Showing posts with label 2018 at 11:09PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 11:09PM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Klopp Harap Liverpool Konsisten di Paruh Kedua

Jakarta, CNN Indonesia -- Usai membawa Liverpool menjadi juara paruh musim, Juergen Klopp berhara[ The Reds konsisten di putaran kedua liga Inggris 2018/2019.

Liverpool menjadi juara paruh musim liga Inggris musim ini dengan meraih 16 kemenangan dan tiga hasil seri. Mengantongi 51 poin, Jordan Henderson dan kawan-kawan unggul enam poin dari Tottenham Hotspur yang berada di peringkat kedua.

Setelah memenangi laga terakhir putaran pertama dengan skor 4-0 atas Newcastle United, Liverpool akan memulai paruh kedua kompetisi dengan menghadapi laga melawan Arsenal, Sabtu (29/12).

"Satu-satunya masalah yang kami hadapi adalah dimulainya bagian kedua dari musim ini [pada hari Sabtu]. Apa yang kami ingin lakukan pada musim panas adalah membuat standar pada paruh pertama musim ini," ujar Klopp dikutip dari situs resmi klub.

Klopp Ungkap Masalah Liverpool Jelang Paruh KeduaLiverpool memimpin liga Inggris 2018/2019 dengan catatan tanpa kalah hingga paruh musim. (Reuters/Lee Smith)
"Kami sudah menciptakan standar dan saat ini kami harus bekerja dengan hal itu. Apa yang kami lakukan sejauh ini, akan kami lakukan lagi dan lagi. Kami benar-benar fokus pada pertandingan selanjutnya," imbuh mantan manajer Mainz dan Borussia Dortmund.

Menghadapi Arsenal, Klopp mempersiapkan Liverpool dengan baik karena menganggap The Gunners adalah tim yang sedang tumbuh dan memiliki serangan yang tidak bisa diremehkan.

"Arsenal ada pada momen yang baik, mereka memiliki tim yang fantastis dan manajer yang fantastis, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit," kata Klopp.

"Ini akan menjadi pertandingan yang berbeda, tentu saja. Jika kami membiarkan mereka melakukan serangan balik seperti yang kami lakukan [menghadapi Newcastle] saya pikir kami tidak memiliki kesempatan karena mereka sangat kuat di sisi itu. Jadi kami harus meningkatkan kemampuan di berbagai hal," sambungnya. (nva/ptr)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AlbOFZ
December 28, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2AlbOFZ
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

Tiga Exco PSSI yang Terseret Kasus Dugaan Pengaturan Skor

Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI terseret kasus dugaan pengaturan skor di sepak bola nasional. Ketiga anggota Exco PSSI itu adalah: Johar Lin Eng, Hidayat, dan Papat Yunisal.

Pada akhir 2018 tiga orang anggota Exco PSSI tersandung kasus pengaturan skor pertandingan di Liga Indonesia. Nama Johar, Hidayat, dan Papat disebut terlibat pengaturan skor dalam acara Mata Najwa di Trans7.

Keterlibatan Johar, Hidayat, dan Papat tidak terjadi di level elite Liga Indonesia atau Liga 1, melainkan di level Liga 2 dan Liga 3.

Berikut tiga nama anggota Komite Eksekutif PSSI yang terseret kasus pengaturan skor di sepak bola nasional:

Hidayat

Hidayat awalnya merupakan pengurus PSSI yang menduduki beberapa posisi di komisi. Mulai dari wakil ketua di bidang kompetisi, ketua komisi pengembangan sepak bola usia muda, hingga wakil ketua bidang sepak bola.

Dalam acara Mata Najwa, akhir November 2018, Manajer Madura FC Januar Herwanto menyebut Hidayat pernah mencoba melakukan suap disertai ancaman agar klub tersebut mengalah dan memberikan kemenangan kepada PSS Sleman dalam lanjutan kompetisi Liga 2 di bulan Mei.

Hidayat langsung mengundurkan diri usai terseret pengaturan skor.Hidayat langsung mengundurkan diri usai terseret pengaturan skor. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama H)
"Dia mau kasih Rp100 juta dan bilang jangan bilang ke presiden klub. Saya tidak mau kemudian dinaikkan Rp150 juta, saya juga tidak mau. Lalu dia ancam saya untuk 'membeli' pemain Madura FC," ucap Januar saat di Mata Najwa.

Mengetahui namanya disebut dalam kasus pengaturan skor Hidayat akhirnya mengundurkan diri sebagai anggota Exco PSSI pada Senin (3/12). Komdis PSSI juga menghukum Hidayat dengan larangan beraktivitas di lingkup PSSI selama tiga tahun dengan dua tahun dilarang ke stadion, ditambah denda Rp150 juta.

Johar Lin Eng

Mata Najwa 'PSSI Bisa Apa' jilid 2 menyeret anggota Exco PSSI lainnya: Johar Lin Eng dan Papat Yunisal. Bupati Banjarnegara yang juga mantan Ketua Askab PSSI Banjarnegara, Budi Sarwono, mengaku pernah ditawari Johar yang merupakan Ketua Asprov Jawa Tengah untuk menjadi tuan rumah babak 32 besar Liga 3. Namun dengan imbalan Askab PSSI Banjarnegara memberikan Rp500 juta.

Johar Lin Eng kini ditangkap pihak kepolisian karena pengaturan skor.Johar Lin Eng kini ditangkap pihak kepolisian karena pengaturan skor. (ANTARA/I.C. Senjaya)
Selain itu Budhi Sarwono dan juga Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani memiliki laporan transfer uang sejumlah Rp25 juta kepada Johar Lin Eng. Lasmi Indaryani juga mengaku dikenalkan kepada mafia sepak bola yang disebut sebagai Mr. P oleh Johar Lin Eng. Saat merasa dicurangi wasit Persibara pun kerap mengadu dan mengeluh kepada Johar.

Di acara Mata Najwa itu juga ditampilkan sebuah percakapan antara Persibara dengan pihak lain yang membawa nama Johar. Isi percakapan itu soal 'aturan-aturan' agar Persibara naik kasta ke Liga 2. Nama Johar banyak terlibat dengan Askab PSSI Banjarnegara dan Persibara karena memiliki posisi penting di PSSI, yaitu Ketua Komisi Futsal dan Komisi Sepak Bola.

Papat Yunisal terseret kasus pengaturan skor terkait laporan Persibara Banjarnegara.Papat Yunisal terseret kasus pengaturan skor terkait laporan Persibara Banjarnegara. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Papat Yunisal

Nama Papat Yunisal muncul setelah Lasmi merasa ditipu setelah ditawari menjadi Manajer Timnas Indonesia Putri U-16 oleh seseorang yang disebut bernama Miss T, yang belakangan diklaim sebagai anak dari Mr. P. Menurut Lasmi agar prestasi Persibara terus menanjak ia diharuskan memberikan kontribusi kepada PSSI (pusat), salah satunya dengan menjadi Manajer Timnas Indonesia Putri U-16. Saat itu Lasmi dan Budhi Sarwono sudah mengeluarkan Rp300-400 juta untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia Putri U-16 di Banjarnegara.

Lasmi menganggap biaya Rp300-400 juta itu untuk operasional (makan dan hotel). Akan tetapi untuk hitung-hitungan lebih rinci dilakukan Miss T dan Papat Yunisal.

Di Kepengurusan PSSI saat ini nama Papat Yunisal tercantum sebagai Ketua Komisi Sepak Bola Perempuan. Posisi itu ideal untuk menentukan seseorang menjadi manajer Timnas Indonesia Putri atau tidak. Selain itu Papat yang juga mantan pemain Timnas Indonesia Putri itu merupakan wakil ketua Komisi Studi Strategis. (sry/ptr)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EMEYkC
December 27, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2EMEYkC
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 18, 2018

Mengenal Kanker pada Rongga Mulut

Jakarta, CNN Indonesia -- Sel kanker dapat tumbuh di mana saja, termasuk di rongga mulut. Meski terbilang ganas dan mematikan, kanker rongga mulut dapat dicegah sejak dini. Namun, selama ini banyak penderita terlambat mendapatkan diagnosis dan sulit disembuhkan.

"Padahal, apabila dideteksi dini, kanker mulut dapat dicegah," kata Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Dokter Gigi, Rahmi Amtha saat diskusi media di Jakarta, Kamis (13/12).

Kanker rongga mulut terjadi karena adanya pertumbuhan massa atau jaringan pada jaringan lunak di rongga mulut yang tidak bisa dikendalikan.

Berdasarkan data global, insiden kanker mulut pada 2016 menempati peringkat keenam jumlah kanker terbanyak di dunia. Setiap tahunnya, terdapat 300 ribu kasus kanker mulut baru di dunia dan separuh dari itu meninggal dunia.


Sebanyak 50 persen kejadian itu didominasi oleh negara Asia, dengan Asia Tenggara--yang di dalamnya termasuk Indonesia--menyumbang 11 persen.

Rahmi menyebut, angka harapan hidup penderita kanker rongga mulut terus menunjukkan peningkatan. Pada 2009, angka bertahan hidup hanya sekitar 13 bulan. Pada 2016 meningkat menjadi 24 bulan dan saat ini sudah berada di angka 30 bulan.

Deteksi dini

Kanker rongga mulut ini dapat dikenali sejak dini. Berdasarkan penelitian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kanker mulut berkembang dari lesi yang muncul di jaringan lunak mulut. Lesi merupakan segala bentuk perubahan pada jaringan mulut dari segi warna, bentuk, ukuran, tekstur, dan kekenyalan.

Lesi yang muncul itu dapat berupa warna putih, merah, atau keduanya. Bisa pula berupa tonjolan atau titik-titik di rongga mulut. Lesi ini dapat tumbuh di bibir, lidah, dasar lidah, gusi, dasar mulut, langit-langit mulut, belakang pipi, dan kelenjar liur.

"Sebelum jadi kanker, hampir selalu muncul lesi," ucap Rahmi. Penelian menunjukkan, sebesar 64,9 persen kanker mulut bisa dicegah jika keberadaan lesi ini disadari sejak dini. "Ini angka yang sangat tinggi," tambahnya.


Namun, lesi kerap kali diabaikan karena tak menimbulkan rasa sakit. Kebanyakan orang beranggapan lesi sama seperti jamur dan sariawan yang dapat sembuh dengan sendirinya. Padahal, dalam banyak penelitian, lesi bisa berubah menjadi kanker dalam waktu 3-10 tahun.

Faktor risiko

Kanker rongga mulut juga dapat dicegah dengan menghindari faktor risiko. Faktor risiko itu meliputi kebiasaan merokok, alkohol, mengunyah pinang sirih, genetik, pola makan, infeksi jamur, dan stres. Virus HPV 16--penyebab kanker serviks--juga dapat menimbulkan kanker rongga mulut melalui aktivitas seks oral.

"Penyebab utama yang sudah diteliti oleh WHO adalah rokok, alkohol, dan mengunyah pinang sirih," ujar Rahmi yang juga merupakan pengajar di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti.

Mengunyah pinang sirih merupakan salah satu faktor terbesar. Pasalnya, pinang mengandung empat zat karsinogenik yang dapat memicu kanker.

Selain itu, banyak mengonsumsi antioksidan yang didapat dari sayur dan buah-buahan dapat mencegah perkembangan sel kanker. (ptj/asr)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CiGBVh
December 18, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2CiGBVh
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

DPR Minta Pemerintah Desak PBB Jadikan OPM Organisasi Teroris

Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta pemerintah segera mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Organisasi Papua Merdeka (OPM) sebagai organisasi teroris.

"Sebagaimana definisi PBB itu sendiri, mereka telah membunuh secara brutal dan meneror warga sipil tidak berdosa," kata Bambang dalam pidato penutupan rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (13/12).

Bambang mengatakan kasus penembakan terhadap puluhan pekerja PT Istaka Karya di Nduga, Papua, itu merupakan tindakan di luar batas dan dapat dikategorikan sebagai aksi teror.


Gerakan kelompok tersebut, kata Bambang, juga sudah memiliki tuntutan jelas yakni kemerdekaan Papua. Karena itu, gerakan tersebut dinilai sudah masuk kategori separatis.

"Sehingga kita bisa mendorong kepada PBB bahwa organisasi OPM ini adalah organisasi terorisme," kata Bambang.

Selain itu, Bambang mendorong pemerintah agar mengambil tindakan lebih tegas dan keras terhadap aksi teror tersebut. Hal ini dikarenakan tindakan kekerasan yang dilakukan bukan kali pertama terjadi.

Salah satunya dengan pengiriman pasukan untuk operasi militer selain perang (OMSP). Bambang mengatakan hal itu bisa dilakukan dengan mengacu UU nomor 5 tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.


Pandangan serupa juga disampaikan anggota Komisi I DPR Fraksi PKS Sukamta dalam interupsi di rapat paripurna. Menurutnya, pemerintah tidak dapat begitu saja menetapkan pihak yang menembak para pekerja di Nduga sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Kami harapkan pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) terkait OMSP agar digunakan untuk mengatasi persoalan terorisme di Papua," ujarnya.

Dia mengatakan, PP terkait OMSP itu merupakan tindak lanjut dari UU nomor 34 tahun 2004 tentang TNI dan UU Antiterorisme. Aturan tersebut kata dia dapat memberi perlindungan bagi masyarakat Papua dari ancaman kelompok bersenjata.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan akan menangkap dan memproses para pelaku kejahatan kemanusiaan itu hingga ke meja hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan senjata yang digunakan di Papua teridentifikasi hasil penyelundupan ilegal dari Papua Nugini dan Filipina.

(swo/pmg)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qr5A1w
December 13, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Qr5A1w
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Senator AS Cari Cara Jerat Putra Mahkota Arab Saudi

Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah senator Amerika Serikat bertekad menjerat Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman, yang diduga terlibat dalam pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Meski kedua negara memiliki hubungan erat, tetapi nampaknya gara-gara perkara itu Negeri Abang Sam enggan terseret dalam pusaran masalah yang bisa menjatuhkan citra mereka.

Dikutip dari Reuters, Jumat (7/12) para senator mengaku akan membahas cara terbaik untuk menghukum Saudi minggu depan. Hal itu terlepas dari keinginan Presiden Donald Trump mempertahankan hubungan Amerika Serikat dengan Arab Saudi.

Tak hanya pihak dari Partai Demokrat, beberapa anggota Partai Republik juga turut melemparkan tudingan kepada Pangeran Mohammed dalam kematian Khashoggi. Terkait kasus tersebut, mereka mendukung undang-undang agar merespon dengan mengakhiri dukungan AS dalam upaya perang yang dipimpin Saudi di Yaman.

Dalam kasus ini, 14 senator Partai Republik yang jarang bertolak belakang dengan presiden telah menentang Trump, dan memilih mendukung resolusi kekuatan perang bersama Demokrat.

Pengarahan oleh Direktur Badan Intelijen Pusat, Gina Haspel kepada senator pada Selasa lalu kian mengeraskan tekad sejumlah senator untuk menjerat Pangeran Mohammed, meskipun ia mendapat dukungan dari Trump.

Pada Kamis (5/12) kemarin, lima senator Partai Republik dan Demokrat mengadakan pertemuan tertutup untuk membahas langkah selanjutnya terkait kasus Khashoggi. Pada pertemuan tersebut, mereka mengaku belum menemukan kompromi yang dapat memenangkan dukungan bipartisan untuk melewati Senat.

Kendati demikian, banyak pula yang menentang rencana tersebut. Menurut mereka, konflik Yaman tak seharusnya dikaitkan dengan pembunuhan Khashoggi.

Arab Saudi sedang memimpin kampanye di Yaman melawan Houthi, kelompok Syiah yang memberontak dan dianggap sebagai perpanjangan tangan Iran. Perang yang telah menewaskan lebih dari 10 ribu orang ini telah menciptakan krisis kemanusiaan paling parah di dunia saat ini. Meski demikian, tidak seluruh senator sepakat dengan ide itu.

"Akan menjadi kesalahan besar untuk mematahkan hubungan AS dengan Saudi. Hubungan ini didasarkan oleh persahabatan dan kepentingan bersama, seperti memerangi ekstremisme di Timur Tengah dan melawan ancaman Iran bersama," tegas salah satu senator Partai Republik, John Cornyn.

Ada tiga langkah berbeda yang dapat membantu para senator melalui Senat. Yakni resolusi kekuatan perang yang mengakhiri keterlibatan AS dalam konflik Yaman. Lalu undang-undang yang memberlakukan tindakan keras yang luas terhadap Arab Saudi-termasuk mengakhiri penjualan senjata dan menjatuhkan sanksi baru, atau resolusi tak mengikat yang menargetkan putra mahkota.

Senat diperkirakan akan memberikan suara pada resolusi kekuatan perang minggu depan, namun anggota parlemen belum sepakat mengenai langkah apa yang harus dilakukan. Beberapa orang mempertanyakan legalitas resolusi tersebut.

Ada pula yang mengatakan ingin memberi respon tegas terhadap pembunuhan Khashoggi, tetapi juga setuju dengan Trump kalau mereka harus terus mendukung Saudi agar AS mendapat bantuan melawan Iran. (fey/ayp)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2L2dbO7
December 07, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2L2dbO7
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Myanmar Sita Kapal yang Bawa 93 Rohingya Kabur ke Malaysia

Jakarta, CNN Indonesia -- Otoritas Myanmar menyita satu kapal pembawa 93 orang diduga Muslim Rohingya yang berupaya kabur dari kamp penampungan di Rakhine ke Malaysia.

Direktur kantor pemerintah daerah Dawei, Moe Zaw Latt, mengatakan bahwa pihaknya pertama kali mengetahui keberadaan kapal mencurigakan itu dari laporan nelayan.

Angkatan laut kemudian menghentikan kapal itu pada Minggu (25/11) dan menahan 93 orang yang ada di dalamnya.

Saat ditanya, puluhan orang itu mengaku berasal dari kamp penampungan Thae Chaung di ibu kota negara bagian Rakhine, Sittwe.

"Mereka mengaku lari dari kamp. Mereka mengaku ingin kabur ke Malaysia," ucap Moe sebagaimana dikutip Reuters.

Kabar penangkapan ini kembali menyita perhatian publik setelah sejumlah gambar beredar di berbagai media sosial.

Dalam sejumlah foto, terlihat kapal yang disita oleh aparat. Kapal itu memang tipe armada yang biasa digunakan Rohingya untuk kabur dari Rakhine.

Ini adalah kali ketiga kapal pembawa Rohingya ditahan ketika menuju Malaysia menjelang akhir tahun ini.

Juru bicara badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa pun sudah sempat mendesak agar ada upaya pencegahan karena ketika musim muson sudah lewat, akan semakin banyak kapal imigran yang berlayar.

"Dengan kemungkinan peningkatan pergerakan kapal di akhir musim muson, sangat penting bagi otoritas untuk mengambil langkah penanganan akar masalah pergerakan ini," ucap juru bicara itu kepada Reuters.

Menurut jubir tersebut, otoritas setempat harus menciptakan kesetaraan sosial dan ekonomi di tempat tinggal atau penampungan Rohingya agar tak ada lagi eksodus yang mengkhawatirkan kawasan.

Myanmar Sita Kapal yang Bawa 93 RohingyaOtoritas setempat dianggap harus menciptakan kesetaraan sosial dan ekonomi di tempat tinggal atau penampungan Rohingya agar tak ada lagi eksodus yang mengkhawatirkan kawasan. (AFP Photo/K M Asad)
Eksodus Rohingya ini pertama kali terjadi pada 2012, ketika kapal-kapal mereka terdampar di perairan Malaysia dan Indonesia saat menuju Australia.

Mereka kabur dari Myanmar karena penyiksaan militer di tempat tinggal mereka di negara bagian Rakhine.

Rohingya kembali menjadi sorotan pada Agustus tahun lalu, ketika bentrokan di Rakhine kembali memanas.

Bentrokan bermula ketika satu kelompok bersenjata Rohingya menyerang sejumlah pos polisi dan satu markas militer di Rakhine.

Militer Myanmar lantas melakukan "operasi pembersihan" Rakhine dari kelompok bersenjata tersebut. Namun ternyata, militer juga membantai sipil Rohingya dan membakar rumah kaum minoritas tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Ribuan orang tewas dalam bentrokan tersebut, sementara ratusan ribu lainnya kabur ke Bangladesh.

Nasib Rakhine pun semakin terkatung-katung karena Bangladesh mulai kewalahan, sementara Myanmar tak pernah mau mengakui mereka sebagai warga negara.

Melalui sebuah perjanjian dengan Bangladesh, Myanmar akhirnya sepakat untuk menerima kembali orang Rohingya yang memenuhi serangkaian persyaratan.

Meski demikian, kini Rohingya takut kembali ke Myanmar karena tak ada yang bisa menjamin keamanan mereka di sana. (has/has)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FKICgM
November 27, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FKICgM
via IFTTT
Share:

Saturday, November 24, 2018

Berkah 'Liqo', Intan Bisa Foto dengan Jokowi

Bandar Lampung, CNN Indonesia -- Makan siang Intaniah Lestari bersama sahabat dan kakaknya di sebuah restoran makanan lokal di Mal Boemi Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (24/11) siang mendadak penuh keramaian. Ia mungkin tak akan bisa melupakan momen makan siang itu.

Suasana keramaian mal di hari Sabtu mendadak lebih 'heboh' dibanding biasanya. Setelah mengamati, Intan tak bisa menahan terkejut ketika melihat Presiden Joko Widodo melenggang masuk ke restoran tempatnya makan siang.

Seperti pada banyak foto atau video yang beredar di media sosial, seramai itulah ketika Jokowi dengan kaus oblong abu-abu berlengan panjang itu masuk ke restoran.

Wajar, seorang presiden pasti dikelilingi puluhan pasukan pengaman dan penggemar. Termasuk Intan.


Intan bertekad dalam hati. Ia ingin mendekati sosok yang kembali mengajukan diri di pemilihan mendatang itu. Intan ingin, mimpi berfoto bersama sosok presiden bisa terwujud.

Intan menahan keinginan 'menyambar' Jokowi kala dilihatnya sang presiden tengah menyantap makan siang yang terbilang 'sederhana' untuk seorang bertitel nomor satu di negeri, semangkuk bakso campur spesial seharga Rp29 ribu dan segelas es teh seharga lima ribuan rupiah.

Kerumunan semakin bertambah seiring waktu menunggu Jokowi rampung makan usai mengikuti rapat kerja Tim Kampanye Daerah Lampung.

Beberapa mengambil kesempatan berfoto dengan pejabat yang 'mengintil' Jokowi kala itu, salah satunya anggota Dewan Pengarah TKN Pramono Anung dan Wakil Ketua TKN Moeldoko. Mumpung ada pejabat di restoran.

Dari kiri ke kanan: Intan, Eka, Presiden Jokowi, Maya. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Mumpung Jokowi masih makan, para pengincar foto bersama mempersiapkan diri. Termasuk Intan, dan kakaknya, Eka yang sigap mengeluarkan gincu merah demi foto yang membahana bersama sang presiden.

Tapi Intan tak perlu riasan, karena ia memakai cadar. Ia hanya butuh sedikit keberuntungan bisa 'terpilih' berfoto bersama.

Waktu 15 menit Jokowi menyantap makan siang pun selesai. Begitu dirinya menunjukkan gestur akan beranjak, Intan tak kuasa menahan tubuh untuk mengajukan diri untuk berfoto dengan idolanya, bersama dengan penggemar-penggemar Jokowi yang lain.

Intan ternyata sedang hoki. Wanita itu menjadi salah satu yang berkesempatan mencuri waktu Jokowi sejenak untuk berfoto. Momen hanya sekian detik itu tak pernah ia bayangkan sebelumnya akan benar-benar terjadi.


Meski tak terlihat secara kasat mata, Intan jelas terasa gembira. Nada gembira terdengar jelas ketika ia membagikan pengalamannya itu kepada awak media yang sudah amat sering melihat momen foto bersama presiden.

"Kami kebetulan baru selesai liqo [mengaji agama] kemudian makan di depan. Ada ramai-ramai oh ternyata Jokowi," kata Intan girang saat berbincang dengan CNNIndonesia.com, Sabtu (24/11).

"Sebenarnya suka sama Pak Jokowi. Memang pendukung pribadi beliau. Ingin banget foto," katanya bersemangat.

Namun Intan harus merelakan ada satu keinginannya yang tak terwujud kala sekejap bertemu dan bersebelahan dengan Jokowi, yaitu bersalaman dengan sang presiden. "Enggak sempat salaman. Bapaknya sibuk, tapi mau banget," katanya.

Kerumunan warga memadati kunjungan Jokowi di Bandar Lampung.Kerumunan warga memadati kunjungan Jokowi di Bandar Lampung. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Tak ingin kalah girang dengan Intan, sahabatnya, Yunita Maya mengatakan hal senada. Apalagi, dibandingkan Intan, Maya berkesempatan mengambil posisi persis di samping kiri Jokowi.

Maya lalu menyebut dirinya mengetahui banyak orang yang ia kenal menyukai Presiden ketujuh Indonesia itu, namun tak menunjukkannya secara gamblang, hingga ada kesempatan berfoto bersama.

"Banyak yang suka. Kami punya organisasi. Di kelompok [pengajian] saya, beberapa orang itu memang mendukung Pak Jokowi," kata Maya.

Maya mengaku lebih memilih Jokowi karena melihat ada banyak kebijakan pemerintah yang ia nilai berpihak kepada umat Muslim di Indonesia, seperti pembentukan Bank Wakaf Mikro di pondok pesantren, penetapan hari santri, hingga rencana pembangunan 1.000 balai pelatihan di ponpes. Ia benar-benar terkesan dengan Pemerintahan Jokowi.


"Mudah-mudahan ke depan banyak hal lagi yang dilakukan untuk masyarakat Indonesia, khususnya Muslim, karena kita banyak Muslim di Indonesia," tutur perempuan 30 tahun ini.

Dan Jokowi, tanpa banyak kata seperti biasanya, melanjutkan perjalanannya dengan sambutan riuh dari penggemar yang setia menunggu di sepanjang jalur sang presiden. (chri/end)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Kwh8Ks
November 24, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Kwh8Ks
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 21, 2018

Penyerang Pospol Lamongan Diduga Sakit Hati Dipecat Polri

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan salah satu motif Eko Ristanto (35) menyerang pos polisi di kawasan Wisata Bahari Lamongan (WBL), Lamongan, Jawa Timur diduga karena sakit hati setelah menjalani hukuman dan dipecat dari institusi Polri.

"Motifnya sementara memang paling fokus utamanya itu karena sakit hati, karena yang bersangkutan dulu anggota polisi dipecat menjalani masa hukuman yang cukup panjang," kata Dedi di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (21/11).

Selain itu, lanjutnya, Eko juga diduga telah terpengaruh radikalisme. Dedi berkata, dugaan itu muncul usai pihaknya menemukan buku terkait radikalisme saat menggeledah kediaman Eko.

"Jadi ada dua sisi (motif)," ucap dia.

Jenderal bintang satu itu pun menyampaikan, Eko diduga terpapar radikalisme sejak menjalani masa hukuman di penjara. Setelah itu, menurutnya, Eko kembali memperdalam radikalisme setelah selesai menjalani masa hukumannya lewat buku dan internet.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Eko ditahan setelah menembak seorang ustaz bernama Riyadhus Sholihin hingga tewas. Ketika itu, Eko berpangkat brigadir satu (briptu). Penembakan itu dilakukan Eko usai Sholihin menyerempet seorang polisi bernama Briptu Widiarto di depan Gelanggang Olahraga Delta Sidoarjo pada 28 Oktober 2011.

Penyerangan pada pos polisi dilakukan Eko bersama seorang rekannya menyerang pos polisi di kawasan WBL, Jawa Timur, menggunakan batu, Selasa (20/11) dini hari. Kejadian tersebut menyebabkan kaca pos polisi pecah.

"Sekarang para pelaku masih proses pemeriksaan pendalaman lanjutan di Polres Lamongan," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Syahar Diantono

Sementara Kapolres Lamongan, Ajun Komisris Besar Feby Hutagalung melalui keterangan tertulisnya, mengatakan para pelaku juga menyerang seorang anggota polisi saat upaya penangkapan.

Ketika itu, pelaku yang berboncengan dengan menggunakan motor dikejar polisi usai kejadian. Saat itu pelaku menyerang polisi dengan menggunakan ketapel berisi kelereng.

"Serangan itu mengenai mata kanan Bripka Andreas Dwi Anggoro," ujar Feby.

(ugo)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PLajuH
November 21, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2PLajuH
via IFTTT
Share:

Monday, November 19, 2018

Demokrat Pecat Remigo Usai Jadi Tersangka Suap

Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Demokrat memecat Ketua DPC Demokrat Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu sebagai kader. Pemecatan dilakukan setelah Remigo selaku Bupati Pakpak Bharat ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan suap proyek Dinas PUPR pemerintah Pakpak Bharat tahun anggaran 2018..

KPK menetapkan Remigo sebagai tersangka tak lama setelah yang bersangkutan terjaring operasi tangkap tangan sejak Sabtu (17/11) malam hingga Minggu (18/11) dini hari. 

"Begitu KPK bilang tersangka, sama dengan sikap Demokrat tak berubah. Langsung kami pecat dan kami ganti," ujar Sekretaris Jenderal Demokrat, Hinca Pandjaitan lewat pesan singkat, Senin (19/11).

Hinca mengklaim pemecatan Remigo sebagai bukti Demokrat tidak menoleransi korupsi. Demokrat, dia menegaskan tetap akan memecat kader yang terlibat korupsi meski hal itu dilakukan bukan di tahun pemilu.

"Demokrat soal korupsi, begitu kena mau tahun pemilu (atau) bukan tahun pemilu sama saja," ujarnya.

Dikatakan Hinca Demokrat tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah terhadap Remigo dalam kasus yang menjeratnya.

Demokrat Pecat Remigo Usai Jadi Tersangka Dugaan SuapBupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu usai ditangkap KPK. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Remigo adalah kader Demokrat yang juga menjabat ketua relawan pendukung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin di wilayah Sumatera Utara. Sikap politik Remigo bertentangan dengan partainya yang mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dalam kasus ini KPK menggelar OTT di tiga lokasi yakni Jakarta, Bekasi, dan Medan. Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan penangkapan Remigo dilakukan pada Sabtu (17/11) sekitar pukul 23.55 WIB.

Saat itu KPK mendapatkan informasi bahwa akan dilakukan transaksi di kediaman Remigo yang berada di kota Medan.

Remigo pun ditangkap bersama DAK yang merupakan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat. Barang bukti yang diamankan berupa uang sebesar Rp150 juta.

"Tim mendapatkan informasi akan ada penyerahan uang kepada Bupati, tim pun mengamankan DAK di kediaman RYB di Medan sesaat setelah penyerahan uang. Dari lokasi tim mengamankan uang sebesar Rp150 juta yang dimasukan ke dalam tas kertas," ujarnya, saat konferensi pers di KPK, Jakarta, Minggu (18/11).

KPK menetapkan Remigo sebagai tersangka penerima suap. Ia diduga menerima fee atas proyek di setiap dinas di Pemkab Pakpak Bharat.

Selain untuk kepentingan pribadi, Remigo diduga menggunakan uang hasil suap untuk mengamankan kasus pidana yang melibatkan istrinya. (jps/wis)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FuuVT0
November 19, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FuuVT0
via IFTTT
Share:

Thursday, November 15, 2018

Fahri Kritik Kasus Baiq Nuril: MA Tidak Boleh Buta

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) atas kasus pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang menjerat Baiq Nuril.

Baiq adalah terduga korban pelecehan seksual yang dilaporkan balik atas dugaan menyebarkan informasi elektronik (rekaman telepon) mengandung muatan asusila.

Pada tingkat kasasi, Mahkamah Agung memutuskan Baiq bersalah melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE. Dia divonis 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan penjara.

"MA enggak boleh buta. Kalau pelecehan itu benar terjadi, maka tidak ada hak orang yang melecehkan itu untuk membela diri dengan cara seperti itu. Dia melecehkan, kok. Bahkan prosesnya itu tidak boleh dilakukan," kata Fahri di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (15/11).

Fahri menilai pengenaan Pasal UU ITE atas perekaman yang dilakukan Baiq tidak tepat. Sebab, Baiq dinilai merupakan korban dari Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram berinisial M.

"Enggak benar dong. Karena dia korban. Bagaimana kalau korban boleh dianiaya balik, lalu pelaku bisa jadi pemenang dong, kalau gitu. Saya bisa balik semuanya. Semua peristiwa pidana bisa kita balik kalau gitu ceritanya," ujar dia.

Fahri kemudian membangun rekonstruksi kasus Baiq berdasarkan versinya. Di tingkat pertama, menurut dia, harus diselesaikan terlebih dulu persoalan pelecehan seksual yang menimpa Baiq.

Jika sudah ditetapkan pelaku pelecehan terhadap Baiq, maka kata Fahri, delik kedua terkait penyebaran rekaman atau berita tidak dapat dilanjutkan kembali.

Fahri mengatakan jika langsung melompat ke delik kedua, maka hal itu sangat berbahaya karena Baiq dalam konteks sedang membela diri.

"Mungkin ibu ini membela diri. Mekanismenya seperti itu. Jangan kemudian hukum tiba-tiba lompat ke yang kedua lalu yang pertama tidak diperhatikan. Ini jadi tidak adil," ujarnya.

Untuk itu, Fahri meminta agar MA menjelaskan masalah ini kepada publik supaya tidak memperlihatkan konstruksi hukum yang melompat dan menyebabkan orang yang tidak punya kekuatan justru menjadi bersalah.

Fahri Kritik Kasus Baiq Nuril: MA Tidak Boleh ButaTerduga korban pelecehan seksual Baiq Nuril. (Detikcom/Hari)
Kasus Baiq Nuril bermula dari pelecehan yang diduga kerap dilakukan atasannya kala itu, yakni Kepala Sekolah SMAN 7 Mataram berinisial M.

Pelecehan seksual itu dalam bentuk cerita M kepada Baiq tentang pengalamannya berhubungan seksual dengan wanita lain yang bukan istrinya. Cerita itu disampaikan M kepada Baiq melalui sambungan telepon.

Baiq lantas merekam pembicaraan dengan M tersebut karena merasa tidak nyaman sekaligus untuk membuktikan dirinya tidak terlibat hubungan gelap seperti yang dibicarakan orang sekitarnya.

Bukan atas kehendaknya, rekaman tersebut menyebar. M tak terima dan melaporkan Baiq dengan tuduhan pelanggaran Pasal 27 ayat (1) UU ITE.

PN Mataram memutus Baiq Nuril tidak terbukti menyebarkan konten yang bermuatan pelanggaran kesusilaan pada 26 Juli 2017. Jaksa Penuntut Umum lantas mengajukan banding hingga tingkat kasasi yang kemudian dimenangkan oleh MA.

Baiq divonis 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan penjara, namun dia berencana mengajukan Peninjauan Kembali (PK).

Pelecehan atau kekerasan seksual bisa terjadi di mana saja, baik tempat kerja, sekolah, rumah, atau ruang publik. Anda yang ingin melaporkan insiden tersebut atau membantu korban bisa menghubungi lembaga-lembaga berikut:

- Komnas Perempuan (021-3903963/komnasperempuan.go.id),
- Lembaga Bantuan Hukum Apik (021-87797289/apiknet@centrin.net.id/Twitter: @lbhapik),
- Koalisi Perempuan Indonesia (021-7918-3221 /021-7918-3444/koalisiperempuan.or.id),
- Bantuan psikologis untuk korban ke Yayasan Pulih (021-788-42-580/yayasanpulih.org). (swo/wis)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2B8KMTn
November 15, 2018 at 11:09PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2B8KMTn
via IFTTT
Share: