Showing posts with label 2019 at 02:41AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:41AM. Show all posts

Wednesday, January 16, 2019

Prediksi Isu HAM yang Akan Dibicarakan dalam Debat Capres

Jakarta, CNN Indonesia -- Jelang debat capres perdana, paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinilai hanya menyertakan permasalahan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam visi-misinya karena bersinggungan dengan pendukungnya belakangan ini.

Deputi Direktur Riset ELSAM Wahyudi Djafar mengatakan hal itu terlihat dalam visi misi serta pidato kebangsaan Prabowo Subianto yang dilakukan awal pekan ini.

"Prabowo-Sandi hanya merespons isu-isu yang dihadapi kelompoknya seperti kebebasan berserikat, dukungan media. Jadi tidak menjawab permasalahan HAM aktual," kata Wahyudi dalam Kongkow Konstitusional: Menyigi Visi Misi Calon Presiden 2018 di kantor Kode Inisiatif, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (16/1).


Ia menyoroti hal ini sebab HAM akan menjadi salah satu persoalan yang dibahas dalam debat perdana pasangan calon presiden dan wakil presiden, Kamis (17/1).

Jaminan kebebasan berkumpul dan berserikat, kata Wahyudi, menjadi tindak lanjut atas sejumlah penolakan terhadap aksi #GantiPresiden di beberapa daerah seperti Batam dan Pekanbaru.

Ia juga menyoroti kebebasan pers. Prabowo sebelumnya menyatakan media massa Indonesia memanipulasi demokrasi sebagai 'kesalahan besar'. Hal itu terkait anggapan media massa tak berimbang memberitakan aksi reuni 212 di Monas tahun lalu.

Pandangan serupa disampaikan Ketua Kode Inisiatif Veri Junaidi. Ia mencontohkan penangkapan sejumlah pendukung Prabowo oleh aparat akibat dugaan perkara tertentu seperti Bahar bin Smith atas kekerasan dan Al Khathatat untuk dugaan makar.

"Merasa isu (persekusi dan larangan kebebasan berkumpul) menimpa Prabowo-Sandi dan timnya setahun belakangan," ujar Veri menanggapi terkait akan digelarnya debat capres 2019 yang perdana esok hari.


PR Jokowi Belum Selesai

Sementara itu, Wahyudi menyatakan secara garis besar visi dan misi paslon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin adalah melanjutkan pekerjaan rumah yang belum selesai dalam periode pertama pemerintahan sang petahana.

Beberapa hal yang menjadi misi Jokowi untuk periode selanjutnya adalah tetap menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu, perlindungan minoritas, hak properti, pemasukkan ham dalam kurikulum, kebebasan beragama, dan koordinasi penegakan HAM dengan aparat.

"Jokowi-Maruf kontennya mencoba menjawab persoalan HAM aktual, meski sebatas melanjutkan agenda HAK periode sebelumnya," tutur Wahyudi.

Periode selanjutnya, kata Wahyudi, Jokowi seharusnya mendetailkan masalah dan penyebab janji kampanye yang sebelumnya tak dapat terealisasi.

Di tempat yang sama, Direktur Imparsial Al Araf menanggapi hal itu dengan upaya pemerintahan Jokowi dalam menyelesaikan persoalan HAM masa lalu melalui simposium yang sempat dipimpin Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan. Pada 2016 silam, pemerintah mengumpulkan semua keluarga korban pelanggaran HAM berat bersama aparat.

Namun, upaya itu terhenti sebab lahirnya simposium tandingan dari purnawirawan. Lahirnya simposium tandingan kemudian membuat masyarakat berpikir pemerintah sedang membangkitkan kembali komunisme di Indonesia.

"Dampaknya pemerintah defensif sehingga langkah selanjutnya tidak dilakukan . Kalau seandainya simposium tidak ada, mungkin ada lanjutan (penyelesaian HAM berat masa lalu)," kata Al Araf.

Debat capres-cawapres perdana digelar besok di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Debat capres perdana ini dimulai pada Kamis (17/1) malam dan wajib disiarkan 18 stasiun siaran antara lain: TVRI, RRI, Kompas TV, Rajawali TV, RCTI, GTV, MNC TV, iNews TV, Trans TV, Trans7, CNNIndonesia, MetroTV, SCTV, Indosiar, TVOne, ANTV, Berita Satu TV, dan Net TV.


Ikuti live streaming, live report, dan cek fakta debat capres 2019 di CNNIndonesia.com pada 17 Januari 2019 mulai pukul 19.00 WIB. (chri/kid)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QSycff
January 17, 2019 at 02:41AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2QSycff
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 15, 2019

Laporan Koalisi LSM: Serangan ke Novel Pembunuhan Berencana

Jakarta, CNN Indonesia -- Laporan pemantauan yang disusun oleh koalisi lembaga swadaya masyarakat menduga penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan sebagai upaya pembunuhan berencana. Dugaan tersebut muncul dari sejumlah indikator seperti motif hingga pelaku serangan.

Direktur Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Asfinawati menjelaskan bahwa motif dari serangan terhadap Novel adalah balasan atas tugasnya sebagai penyidik KPK. Serangan itu dimaksudkan untuk membungkam dan menghambat kerja komisi antirasuah.

"Kami menemukan temuan utama serangan ini patut dicurigai pembunuhan berencana," ujar Asfinawati di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (15/1).

Laporan itu disusun oleh YLBHI, KontraS, LBH Jakarta, ICW, LBH Pers, PSHK AMAR, Pusat Studi Konstitusi Universitas Andalas, dan Pukat UGM. Ada lima temuan utama termasuk dugaan pembunuhan berencana tersebut.

Dalam laporan itu disebut penyiraman air keras bukan satu-satunya serangan yang dialami oleh Novel. Ada sejumlah serangan fisik berupa penabrakan maupun serangan non-fisik seperti pembentukan stigma negatif pada pribadi Novel seperti penganut Islam garis keras.

Laporan itu mengungkap bahwa penyerangan terhadap Novel selalu terjadi ketika ia sedang menangani kasus besar.

Setidaknya ada tiga perkara yang tercatat memicu serangan yakni saat menangani kasus korupsi simulator SIM, kasus dugaan gratifikasi yang melibatkan nama Komisaris Jenderal Budi Gunawan, hingga kasus korupsi KTP elektronik.

Dari aspek pola, laporan ini mencatat serangan terhadap Novel selalu dilakukan secara terencana dan sistematis. Hal ini bisa dilihat dari waktu kejadian yang sepi, lokasi yang tidak terpantau orang banyak, melibatkan banyak pihak, hingga pemetaan serangan.

"Kami meyakini dari data dan fakta yang ada bahwa pembunuhan berencana ini serangan terhadap KPK dengan tujuan menghalangi upaya pemberantasan korupsi atau obstruction of justice," kata Asfinawati.

Dalam laporan yang sama, koalisi masyarakat sipil juga membuat rekomendasi kepada lima lembaga, salah satunya kepada Presiden Joko Widodo.

Rekomendasi pada Presiden adalah mengevaluasi kinerja kepolisian dan semua aparat penegak hukum yang mengusut kasus Novel.

"Kami ingin tegaskan bahwa laporan ini adalah bentuk partisipasi masyarakat sipil dan ini dijamin undang-undang dan ini bentuk rasa sayang kami kepada KPK, juga rasa marah kami karena sampai sekian kali teror terhadap KPK tidak ada satu pun yang berhasil dibongkar oleh negara," kata Koordinator KontraS Yati Andriani. (bin/wis)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hb3luP
January 16, 2019 at 02:41AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Hb3luP
via IFTTT
Share:

Saturday, January 12, 2019

Vizcarra ke Persib, Sriwijaya FC Pasrah

Jakarta, CNN Indonesia -- Manajemen Sriwijaya FC hanya bisa pasrah setelah ditinggal banyak pemain bintang, termasuk gelandang Esteban Vizcarra yang memutuskan bergabung dengan Persib Bandung.

Vizcarra sudah dipastikan bergabung dengan Persib. Selain Vizcarra, Sriwijaya FC juga kehilangan Zulfiandi dan Marco Sandy yang direkrut Madura United. Belakangan Sriwijaya FC dikabarkan juga akan ditinggal penyerang Beto Goncalves.

Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid, mengatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak menghadapi kepergian sejumlah pemain bintang. Terlebih Sriwijaya FC terdegradasi ke Liga 2 musim ini.

"Ini konsekuensi yang harus kami terima karena terdegradasi ke Liga 2. Setiap pemain, apalagi yang berkualitas, tentunya ingin tetap berkompetisi di liga teratas. Dengan kondisi ini kami tidak bisa menghalanginya," ujar Faisal, Sabtu (12/1).

Sriwijaya FC ditinggal banyak pemain bintang.Sriwijaya FC ditinggal banyak pemain bintang. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Lebih lanjut Faisal mengaku Vizcarra tidak pamit kepadanya saat bergabung dengan Persib. Namun, manajemen Laskar Wong Kito diakui Faisal bangga pernah memiliki Vizcarra.

"Di luar hal itu, kami bangga karena dapat menolong proses naturalisasi Vizcarra sehingga bisa merumput dengan Timnas Indonesia," ujar Faisal.

Sementara itu Pelaksana Tugas Direktur Utama PT SOM Muddai Maddang mengatakan skuat Sriwijaya FC saat ini menyisakan 18 pemain. Muddai mengklaim jumlah tersebut masih cukup untuk mengikuti Piala Indonesia.

Muddai mengaku Sriwijaya FC tidak memiliki target khusus di Piala Indonesia. Muddai mengatakan fokus Sriwijaya FC adalah promosi kembali ke Liga 1.

"Ikut saja dulu, nantilah soal target [di Piala Indonesia]. Yang jelas targetnya tahun depan kembali lagi ke Liga 1. Sekalian untuk mengumpulkan piala, kami kan belum punya piala liga 2," ucap Muddai. (idz/har)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TMfDLP
January 13, 2019 at 02:41AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2TMfDLP
via IFTTT
Share: