Showing posts with label 2018 at 07:06PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:06PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Kim Jong-un Ingin Lebih Sering Bertemu Moon pada 2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin Tertinggi Korea UtaraKim Jong-un berjanji ingin bertemu Presiden Korea SelatanMoon Jae-in lebih sering lagi tahun depan guna membahas proses denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Menurut Istana Kepresidenan Korsel, Cheongwadae, ungkapan itu diutarakan Kim Jong-un melalui sepucuk surat kepada Moon yang dikirimkan sebagai bentuk ucapan menjelang tahun baru.

"Pemimpin Tertinggi Korut mengungkapkan keinginan yang kuat untuk mengunjungi Seoul sembari melihat situasi di kawasan," ucap juru bicara Moon, Kim Eui-kyeom kepada wartawan di Seoul pada Senin (31/12).

"Pemimpin Kim Jong-un juga mengungkapkan niatnya untuk bertemu dengan Moon lebih sering lagi pada 2019 untuk mencapai perdamaian dan menyelesaikan isu denuklirisasi di Semenanjung Korea bersama-sama."

Kim Jong-un telah bertemu dengan Moon sebanyak tiga kali sepanjang 2018, menyusul perbaikan hubungan Korut-Korsel.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi Inter-Korea terakhir pada September lalu di Pyeongyang, Kim Jong-un berjanji akan mengunjungi Seoul untuk membalas undangan Moon dalam waktu dekat.

Menurut Seoul, dalam suratnya, Kim Jong-un mengaku merasa sangat menyesal karena lawatan yang dinanti-nanti itu belum bisa terwujud.

Menyambut surat yang langka itu, Moon mengatakan Kim Jong-un juga menyatakan akan lebih aktif mengimplementasikan kesepakatan, yang telah disetujui dalam KTT sebelumnya dengan Korsel dan Amerika Serikat.

"Saya menyambut niat Pemimpin Tertinggi Kim Jong-un untuk menyelesaikan bersama masalah denuklirisasi dengan lebih sering bertemu tahun depan," kata Moon melalui pernyataan seperti dikutip AFP.

Meski hubungan Korsel dan Korut membaik dalam setahun terakhir, kedua negara secara teknis masih berperang. Sebab Perang Korea 1950-1953 lalu diakhiri hanya dengan kesepakatan gencatan senjata, bukan perjanjian damai.

Meski begitu, kedua negara sepakat mengurangi personel dan aktivitas militer lainnya di perbatasan sebagai isyarat rekonsiliasi. Sejak KTT Inter-Korea yang pertama pada April lalu, hubungan antar perbatasan kedua negara juga terus meningkat.

Baru-baru ini, Korut dan Korsel juga telah meresmikan proyek penghubungan jalan dan rel kereta api antar-kedua negara. (rds/ayp)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SsG9cX
December 31, 2018 at 07:06PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2SsG9cX
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Lagu 2019 Ganti Presiden Menggema di Reuni Aksi 212

Jakarta, CNN Indonesia -- Lagu 2019 ganti presiden berkumandang di tengah aksi massa reuni 212 di Monas, Jakarta, Minggu (2/12). Lagu tersebut diputar tak lama setelah video imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab diputar di hadapan massa aksi.

Namun lirik dan nada lagu yang diputar kali ini berbeda dengan lagu 2019 ganti presiden yang populer sebelumnya. Penggalan lirik lagu itu di antaranya berbunyi 'ganti presiden 2019 yang tidak jelas, astaghfirullah, astaghfirullah, .... punya presiden si raja bohong'.

Meski terbilang baru, massa reuni 212 bisa dengan cepat untuk ikut menyanyikan lagu tersebut.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto memang sempat hadir memberikan sambutan di hadapan massa. Ia mengaku senang dapat hadir di tengah-tengah massa. Namun Prabowo mengingatkan bahwa dirinya tak boleh melakukan kampanye.


Selain Prabowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ikut juga hadir memberikan sambutan. Sementara pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyampaikan sambutanya lewat video rekaman yang diputar di layar besar.

Dalam rekaman tersebut Rizieq menyatakan haram memilih capres dan caleg yang berasal dari partai penista agama. Dia menuturkan dalam beberapa tahun terakhir sejumlah pembiaran dilakukan di antaranya soal perlindungan terhadap pelaku penodaan agama.

Selain itu, dia juga menyinggung soal utang dan ekonomi riba, kebohongan yang dibiarkan hingga kemaksiatan. Oleh karena itu, Rizieq meminta umat Islam meneruskan amanat perjuangan dalam Pilpres dan Pileg pada 2019.

"Bahwasanya di Pilpres haram memilih capres dan caleg yang diusung partai yang diusung partai penista agama," kata Rizieq.

(pris/DAL)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RuNRmq
December 02, 2018 at 07:06PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2RuNRmq
via IFTTT
Share: