Showing posts with label 2018 at 04:22AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:22AM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Kurangi Sampah, Sopir Grabbike Bandung Kampanye KangPisMan

Jakarta, CNN Indonesia -- Grab menggandeng Pemerintah Daerah Kota Bandung melibatkan sopir Grabbike untuk aktif mengkampanyekan gerakan Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan (KangPisMan) sampah.

Kerja sama ini dilakukan untuk mendukung potensi program pemerintah memaksimalkan potensi Kota Bandung di sektor pariwisata, transportasi, pemberdayaan lingkngan hidup, dan infrastruktur digital.

"Dengan didukung jaringan mitra pengemudi Grab di Kota Bandung, kami yakin dapat meningkatkan efektifitas program Kota Bandung khususnya dalam hal sosialisasi kepada
masyarakat," jelas Yose Tireza Arizal, Area Head West Java Grab Indonesia.

Insiatif ini akan diawali lewat gerakan
Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan (KangPisMan) sampah yang dilakukan pemerintah Kota Bandung. Program ini tak lain untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat terkait sampah.

Walikota Bandung Oded M Danial mengatakan kerjasama ini sebagai bentuk partisipasi nyata Grab dalam menyelesaikan persoalan kota dan masyarakat.

"Selain menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pelayanan di bidang transportasi publik, saya juga mengimbau mitra pengemudi Grab untuk tetap memperhatikan keselamatan, dengan taat kepada lalu lintas, agar dapat selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ucap Oded.

Meskipun potensi Kota Bandung untuk menjadi smart city yang unggul dalam sektor transportasi, lingkungan dan pariwisata cukup tinggi, Pemerintah Kota Bandung masih memiliki tugas yang besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. (evn)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ETNBuo
December 29, 2018 at 04:22AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2ETNBuo
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

Liverpool 'Main' dengan 13 Orang Saat Hancurkan Newcastle

Jakarta, CNN Indonesia -- Liverpool berhasil membuktikan diri mereka layak jadi juara Liga Inggris lewat kemenangan atas Newcastle. Di laga itu, The Reds seolah bermain dengan 13 orang.

Liverpool berhasil menaklukklan Newcastle dengan skor telak 4-0. Dejan Lovren, Mohamed Salah, Xherdan Shaqiri, dan Fabinho bergantian membobol gawang Martin Dubravka.

Bukan hanya dari angka di papan skor, perbedaan kemampuan Liverpool dengan Newcastle juga terlihat dari statistik yang ada di laga tersebut.

Dikutip dari Opta, Liverpool mendapatkan 73,1 persen penguasan bola di babak pertama, dan 78 persen di babak kedua. Liverpool juga mencatat 12 tembakan dan delapan di antaranya tepat sasaran.

Melihat permainan Liverpool di laga lawan Newcastle, Liverpool terlihat seperti bermain dengan 13 pemain. Di laga tersebut, seolah ada banyak pemain Liverpool di tiap sisi sehingga membuat Newcastle yang bermain dengan 11 orang kesulitan merebut bola dan mengembangkan permainan.

Mobilitas Trent Alexander-Arnold jadi kunci sukses Liverpool di laga lawan Newcastle.Mobilitas Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson jadi kunci sukses Liverpool di laga lawan Newcastle. (Reuters/John Sibley)
Di laga tersebut, Liverpool sejatinya bisa mencetak lebih dari empat gol bila menilik peluang yang mereka dapatkan sepanjang 90 menit laga berlangsung. Ada sejumlah penyelesaian akhir yang tidak akurat dan kesuksesan Dubravka menahan tembakan yang membuat Liverpool harus puas dengan skor 4-0.

Pemain-pemain Liverpool benar-benar memenuhi lini pertahanan Newcastle di laga tersebut. Di tiap umpan silang yang dilepaskan, ada 4-5 pemain Liverpool yang siap menunggu bola.

Tak hanya itu, Liverpool juga piawai memainkan umpan-umpan pendek di kotak penalti sehingga mereka bisa dengan mudah merusak pertahanan Newcastle.

Xherdan Shaqiri jadi salah satu pemain yang mencetak gol pada laga lawan Newcastle.Xherdan Shaqiri jadi salah satu pemain yang mencetak gol pada laga lawan Newcastle. (REUTERS/Phil Noble)
Alasan pemain-pemain Liverpool terlihat sangat banyak di kotak penalti Newcastle adalah lantaran kehebatan Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson sebagai full back di laga tersebut. Alexander-Arnold dan Robertson rajin naik membantu serangan.

Dengan naiknya kedua full back, maka Mohamed Salah dan Sadio Mane bisa bergerak lebih masuk ke kotak penalti atau pindah ke depan kotak penalti. Status sebagai false nine juga membuat Roberto Firmino bisa sedikit turun ke belakang untuk melakukan umpan 1-2. Mane, Salah, atau bahkan Shaqiri yang kemudian melakukan tusukan ke dalam kotak penalti.

Bila umpan silang dilepaskan oleh Alexander-Arnold atau Robertson, maka Mane, Firmino, Salah, dan Shaqiri bisa ada di kotak penalti Newcastle untuk bersiap menyambut umpan silang. Adanya empat pemain Liverpool di kotak penalti tentu memaksa Newcastle lebih banyak menarik turun pemain ke kotak penalti untuk membayangi tiap pemain Liverpool.

Lantaran banyak pemain Newcastle yang diam di kotak penalti mereka sendiri, akibatnya 'The Magpies' sulit melakukan serangan balik. Kesulitan Newcastle makin bertambah lantaran Georginio Wijnaldum dan Jordan Henderson bisa membaca alur serangan dengan baik.

Sebelum Henderson dan Wijnaldum beraksi, pemain-pemain Newcastle lebih dulu mendapatkan pressing dari pemain Liverpool terdekat dari mereka. Tekanan yang langsung didapatkan oleh pemain Newcastle membuat Henderson dan Wijnaldum bisa lebih mudah memotong alur bola atau pergerakan lawan.

Situasi makin sulit bagi Newcastle lantaran Virgil van Dijk juga sering maju ke tengah lapangan sehingga Liverpool seolah punya tiga gelandang bertahan sejajar.

Hebatnya lagi, Liverpool bisa konsisten melakukan ini sepanjang pertandingan berlangsung. The Reds tidak menurunkan tekanan sedikit pun di laga lawan Newcastle. Skuat Rafa Benitez akhirnya seolah kalah jumlah dari Liverpool di laga itu. Newcastle seolah kalah jumlah dan bermain melawan 13 orang pemain Liverpool lantaran efektifitas, efisiensi, dan agresivitas pemain-pemain Liverpool di laga tersebut.

Skema racikan Juergen Klopp benar-benar diperagakan sempurna oleh pemain-pemain The Reds.

Jordan Henderson dan Virgil van Dijk bisa membaca alur serangan lawan dengan mudah lantaran pressing pemain Liverpool terdekat dengan bola.Jordan Henderson dan Virgil van Dijk bisa membaca alur serangan lawan dengan mudah lantaran pressing pemain Liverpool terdekat dengan bola. (REUTERS/Phil Noble)

Ujian Lawan Arsenal dan Manchester City

Jika Liverpool bisa tampil dominan di sepanjang laga lawan Newcastle, maka Liverpool bakal mendapat ujian berat saat menghadapi Arsenal dan Manchester City yang jadi lawan berikutnya.

Arsenal punya gelandang tengah naik daun, yaitu Lucas Torreira dan Matteo Guendouzi. Arsenal juga punya full back cepat dalam diri Sead Kolasinac dan Hector Bellerin. Kolasinac dan Bellerin tentu tidak akan membiarkan Alexander-Arnold dan Robertson terus maju membantu serangan.

Sedangkan untuk menghadapi Manchester City, kemampuan Liverpool mendapatkan dominasi penguasaan bola akan diuji. Manchester City dikenal sebagai tim yang sering tampil dominan dan memenangkan penguasaan bola. Liverpool tidak akan mudah mengatur ritme serangan bila mereka tidak memenangkan penguasan bola di lini tengah.
Jika mampu dengan mulus menaklukkan dua lawan tangguh tersebut, maka tahun penantian yang dinantikan Liverpool dan suporternya mungkin adalah tahun 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SnwyEe
December 28, 2018 at 04:22AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2SnwyEe
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 20, 2018

Anies: Pembangunan Stadion Persija Harus Disetujui DPRD

Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pembangunan stadion kandang Persija Jakarta tinggal menunggu persetujuan anggaran dari DPRD. Ia berharap awal 2019 pembangunan sudah bisa dimulai.

Hal itu dikatakan Anies usai menyaksikan laga Persija Jakarta menjamu Persela Lamongan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Selasa (20/11), yang berakhir dengan kemenangan tuan rumah dengan skor 3-0.

"Doakan agar ikhtiar saya untuk membangun stadion bisa mendapatkan dukungan dari DPRD. Tidak bisa keputusan itu diketok di eksekutif saja, harus disetujui legislatif juga dan kita sudah membawa usulannya [ke legislatif]," kata Anies.

Anies menjelaskan alasan Pemerintah Provinsi DKI mengarahkan pembangunan stadion menggunakan Badan Usaha Milik Daerah karena beberapa hal. Pertama, sukses BUMD membangun venue equestrian dan velodrom untuk Asian Games 2018 lalu.

Bahkan, kedua venue diakui sebagai venue kelas dunia, termasuk Velodrome yang menjadi salah satu venue balap sepeda terbaik di dunia oleh Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI). Harapan yang sama juga disematkan untuk pembangunan stadion sepak bola yang rencananya dibangun di kawasan Taman BMW, Sunter, Jakarta Utara.

Anies: Pembangunan Stadion Persija Harus Disetujui DPRDFan Persija Jakarta memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam sebuah laga. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Sedangkan alasan lain pembangunan menggunakan BUMD adalah keinginan penggunaan stadion yang kelak dapat mendatangkan penerimaan daerah.

"Kita ingin memanfaatkan stadion lebih dari tempat untuk menyelenggarakan pertandingan sepak bola, tapi multi purpose. Harus bisa menjadi tempat yg menghasilkan pendapatan karena itu bisnisnya harus dikelola secara baik."

"Itu sebabnya kita ingin membangunnya menggunakan pola atau skema BUMD. Harapannya, investasi lewat BUMD harapannya ini menjadi tempat yang bisa dipakai konser, sepak bola dan olahraga lain, jadi income generating," jelasnya.

Lanjut Anies, tidak ada kesulitan lain selain persetujuan dari DPRD soal anggaran. Sejauh ini, pelepasan lahan di kawasan Taman Bersih Manusiawi (BMW) sudah selesai.

Isu lain terkait pembangunan stadion di Jakarta juga disangkutpautkan dengan adanya dendam politik terkait hasil pilkada DKI 2017. Namun, Anies berharap hal itu tidak terjadi.

"Ini demi Jakarta supaya kita semua punya staidon. Mari kita pikirkan anak-anak muda kita, pendukung Persija, Jakmania yang semuanya mengharapkan ada stadion. Saya sedang memperjuangkan itu, suporter doakan saya sehingga saya bisa melewati proses ini dan mendapatkan dukungan. Begitu anggaran diketok, langsung kita bisa mulai," tandasnya. (TTF/nva)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qWfY20
November 21, 2018 at 04:22AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2qWfY20
via IFTTT
Share: