump Jumat ini. Namun dia akan melewati sesi pembukaan acara tersebut setelah pesawatnya terpaksa melakukan pendaratan darurat di Cologne, Jerman, karena masalah teknis.

Absennya Merkel bisa menyulitkan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang berusaha membangun garda terdepan Eropa untuk melawan melawan Trump.

Tetapi pada Kamis malam, Macron menantang dengan mengatakan menolak pihak yang ingin menghadapi tantangan ekonomi dengan menjadi "agresif, isiolasionist, dan yang menutup perbatasan,". Ia memuji usaha pemberantasan kemiskinan yang disebabkan globalisasi beberapa dekade terakhir.

Pertemuan G20 akan dibarengi dengan susunan pertemuan diplomatik dan bilateral oleh beberapa pemimpin yang hadir termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin, Perdana Menteri Shinzo Abe, dan Perdana Menteri India Narendra Modi. (ani/fea)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zwuHWg
November 30, 2018 at 07:17PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2zwuHWg
via IFTTT
Share:

Saturday, November 24, 2018

Anies: Sistem Tilang Elektronik Bakal Diperluas di Jakarta

Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penerapan sistem tilang elektronik (ETLE) bakal diperluas dengan menambah penempatan kamera pengawas (ANPR) di sejumlah sudut jalan Ibu Kota.

Penegakan hukum lalu lintas model itu saat ini baru dilaksanakan di dua titik persimpangan dengan lampu lalu lintas, yakni di Jalan MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Kami dukung dan mudah-mudahan nanti bisa lebih luas, sekarang baru di koridor Sudirman-Thamrin," kata Anies usai peluncuran ETLE, di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (25/11).

Anies mengaku telah berbicara dengan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusuf, untuk memulai perluasan sistem tilang elektronik di sejumlah ruas jalan yang penuh keramaian. Menurut Anies, pihaknya bakal mendukung sistem penilangan baru tersebut.

"Sekarang sedang dikaji oleh Polda," ujarnya.

Lebih jauh, Anies berkata Pemprov DKI juga memiliki kepentingan dengan sistem penegakan baru tersebut lantaran terdapat sekitar 700 roda empat dan 4 juta roda dua yang belum membayar pajak. 700 roda empat menunggak pajak sekitar Rp1,2 triliun, sedangkan 4 juta kendaraan roda dua sekitar Rp855 miliar.

"Nah dengan adanya enforcement menggunakan digital ini harapannya bisa mempercepat," kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Sistem tilang elektronik ini telah diterapkan Ditlantas Polda Metro Jaya sejak 1 November lalu. Sejak hari itu rata-rata pelanggar diperkirakan terdapat 500 pengendara per hari.

Hanya saja masih terdapat kendala dalam sistem penegakan hukum baru itu, seperti pelat nomor kendaraan yang berasal dari luar Jakarta dan kendaraan yang belum balik nama ke pemilik terbaru.

Rencananya pada 2019, sistem tilang elektronik ini dikembangkan dengan menempatkan sebanyak 81 kamera ANPR yang tersebar pada 25 persimpangan di wilayah Jakarta. (fra/ayp)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r4lU9d
November 25, 2018 at 07:17PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2r4lU9d
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 20, 2018

Lapor Jokowi, Menpan Terbitkan Kebijakan Baru Seleksi CPNS

Bogor, CNN Indonesia -- Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin mengatakan telah melapor kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenai perubahan kebijakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Perubahan dilakukan akibat belum terpenuhinya peserta yang lulus seleksi terkait passing grade tes SKD.

"Saya sudah lapor Bapak Presiden. Hari ini akan kami luncurkan Permenpan 38 memperkuat yang 37. Jadi tidak menganulir," kata Syafruddin di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Rabu (21/11).

Sebelumnya, pemerintah mengatur ambang batas nilai kelulusan seleksi CPNS dalam PermenPAN-RB Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) atau passing grade CPNS 2018.


Dalam tes SKD, peserta seleksi harus mendapatkan nilai minimal sebesar 75 untuk Tes Wawasan Kebangsaan, 80 Tes Intelijensia Umum, dan 143 Tes Karakteristik Pribadi guna lanjut pada proses selanjutnya yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Ternyata, banyak pelamar di kementerian dan lembaga pusat, daerah barat, tengah, dan timur yang tak memenuhi ambang batas nilai serta minimal formasi yakni tiga kali lipat dari yang dibutuhkan.

PermenPAN-RB Nomor 38 Tahun 2018, kata Syafruddin, tidak bakal menurunkan ambang batas demi memenuhi minimal formasi untuk melanjutkan ke SKD. Aturan baru bakal mengatur seleksi berdasarkan peringkat akumulasi nilai ketiga tes.

"Kami tidak berorientasi pada passing grade tapi berorientasi pada ranking. Contohnya Kementerian A butuh 100. Karena ini tes awal kami mencari 300. Jadi ranking 1-300 itu masuk seleksi tahap kedua. Kira-kira begitu jalan keluar terbaik," kata mantan Wakapolri tersebut.

Ia menegaskan ambang batas tak akan diturunkan demi menjaga kualitas PNS. Menurut dia, proses penilaian berdasarkan peringkat akan tetap transparan. Sehingga, masyarakat diimbau tak khawatir mengenai hal itu.

"Mereka yang tes tahu. (Pengumuman) Nanti BKN (Badan Kepegawaian Negara) teknisnya. Pesertanya itu tahu. PermenPAN-RB sudah saya teken tadi di dalam," ucap Syafruddin menegaskan.

Sementara itu, saat dihubungi, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Badan Kepgawaian Negara (BKN), Diah Palupi menyatakan pihaknya belum bisa memberikan informasi mengenai perubahan kebijakan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) CPNS yang kabar akan diumumkan.

"Informasi mengenai pengumuman masih di tangan Kemenpan, dan belum dilempar ke BKN," kata Diah saat dihubungi.

Begitupun perihal formasi kosong, serta instansi-instansi yang belum mengumumkan hasil tes SKD. Diah menjelaskan pihaknya masih menunggu.

"Kita belum ada info, sifatnya kita masih menunggu informasi dari Kemenpan," ujarnya.

(fir/kid)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QVk6Le
November 21, 2018 at 07:17PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2QVk6Le
via IFTTT
Share: