Showing posts with label 2018 at 04:19AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:19AM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

BNPB: Mitigasi Tsunami Terkendala Dana Kurang Sejak 2015

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan langkah mitigasi atau sosialisasi pengurangan risiko bencana tsunami terhalang jumlah anggaran yang berkurang sejak 2015.

Sutopo mengatakan hal ini menyebabkan pembangunan sistem peringatan dini, termasuk pendidikan kebencanaan ikut terhenti.

"Ada latihan-latihan pendidikan kebencanaan. Ya, sekarang sudah enggak ada karena memang enggak ada anggaran. Coba kalau ada anggaran semua kegiatan itu dilakukan secara serentak. Ya, sekarang hanya melewati DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran)-nya kadang kegiatannya tidak masif," kata Sutopo di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (28/12).


Sutopo menyebutkan hal itu karena menganggap pembangunan kembali sistem peringatan dini yang sempat berjalan pada 2013, sangat penting untuk mengurangi risiko bencana tsunami.

Sistem tersebut tidak hanya terdiri dari pemasangan buoy tapi juga pembangunan shelter dan rambu-rambu untuk evakuasi, pembangunan budaya sadar bencana, dan penerapan peraturan yang berkaitan dengan sistem tersebut. Ia menyebut sistem ini sebagai 'master plan' pengurangan risiko bencana tsunami.

Oleh karena itu, kata Sutopo, sosialisasi terbatas pada kegiataan yang kurang efektif dan lebih sedikit karena hanya bersumber dari APBN dan APBD.


"Ya, akhirnya kegiatannya melekat di kegiatan APBN dan APBD yang sedikit saja. Ada kegiatan sosialisasi tapi mungkin sedikit saja," ujarnya.
BNPB: Mitigasi Tsunami Terhalang Berkurangnya Dana Sejak 2015Warga menerima bantuan di pemukiman yang rusak akibat tsunami di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Sutopo mengatakan pembangunan sistem tersebut hanya berjalan selama dua tahun yakni 2013 sampai 2014.

BNPB juga sempat mengusulkan untuk melanjutkan kembali upaya pengurangan risiko bencana tsunami tersebut.

Ia mengatakan perlu dana khusus dari pemerintah untuk keperluan 'master plan' tersebut. Hal ini diusulkan setelah terjadi peristiwa bencana tsunami di Selat Sunda.

"Jadi bukan hanya di DIPA tapi tambahan anggaran khusus dari pemerintah yang digunakan untuk keiatan master plan tsunami tadi," ujarnya.


Sutopo sebelumnya mengeluhkan minimnya anggaran yang diterima BNPB. Alih-alih naik, anggaran BNPB justru turun ke depan. Padahal potensi bencana di Indonesia demikian tinggi.

Ia mengatakan anggaran yang diterima BNPB pada 2019 sebesar Rp610 miliar. Padahal anggaran 2018 diterima sebesar Rp746 miliar.

"2019 saja Rp 610 miliar. Ini untuk meng-cover seluruh Indonesia," kata Sutopo di kantor BNPB, Jakarta, Selasa (25/12). (ani/pmg)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rZ1VJx
December 29, 2018 at 04:19AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2rZ1VJx
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Kapolri: Puji Tuhan Tak Ada Aksi Sweeping di Malam Natal

Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan tidak ragam aksi penyisiran atau sweeping yang dilakukan pihak tertentu menjelang perayaan Natal 2018. Hal itu dia sampaikan saat memberi sambutan di Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) Paulus, Jakarta, Senin (24/12) malam.

"Kita bersyukur, hingga hari ini belum ada peristiwa yang mengganggu ibadah Natal dan tahun baru, sweeping misalnya. Puji Tuhan tidak ada," kata Tito di hadapan jemaat GPIB Paulus.

Tito juga menjelaskan dia dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah berkoordinasi bersama unsur masyarakat untuk melakukan pengamanan perayaan ibadah Natal hingga tahun baru di seluruh Indonesia.


Hal ini kata dia, untuk mengantisipasi peristiwa yang pernah terjadi beberapa waktu lalu seperti penyerangan gereja ketika dirinya berdinas di Polda Metro Jaya tahun 2000, hingga peristiwa bom di Surabaya pada Mei lalu.

"Sehingga kita lakukan penguatan bersama Polri-TNI untuk lakukan tindakan menjamin keamanan bahwa warga negara Indonesia, umat beragama apapun agamanya harus kita lindungi," katanya.

Selain itu, Tito juga meminta agar jemaat GPIB Paulus ikut mendoakan korban peristiwa tsunami di Selat Sunda.


"Dalam kesempatan baik ini, bapak-bapak, ibu-ibu, pendeta dan segenap jemaat sekalian turut berdoa agar saudara kita sekalian bisa diampuni dan berisitirahat dengan tenang di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," kata dia.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang ikut mendampingi Tito turut mengucapkan selamat Natal bagi jemaat GPIB Paulus. "Pada malam yang berbahagia ini saya ingin mengucapkan selamat merayakan hari Natal. Damai di bumi, damai di hati. Semoga hikmah natal menyertai kita semua. Amin," kata Hadi.

Usai meninjau keamanan dan memberi sambutan di GPIB Paulus, rombongan Kapolri dan Panglima TNI melanjutkan peninjauan misa Natal ke sejumlah gereja di Jakarta. Rencananya Kapolri dan Panglima TNI juga akan meninjau Gereja Katedral Jakarta.

(swo/ain)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EN4nLO
December 25, 2018 at 04:19AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2EN4nLO
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Lima Video Musik Rasa Lokal di Awal Minggu

Jakarta, CNN Indonesia -- Menjelang akhir tahun 2018, bukan berarti musik Indonesia sepi dari karya-karya berkualitas yang menarik tak hanya secara audio, namun juga visual.

Jika Anda merasa semangat bekerja semakin berkurang seiring semangat liburan yang meninggi, mungkin lima video musik di bawah ini adalah yang Anda butuhkan.

Rendy Pandugo - Underwater

Visual yang sungguh nyaman di mata disajikan dengan berkelas oleh Rendy Pandugo. Semakin menemukan 'warna' sendiri setelah sekian lama disandingkan dengan John Mayer, Underwater terdengar ringan tetapi tidak cheesy.

Dibuka dengan intro bergaya balada, semakin didengar berulang kali Underwater terasa makin 'menenggelamkan'.

[Gambas:Youtube]

Jevin Julian ft A Nayaka - Capone

Musik elektronik terlihat mulai mengalami pergeseran, seiring dengan ramainya skena hip-hop Indonesia. Jevin Julian yang sebenarnya sudah lama berkecimpung di elektronik Jakarta, kali ini menggandeng rapper A Nayaka.

Sebelumnya, Nayaka sudah banyak berkolaborasi dengan produser-produser lain. Keduanya merilis Capone di awal Desember ini, lengkap dengan visual bergaya modern dan edgy yang menegaskan sikap mereka seperti yang ditulis Jevin di keterangan laman YouTube video ini.

[Gambas:Youtube]


Elephant Kind - Sour

Mempunyai nada dan vokal yang tak biasa, Sour ditulis Elephant Kind sebagai sebuah film pendek. Audionya barangkali membutuhkan beberapa kali putar sampai telinga terbiasa, tetapi visual yang ditawarkan seolah menawarkan dimensi berbeda.

Dilengkapi dengan teks di video, lirik 'in love for what, if it's always too much' mudah merasuk dalam otak. Akhir mengambang dari Sour akan membuat terpana, masam.

[Gambas:Youtube]

Ramengvrl - I Am Me

Ramengvrl datang di saat yang tepat, dan ia cerdas memanfaatkan momen. Dalam I Am Me, rapper ini tampil penuh gaya sembari memaki orang dan menyatakan dirinya tak peduli pemikiran orang lain tentangnya.

Lebih fancy, Ramengvrl memilih Los Angeles sebagai lokasi syuting I Am Me. Wanita tampaknya masih akan terus menginvasi di sepanjang 2019.

[Gambas:Youtube]


The Overtunes - Tak Bisa Kupercaya

Tak Bisa Kupercaya dimulai dengan intro super-manis, meski liriknya tak menuturkan kisah yang sama manisnya. Trio ini selalu manis memilih nada-nada mereka, menarik rasanya melihat mereka menceritakan kekesalan dengan cara semanis itu.

Banyak kostum dan akting dibutuhkan dalam video musik Tak Bisa Kupercaya, dan lagu bertempo sedang ini sungguh unggul di melodi chorus.

[Gambas:Youtube]

(rea)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2STh0aV
December 18, 2018 at 04:19AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2STh0aV
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Warga Palestina Tembak Mati Dua Penduduk Israel

Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang warga Palestina dilaporkan menembak mati dua warga Israel dan melukai dua orang lainnya di sebuah halte bus di Tepi Barat, pada Kamis (13/12).

"Seorang warga Palestina melepaskan tembakan ke sebuah halte bus dan menewaskan dua warga Israel dan melukai beberapa lainnya, termasuk satu orang yang terluka parah," kata militer Israel melalui Twitter, seperti dikutip AFP.

Penembakan ini terjadi di dekat pemukiman Israel di Ofra.

Juru bicara militer Israel tak dapat dimintai konfirmasi apakah pelaku turut menargetkan aparat keamanan dalam kejadian tersebut.

Insiden tersebut berlangsung beberapa jam setelah pasukan Israel menembak mati dua warga Palestina yang dituduh membunuh tiga warganya, termasuk bayi, di Tepi Barat.

Salah satu warga Palestina tersebut bernama Salah Barghouti. Pria 29 tahun itu dituduh melakukan penembakan ke sebuah halte bus yang juga terletak di dekat pemukiman Ofra.

Insiden itu melukai tujuh orang, termasuk seorang wanita yang sedang mengandung. Hari ini, sang bayi dikabarkan meninggal setelah dilahirkan secara prematur akibat sang ibu tertembak.

Sementara itu, seorang warga Palestina lainnya ditangkap otoritas Israel pada Rabu malam karena dituduh menembak mati dua warga Israel dua bulan lalu. (rds/ayp)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LdJ9qO
December 14, 2018 at 04:19AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2LdJ9qO
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Crane Ambruk di Kali Sentiong Bagian Proyek Dinas SDA

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat Dicky Suherlan mengatakan crane yang jatuh menimpa warga di bantaran Kali Sentiong, Jakarta, merupakan bagian dari proyek yang dikerjakan Bidang Aliran Timur Dinas SDA DKI Jakarta.

Dicky mengatakan crane tersebut dipergunakan untuk pemasangan sheet piles atau turap.

"Pengerjaan dari Dinas SDA Bidang Aliran Timur," kata Dicky saat dihubungi, Kamis (6/12).


Dicky enggan menjelaskan lebih rinci soal proyek pemasangan turap di Kali Sentiong tersebut. Pasalnya, hal itu merupakan kewenangan Bidang Aliran Timur SDA DKI.

CNNIndonesia.com berusaha menghubungi Kasi Operasi dan Pemeliharaan Bidang Aliran Timur Dinas SDA DKI Adrian Mara Maulana. Namun, yang bersangkutan belum memberikan respons.

Polisi menduga penyebab ambruknya crane karena ada tali yang lepas. Kapolsek Kemayoran Komisaris Saiful Anwar mengatakan pihaknya akan memeriksa pihak operator crane terkait insiden tersebut.

"Jadi crane ini mau naik kan dia ada rakitnya seperti amphibi. Ketika mau naik ternyata talinya lepas. Makanya bisa jatuh," kata Saiful.


Setengah badan mesin berat masuk ke dalam kali. Sementara crane menimpa bangunan rumah milik warga.

Akibat kejadian itu, tiga orang yang masih satu keluarga tersebut mengalami luka. Saat itu ketiganya tengah berada di dalam rumah.

Crane Ambruk di Kali Sentiong Bagian Proyek Dinas SDACrane pembangunan turap ambruk menimpa rumah warga di Kemayoran, Jakarta. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Saiful mengatakan dua orang yang tertimpa crane saat berada di rumah sudah diperbolehkan pulang. Sementara satu korban masih dirawat di rumah sakit.

Sementara itu Ketua RT setempat, Jono Santoso mengatakan pihaknya akan memprioritaskan kondisi pemulihan keluarga korban.

Menurutnya, pihak operator proyek bertanggung jawab atas kejadian ini. Mulai pengobatan korban dan perbaikan rumah yang rusak. Keluarga korban juga akan dicarikan tempat tinggal sementara.

"Dicari tempat oleh pihak proyek biar mereka bisa dapat tempat tinggal sementara," kata Jono.


Salah satu saksi mata, Indra yang juga merupakan keluarga korban, mengatakan tali penahan crane lepas sehingga alat berat itu jatuh menimpa rumahnya. Saat kejadian, pria 16 tahun itu baru pulang sekolah.

"Penahannya (crane) geser terus jatuh," ujar Indra.

Sementara, Syahrudin, salah satu warga setempat juga melihat kejadian itu. Menurutnya, tali penahan crane putus sebelum menimpa rumahnya. (dis/pmg)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E7QGFQ
December 07, 2018 at 04:19AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2E7QGFQ
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Sembunyikan Flare di Badan Anak, Fan River Plate Ditangkap

Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pendukung River Plate ditangkap polisi setelah menyembunyikan flare dengan cara merekatkannya di badan sang anak.

Peristiwa tertangkapnya suporter ini berawal dari meluasnya rekaman tentang aksinya menyembunyikan flare di badan sang anak. Suporter itu terlihat meletakkan flare di badan sang anak lalu merekatkannya dengan selotip.

Aksi itu dilakukan demi menyelundupkan suar ke dalam stadion. Nantinya flare yang telah direkatkan bakal ditutupi oleh kostum River Plate yang dikenakan oleh sang anak.

Hanya dalam kurun waktu 24 jam, polisi berhasil menangkap suporter tersebut. Jam tangan yang dikenakan suporter tersebut jadi salah satu hal yang membantu mengungkap identitas pelaku.

Duel Boca Juniors vs River Olate di final Copa Libertadores penuh drama.Duel Boca Juniors vs River Plate di final Copa Libertadores penuh drama. (Foto: REUTERS/Marcos Brindicci)
Ancaman yang menghantui suporter River Plate tidak main-main, yaitu ancaman hukuman penjara antara dua hingga enam tahun.

Duel leg kedua final Copa Libertadores antara River Plate lawan Boca dua kali mengalami penundaan. Awalnya, duel ini rencananya digelar pada Sabtu (24/11).

Namun duel ini kemudian batal digelar lantaran bus Boca Juniors yang tengah melaju ke stadion mendapatkan serangan dari pendukung River Plate.

Duel kemudian digeser ke hari Minggu (25/11) namun kemudian kembali diputuskan untuk ditunda. Kepastian rencana jadwal ulang duel bakal ada pada Selasa (27/11). Leg pertama Boca Juniors vs River Plate berakhir dengan skor 2-2. (ptr/bac)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DUuwYs
November 27, 2018 at 04:19AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2DUuwYs
via IFTTT
Share: