Showing posts with label 2018 at 06:30AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:30AM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Pemilu, Bencana, Terorisme Masih Jadi Atensi Polri di 2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan bakal memberikan atensi lebih kepada pemilihan umum (pemilu), bencana, dan aksi terorisme di tahun 2019. Untuk Pemilu 2019 ia memprediksi Jawa Barat (Jabar) bakal menjadi daerah yang rawan konflik terkait Pileg.

Jabar jadi daerah rawan karena merupakan salah satu lumbung suara yang banyak di Indonesia. Karenanya Polri menaruh perhatian untuk Jabar.

"Untuk Pemilu, kemungkinan Jabar akan sedikit keras," kata Tito di Mabes Polri Jakarta, Kamis (27/12).

Sementara Pilpres di daerah rawan konflik diprediksi jauh lebih kondusif. Hanya saja, Tito tetap mengingatkan aparat untuk bersiaga menghadapi isu apapun jelang Pilpres mendatang.

Tito mengatakan, aparat harus siap untuk melakukan pencegahan dan penindakan kasus yang menyerempet ke arah Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA).

"Tantangan utama yang dihadapi Polri tahun 2019 adalah penyelenggaraan Pemilu agar terselenggara dengan aman dan lancar," tegas Tito.

Selain Pemilu, kata Tito, potensi gangguan keamanan masyarakat lainnya juga masih akan diwarnai oleh kejahatan terorisme dan radikalisme. Bahkan, Tito memprediksi bahwa bakal banyak kampanye hitam di tahun politik mendatang.

"Potensi kerawanan lain yang perlu diwaspadai selain itu kejahatan siber dan berbagai bentuk konflik sosial," ucap mantan Kapolda Metro Jaya itu. 

Selain soal Pileg dan Pilpres, aparat juga memberikan atensi kasus konflik lainnya. Salah satunya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua yang akan menjadi ancaman tersendiri.

Di sisi lain, pada tahun 2019 mendatang, Polri juga akan menitikberatkan perhatian pengamanan masyarakat saat adanya potensi bencana alam, seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, dan tanah longsor.

"Saat ini Polri terus memperkuat tim Search and Rescue (SAR)," tutup Tito. (ctr/osc)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RmveEc
December 28, 2018 at 06:30AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2RmveEc
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Genset Meledak DI Area Reuni Aksi 212, Massa Tetap Tenang

Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah ledakan terjadi di sekitar areal Monumen Nasional (Monas) yang menjadi lokasi gelaran Aksi Reuni 212. Ledakan terjadi sekitar pukul 19.20 WIB, Sabtu (1/12).

Ledakan tersebut terdengar cukup keras dan sempat membuat terkejut warga yang berada di sekitar Monas. Namun, tidak sampai membuat kepanikan karena diketahui bahwa ledakan berasal dari salah satu genset yang berada di belakang panggung utama.

Kapolsek Gambir AKBP Johaness Kindangen mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan atas ledakan tersebut. Dugaan awal, kata dia, terjadi korsleting listrik.


"Malam hari ini dengan adanya Genset terjadi korsleting, untuk selanjutnya masih kami selidiki dan kami cek untuk barang bukti," kata Johaness di Monas, Jakarta Pusat.

Ia mengatakan sejumlah barang bukti telah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Seperti sejumlah serpihan akibat ledakan tersebut dan juga unit handphone.

Selain itu, pihaknya juga meminta keterangan orang-orang yang ada di sekitar lokasi kejadian serta pihak-pihak yang mengamankan genset tersebut.


Saat ini, kata Johaness, pihaknya juga tengah mencari tahu siapa pemilik hanphone yang ada didekat lokasi.

"Masih kami lidik siapa pemilik handlhone, kami lagi cari siapa pemiliknya. Ledakan faktor korsleting, pemilik handphone dan genset," ujarnya.

Pantauan CNNIndonesia.com massa aksi yang sudah berada di areal monas tengah asyik menikmati gelaran musik yang tampil di panggung utama. Massa terus berdatangan ke lokasi ini.


Mereka mengenakan pakaian muslim. Bagi para pria, mengenakan baju gamis yang rata-rata berwarna putih. Sementara perempuan mengenakan pakaian hitam disertai cadar.

Massa juga membawa atribut seperti bendera atau ikat kepala bertuliskan kalimat tauhid. (fhr/lav)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E5latf
December 02, 2018 at 06:30AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2E5latf
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Guardiola: Manchester City Kuat karena Liverpool

Jakarta, CNN Indonesia -- Manajer Manchester City Pep Guardiola menyatakan kemampuan 'The Citizens' untuk tampil solid di awal musim lantaran hadirnya rival-rival kuat macam Liverpool.

Manchester City ada di puncak klasemen saat ini dengan koleksi 35 poin lewat torehan 11 kemenangan dan dua haisl imbang dalam 13 laga awa Liga Inggris. Namun Manchester City tidak bisa bersantai lantaran mereka hanya berjarak dua poin dari Liverpool yang ada di posisi kedua.

"Kondisi yang ada saat ini sama halnya seperti situasi yang ada pada Nadal, Federer, dan Djokovic, bukan?"

"Mereka selalu memaksa petenis lainnya untuk bisa tampil lebih baik karena mereka tahu (persaingan yang berat)," kata Guardiola seperti dikutip dari Liverpool Echo.

Liverpool hanya berjarak dua poin dari Manchester City.Liverpool hanya berjarak dua poin dari Manchester City. (Reuters/Carl Recine)
Guardiola menyatakan dirinya tak perlu mengingatkan hal itu kepada para pemain Manchester City karena Sergio Aguero dan kawan-kawan sudah memahami hal itu dengan baik.

"Kami butuh hal itu (persaingan) sebagai seorang atlet. Mereka sudah memahaminya. Saya tak mengatakan pada mereka namun mereka tahu betapa kuatnya Liverpool."

"Mereka tahu kami tidak bisa kehilangan poin karena bila kami melakukan itu Liverpool akan memenangkan Liga Inggris. Saya bisa mengatakan bahwa Liverpool, Chelsea, dan Tottenham ada di posisi yang sama saat ini, begitu juga dengan Arsenal," tutur Guardiola.

Pep Guardiola gembira dengan kondisi yang ada pada Manchester City.Pep Guardiola gembira dengan kondisi yang ada pada Manchester City. (REUTERS/Darren Staples)
Guardiola menilai kondisi tersebut justru berdampak positif bagi Manchester City.

"Untuk bisa tampil kompetitif, kami butuh lawan yang juga punya kemampuan hebat dan pada musim ini kami mempunyai hal itu, baik di Inggris maupun di Eropa," ucap mantan pelatih Bayern Munchen itu.

Guardiola lalu mengenang momen ketika Barcelona jadi juara La Liga pada 2010. Saat itu Barcelona meraih titel La Liga dengan koleksi 99 poin, namun hanya berjarak tiga angka dari Real Madrid.

"Saya mengingat dengan baik musim tersebut berjalan. Madrid bersama Manuel Pellegrini bermain sangat bagus. Kami mempertahankan level atas karena ada tim yang memberikan tekanan pada kami."

"Saat itu kami tahu bahwa bila kami kehilangan angka, maka Real Madrid yang akan memenangkan titel juara," ujar Guardiola. </span>

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QkGwIC
November 27, 2018 at 06:30AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2QkGwIC
via IFTTT
Share: