Showing posts with label 2018 at 12:27AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 12:27AM. Show all posts

Tuesday, December 18, 2018

Lembaga HAM Korsel Cabut Penghargaan Aung San Suu Kyi

Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga hak asasi manusia terbesar di Korea Selatan akan mencabut penghargaan Gwangju yang diberikan kepada pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi. Mereka menganggap peraih Nobel Perdamaian itu abai atas kekejaman aparat dan kelompok radikal Buddha kepada etnis Rohingya.

"Ketidakpeduliannya atas kekejaman terhadap Rohingya bertentangan dengan nilai-nilai yang diraih oleh Penghargaan Hak Asasi Manusia Gwangju yang melindungi dan mempromosikan hak asasi manusia," tutur juru bicara Yayasan Memorial Korea Selatan 18 Mei, seperti dikutip AFP, Senin (17/12).

Penghargaan Hak Asasi Manusia Gwangju diberikan oleh Yayasan Memorial Korea Selatan 18 Mei kepada individu, kelompok atau lembaga yang telah berkontribusi dalam memajukan hak asasi manusia, demokrasi dan perdamaian dunia.

Yayasan ini didirikan pada 1994 untuk memperingati pemberontakan pro-demokrasi 1980 di Gwangju, yang menyebabkan lebih dari 200 orang terbunuh dan terluka.

Saat dinobatkan penghargaan itu pada 2004 lalu, Suu Kyi tak dapat menerima penghargaan karena sedang menjalani tahanan rumah dijatuhkan oleh junta militer.

Selain Penghargaan Gwangju, pemimpin Partai Liga Nasional untuk Demokrasi itu juga dinobatkan sebagai peraih Nobel Perdamaian pada 1991 dan sederet penghargaan lainnya. Namun, sejak peristiwa pembantaian terhadap kaum minoritas Rohingya terkuak, Suu Kyi dituduh apatis terhadap kasus tersebut.

Pada November lalu, Amnesty Internasional juga mencabut gelar Suu Kyi sebagai Duta Besar Penghargaan Hati Nurani dengan alasan serupa.

Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menyatakan kasus kekerasan terhadap minoritas Rohingya sebagai tindakan genosida. (fey/ayp)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BtxIqB
December 19, 2018 at 12:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2BtxIqB
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Pelatih Juventus Sebut Barcelona Favorit Juara Liga Champions

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menyebut Barcelona sebagai calon kuat juara Liga Champions 2018/2019.

Barcelona sudah dipastikan lulus dari penyisihan Grup B Liga Champions. Sejauh ini, Barca sudah bermain empat kali dengan catatan tiga kali menang dan satu kali imbang.

Kini Lionel Messi dan kawan-kawan untuk sementara berada di peringkat pertama dalam klasemen Grup B dengan perolehan 10 poin. Mereka unggul tiga poin dari Inter Milan yang mencatat dua kali menang, satu kali imbang, dan sekali kalah.

"Dalam pendapat saya, Barcelona adalan tim favorit untuk memenangkan kompetisi [Liga Champions]. Dan kemudian ada tiga tim termasuk kami yang berambisi untuk menang. Dan kami punya ambisi yang sama setiap tahun," kata Allegri seperti yang dikutip dari situs resmi Liga Champions pada Selasa (27/11).
Barcelona diprediksi Massimiliano Allegri sebagai calon kuat juara Liga Champions 2018/2019. (Barcelona diprediksi Massimiliano Allegri sebagai calon kuat juara Liga Champions 2018/2019. (Foto: REUTERS/Juan Medina)
"Tahun lalu saya katakan Real Madrid sebagai klub yang difavoritkan juara, tahun ini saya pikir adalah Barcelona. Meski begitu, saya harap apa yang saya katakan ini adalah salah!" katanya menambahkan. Sementara itu Juve bakal melawan Valencia dalam pertandingan penyisihan Grup H Liga Champions di Allianz Stadium, Torino, pada Selasa (27/11) malam waktu setempat.

Allegri mengatakan gelandang Juve Cristiano Ronaldo dalam kondisi yang baik jelang laga tersebut. Ia kagum kepada Ronaldo yang selama ini menampilkan serangan maupun assist yang membantu tim.

"Dia punya sebuah tingkatan kualitas yang membuat kami bisa meningkatkan permainan kami," ucap dia.

Lebih lanjut, Allegri menyampaikan Valencia tetap memiliki kesempatan untuk lolos ke fase gugur. Juve, lanjut dia, harus menghormati Valencia.

"Valencia adalah sebuah tim yang solid yang hanya sekali kalah dalam sepuluh pertandingan terakhir. Dan mereka akan berusaha untuk lolos," tutur Allegri. (bac/nva)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r7VhAw
November 28, 2018 at 12:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2r7VhAw
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

FOTO: Panas Gas Air Mata Adang Imigran Honduras ke AS

Menempuh perjalanan panjang demi menghindari baku tembak antar-geng di kampung halamannya, para imigran dari Honduras masih harus menghadapi tembakan gas air mata ketika mereka mencoba menerobos perbatasan Meksiko menuju Amerika Serikat. (Reuters/Alkis Konstantinidis)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PWEqzm
November 27, 2018 at 12:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2PWEqzm
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

Jambore Relawan Batal, PA 212 Tuding Tim Jokowi Intervensi

Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif menuding kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin melakukan intervensi sehingga pengelola Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur tidak mengizinkan acara Jambore Relawan 212 dilaksanakan.

Dia menganggap ada desakan terhadap pihak Buperta dan Kwartir Nasional Pramuka agar tak mengizinkan acara yang menjadi rangkaian Reuni Alumni 212 tersebut.

Buperta tidak mengizinkan PA 212 menggelar Jambore Relawan Nasional 212 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur pada 30 November - 1 Desember mendatang.

"Kami sangat kecewa dan menyakini ada intervensi dari kubu sebelah yang panik dan takut dengan acara jambore relawan ini," kata Slamet melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (23/11).

Bahkan, Slamet menuding ada oknum intelijen yang meminta pengelola Buperta agar membatalkan acara jambore dimaksud. Slamet tidak merinci. Dia hanya menyebut ada 5 oknum intelijen yang melakukan hal tersebut.

"Beberapa hari sebelumnya ada 5 oknum intelijen yang datang ke pengelola jambore dan menekan untuk dibatalkan dengan alasan yang tidak masuk akal. Kami dibilang ISIS, kelompok radikal dan ditumpangi HTI," kata Slamet.

Pihak PA 212 mengklaim sudah mereservasi tempat pelaksanakan. Agenda jambore itu sendiri termasuk rangkaian acara Reuni 212. Setelah berkemah di Buperta, massa akan menuju Monas untuk menghadiri acara puncak Reuni 212 yang kedua.

Namun, Buperta tidak mengizinkan Jambore Relawan 212 dilaksanakan di Cibubur. Merujuk dari surat yang diterima CNNIndonesia.com, pihak Buperta tidak mengizinkan atas arahan dari pimpinan Kwarnas Pramuka.

"Bersama surat ini kami sampaikan sesuai arahan dan petunjuk pimpinan Kwartie Nasional agar Buperta bersikap Netral dan tidak berpihak kepada siapapun dalam kondisi Pilpres, Pileg dan Pemilihan DPD," mengutip bunyi kalimat dalam surat.

Surat itu ditujukan Buperta kepada Panitia Jambore Nasional Relawan 212. Surat ditandatangani Kepala Buperta Pramuka Achmad Mardianto tanggal 22 November 2018. Nomor surat tersebut yakni 149.BPT.K.11.2018.

"Maka selaku pimpinan Buperta membatalkan pesanan reservasi Panitia Jambore Relawan 212," mengutip bunyi kalimat dalam surat.

Slamet Maarif membenarkan hal tersebut. Dia mengaku kecewa. Slamet juga menduga ada intervensi dari Pihak Joko Widodo-Ma'ruf Amin agar Buperta tidak mengizinkan acara Jambore Relawan Nasional 212 dilaksanakan.

"Iya benar. Kami sangat kecewa," kata Slamet saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat (23/11).

CNNIndonesia.com sudah menghubungi nomor telepon yang tercantum dalam surat. Namun pegawai yang bertugas mengaku tidak tahu-menahu hal itu. Dia pun keberatan memberikan nomor telepon pimpinan Buperta Pramuka.

"Maaf saya baru masuk siang. Nomor kontak juga maaf tidak bisa diberikan," ucap Anto saat dihubungi.

CNNIndonesia.com Juga telah menghubungi dua nomor ponsel Kepala Kwartir Nasional Pramuka Budi Waseso. Namun sedang tidak dapat dihubungi.

Tim Jokowi Membantah 

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga memastikan Jokowi-JK tak pernah melakukan intervensi terhadap perizinan acara tersebut. Arya menyebut tuduhan itu sama dengan menyebarkan kabar bohong (hoaks) kepada masyarakat.

"Itu kan namanya menyebar hoaks juga, jangan nuduh sembarangan tanpa data yang kuat," kata Arya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (23/11).

Arya menegaskan bahwa Kwarnas Pramuka merupakan organisasi independen yang tak bisa diintervensi pemerintah. Oleh karenanya, pemerintah tak punya urusan sama sekali terkait proses perizinan maupun berlangsungnya acara tersebut.

"Kita kan tahu Kwarnas Pramuka itu independen, punya lembaga sendiri yang bukan dibawah negara, kemarin saja sempat berbeda pendapat dengan pemerintah kok mereka," kata dia. (rzr/osc)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PMn08q
November 24, 2018 at 12:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2PMn08q
via IFTTT
Share: