Showing posts with label 2018 at 05:55PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:55PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Rumah bagi Orang Miskin Tetap Jadi Prioritas PUPR di 2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan tetap akan menjadikan pembangunan infrastruktur kerakyatan sebagai prioritas pada tahun anggaran 2019 mendatang.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan infrastruktur kerakyatan yang akan jadi prioritas tersebut utamanya berkaitan dengan pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan padat karya irigasi kecil.

Selain itu, proyek kerakyatan yang juga masih akan menjadi prioritas adalah pembangunan jalan tol, jembatan bentang panjang dan bendungan. Basuki mengatakan untuk rumah, 2019 tetap dijadikan prioritas karena kebutuhannya masih tinggi.


"Rumah merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat untuk dapat berproduksi. Jadi akan tetap menjadi program prioritas," kata Menteri Basuki seperti dikutip dari website Kementerian PUPR, Senin (31/12).

Basuki mengatakan agar prioritas di sektor perumahan tersebut bisa berjalan, pihaknya akan memanfaatkan banyak sumber. Pertama, dana APBN.

Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan akan membangun rumah susun, rumah khusus dan rumah swadaya bagi masyarakat kurang mampu. "Setiap tahunnya Kementerian PUPR sudah memperbaiki sekitar 160 ribu unit rumah tidak layak huni (RTLH) melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun 2019 diprogramkan untuk perbaikan sebanyak 200 ribu unit RTLH yang ada di seluruh Indonesia," kata Menteri Basuki.

Selain dana APBN, Prioritas tersebut juga akan dicapai melalui kerja sama dengan perbankan, pengembang dan pemerintah daerah.

(agt)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Qcl1Wv
December 31, 2018 at 05:55PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Qcl1Wv
via IFTTT
Share:

Saturday, December 29, 2018

Uni Eropa Bantu Rp1,3 Miliar untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Jakarta, CNN Indonesia -- Uni Eropa disebut memberikan bantuan kemanusiaan sebesar €80 ribu atau setara Rp1,3 miliar yang didedikasikan untuk para korban dan masyarakat yang terkena dampak bencana tsunami di pesisir Selat Sunda.

Melansir Antara, Minggu (30/12), dalam keterangan persnya Uni Eropa memaparkan bahwa masyarakat di Provinsi Banten, juga Lampung, akan menjadi penerima bantuan yang diprioritaskan. Tsunami yang terjadi di pesisir Selat Sunda tersebut menelan korban 431 orang meninggal, serta kerusakan infrastruktur.


Dana itu juga mendukung kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) yang berusaha mengadakan air bersih, selimut, tenda, pelayanan medis dan kesehatan serta membantu pengadaan mata pencaharian masyarakat yang hilang.

Melalui Departemen Operasi Perlindungan Sipil dan Bantuan Kemanusiaan (ECHO), Uni Eropa telah mengirimkan ahli bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak tsunami.

Layanan pemetaan dari satelit Copernicus Uni Eropa juga disebutkan telah diaktivasi demi mengkaji kerusakan yang diakibatkan gelombang tsunami tersebut.


Sebelumnya, dalam waktu enam bulan terakhir, Uni Eropa telah menggelontorkan masing-masing €650 ribu atau sekitar Rp10 miliar sebagai bantuan kemanusiaan pascagempa di Lombok yang menewaskan kurang lebih 500 orang serta kehancuran insfrastruktur pada Juli silam, serta €1,5 juta atau sekitar Rp24 miliar untuk mereka yang jadi korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah pada September kemarin.

Dalam bencana yang terjadi di Sulawesi Tengah itu, disebutkan lebih dari 2,100 orang meninggal dunia serta menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah. (Antara/rea)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Td1bvY
December 30, 2018 at 05:55PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Td1bvY
via IFTTT
Share:

Saturday, December 22, 2018

19 Karyawan PLN Hilang Diterjang Tsunami di Tanjung Lesung

Jakarta, CNN Indonesia -- Selain rombongan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tsunami Selat Sunda yang menerjang kawasan Pantai Tanjung Lesung pada Sabtu (22/12) malam juga menelan korban dari pihak rombongan PLN Jawa Barat yang sedang melakukan kegiatan wisata.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Satuan Komunikasi PLN I Made Suprateka melalui pesan pendek yang diterima CNNIndonesia.com pada Minggu (23/12).

Dikatakan Made Suprateka terdapat korban luka dan hilang dari rombongan tersebut.

Hingga Minggu (23/12) pukul 09.00 WIB jumlah korban yang terdata ialah 24 orang terluka dan 19 orang hilang.

Sementara itu korban yang selamat berjumlah 133 orang.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, kabar duka menyelimuti keluarga besar PLN atas musibah yang menimpa rekan-rekan kami di Tanjung Lesung, Pandeglang, pada Sabtu (22/12) malam. Keluarga PLN dari Unit Induk Transmisi Jawa bagian Barat turut menjadi korban bencana tsunami yang terjadi pada pukul 21.27 WIB," tulisnya.

"Kami saat ini terus mendata dan melakukan pencarian terhadap seluruh korban, kami mohon doanya agar seluruh keluarga PLN bisa segera ditemukan dalam kondisi selamat," lanjutnya.

Saat ini PLN juga telah membentuk tim gerak cepat tanggap bencana serta mengirimkan 26 ambulans ke lokasi bencana.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, juga membenarkan bahwa ada korban dari Kemenpora.

"Ada rombongan Kemenpora yang sedang gathering di Tanjung Lesung yang terdampak musibah. Rombongan berjumlah 50 orang, satu orang meninggal, beberapa cedera termasuk Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan Kesehatan Olahraga Nasional Kemenpora," kata Gatot dalam pesan pendek yang diterima CNNIndonesia.com pada Minggu (23/12).

"Acara berlangsung di Tanjung Lesung pada 21-23 Desember, rombongan merupakan keluarga karyawan yang membawa anak dan istri, dan rencananya hari ini pulang," lanjutnya.

(glh/ard)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EECtR7
December 23, 2018 at 05:55PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2EECtR7
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 20, 2018

Skenario Filipina vs Thailand Tentukan Nasib Timnas Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia -- Perjalanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 ditentukan hari ini, Rabu (21/11), saat timnas Filipina menjamu Thailand di Stadion Panaad, Bacolod. Berikut tiga skenario nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 akan ditentukan hari ini.

Timnas Thailand dan Filipina yang sama-sama mengoleksi enam poin di klasemen sementara Grup B. Namun, Thailand berada di puncak klasemen dengan keunggulan selisih gol. Sementara Timnas Indonesia berada di posisi keempat dengan torehan tiga poin, kalah selisih gol dari Singapura.

Hasil pertandingan Filipina vs Thailand akan menentukan langkah Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Berikut tiga skenario yang akan menentukan nasib Timnas Indonesia:

1. Jika Thailand Menang

Langkah Timnas Indonesia masih berlanjut di Piala AFF 2018 jika Thailand mampu menang atas Filipina. Namun, Indonesia tetap dalam posisi sulit. Pasalnya, tim asuhan Bima Sakti itu harus meraih kemenangan dengan skor besar atas Filipina di pertandingan terakhir Grup B.

Timnas Indonesia masih berpeluang jika Thailand menang, namun amat berat. (Timnas Indonesia masih berpeluang jika Thailand menang, namun amat kecil. (Foto: Chalinee THIRASUPA / AFP)
Nasib Indonesia juga masih akan ditentukan laga Thailand vs Singapura di pertandingan terakhir. Dengan asumsi Singapura mampu mengalahkan Timor Leste malam ini dan mengoleksi enam poin, maka Thailand wajib mengalahkan Singapura dan Indonesia mengalahkan Filipina di laga terakhir. Dengan begitu Indonesia, Filipina, dan Singapura akan sama-sama memiliki enam poin, dan selisih atau produktivitas yang menentukan langkah ketiga tim.

2. Jika Filipina Menang

Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF 2018 juga dipastikan masih berlanjut jika Filipina mampu mengalahkan Thailand. Namun, langkah Indonesia justru akan semakin berat jika Filipina yang menang. Pasalnya, Indonesia akan melawan Filipina di pertandingan terakhir Grup B.

Timnas Indonesia masih bisa lolos jika Filipina menang atas Thailand. (Timnas Indonesia masih bisa lolos jika Filipina menang atas Thailand. (Foto: Courtesy of affsuzukicup.com)
Filipina akan merasakan tekanan yang lebih kecil saat melawan Indonesia di laga terakhir karena sudah memiliki sembilan poin di laga terakhir. Sementara Thailand vs Singapura akan 'bunuh-bunuhan' di laga terakhir.

3. Jika Filipina vs Thailand Imbang

Hasil imbang Filipina vs Thailand menjadi satu-satunya hasil yang bisa membuat Timnas Indonesia tersingkir dari Piala AFF 2018. Pasalnya, torehan tujuh poin Filipina dan Thailand sudah tidak mungkin dikejar Timnas Indonesia dengan satu poin tersisa. (har/bac)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FxuCqH
November 21, 2018 at 05:55PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FxuCqH
via IFTTT
Share: