Showing posts with label 2019 at 01:58AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:58AM. Show all posts

Wednesday, January 16, 2019

Bagi Peran Debat Capres 2019, Ma'ruf Lebih Sedikit Bicara

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menjelaskan akan berbagi peran dengan Jokowi pda debat capres cawapres edisi perdana, Kamis (17/1) esok.

Ma'ruf berkata salah satu peran yang akan dibagi terkait dengan siapa yang lebih dominan menjawab pertanyaan. Menurut Ma'ruf, Jokowi akan lebih dominan dalam menjawab pertanyaan dari moderator debat ketimbang dirinya.

"Paling kita nanti ingin beliau calon presiden tentu beliau yang memberikan, tinggal saya yang menambahkan, kan beliau capres, masa cawapres yang banyak," kata Ma'ruf saat ditemui di kediaman pribadinya, Menteng, Jakarta, Rabu (16/1).

Mantan Rais Aam PBNU itu mengaku sudah menyiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi debat tersebut.  Akan tetapi, Ia mengaku tak ada persiapan maupun latihan khusus.

"Enggak, lah [persiapan khusus], seperti biasa aja. Tentu kalau persiapan ya kita menyiapkan diri, tetapi tak selalu segala-galanya, tetap kegiatan yang lain, dengan keluarga, dengan tamu, persiapan biasa-biasa saja," kata dia.

Lebih lanjut, Ma'ruf mengaku sudah terbiasa melakukan perdebatan. Ma'ruf mengklaim biasa berdebat dalam keseharian dan saat masih menjadi pengurus di PBNU.

Meski begitu, ia mengatakan tetap membaca materi yang diperkirakan akan muncul untuk diperdebatkan di debat Pilpres 2019 esok.

"Saya kan biasa kalau berdebat di NU biasa di bahtsul masail itu, hanya materinya yang berbeda, tentu. Jadi saya membaca, kira-kira apa yang akan didebatkan itu," kata dia.

Debat Pilpres 2019 edisi perdana esok digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, dengan tema seputar penegakan hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Ira Koesno dan Imam Prayitno akan menjadi moderator debat yang berlangsung selama 89 menit 55 detik

Ma'ruf mengaku akan memprioritaskan isu-isu hukum seperti supremasi hukum dan pengadilan yang independen dalam debat tersebut.

Ia pun menyatakan telah berlatih soal manajemen waktu bicara agar dapat menyampaikan pesan secara efektif kepada masyarakat dalam debat esok.

"Ya sesuai dengan waktu saja, kalau waktunya panjang ya panjang, kalau waktunya pendek ya saya harus bisa menjawab satu dua kalimat," kata dia.

Ikuti livestreaming, live report, dan cek fakta debat capres 2019 di CNNIndonesia.com pada 17 Januari 2019 mulai pukul 19.00 WIB. (rzr/wis)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2STfSo5
January 17, 2019 at 01:58AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2STfSo5
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 15, 2019

Citilink Indonesia Mulai Pungut Biaya Bagasi Akhir Bulan Ini

Jakarta, CNN Indonesia -- Citilink Indonesia akan menerapkan bagasi berbayar pada akhir bulan ini. Manajemen mengaku sudah menyerahkan pengajuan proposal mengenai bagasi berbayar kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beberapa waktu lalu.

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan untuk merealisasikan kebijakan baru itu manajemen akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat selama dua minggu, termasuk menyiapkan infrastrukturnya.

"Sosialisasi atau edukasi harus dua minggu, itu disampaikan ke penumpang dan regulator untuk memberi masukan kalau ada yang kurang," ujarnya, Selasa (15/1).


Untuk infrastrukturnya sendiri, maskapai penerbangan juga harus memastikan kesiapan counter khusus untuk bagasi berbayar. Hal itu dilakukan agar tak terjadi antrean panjang di bandar udara (bandara).

"Ini harus bisa ditunjukkan ke pemerintah. Itu semua sedang kami siapkan . Butuh waktu tapi kebijakan harus dijalankan," terang Juliandra.

Saat ini, konsumen masih bisa menikmati bagasi gratis untuk bawaan seberat 20 kg. Nantinya, bagasi berbayar akan diberlakukan untuk penumpang yang membawa barang bawaan lebih dari 7 kg.

Hanya saja, ia tak menyebut pasti berapa tarif yang akan diberlakukan bagi penumpang. Yang pasti, kebijakan baru ini bakal menambah pendapatan sampingan anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk ini.


"Ini bagian dari pendapatan tambahan untuk bertumbuh 10 persen dari total pendapatan, targetnya nanti setelah penghapusan bagasi gratis ini total pendapatan tambahan menjadi 20 persen dari total pendapatan," papar Juliandra.

Selain dari bagasi berbayar, tambahan pendapatan Citilink Indonesia berasal dari iklan dan penjualan makanan di dalam pesawat. Ia mengatakan perusahaan perlu memutar otak untuk mengerek pendapatan agar bisa mencetak keuntungan.

"2018 kemarin sangat susah perusahaan penerbangan cetak keuntungan, ini karena harga avtur, lalu dolar Amerika Serikat (AS) yang naik," tandas Juliandra.

(aud/bir)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QOntmb
January 16, 2019 at 01:58AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2QOntmb
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 9, 2019

Pemerintah Siapkan Rp6 Triliun Gratiskan Sambungan Listrik

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memberi sambungan listrik gratis ke masyarakat. Subsidi sambungan listrik gratis tersebut hanya berlaku bagi rumah tangga yang tak mampu atau golongan tarif listrik 450 Volt Ampere (VA).

"Ada alokasi APBN untuk sambungan gratis, sekitar Rp6 triliun untuk tahun 2019," ujar Menteri ESDM Ignasius Jonan melalui keterangan resmi, Rabu (9/1).

Menurut dia, sebetulnya rumah tangga dengan tarif listrik 450 VA mampu membayar penggunaan atau langganan listrik. Namun, untuk penyambungan atau pemasangan, mereka kerap terkendala biaya.


"Kalau langganannya pasti bisa. Sekitar Rp15 ribu, tapi kalau pasang itu sekitar Rp500 ribu. Pemerintah kabupaten, pemerintah kota, dan pemerintah provinsi yang membantu," imbuh Jonan.

Caranya, ia melanjutkan pemkab, pemkot, dan pemprob akan mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memberikan sambungan listrik gratis bagi masyarakat yang tidak mampu di wilayahnya.

Ia mencontohkan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, diketahui memiliki 2.100 rumah tangga yang tidak mampu melakukan penyambungan listrik. Padahal, jaringan distribusi PT PLN (Persero) telah tersedia.


"Saya mengimbau, terutama yang di Jawa dan provinsi-provinsi besar, juga kabupaten yang APBD-nya triliunan, menyisihkan sebagian untuk memberikan sambungan listrik gratis kepada masyarakat, sehingga bisa menikmati listrik," jelasnya.

Dengan membantu biaya sambungan listrik, daerah bisa berkontribusi terhadap upaya peningkatan rasio elektrifikasi nasional.

Hingga akhir tahun 2018, rasio elektifikasi nasional adalah 98,3 persen atau lebih tinggi dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2019 yang sebesar 97,5 persen. Tahun ini, pemerintah dan PLN menargetkan rasio elektrifikasi nasional mencapai 99,9 persen.


Di samping membantu biaya penyambungan listrik, pemerintah dan PLN juga terus melanjutkan pembangunan jaringan transmisi, distribusi, terutama untuk wilayah yang belum terlayani listrik.

"Yang lain adalah dengan pemasangan home solar system di daerah-daerah yang sulit, yang terisolir atau terpencil, supaya rasio elektifikasinya tercapai," tandas Jonan.

Sebagai catatan, pada awal Agustus 2018 lalu, Jonan menyebut terdapat 2,1 juta Kepala Keluarga yang tidak mampu menyambung listrik.

(sfr/bir)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TBdJ0v
January 10, 2019 at 01:58AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2TBdJ0v
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 8, 2019

Rumah Warga Bandung Bergetar saat Gempa Guncang Sukabumi

Bandung, CNN Indonesia -- Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,4 mengguncang Sukabumi, Jawa Barat. Gempa terjadi pada pukul 16.54 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat titik gempa berada di laut 113 kilometer (km) barat daya Sukabumi.


Gempa juga ternyata turut dirasakan oleh warga Kota Bandung. Sejumlah warga mengaku ikut merasakan adanya getaran dan benda-benda yang bergoyang-goyang.

"Tadi itu tahu ada gempa itu lampu, meja, sama kaca jendela itu semua bergetar," kata Mega Dwi (35), warga Riung Bandung, Kota Bandung, Selasa (8/1).

Ia mengaku, saat gempa terjadi sedang berada di rumah. Akibat getaran gempa, Mega mengaku merasakan pusing.

"Kebetulan lagi di kamar. Karena enggak terasa makin gede jadi diam di rumah terus salat setelahnya," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan Wanggi (30), warga Buah Batu, Kota Bandung. Wanggi mengatakan gempa membutnya cukup terkejut.

"Kalau panik sih enggak, cuma kaget saja. Tadi saat gempa langsung berlindung di balik bantal," katanya.

Sementara itu, juru bicara Kantor Pencarian dan Peetolongan (SAR) Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan, dalam beberapa hari ini terjadi gempa, khusus di Wilayah Jawa Barat. Seperti terjadi pada Senin (7/1) sekitar pukul 22.04 WIB dan Sukabumi pada Selasa (8/1).

"Dalam beberapa hari ini terjadi gempa, khusus di Wilayah Jawa Barat. Kami mengimbau terhadap masyarakat khususnya yang di tinggal di wilayah perbukitan atau daerah rawan longsor," katanya

"Bila mana melihat temuan retakan tanah, pohon miring, terdapat semacam tapak-tapak penurunan tanah,harap dilaporkan ke aparat setempat untuk mengantisipasi bila mana terjadi longsor," sambung Joshua.

Joshua menambahkan, masyarakat juga diharapkan jangan panik tapi bari bersama saling memperhatikan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko bencana.

"Kami dari Basarnas juga siaga 24 jam bilamana ada yang membutuhkan pertolongan atau evakuasi dapat menghubungi call center kami 115 (free). Untuk wilayah Jawa Barat dan sekitarnya fast response 022-7780437," ujar Joshua.

(hyg/kid)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AwPDN5
January 09, 2019 at 01:58AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2AwPDN5
via IFTTT
Share: