Showing posts with label 2019 at 08:25AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:25AM. Show all posts

Sunday, January 13, 2019

Hasil Liga Inggris: Man United Kalahkan Tottenham 1-0

Jakarta, CNN Indonesia -- Manchester United berhasil menjaga tren kemenangan di Liga Inggris usai menaklukkan Tottenham Hotspur 1-0 di Stadion Wembley, Minggu (13/1) waktu setempat.

Kedua kesebelasan sama-sama bermain apik sejak menit awal. Spurs boleh mendominasi penguasaan bola namun Man United tampil lebih efektif dan mampu menciptakan sederet peluang berbahaya.

Beberapa peluang tuan rumah, baik lewat aksi Harry Kane maupun Dele Alli masih bisa dibendung bek lawan. Sementara sejumlah peluang MU, termasuk tembakan Jesse Lingard dan Anthony Martial mampu digagalkan Hugo Lloris.

Man United akhirnya mampu mencetak gol keunggulan di pengujung babak pertama lewat gol ciamik Marcus Rashford memanfaatkan umpan panjang Paul Pogba.

Wasit menganulir gol Harry Kane di babak pertama.Wasit menganulir gol Harry Kane di babak pertama. (REUTERS/Eddie Keogh)
Striker internasional Inggris itu melepaskan sepakan mendatar ke pojok kanan gawang untuk menaklukkan Lloris.

Pertandingan berlangsung lebih sengit di babak kedua. Terlebih Spurs menerapkan permainan cepat dan agresif untuk mengejar ketinggalan.

Gawang Man United sudah mendapat dua ancaman serius saat babak kedua baru berjalan lima menit. Namun, penampilan apik kiper David de Gea sukses mementahkan peluang Son Heung Min dan Harry Kane.

Marcus Rashford mencetak gol semata wayang di laga Tottenham vs Man United.Marcus Rashford mencetak gol semata wayang di laga Tottenham vs Man United. (REUTERS/Eddie Keogh)
De Gea layak mendapat kredit lebih pada laga ini. Kiper timnas Spanyol itu benar-benar cemerlang dan berhasil menggagalkan peluang-peluang emas Spurs termasuk tembakan jarak dekat Toby Alderweireld (70') dan Alli (74').

Kiper berusia 28 tahun itu benar-benar membuat lini depan Tottenham frustrasi. Tembakan keras Kane di menit ke-85 juga masih bisa digagalkan dengan kakinya.

Man United berhak membawa pulang tiga poin dari London setelah berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 atas Tottenham.

Susunan Pemain

Tottenham (4-3-1-2): Hugo Lloris; Kieran Trippier, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Ben Davies; Moussa Sissoko (E Lamela, 43'), Harry Winks (Llorente, 81'), Christian Eriksen; Dele Alli; Harry Kane, Son Heung-min.

Manchester United (4-2-3-1): David De Gea; Ashley Young, Victor Lindelof, Phil Jones, Luke Shaw; Ander Herrera, Nemanja Matic; Jesse Lingard (Diogo Dalot, 85'), Paul Pogba, Anthony Martial (Romelu Lukaku, 73'); Marcus Rashford. (jun)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RHmhWp
January 14, 2019 at 08:25AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2RHmhWp
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 9, 2019

Rohingya di India Pilih Kabur Ketimbang Dipulangkan

Jakarta, CNN Indonesia -- Puluhan etnis Rohingya yang mengungsi di India melarikan diri ke perbatasan Bangladesh pada Selasa (8/1). Mereka memilih kabur pemerintah setempat menyatakan akan mendeportasi ke Myanmar.

Para petinggi dan polisi di perbatasan Bangladesh mengatakan menahan puluhan etnis Rohingya yang menyeberang dari India dalam sepekan terakhir. Mereka dikirim ke kamp-kamp pengungsian di wilayah selatan Bangladesh, di mana satu juta imigran pemeluk Muslim itu dikabarkan masih terlantar.

Dalam beberapa hari terakhir, pejabat setempat mengatakan, setidaknya 57 pengungsi telah tiba di Cox's Bazar, distrik perbatasan tempat sekitar 720 ribu Rohingya menyelamatkan diri dari persekusi dan kekerasan aparat serta kelompok ekstrem Myanmar sejak Agustus 2017 silam.

"Mereka datang dari tempat-tempat seperti Hyderabad, Jammu dan Kashmir," kata Rezaul Karim, perwakilan dari kamp pengungsi Kutupalong di Cox's Bazar, seperti dilansir AFP, Rabu (9/1).

Ketakutan dideportasi ke Myanmar, kata para petinggi Bangladesh, menjadi pemicu Rohingya melarikan diri dari India.

"Mereka memberi tahu kami bahwa mereka panik setelah India mulai menahan dan mendeportasi para pengungsi Rohingya kembali ke Myanmar," tutur Shahjahan Kabir, seorang kepala polisi di kota Bharmanpara, di perbatasan sebelah timur Bangladesh.

Kabir mengatakan kepada AFP, sebanyak 17 etnis Rohingya ditahan pada Kamis pekan lalu setelah menyeberang ke Bangladesh. Sebagian besar telah menetap di India selama enam tahun.

Pekan lalu pihak kepolisian India kembali membawa satu keluarga Muslim Rohingya ke perbatasan Myanmar untuk dideportasi.

Keluarga beranggotakan lima orang itu merupakan kelompok Rohingya kedua yang dideportasi oleh India, selama empat bulan razia imigran gelap.

Pemulangan paksa ini dikritik oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amnesty International dan kelompok hak asasi manusia yang menuding India mengabaikan hukum internasional dengan mengirim warga Rohingya kembali dalam bahaya.

Puluhan Rohingya juga dideportasi dari Arab Saudi ke Bangladesh pada akhir pekan lalu, seperti laporan dari situs Middle East Eye.

India, yang tak turut menandatangani Kovensi Pengungsi PBB, telah menangkap 230 imigran Rohingya pada 2018. Angka tersebut merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun belakangan, ketika kelompok nasionalis Hindu meminta imigran Muslim dideportasi secara massal.

Terdapat sekitar 40 ribu Rohingya yang menetap di India. Badan Pengungsi PBB mengatakan sekitar 18 ribu Rohingya terdaftar di Badan PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

Pada Agustus 2018, laporan PBB menyatakan militer Myanmar yang melakukan pembunuhan massal dan pemerkosaan terhadap etnis Rohingya pada tahun 2017 tergolong sebagai genosida.

Insiden pembantaian tersebut mendorong lebih dari 700 ribu Muslim Rohingya melarikan diri ke negara tetangga, Bangladesh.

Hingga kini Myanmar masih membantah tuduhan tersebut. Mereka beralasan hanya melancarkan operasi melawan pemberontak dan teroris, setelah pos-pos keamanan diserbut kelompok Tentara Pembebasan Rohingya Arakan (ARSA). (fey/ayp)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Fl5cM2
January 10, 2019 at 08:25AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Fl5cM2
via IFTTT
Share: