Showing posts with label 2018 at 02:26AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 02:26AM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

VIDEO: Di Maumere Bersama Chicco Jerikho

Trans7 & Trans7, CNN Indonesia | Minggu, 30/12/2018 19:26 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Selain alam, Kabupaten Sikka di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyimpan banyak seni budaya yang unik. Regin Orin atau tradisi pindah rumah salah satunya. Dalam tradisi ini, masyarakat desa mengangkat satu rumah utuh ke lokasi baru dengan diiringi ritual. Setelah ritual, acara makan-makan lalu digelar. Tradisi pindah rumah ini menunjukkan bahwa masyarakat Kabupaten Sikka masih menjunjung tinggi kebersamaan dan kerukunan.

Oambele Oanara merupakan tradisi menyambut musim tanam. Ritualnya dipimpin oleh wanita pemuka adat yang melambangkan kesuburan. Memotong ayam yang darahnya disimpan dalam jagung yang ditanam menjadi simbolnya. Diharapkan pengorbanan membawa peruntungan di musim tanam kedepannya.

Saksikan episode lengkap 'Jejak Petualang Weekend' hanya di Trans 7 setiap hari Minggu pukul 10.00 WIB.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rYrQBh
December 31, 2018 at 02:26AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2rYrQBh
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Ayah Terduga Pemukul TNI: Mereka Dobrak Pintu, Rumah Hancur

Jakarta, CNN Indonesia -- Oloan Hutapea (63), ayah dari Iwan Hutapea (31) terduga pelaku pengeroyokan anggota TNI takut setengah mati saat puluhan orang tak dikenal datang ke rumahnya, di Jalan Haji Bain Nomor 28 RT 005/RW 06, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (11/12) malam.

Malam itu Oloan tengah duduk di depan rumahnya bersama anak dan menantunya. Dia tak mengenal satu pun dari sekitar 40 orang yang datang sekitar pukul 22.00 WIB. Salah satu dari mereka bertanya tentang keberadaan putranya.

"Mereka tidak bilang dari mana, pakai baju biasa. Bilang mencari Iwan, 'Ini rumah Iwan?' Saya jawab iya," tutur Oloan bercerita saat ditemui CNNIndonesia.com di rumahnya, Kamis (12/13).


Oalan menyebut ciri-ciri puluhan orang yang menyatroni rumahnya, berbadan tinggi, rambut cepak, beberapa terlihat bertubuh berisi dan gemuk. Mereka, kata Oalan, datang membawa kayu balok serta besi.

Puluhan orang itu berteriak meminta warga sekitar rumah Oalan masuk ke dalam rumah masing-masing. Oalan mengaku bersama anak dan menantunya juga diminta segera masuk ke dalam rumah.

Tak banyak bicara, Oalan segera masuk ke rumah anaknya yang keempat. Dari dalam rumah sang anak yang berada persis di seberang rumahnya, Oalan melihat beberapa orang tak dikenal berusaha mendobrak pintu warungnya.

Pengakuan Ayah Pengeroyok Anggota TNI Saat Rumahnya Dirusak

Kondisi kerusakan warung milik orang tua I di Jalan Haji Bain Nomor 28, RT 005/RW 06, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)


Oalan dan sang istri membuka warung kelontong sejak puluhan silam. Warungnya berada di depan rumahnya. Mereka berjualan kebutuhan pokok, air galon, hingga tabung gas.

Melihat orang tak dikenal mau mendobrak pintu warung, Oalan meminta anaknya memberikan kunci pintu kepada mereka agar masuk baik-baik. Namun, orang-orang itu menolak dan menyuruh anak Oalan masuk kembali ke dalam rumah.

"Sesudah didobrak dihancurkan semua dagangan. Teriak-teriak," tuturnya.

Oalan hanya bisa melihat dari dalam rumah sang anak ketika puluhan orang berpakaian bebas masuk ke rumahnya. Dia hanya bisa mendengar suara ketika puluhan orang itu mulai merusak.

Warungnya diobrak-abrik. Ruang tamu, kamar, hingga dapur juga menjadi sasaran puluhan orang yang membabi buta mencari Iwan. Oalan hanya bisa pasrah. Oalan mengatakan aksi perusakan itu berlangsung sekitar 15 menit.

"Sudah takut saya, takut sekali," kata dia.


Pengakuan Ayah Pengeroyok Anggota TNI Saat Rumahnya Dirusak

Tampak luar kerusakan warung milik orang tua Iwan di Jalan Haji Bain Nomor 28, RT 005/RW 06, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)


Dari pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, suasana rumah dan warung milik Oalan belum terlalu dirapikan pascaperusakan hampir dua hari lalu. Etalase warung Oalan tergeletak dengan kaca yang pecah. Barang dagangannya juga banyak yang masih berserakan di lantai.

Masuk ke ruang tamu, televisi yang telah hancur tergeletak di lantai. Lemari berwarna hitam juga rusak dengan posisi miring hampir jatuh. Cermin di lemari itu pun pecah.

Kamar Oalan juga menjadi sasaran. Kipas angin dirusak dan tergeletak di lantai. Gelas dan piring juga dipecahkan. Pecahan gelas dan piring itu berserakan di lantai.

Oalan mengaku belum boleh membersihkan sisa-sisa amukan puluhan orang tak dikenal. Barang-barang yang rusak itu dibiarkan agar menjadi bukti. Menurut Oalan, selepas melakukan aksi perusakan puluhan orang tersebut langsung pergi.

"Habis itu langsung pergi. Hancur warung, ruang tamu, kamar, dapur. Ada bawa kayu, besi," ujarnya.

Oalan mengaku pihaknya telah melaporkan aksi perusakan tersebut ke Polres Jakarta Timur. Laporan dilakukan istrinya pada Rabu (12/12) petang. Meskipun begitu, Oalan dan sang istri mengaku masih syok.

(fra/kid)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EjNuHj
December 14, 2018 at 02:26AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2EjNuHj
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

KSP Minta Penembakan Papua Tak Dikaitkan Aksi Rekam HUT OPM

[unable to retrieve full-text content]

KSP Moeldoko meminta agar insiden penembakan terhadap para pekerja proyek pembangunan jembatan Trans Papua di Nduga tak buru-buru dikaitkan dengan HUT OPM.
https://ift.tt/2E32auh
December 06, 2018 at 02:26AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2E32auh
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Bunga Pinjaman Fintech di Korea Selatan Dibatasi 24 Persen

Jakarta, CNN Indonesia -- Korea Internet & Security Agency (KISA) menyebut iklim perusahaan rintisan (start up) sektor layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi (fintech peer to peer/P2P lending) di Korea Selatan berbeda dengan Indonesia. Korea saat ini mengenakan batas maksimal bunga pinjaman fintech sebesar 24 persen.

KISA adalah lembaga di bawah Kementerian Informasi dan Teknologi yang bertugas mendorong daya saing perusahaan-perusahan berbasis internet di Negeri Gingseng tersebut.

Kim Jin Man, Convergence Service Support Team Manager dari KISA mengatakan pemerintah Korea Selatan menerapkan aturan batasan suku bunga untuk seluruh lembaga jasa keuangan, termasuk fintech P2P lending sebesar 24 persen.

"Walaupun diberi batasan sampai 24 persen tapi jarang yang (yang memberikan bunga pinjaman) sampai 24 persen karena kan banyak kompetitor di bisnis ini," ucap Kim, Senin (26/11).


Ia menuturkan tak banyak masyarakat Korea Selatan yang menggunakan perusahaan fintech P2P lending untuk mendapatkan pinjaman dana, karena mayoritas masyarakatnya terbilang memenuhi persayaratan perbankan untuk meminjam dana (bankable).

"Kalau di Korea Selatan itu banyak umur 18 tahun sudah ada akun sendiri di bank, jadi berbeda dengan Indonesia, kalau di Korea Selatan fintech P2P lending itu tidak terlalu banyak dipakai orang," jelas Kim.

Selain itu, pemerintah Korea Selatan juga memiliki aturan batasan dana yang bisa dikucurkan fintech P2P lending dalam meminjam dana kepada nasabahnya. Kondisi ini membuat tak banyak perusahaan fintech yang mengalami kredit macet.

"Ya hanya satu sampai dua, bukan masalah mayoritas. Hanya beberapa perusahaan," imbuh Kim.

Kim juga menerangkan tak ada perusahaan fintech P2P lending yang menagih nasabahnya dengan cara kekerasan. Ini lantaran pemerintah Korea Selatan menjaga ketat proses penagihan tersebut.


"Intinya sampai sekarang tidak ada masalah besar, organisasi sama pemerintah bekerja keras untuk itu," tegas Kim.

Kondisi ini bisa dibilang berbanding terbalik dengan Indonesia. Untuk mengingatkan saja, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendapat 200 aduan masyarakat yang menjadi nasabah fintech P2P lending sampai pertengahan bulan ini.

Tulus Abadi, Ketua Pengurus Harian YLKI aduan itu kebanyakan berbentuk teror dari perusahaan fintech karena telat membayar utang dan bunga pinjaman yang mencekik. Salah satu bentuk teror yang dilakukan perusahaan fintech P2P lending berupa penyebaran foto pribadi nasabah ke beberapa pihak.

"Pengaduan yang saya terima mereka bisa menyadap data termasuk foto, dalam salah satu aduan nasabah perempuan disebar dengan berbaju minim, itu kan tekanan," ungkap Tulus. (aud/agi)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PRxpzE
November 27, 2018 at 02:26AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2PRxpzE
via IFTTT
Share: