Showing posts with label 2019 at 10:40PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:40PM. Show all posts

Tuesday, January 15, 2019

Monday, January 7, 2019

Sandra Oh Toreh Dua Sejarah di Golden Globe Awards 2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Aktris Sandra Oh menorehkan dua sejarah baru dalam Golden Globe Awards 2019. Selain menjadi orang berkebangsaan Kanada dan berdarah Asia pertama yang menjadi presenter, ia adalah berdarah Asia pertama yang meraih piala Golden Globe lebih dari sekali.

Oh baru saja mendapat penghargaan Best Performance by an Actress in a Television Series - Drama lewat penampilannya di Killing Eve.

Ia berhasil mengalahkan Caitriona Balfe (Outlander), Elisabeth Moss (The Handmaid's Tale), Julia Roberts (Homecoming), dan Keri Russell (The Americans).


Ia nampak kaget ketika namanya disebut sebagai pemenang, ayah dan ibunya tepuk tangan sambil berdiri. Setelah menerima piala, ia memberikan sambutan dengan wajah sumringah.

"Malam ini ada dua orang di sini yang membuat saya bersyukur mereka berada di sini bersama saya," kata Oh.

Oh melanjutkan dalam Korea, "Mama, papa. Saya cinta kalian."

Penghargaan Golden Globe yang pertama ia raih adalah Best Supporting Actress - Series, Miniseries or Television Film pada 2006 silam. Wanita berusia 47 tahun ini menang berkat penampilannya di Grey's Anatomy.

Ia memang warga Kanada. Namun keturunan Asia menggelegak dalam darahnya. Orang tuanya adalah Korea. Wajahnya, namanya, sangat Asia. Keberadaannya di panggung Golden Globe Awards 2019 pun menjadi momen penting terrepresentasikannya Asia di Hollywood.


Sandra Oh menyadari ia menggebrak sejarah. Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, ia mengatakan takkan bicara soal Presiden Amerika Serikat Donald Trump, topik yang hampir selalu menjadi bahan sindiran di setiap ajang penghargaan Hollywood belakangan. Alih-alih, ia ingin bicara soal perubahan.

"Berapa banyak orang menonton Black Panther dan Crazy Rich Asians? Itu mengubah banyak hal. Bicara soal komunitas saya saja, banyak orang menangis menonton Crazy Rich Asians, dan itu bukan karena ceritanya bagus dan genrenya komedi romantis," ia berpendapat.

"Itu karena melihat dirimu terrefleksikan di layar lebar adalah sangat emosional ketika kau bahkan tak tahu bahwa selama ini dirimu sebenarnya berduka karena tak pernah dipandang." kata Sandra Oh yang dikenal vokal di Hollywood.

Sandra Oh merasa selama ini bintang Asia belum banyak mengisi layar. Kini, ia mengubah itu. (adp/end)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2M19hFT
January 07, 2019 at 10:40PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2M19hFT
via IFTTT
Share:

Friday, January 4, 2019

8 Fakta Tergelap Bulan, Pendamping Bumi di Galaksi Bima Sakti

Jakarta, CNN Indonesia -- Misi eksplorasi Chang'e 4 ke sisi tergelap Bulan yang dilakukan Lembaga Antariksa China (CNSA) yang mencetak rekor baru dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.

Ketahui fakta-fakta mengenai Bulan yang merupakan satu-satunya satelit alam milik Bumi.

Satelit alam terbesar nomor lima di Tata Surya
Dengan diameter 3.475 km, bulan adalah satelit alam terbesar kelima di Tata Surya Bima Sakti. Bulan lebih kecil dibandingkan bulan milik Yupiter dan Saturnus.

Bulan diduga pernah menjadi bagian dari Bumi
Ilmuwan menduga Bulan pernah bersatu dengan Bumi. Bulan terbentuk ketika objek besar bertabrakan dengan Bumi ketika usia Bumi masih muda. Hasil tabrakan tersebut menghasilkan bongkahan besar yang menjadi Bulan.

Bumi memiliki volume 80 kali lebih besar dari Bulan, tetapi keduanya memiliki usia yang sama.

Sisi gelap Bulan hanya mitos
Kenyataannya, kedua sisi Bulan mendapatkan sinar Matahari. Akan tetapi hanya satu sisi Bulan yang pernah terlihat dari Bumi.

Mengutip Spacefact, fenomena ini disebabkan karena Bulan berputar pada porosnya sendiri dalam waktu yang sama persis dengan waktu yang diperlukan untuk mengorbit Bumi. Artinya sisi yang sama selalu menghadap Bumi. Sisi yang menghadap jauh dari Bumi hanya bisa dilihat oleh manusia dari pesawat ruang angkasa.

Bulan menjauh dari Bumi
Bulan bergerak menjauh sekitar 3,8 cm dari Bumi setiap tahun. Pergerakan ini akan terus terjadi selama sekitar 50 miliar tahun. 

Pada saat itu terjadi, Bulan membutuhkan waktu sekitar 47 hari untuk mengorbit Bumi alih-alih 27,3 hari seperti saat ini.

Berat tubuh seseorang berkurang di Bulan
Bulan memiliki gravitasi yang jauh lebih rendah dari Bumi. Massa Bulan yang lebih kecil membuat berat badan manusia hanya seperenam dari berat badannya di Bumi.  Inilah alasan mengapa astronaut bisa melompat di Bulan.

Baru 12 orang yang pernah menginjakkan kaki di Bulan
Manusia pertama yang menginjakkan kaki di Bulan pada tahun 1969 adalah Neil Armstrong pada misi Apollo 11. Sementara manusia terakhir yang berjalan di Bulan pada tahun 1972 adalah Gene Cernan pada misi Apollo 17. Sejak itu Bulan hanya dikunjungi oleh kendaraan tak berawak.

Ada empat skema kalender lunar
Bulan di kalender lunar berdasarkan lamanya waktu yang dibutuhkan Bulan untuk menjalani siklus fase penuh.

Skema pertama adalah 27 hari, 13 jam, 18 menit, dan 37,4 detik. Skema kedua adalah  27 hari, 5 jam, 5 menit, dan 35,9 detik. Skema ketiga adalah 27 hari, 7 jam, 43 menit, 11,5 detik. Skema keempat adalah 29 hari , 12 jam, 44 menit, dan 2,7 detik.

Bulan berusia 4,6 miliar tahun
Bulan adalah satu-satunya satelit alami di Bumi dan terbentuk 4,6 miliar tahun yang lalu. Bulan lahir sekitar 30-50 juta tahun setelah pembentukan tata surya. (jnp/evn)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GUvZAi
January 04, 2019 at 10:40PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2GUvZAi
via IFTTT
Share:

Thursday, January 3, 2019

Antitesis Liverpool Bernama Pep Guardiola

Jakarta, CNN Indonesia -- Liverpool belum terkalahkan di Liga Primer Inggris jelang melawan Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (3/1) malam waktu setempat. Mampukah Pep Guardiola menjadi antitesis kejayaan Liverpool?

Laga Man City vs Liverpool bisa menentukan peta persaingan menuju gelar juara kompetisi paling elit Inggris. Sejauh ini Liverpool memang tak terbendung dengan tidak terkalahkan dari 20 laga. Liverpool juga menjadi satu-satunya tim yang selalu menang di Liga Inggris sepanjang Desember 2018. Namun Si Merah bukannya tanpa cela.

Keberadaan Pep Guardiola di Man City bisa menjadi batu sandungan pertama Liverpool di Liga Inggris. Meski punya rekor kurang bagus melawan Juergen Klopp di semua kompetisi (5 menang, 2 imbang, 8 kalah), Guardiola tetap punya kemampuan untuk mengalahkan Liverpool.

Guardiola dikenal sebagai pemuja sepak bola menyerang. Sektor sayap bisa dikatakan menjadi sumber serangan favorit Pep saat ini. Mengusung formasi 4-3-3, Guardiola mengedepankan serangan sayap agar pemain macam Raheem Sterling atau Leroy Sane bisa membuka ruang di pertahanan lawan sekaligus memudahkan penyerang seperti Sergio Aguero atau Gabriel Jesus untuk masuk.

Pep Guardiola dan Juergen Klopp total sudah 15 kali bertemu di semua kompetisi.Pep Guardiola dan Juergen Klopp total sudah 15 kali bertemu di semua kompetisi. (REUTERS/Phil Noble)
Statistik WhoScored membuktikan, dalam sepuluh laga terakhir, baik Sterling atau Sane memiliki rataan operan sukses di atas 80 persen. Sterling dan Sane, atau bahkan Riyad Mahrez dibekali kecepatan yang sangat mungkin merepotkan barisan pertahanan Liverpool. Tak hanya tiga nama tersebut, karena Aguero juga siap bermain melebar demi memperkaya variasi serangan.

Menariknya sektor sayap justru berpotensi jadi titik lemah Liverpool. Dibandingkan sektor tengah, Si Merah memang lebih mengandalkan sayap dalam membangun serangan. Whoscored mencatat sebanyak 73 persen serangan Liverpool dibangun dari sektor ini.

Namun bedanya bukan melalui pemain sayap, tapi dari peran kedua full back Liverpool yang rajin maju. Hal inilah yang justru kerap dimanfaatkan lawan untuk menciptakan peluang atau bahkan membobol gawang Liverpool.

Manchester United sudah melakukannya saat mencetak gol balasan melalui kaki Jesse Lingard pada laga di Stadion Anfield, 16 Desember lalu. Kala itu sektor kanan yang diisi Nathaniel Clyne terbuka dan membuat Romelu Lukaku mampu menyodorkan bola ke depan gawang Liverpool.

Kala menjamu Arsenal lagi-lagi sektor kanan pertahanan Liverpool yang dijaga Trent Alexander-Arnold meninggalkan lubang. Berawal dari umpan satu-dua para pemain Arsenal, Alex Iwobi mampu melakukan penetrasi dan dengan leluasa mengirimkan umpan untuk diselesaikan oleh Ainsley Maitland-Niles.

Sayap-sayap Manchester City bisa merepotkan Liverpool.Sayap-sayap Manchester City bisa merepotkan Liverpool. (REUTERS/Andrew Yates)
Jika Pep menyempatkan diri menyaksikan tayangan ulang laga Liverpool melawan Arsenal atau Manchester United, ia akan bisa menyimpulkan satu hal: Hindari berduel dengan Liverpool di lini tengah.

Arsenal dan Man United yang sempat mencuri gol melalui sektor sayap, tak bisa melanjutkan hal serupa sehingga harus menelan kekalahan. Mereka justru lebih banyak berkutat di lini tengah, zona yang menjadi andalan Liverpool di musim ini. Lini tengah The Reds diisi oleh gelandang-gelandang 'ngotot' seperti Georginio Wijnaldum atau Fabinho.

Untuk dapat menang, Pep harus belajar dari kondisi ini. Guardiola cukup beruntung karena para gelandang serang Man City seperti David Silva, Bernardo Silva, atau Kevin de Bruyne telah terbiasa bermain melebar untuk membuka ruang saat menyerang.

Hal ini terbukti saat mereka menang di kandang Southampton. Gol pertama dari David Silva berawal dari kerja sama antara Riyad Mahrez yang membuka ruang bagi Bernardo Silva untuk merangsek dari sektor sayap. Pada laga itu Bernardo Silva juga mencatatkan persentase operan sukses hingga 92 persen.

Sejauh ini untuk urusan jumlah umpan silang per laga, Man City berada di urutan ketiga, hanya kalah dari Everton dan Huddersfield. Dan seperti yang sudah diketahui, The Citizens masih menjadi tim tersubur di Inggris saat ini.

Catatan di atas membuat Guardiola menjadi salah satu manajer yang paling berpotensi menahan langkah Liverpool menuju podium juara Liga Inggris. Bisa jadi Pep merupakan antitesis dari strategi jitu yang diracik Klopp musim ini. (har)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GTsdHD
January 03, 2019 at 10:40PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2GTsdHD
via IFTTT
Share:

Video Avanza Terbaru 2019 Diangkut Truk

Jakarta, CNN Indonesia -- Sosok Toyota Avanza 2019 masih bikin penasaran warganet setelah bocor beberapa foto eksterior Avanza generasi baru di media sosial. Menyusul kali ini adalah video Avanza keluaran terbaru diangkut truk.

Dalam video berdurasi singkat 29 detik diunggah pemilik akun indra_fathan di Instagram menampilkan Avanza model baru warna silver dikendarai seorang pengendara profesional menaiki truk untuk angkut mobil-mobil penumpang.

Aktivitas 'towing' Avanza 2019 ke atas truk dilakukan pada malam hari. Tidak ada penjelasan hendak dibawa ke mana Avanza baru itu.

Sementara itu, juru kamera mengeluarkan komentar bahwa rekannya sudah melihat Avanza generasi baru di dealer resmi Toyota. Ia tidak menyebutkan dealer resmi Toyota yang dimaksud.

Penampakan video MPV Avanza keluaran baru itu praktis ditanggapi netizen "Velg nya ..kya ny sma dgn. sienta," tulis akun mhmmadseman23.

[Gambas:Instagram]

Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto mencoba menanggapi fenomena munculnya Avanza baru di jagat maya. Menurutnya, sudah menjadi biasa jika ada hal baru di media sosial maka akan ramai dikomentari netizen.

Soerjo menjelaskan, pihaknya masih mempelajari kemungkinan Avanza baru diluncurkan tahun ini. Soerjo pun enggan komentar banyak soal foto-foto disebut Toyota Avanza 2019 di media sosial.

"Jujur saya belum lihat Avanza baru yang muncul di media sosial, kalau Xenia sudah. Saya tidak bisa banyak komentar soal gambar-gambar itu," kata Soerjo ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (3/1).

Soerjo menambahkan, sampai saat ini pihak Toyota masih terus melakukan peningkatan pada Avanza baru yang akan diluncurkan. Desain Avanza model baru diharapkan bisa diterima konsumen dalam negeri. (mik)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SynEUt
January 03, 2019 at 10:40PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2SynEUt
via IFTTT
Share: