Showing posts with label 2018 at 01:30AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 01:30AM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Saturday, December 22, 2018

Solskjaer: Saya Bisa Galak Seperti Ferguson di Man United

Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer sementara Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengaku bisa menjadi pelatih yang galak seperti manajer legendaris The Red Devils Sir Alex Ferguson.

Solskjaer akan menjalani debut sebagai manajer Manchester United saat melawan tuan rumah Cardiff City, Minggu (23/12) dini hari WIB. Solskjaer menjadi pengganti sementara Jose Mourinho yang dipecat manajemen Man United awal pekan ini.

Berbicara kepada Sky Sports, Solskjaer mengaku berbicara dengan Ferguson sebelum menerima tawaran Man United. Pelatih 45 tahun itu bahkan mengatakan akan tetap galak dalam melatih Man United layaknya Ferguson.

Ketika masih melatih Man United sepanjang 1986 hingga 2013, Ferguson dikenal dengan sebutan 'hairdryer' saat memarahi para pemain di ruang ganti. Solskjaer pun mengaku siap menggunakan 'hairdryer' saat melatih Man United saat ini.

Ole Gunnar Solskjaer 15 tahun dilatih Sir Alex Ferguson di Manchester United.Ole Gunnar Solskjaer 11 tahun dilatih Sir Alex Ferguson di Manchester United. (Action Images / Keith Williams)
"Ferguson menggunakan gaya yang berbeda untuk setiap pemain. Mungkin saya harus mengeluarkan hairdryer dari kantong, karena saya juga memiliknya. Ketika rambut [para pemain] butuh diangkat, saya harus menggunakannya," ucap Solskjaer.

"Ketika anak Anda mengecewakan Anda, Anda harus memberitahu mereka, Anda jangan kasih mereka cokelat. Anda harus memperlakukan para pemain seperti anak Anda," sambung pelatih asal Norwegia tersebut.

Ferguson merupakan pelatih yang paling berjasa bagi Solskjaer. Sepanjang 11 tahun memperkuat Man United di bawah asuhan Ferguson, Solskjaer menjelma menjadi penyerang yang dijuluki The Baby-Faced Assassin.

"Ketika saya mendapat telepon dari manajemen Man United, saya menghubungi bos [Ferguson] dan kami menikmati teh di rumahnya dan membahas sejumlah ide," ujar Solskjaer. </span>

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TaQTg7
December 23, 2018 at 01:30AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2TaQTg7
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Buntut Insiden Ciracas, Pengelolaan Parkir DKI Jadi Sorotan

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta untuk membenahi dan mengelola lebih baik lahan parkir supaya tidak ada lagi parkir liar. Hal tersebut menanggapi peristiwa pengeroyokan terhadap anggota TNI oleh sejumlah juru parkir di Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Direktur Amnesty Internasional Usman Hamid mengatakan Pemprov DKI perlu membenahi persoalan lahan parkir di Jakarta. Selain itu juga membenahi juru parkir dengan mendata dan identifikasi data diri secara formal. Upaya-upaya tersebut, menurut Usman dapat dilakukan untuk mengantisipasi peristiwa pengeroyokan terjadi kembali.

"Pemerintahan sebelumnya kan sudah coba menertibkan praktik-praktik perparkiran ilegal dan di sana terdapat semacam penyalahgunaan area publik. Seharusnya lahan yang ada, diperuntukkan secara resmi, pemasukannya untuk negara," ujarnya di Jakarta Pusat, Senin (17/12).


Menurut Usman, pembenahan tentang lahan parkir sudah dilakukan di era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Namun di era Gubernur Anies Baswedan, penerapannya justru belum terlihat.

"Bisa dengan mempekerjakan mereka secara formal, kalau belum bisa dengan sistem otomatis, dengan kasih mereka seragam, pendataan, dan identifikasi data diri, seperti di masa Bang Ali Sadikin jauh lebih baik," tuturnya.


Polisi telah menangkap lima tersangka kasus pengeroyokan TNI. Mereka yakni AP, HP, IH, SR, dan D. Kelima tersangka secara beramai-ramai diduga melakukan pemukulan terhadap Komarudin dan Rivo Nanda. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana penjara lima tahun.

Polda gelar rekonstruksi
Di tempat terpisah, Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan anggota TNI di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (10/12). Rekonstruksi dilakukan oleh para tersangka AP, HP dan D termasuk pasangan suami istri berinisial IH dan SR. Ada 20 adegan rekonstruksi dilakukan.

Pada adegan pertama, tersangka AP datang di lokasi tersebut dan menunggu di parkiran. Kemudian sekitar pukul 14.00 WIB, tersangka IH datang bergabung. Korban Komarudin kemudian datang berboncengan dengan anaknya dan memarkirkan motor di tempat kejadian.

Tersangka IH alias Etek menghampiri motor Komarudin dan langsung menggeser motor tanpa sepengetahuan Komarudin. Mengetahui hal tersebut, Komarudin menegur perbuatan IH. Tersangka D melihat tersangka IH ditegur oleh Komarudin. D menghampiri IH yang sedang beradu mulut dengan Komarudin.

Tersangka IH yang terlibat cekcok lantas memukul korban. Saat kejadian salah satu korban, Rivo yang melintas di TKP kemudian memarkirkan motor dan turun untuk membantu rekannya. Rivo yang tidak terima temannya dipukuli mendekati tersangka dan memukul IH dari belakang hingga terjatuh. Tersangka lain kemudian mendekati dan merangkul Komarudin dan menjauh dari tersangka IH.

Setelah terjatuh, tersangka IH datang membantu tersangka lainnya dengan cara mendorong korban dan memukul Rivo. Kemudian Rivo menjauh dari TKP karena banyak orang yang membantu IH. Kemudian tersangka AP, HP, D, dan SR membantu IH memegangi korban komarudin, dan memukul langsung ke arah kepala. Rivo mencoba menarik Komarudin untuk diamankan dari pengeroyokan. Setelah Komarudin ditarik oleh Rivo, para tersangka kembali ke ruko. Komarudin dan Rivo mengamankan diri dengan anaknya dan pergi dari lokasi kejadian.


Dari pantuan CNNIndonesia.com, dari setidaknya 20 adegan yang diperagakan, ada adegan yang luput jika berdasarkan penjelasan polisi sebelumnya. Kabid Humas Polda Metro, Kombes Argo Yuwono pada Jumat lalu mengatakan, pemicu cekcok terjadi saat menggeser motor, Komarudin yang berpangkat Kapten tersebut dalam posisi jongkok memeriksa motornya, sehingga kepala Komarudin terkena setang motor. Korban marah hingga berujung pengeroyokan.
Buntut Insiden Ciracas, Pengelolaan Parkir DKI Jadi SorotanPara tersangka pelaku pengeroyokan personel TNI di Ciracas. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

"Korban menanyakan juru parkir yang inisialnya AP. Kenapa? Akhirnya jadi percekcokan di situ. Sehingga teman-teman pelaku melihat dan ingin membantu," ujar Argo Yuwono di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/12).

Total sebanyak 20 adegan dilakukan di halaman Subdit Resmob pada Senin. Rekonstruksi selesai pada pukul 14.30. (gst/ain)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S5HZQN
December 18, 2018 at 01:30AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2S5HZQN
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Alasan LIB Izinkan Persija Main di GBK Lawan Mitra Kukar

Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Tigor Shalomboboy membeberkan alasan memberikan izin kepada Persija Jakarta yang memindahkan venue pertandingan melawan Mitra Kukar di pekan terakhir Liga 1 2018 dalam waktu singkat.

Sebelumnya, Persija dijadwalkan menjamu Mitra Kukar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi. Namun, empat hari jelang pertandingan, Macan Kemayoran mengumumkan perubahan tempat. Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi venue resmi pertandingan kedua tim.

"LIB persilakan tuan rumah untuk menentukan venue, selama mereka juga berkoordinasi dengan tim tamu. Karena terpenting adalah tim tamu, jangan venue dipindahkan ke tempat yang aksesnya sulit dijangkau," kata Tigor melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com, Kamis (6/12).

Meski begitu, LIB juga disebut Tigor sudah berkoordinasi dan Persija sudah menyampaikan keinginan awal untuk menjamu Mitra Kukar di Bekasi. Namun, ada beberapa alasan yang akhirnya membuat terjadinya perubahan venue.

Alasan LIB Izinkan Persija Main di GBK Lawan Mitra KukarMitra Kukar masih harus berjuang untuk lolos dari jerat degradasi. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
"Alasan lain yang disampaikan ke kita adalah soal keamanan. Karena ini partai penentuan buat jadi juara, kita tahu dengan jumlah suporter Persija yang sedemikian banyak, pertimbangan keamanan juga jadi dasar kenapa mereka memindahkan [pertandingan] ke GBK," jelas Tigor.

Selama ini, Tigor juga tidak pernah mempermasalahkan adanya perubahan venue pertandingan yang dilakukan secara mendadak. Asalkan tidak merugikan kedua tim yang akan bertanding.

Selain itu, perubahan venue juga wajib memperhatikan aspek keamanan, ketertiban serta kenyamanan tim tamu dan perangkat pertandingan.

"Saya yakin, di GBK juga belum tentu cukup juga kalau Jakmania datang semua," sebutnya. (map)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EhjvAz
December 07, 2018 at 01:30AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2EhjvAz
via IFTTT
Share:

Usai Periksa Rocky, Polisi Akan Limpahkan Lagi Berkas Ratna

Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Metro Jaya segera melimpahkan kasus tersangka kasus hoaks Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan Tinggi DKI jika dinilai sudah lengkap.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono menyusul rampungnya pemeriksaan terhadap Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S. Deyang dan Rocky Gerung.

"Jadi, untuk berkas perkara jika dinilai sudah lengkap oleh penyidik maka akan dikirim ke kejaksaan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (6/12).

Argo mengungkapkan kini berkas masih di penyidik dan segera dilengkapi. Diketahui berkas Ratna Sarumpaet sebelumnya sudah sempat dikirim ke Kejaksaan namun dikembalikan karena ada yang perlu dilengkapi.

Menurut Argo, penyidik merasa pemeriksaan kembali Nanik dan Rocky sudah cukup untuk melengkapi berkas yang dinilai kurang oleh Kejati. Namun Argo mengatakan nantinya Kejati yang akan menilai lagi apakah berkas sudah rampung atau belum.

Pada pemeriksaan sebelumnya Rocky banyak bercerita mengenai alur dirinya mendapat foto muka lebam Ratna. Dia mengaku mendapat foto itu langsung dari Ratna Sarumpaet yang mengirimkan kepadanya.

Rocky juga sempat mengunggah foto itu ke akun Twitter-nya sampai diketahui belakangan foto itu adalah hoaks. Ia kemudian menghapus foto itu dan merasa sempat dirundung karena unggahan tersebut.

"Ketika Bu Ratna mengatakan itu bohong, maka saya delete. Prosedurnya kan begitu. Kemudian saya di-bully. Ya sudah kan saya dibohongi silahkan. Kalau masih bully saya, namanya dungu kan," kata Rocky.

Kasus hoaks Ratna bermula dari foto lebam wajahnya yang beredar di media sosial. Sejumlah tokoh mengatakan Ratna dipukuli orang tak di kenal di Bandung. Ratna baru belakangan memberi pernyataan bahwa kabar dirinya dipukuli itu bohong. Ia mengatakan wajahnya lebam karena menjalani operasi plastik.

Atas kebohongan publik itu Ratna dijerat Pasal 14 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (ctr/arh)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SyEZfz
December 07, 2018 at 01:30AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2SyEZfz
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Larung Abu Kremasi Nh Dini Menanti Kehadiran Anak

Jakarta, CNN Indonesia -- Jenazah novelis Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin alias Nh Dini telah dikremasi di Pemakaman Kedungmundu, Semarang, pagi tadi. Setelah itu abu kremasi disemayamkan di Wisma Lansia Harapan Asri, Semarang.

Keponakan Dini, Oeti Siti Adiyati, menjelaskan abu kremasi akan dilarung ke Laut Semarang. Pelarungan akan dilakukan setelah anak laki-laki Dini, Pierre-Louis Padang Coffin, tiba di Indonesia.

"Belum dilarung karena masih menunggu anaknya yang laki-laki. Baru bulan Februari ke Indonesia," kata Oeti kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat, Rabu (5/12).

Pierre merupakan anak Dini dari Yves Coffin. I berprofesi sebagai sineas dan melahirkan karya yang sukses, beberapa diantaranya adalah Despicable Me (2010), Despicable Me 2 (2013), Minions (2015) dan Despicable Me 3 (2017).


Dini merupakan novelis Indonesia yang banyak melahirkan karya-karya berkualitas. Beberapa di antaranya adalah Pada Sebuah Kapal (1972), La Barka (1975) atau Namaku Hiroko (1977), Orang-orang Tran (1983), Pertemuan Dua Hati (1986), Hati yang Damai (1998), belum termasuk tulisan dalam bentuk kumpulan cerpen, novelet, atau cerita kenangan.

Dari ragam karya yang ditulisnya, Dini pun beberapa kali menerima penghargaan seperti penghargaan SEA Write Award di bidang sastra dari Pemerintah Thailand, kemudian belum lama ini ia menerima Penghargaan Sepanjang Masa atau Lifetime Achievement Award dalam malam pembukaan Ubud Writers and Readers Festival 2017.

Nh Dini meninggal dunia karena mengalami kecelakaan dalam perjalanan setelah melakukan tusuk jarum. Berdasarkan laporan khusus tentang Dini di CNNIndonesia.com dua tahun silam, meski pada usia 80-an Dini terbilang sehat tapi ia mesti kontrol melalui jamu-jamuan dan tusuk jarum, yakni osteoartritis dan vertigo. (adp/rea)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KWpwTZ
December 06, 2018 at 01:30AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2KWpwTZ
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

Minta PPP Ubah Logo, GNPF Disebut Tak Paham Perjuangan Ulama

Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyebut Ketua Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak tak paham sejarah perjuangan para ulama karena meminta penggantian lambang partainya yang berupa kakbah.

"Yusuf Martak pernah di PPP tidak ya? Mengerti tidak soal sejarah PPP? Pembentukan PPP seperti apa? Dan tahu tidak lambang PPP adalah hasil istikharah para ulama?" kata Ketua DPP PPP Lena Maryama Mukti saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (23/11).

"Jelas sekali beliau [Yusuf Martak] tidak paham sejarah perjuangan ulama dan PPP," tambah dia.

Lena mengatakan alasan penghapusan gambar kakbah karena masalah internal PPP tidak masuk akal. Pasalnya, pemerintah hanya mengakui kepengurusan PPP di bawah Muhammad Romahurmuziy alias Romi. Selain itu, PPP juga sudah menempuh muktamar islah beberapa waktu lalu.

"Tahun 2016 sudah muktamar islah. Semua pendukung sudah di posisi Rommahurmuziy karena kepengurusan muktamar islah sudah disusun dan terdiri dari kedua belah kubu," jelas dia.

Lena, yang juga Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf itu, malah mempertanyakan legalitas gerbong Muktamar Jakarta di bawah pimpinan Humphrey Djemat.

Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak, di Jakarta, Senin (12/3).Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak, di Jakarta, Senin (12/3). (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)
"Kami sudah firm, kami mendukung capres yang ada ulamanya, yaitu Kiyai Ma'ruf Amin," cetusnya.

Sebelumnya, Ketua GNPF Yusuf Muhammad Martak Ulama meminta PPP untuk menghapus lambang kakbah dari bendera mereka. Sebab, ia takut simbol umat Islam ternodai oleh masalah internal PPP.

"Kami sampaikan ke Romi [Ketua Umum PPP], kalau bisa tolong dong, kalau bisa diganti deh kakbahnya karena itu kiblat umat Islam yang Anda pakai buat gontok-gontokan dua kelompok dalam satu organisasi," ujar dia, dalam diskusi "Mengakhiri Polemik Partai Bendera", di Jakarta, Jumat (23/11).

Yusuf mengatakan penggunaan kakbah pada bendera PPP juga berpotensi memicu masalah yang sama dengan polemik bendera tauhid. Baginya, lebih baik tidak ada yang menggunakan simbol-simbol Islam untuk atribut golongan.

"Bendera itu sebenarnya, kalau mau jujur saya setuju kalimat tauhid tidak boleh dipakai ormas, ini rawan," ucap Yusuf.

"Seandainya melihat pengalaman bendera tauhid, PPP bisa mempertimbangkan mengganti dengan lambang lainnya," tambah dia.

Ketua Umum PPP versi muktamar Jakarta Humphrey Djemat, di Jakarta, Kamis (15/11).Ketua Umum PPP versi muktamar Jakarta Humphrey Djemat, di Jakarta, Kamis (15/11). (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Seperti diketahui, perpecahan di PPP sempat terjadi antara kubu kepengurusan Romi dengan kubu PPP hasil muktamar Jakarta dengan ketua umumnya Djan Faridz. Kasus ini dibawa ke tingkat pengadilan terakhir. Kubu Romi pun dinyatakan sah sebagai kepengurusan yang sah.

Namun, polemik perpecahan PPP kembali terungkap ke publik usai kubu Muktamar Jakarta, yang kali ini dipimpin Humphrey Djemat, mendeklarasikan dukungan ke Prabowo Subianto, Jumat (16/11). Sementara, PPP Romahurmuziy sejak lama mendukung Joko Widodo.

(dhf)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BtH4E0
November 24, 2018 at 01:30AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2BtH4E0
via IFTTT
Share: