Showing posts with label 2018 at 03:42AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:42AM. Show all posts

Friday, December 14, 2018

Lampaui Target, BPDPKS Rangkum Dana Iuran Sawit Rp14 Triliun

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) melaporkan pungutan dana sawit per 30 November 2018 mencapai Rp14,48 triliun atau melampaui proyeksi sepanjang tahun yang sebesar Rp10,76 triliun.

Direktur Penghimpunan Dana BPDP-KS Hendrajat Natawijaya menyebutkan raihan iuran dari para pengusaha sawit itu juga meningkat dari tahun lalu yang hanya mencapai Rp13,05 triliun.

Besaran pungutan tersebut masih mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81/PMK.05/2018. Dalam beleid tersebut, besaran tarif pungutan yang dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) adalah US$ 50 per ton untuk CPO, US$ 30 per ton untuk produk turunan pertama, dan US$ 20 untuk produk turunan kedua.

Untuk proyeksi pungutan tahun depan, Direktur Penghimpunan Dana BPDP-KS Hendrajat Natawijaya masih berharap setidaknya bisa sama dengan tahun ini. Namun, ia menyadari terbitnya revisi PMK pungutan sawit yang tertuang dalam PMK Nomor 152/PMK.05/2018 membuat pemasukan dari pungutan akan berkurang selama harga minyak sawit mentah (CPO) masih rendah.


Terhitung sejak 4 Desember lalu, BPDP-KS tidak lagi mengutip pungutan sawit karena harga CPO berada di bawah US$570 per ton.

"Kalau kondisinya sama dengan akhir November 2018, (2019) kami akan mendapatkan Rp14 triliun, tetapi kami kan tidak tahu harga menggeliatnya kapan," ujarnya dalam konferensi pers di Hotel Sari Pacific Jakarta, Jumat (14/12).

Dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152/2018, pemerintah menetapkan jika harga CPO kurang dari US$570 per ton maka tidak dikenakan kutipan. Kalau harga CPO antara US$570 hingga US$619 per ton akan dikenakan kutipan sebesar US$25 per ton. Kemudian, jika harga CPO lebih dari US$619 per ton maka akan dikenakan kutipan sebesar US$50 per ton.

Lebih lanjut, Direktur Keuangan, Umum, Kepatuhan dan Manajemen Risiko BPDP-KS Catur Ariyanto Widodo menambahkan meski dana pungutan disetop sejak terbitnya PMK152/2018, program-program BPDP-KS untuk 2019 akan tetap berjalan.

Sejumlah program itu di antaranya, peremajaan perkebunan sawit, peningkatan SDM, dan riset. Pasalnya, surplus anggaran pada tahun ini bisa digunakan untuk anggaran 2019.

"BPDPKS adalah instansi pemerintah yang bentuknya Badan Layanan Umum. Dalam proses BLU, sisa uang yang enggak terpakai di-carry over ke tahun berikutnya dengan tetap memperhatikan prioritas program-program pemerintah dan komite pengarah," ujar Catur.

Realisasi Insentif Biodiesel Baru 73 Persen

Per 30 November 2018, BPDP-KS melaporkan realisasi pembayaran insentif biodiesel telah mencapai Rp5,51 triliun atau sekitar 73,76 persen dari alokasi tahun ini yang mencapai Rp7,47 triliun.

"Jadi, kami masih sedikit ada cadangan yang bisa kami gunakan untuk 2019 nanti," ujar Direktur Penyaluran Dana BPDP-KS Edi Wibowo.


Sebelumnya, pembayaran insentif biodiesel kepada produsen diberikan untuk menutup selisih harga biodiesel dan ongkos angkut jika harga biodiesel di atas harga solar.

Alokasi insentif itu untuk penyaluran biodiesel sebanyak 2,07 juta kiloliter (kl), atau lebih sedikit dibanding realisasi penyaluran biodiesel periode Januari - November 2018 yang sudah mencapai 2,9 juta kl.

"Kami targetkan pada Desember ini akan meningkat total penyalurannya bisa mencapai 3,3 juta sampai 3,4 juta kl," ujarnya.

Edi mengungkapkan rata-rata pembayaran insentif biodiesel tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu. Hingga akhir November 2018, rerata pembayaran insentif hanya Rp2.074 per liter. Padahal rata-rata pembayaran insentif tahun lalu mencapai Rp4.075 per liter.


Rerata insentif menurun seiring kenaikan harga minyak Solar dibarengi tren penurunan harga biodiesel di pasaran. Kondisi itu terutama terjadi sejak September lalu.

Sebagai gambaran, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) biodiesel Desember 2018 hanya Rp6.589 per liter ditambah ongkos angkut. Angka itu menurun dari bulan lalu yang mencapai Rp7.227 per liter ditambah ongkos angkut.

Pada awal tahun, HIP biodiesel masih mencapai Rp8.000 per liter ditambah ongkos angkut. Sementara itu, harga indeks solar saat ini masih di atas Rp8.000 per liter.

Melihat realisasi hingga akhir November, Edi memperkirakan pembayaran insentif biodiesel untuk tahun ini akan berkisar Rp5,75 triliun.


Tahun depan, alokasi pembayaran insentif biodiesel masih mendapat porsi 70 persen dari total dana yang dihimpun. Melihat tren kenaikan harga minyak Solar dan penurunan biodiesel, Edi memperkirakan besaran alokasi sekitar Rp7 triliun masih cukup untuk membayar insentif penyaluran biodiesel sesuai target tahun depan yang mencapai 6,2 juta kl. (sfr/lav)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Eu93G9
December 15, 2018 at 03:42AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Eu93G9
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Terus Unggul, Jokowi Antisipasi Fenomena Trump di Pilpres

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon presiden petahana Joko Widodo alias Jokowi mengantisipasi perubahan dukungan di masyarakat akibat isu-isu yang beredar di media sosial yang bisa menjungkirbalikkan hasil survei dan prediksi.

Hal ini merujuk pada kekalahan capres Amerika Serikat Hillary Clinton pada Pilpres AS 2016 dan pemerintah Inggris untuk menggagalkan British Exit (Brexit). Padahal, suara dukungan kepada kedua pihak ini sebelumnya sudah mayoritas.

"Jangan seneng dulu kita menang survei dengan sebuah gap yang di atas 20 persen seperti itu terus. Hati-hati, jangan seneng dulu, hati-hati," ucap Jokowi, di Jakarta, Senin (10/12) malam.

"Karena tadi, keterbukaan dengan adanya media sosial yang sangat terbuka, munculnya isu yang satu bisa pengaruhi pemilih dengan dadakan-dadakan karena isu sudah disiapkan, tapi kita juga siap dengan isu. Kalau di [kubu] sana siap, kita juga harus siap," ucapnya.

Dalam sejumlah survei, Jokowi selalu memimpin dalam hal elektabilitas atas capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Hal senada, kata Jokowi, pernah terjadi dalam Pilpres AS. Saat itu, capres Hillary Clinton terus memimpin dalam survei sebelum pencoblosan.

Terus Unggul, Jokowi Antisipasi Fenomena Trump di PilpresFoto: CNN Indonesia/Timothy Loen
"Semua survei katakan Hillary menang, semua survei sampai detik akhir," ucap dia.

"[Mantan Presiden AS Barrack] Obama pun waktu saya tanya, [Hillary] pasti menang, tapi kita lihat Donald Trump yang menang. Itu yang saya katakan bahwa landscape politik sudah berubah. Ini yang harus kita lihat kehati-hatian," tutur dia.

Fenomena sejenis, kata Jokowi, juga terjadi di Inggris Raya saat Perdana Menteri David Cameron optimistis pihaknya bisa memenangkan referendum soal kesetiaan Inggris di Uni Eropa. Nahas, kubu pendukung Brexit menang.

Presiden Jokowi pun sudah mengantisipasi serangan-serangan kepada pihaknya. "Tapi ingat bapak ibu, yang namanya petahana posisinya gampang dicari kesalahan," ucap dia.

Sebagai langkah untuk memelihara raihan suaranya, Jokowi menyebut akan melakukan strategi door to door untuk menjelaskan capaian pemerintahnya. Hal ini berdasarkan pengalamannya saat memenangkan pilkada di Solo pada 2010 dengan suara 90,09 persen.

"Apa yang bisa kita tarik ke sini, bahwa yang namanya door to door penting. Jelaskan ke masyarakat apa yang telah kita lakukan, apa yang telah kita kerjakan, sampai di mana, dan apa manfaat dari program yang telah kita kerjakan," tutur dia.

(tst/arh)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QjY5cy
December 11, 2018 at 03:42AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2QjY5cy
via IFTTT
Share:

Operator Mesti Bayar Triliunan Untuk Copot Perangkat Huawei

Jakarta, CNN Indonesia -- Beberapa negara berencana untuk membersihkan perangkat jaringan telekomunikasi mereka dari perangkat asal China milik Huawei dan ZTE. Namun, rencana pencopotan itu ternyata mesti dibayar dengan biaya tak murah. Operator besar di Kanada disebut harus menanggung sekitar Rp14 triliun (US$1 miliar).

Angka tersebut dilaporkan berdasarkan hitung-hitungan para eksekutif di Telus dan BCE, dua perusahaan telekomunikasi Kanada.

Salah satu eksekutif Telus yang namanya tak ingin disebut memperkirakan larangan terhadap produk Huawei akan membuat perusahaannya menghabiskan US$500 juta - US$1 miliar. Sumber industri lain mengatakan kepada Globe bahwa keputusan itu akan menelan biaya ratusan juta dolar AS, seperti dilaporkan Globe and Mail via MobileSyrup.

Selain itu, orang dalam ketiga mengatakan perkiraan biaya total yang harus dirogoh BCE dan Telus akan melebihi US$ 1 miliar. Biaya-biaya ini harus dikeluarkan karena keharusan merobek dan mengganti puluhan ribu antena ketika perusahaan telko menghapus peralatan Huawei.

Dua perusahaan telko besar di Kanada BCE dan Telus memang menggunakan peralatan Huawei di jaringan seluler mereka sehingga mereka adalah pihak yang akan terkenda dampak paling besar. Namun, perusahaan telekomunikasi Kanada lainnya, Rogers, hanya memiliki beberapa peralatan Huawei karena bermitra kuat dengan Ericsson.

Perusahaan telekomunikasi asal Swedia itu merupakan pesaing utama Huawei di 5G. Jika larangan terhadap produk Huawei dicanangkan, BCE dan Telus kemungkinan harus beralih ke Ericsson juga.

Sementara itu, Telus telah menggelontorkan sekitar US$1 miliar untuk belanja modal dalam setahun. Mayoritas investasi itu digunakan untuk membangun infrastruktur jaringan.

Di sisi lain, Bell menginvestasikan sedikit lebih kecil yakni US$730 juta dalam dua tahun terakhir untuk belanja modal dalam bisnis nirkabel. Perusahaan juga menghabiskan sekitar US$ 3 miliar per tahun untuk sistem komunikasi menggunakan kabel dan kawat.

Analis Veritas Investment Research sektor telekomunikasi Desmond Lau mengatakan dia sepakat keharusan merobek dan mengganti infrastruktur Huawei akan cukup mahal.

"Tidaklah masuk akal jika berpikir bahwa merobek dan mengganti seluruh perangkat hanya akan menghabiskan kisaran US$1 miliar," katanya.

Saat ini, pemerintah federal Kanada sedang melakukan peninjauan keamanan nasional untuk menentukan apakah Kanada harus mengikuti Five Eyes untuk melarang produk-produk Huawei dari jaringan seluler 5G.

Sejauh ini, AS, Australia, dan Selandia Baru telah melarang semua produk Huawei. Sementara beberapa anggota parlemen federal mengatakan Kanada harus berhati-hati mengenai masalah ini.

Ada kekhawatiran AS mempengaruhi kebijakan luar negeri Kanada mengenai Huawei dan China. Menurut Ubergizmo, Kanada tak memiliki aturan hingga saat ini untuk melarang teknologi Huawei. (eks)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RNU5hn
December 11, 2018 at 03:42AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2RNU5hn
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Kalah dari Persebaya, Bhayangkara FC Tutup Peluang Juara

Jakarta, CNN Indonesia -- Peluang Bhayangkara FC untuk jadi juara Liga 1 2018 resmi tertutup setelah mereka kalah 0-1 dari tuan rumah Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/11).

Persebaya mencetak gol di menit ke-42 lewat Osvaldo Haay. Gol ini bermula dari pergerakan Oktafianus Fernando di sisi kiri pertahanan Bhayangkara FC.

Oktafianus kemudian mengirimkan umpan silang ke muka gawang. Lini belakang Bhayangkara FC tak menyadari pergerakan Osvaldo. Osvaldo mampu ada di posisi yang tepat untuk menyundul bola masuk ke dalam gawang.

Kekalahan Bhayangkara FC di laga ini membuat peluang mempertahankan juara Liga 1 Bhayangkara FC secara matematis berakhir. Bhayangkara FC saat ini mengoleksi 49 poin dan berjarak delapan angka dari PSM Makassar yang jadi pemuncak klasemen.

Dengan sisa dua laga lagi musim ini, Bhayangkara FC tak akan mungkin lagi mengejar PSM dan Persib dalam perburuan gelar. Posisi terbaik yang mungkin bisa didapat oleh Bhayangkara FC adalah peringkat ketiga namun mereka harus bersaing dengan Persib Bandung.

Sementara itu kemenangan ini membuat Persebaya mengantongi 47 poin dan melesat ke urutan keenam klasemen sementara, melewati empat klub sekaligus yaitu Bali United, Madura United, Persipura Jayapura, dan Arema FC.

Catatan positif Persebaya dalam beberapa laga terakhir berimbas besar pada posisi mereka di klasemen. Setelah sebelumnya sempat berjuang di papan bawah, kini Persebaya bisa bermimpi mengakhiri musim dengan ada di papan atas.

Persebaya kini hanya berjarak dua poin dari Bhayangkara FC yang ada di batas akhir zona empat besar.


Susunan Pemain Inti:

Persebaya

Miswar; Fandry, Syaifuddin, Dutra, Ruben; Misbakus, Osvaldo, Rendi; Fandi Eko, Da Silva, Oktafianus

Bhayangkara FC

Wahyu Tri; Dany, Jajang Mulyana, Indra Kahfi, Nurhidayat; Adam Alis, Yu Jun, Paulo Sergio; Mofu, Dzumafo, Subo Seto (ptr/bac)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PRHzjM
November 27, 2018 at 03:42AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2PRHzjM
via IFTTT
Share: