Showing posts with label 2018 at 03:32AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:32AM. Show all posts

Thursday, December 13, 2018

Tamin Sukardi Didakwa Beri Suap Hakim PN Medan

Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Utama PT Erni Putra Terari, Tamin Sukardi dan orang kepercayaannya Hadi Setiawan didakwa memberikan suap kepada Hakim ad hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan, Merry Purba sebesar Sin$150 ribu.

Keduanya didakwa Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis (13/12).

Dalam dakwaan itu, jaksa juga menyebutkan jika Tamin berencana memberikan uang sebanyak Sin$130 ribu kepada Hakim Sontan Merauke Sinaga. Pemberian uang itu diduga untuk memengaruhi putusan hakim pada perkara yang menjerat Tamin.


Dalam dakwaan tersebut, jaksa menyebutkan jika uang tersebut diserahkan kepada Merry melalui panitera pengganti Pengadilan Tipikor Medan, Elpandi.

"Terdakwa melakukan atau turut serta melakukan, memberi atau menjanjikan sesuatu kepada hakim yang seluruhnya berjumlah Sin$ 280 ribu," ujar jaksa Putra Iskandar.

Tamin pun didakwa melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Kasus ini bermula dari penangkapan yang dilakukan KPK. Tangkap tangan dilakukan KPK pada Marsudin, Wahyu, Sontan, Merry Purba, serta panitera pengganti PN Medan Oloan Sirait dan Elpandi.

Namun dari hasil pemeriksaan di KPK, hanya Merry dan Elpandi yang ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menerima suap untuk menangani suatu perkara yang berjalan di PN Medan. (gst/pmg)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Lf8h09
December 14, 2018 at 03:32AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Lf8h09
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 12, 2018

Fraksi PDIP DKI Minta Gerindra-PKS Segera Ajukan Nama Cawagub

Jakarta, CNN Indonesia -- Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta meminta agar Gerindra dan PKS segera menentukan calon yang bakal diajukan ke DPRD DKI untuk mengisi kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono mengatakan jika kursi wagub DKI terlalu lama kosong, dikhawatirkan Gubernur DKI Anies Baswedan tidak akan maksimal dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Ini menjadi catatan kritis kita bersama, bagaimana bisa segera mengakhiri ini agar Pak Anies tidak sendiri lagi, pontang-panting dalam rangka menjalankan tugas," kata Gembong di Jakarta Pusat, Rabu (12/12).


Untuk calon wagub tersebut, Fraksi PDIP berharap PKS dan Gerindra bisa memilih sosok yang mumpuni dan mampu bekerja sama dengan Anies dalam memimpin Jakarta.

Gembong mengungkapkan ada kekhawatiran dari Fraksi PDIP bahwa wagub yang nantinya terpilih hanya akan menjadi 'ban serep' saja. Apalagi, bila wagub terpilih tersebut tidak ikut berjuang saat masa Pilkada DKI 2017 silam.

"Karena, 'sampeyan enggak ikut berdarah-darah, sampeyan duduk manis sajalah'. kalau itu yang terjadi kasihan," ujar Gembong menduga apa yang terjadi jika cawagub terpilih hanya dianggap 'ban serep'.

Padahal menurut Gembong, wagub terpilih tersebut harus mampu bekerja sama dengan Anies untuk menuntaskan janji-janji kampanye yang sudah disampaikan kepada warga Jakarta.

Atas dasar itu, Gembong berharap agar Gerindra dan PKSI segera menyelesaikan persoalan di antara mereka soal siapa yang akan dipilih mengisi kursi wagub yang telah ditinggalkan Sandiaga Uno.

Ia pun menilai Anies bisa menjadi mediator yang baik bagi kedua partai pengusung. Menurutnya, permintaan langsung dari Anies akan mampu segera menyelesaikan persoalan nama yang akan menjadi wagub.

"Pak Anies kalau beliau menyampaikan itu, saya yakin beliau berdua (PKS dan Gerindea) segera berjabat tangan, maka wakil gubernur DKI Jakarta terwujud," tutur Gembong.

Sampai saat ini, kursi Wagub DKI masih kosong sejak ditinggalkan Sandiaga Uno untuk maju menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto. PKS dan Gerindra selaku partai pengusung telah bersepakat kursi DKI 2 diserahkan kepada PKS.

Dalam memilih calon wagub tersebut, kedua partai juga menyepakati soal proses fit and proper test yang harus dilalui sebelum nama calon wagub diajukan ke DPRD. Namun, hingga kini proses fit and proper test tersebut masih belum dilaksanakan.

(dis/kid)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EpDBJh
December 13, 2018 at 03:32AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2EpDBJh
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Tito Umumkan Tunjangan Kerja Polri 70 Persen dari Penghasilan

Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan tunjangan kinerja anggota Polri mencapai 70 persen dari penghasilan yang dibawa pulang.

Tito mengatakan tunjangan kinerja itu sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo.

"Sudah disetujui Bapak Presiden, pada bulan ini sudah diperintahkan untuk dibayar," kata Tito saat meresmikan Klinik Kesehatan Pratama Akpol Semarang seperti dikutip Antara di Semarang, Minggu (9/12).

Tunjungan kinerja yang diklaim Tito sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya korupsi tersebut akan dirapel pembayarannya untuk enam bulan ke belakang.

Ke depan, lanjut Tito, besaran tunjangan kinerja akan terus ditingkatkan hingga mencapai 100 persen.

"Kalau tunjungan kinerjanya 100 persen, seorang kombes bisa membawa pulang sekitar Rp25 juta hingga Rp30 juta per bulan," katanya.


Tito menyebut peningkatan kesejahteraan tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja.

"Anggota Polri untuk bisa baik harus sejahtera. Uang yang dibawa pulang harus cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga," katanya.

Tito Umumkan Tunjangan Kerja Polri 70 Persen dari PenghasilanKapolri Jenderal Tito Karnavian berbincang dengan Presiden Joko Widodo dan Mensesneg Pratikno. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2015 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, ada empat golongan yang memiliki kisaran gaji pokok yang berbeda-beda.

Pada golongan I atau tamtama, gaji anggota Polri berada di kisaran angka Rp 1,5 juta sampai Rp 2,8 juta. Untuk golongan II atau bintara, anggota Polri menerima gaji mulai Rp 2 juta hingga Rp 3,8 juta. Kemudian pada golongan III atau perwira pertama, gaji yang diterima mulai Rp 2,6 juta hingga Rp 4,5 juta.

Sedangkan golongan IV, terbagi menjadi dua, yakni Perwira menengah mulai dari Rp 2,8 juta sampai Rp 4,9 juta. Sedangkan perwira tinggi sekitar Rp 3,1 juta sampai Rp 5,6 juta.


Presiden Jokowi pada Juni lalu telah menyampaikan akan menaikkan tukin jajaran TNI dan Polri 70 persen. Kenaikan itu menyusul pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13.

"Saya umumkan kenaikan tunjangan kinerja TNI Polri semuanya naik 70 persen," kata Jokowi di Mabes TNI Cilangkap, 5 Juni 2018.

Tito sejak itu sudah menyambut baik rencana kenaikan tunjangan anggota Polri. Kenaikan tunjangan dianggap sangat berarti bagi personel Polri, khususnya untuk mereka yang bertugas di luar daerah dan perbatasan agar mereka lebih semangat bekerja. (gil)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Emp8Oc
December 10, 2018 at 03:32AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Emp8Oc
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

FOTO: Wujud Supremasi Etnis Melayu di Malaysia dalam Aksi 812

[unable to retrieve full-text content]

Kelompok partai oposisi Malaysia, UMNO dan PAS menolak meratifikasi konvensi antidiskriminasi PBB melalui aksi unjuk rasa 812.
https://ift.tt/2RPp9NP
December 09, 2018 at 03:32AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2RPp9NP
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Jokowi Tanda Tangan Perpres Mobil Listrik Tahun Depan

Jakarta, CNN Indonesia -- Peraturan Presiden (Perpres) tentang kendaraan listrik ditargetkan ditandatangani Joko Widodo (Jokowi) pada awal 2019 menurut pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Saat ini industri otomotif menanti gambaran masa depan yang bakalan dibentuk pemerintah menghadapi perkembangan global. Perpres itu juga diyakini bisa menentukan posisi Indonesia dalam komunitas otomotif internasional.

"Targetnya awal 2019, makin cepat makin bagus. Karena sudah semakin menggeliat kencang di Indonesia mobil listrik," kata Moeldoko saat ditemui di kantor Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Rabu (5/12).

Dia mengatakan draf Perpres tersebut sekarang sedang 'dikoreksi' oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim). Sebelumnya draf Perpres telah melewati proses kajian panjang di beberapa Kementerian, termasuk Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Perindustrian.

Draf Perpres itu sendiri diketahui sudah berada di kantor Menteri Kemenko Maritim Luhut B Pandjaitan sejak 15 Oktober 2018.

"Saat ini sedang dalam penyelarasan. Dari ESDM sudah, Perindustrian sudah, sekarang sedang diselaraskan di Kemenkomaritim," kata Moeldoko.


Bersiap Melalui Stasiun Cas

Demi menyambut era kendaraan listrik, menurut Moeldoko pemerintah juga sudah mulai merangkai segala infrastruktur penunjang. Salah satunya dengan membangun stasiun pengisian listrik untuk kendaraan.

BPPT disebut sudah mulai melakukan hal tersebut. Diharapkan, secara bertahap, stasiun pengisian listrik kendaraan dapat dibangun di berbagai tempat di Tanah Air.

"Kesiapannya sudah di inisiasi BPPT mulai dari stasiun pengisian. Secara bertahap akan dimasifkan di tempat-tempat yang prioritas, di mana mobil-mobil listrik akan kumpul. Bisa di stasiun kereta atau mal yang memang menjadi tujuan publik," ucap Moeldoko.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang juga berada di kantor BPPT mendukung era percepatan kendaraan listrik di Indonesia. Bagi Budi kendaraan "hijau" merupakan masa depan industri otomotif.

"Mobil listrik adalah kendaraan masa depan. Oleh karenanya kita ya harus dukung," kata Budi.

Perwakilan pelaku industri, Director of Coordination & Development Division Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Ogi Ikematsu, yang juga berada di kantor BPPT, menyampaikan, sebagai produsen pihaknya belum menentukan kapan mulai menjual mobil listrik di Indonesia.

Kata Ikematsu, saat ini Mistubishi masih meraba pasar sembari menunggu waktu yang tepat memasarkan mobil listrik.

"Kami punya tujuan untuk melakukannya suatu saat nanti, tapi belum sekarang karena (Perpres) belum diputuskan. Tapi kami mencoba untuk menjadi yang terdepan di mobil listrik di Indonesia, jadi kita sedang melakukan banyak adjusment untuk diluncurkan di Indonesia secepatnya," kata Ikematsu. (ryh/fea)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rl4c1m
December 06, 2018 at 03:32AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2rl4c1m
via IFTTT
Share:

Gibran Kapok Ikuti Jejak Kaesang Jajal Akting di Film

Jakarta, CNN Indonesia -- Putra pertama Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming mengikuti sang adik Kaesang Pangarep untuk pamer punya kemampuan akting.

Berdasarkan siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (5/12), Gibran membuat penampilan dalam film Sesuai Aplikasi garapan sutradara Adink Liwutang.

Menurut Gibran, film yang mengisahkan tentang keseharian ojek online ini memiliki kedekatan khusus untuknya. Terlebih, ia hanya berperan sebagai dirinya sendiri.

"Selaku pengusaha kuliner, saya tentunya sering berurusan dengan ojek online. Tidak dipungkiri kalau ojek online sudah membantu banyak dalam kelancaran bisnis saya," kata Gibran.


Namun, meski baru pertama kali menjajal dunia peran, Gibran mengatakan tak lagi mau terlibat lagi dalam sebuah film.

"Kapok. Ini film pertama dan terakhir saya," katanya yang langsung membuat seluruh kru dan pemain tertawa.

Kala syuting, Gibran disebut sempat terlihat kikuk harus berakting di depan kamera. Tapi itu dapat diatasinya.

Setelah mendapatkan arahan dari sang sutradara, Gibran dianggap mampu melakoni peran sebagai dirinya sendiri dengan baik.

Pemilihan Gibran sendiri diungkapkan salah satu produser film ini, Ronny Irawan, untuk menambah keseruan dalam film.

"Tercetusnya nama Gibran untuk film ini lantaran ia adalah pengusaha kuliner, yang pastinya berhubungan langsung dengan ojek online. Tentunya kami senang dan merasa terhormat sekali Mas Gibran berkenan meluangkan waktunya untuk terlibat di film ini," katanya.


Sebelum Gibran, Kaesang telah lebih dulu memainkan peran sebagai figuran dalam film Cek Toko Sebelah.

Dalam film garapan sutradara Ernest Prakasa tersebut, Kaesang muncul saat mobil yang dikendarainya secara tak sengaja hampir menabrak Dion Wiyoko. Keduanya kemudian digambarkan terlibat adu mulut.

Film Sesuai Aplikasi mengisahkan tentang persahabatan dua driver ojek online Pras (Valentino Peter) dan Duras (Lolox). Keduanya mempunyai perjuangan masing-masing dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Pras, sosok pria yang sangat menyayangi keluarganya, harus bekerja keras demi membiayai operasi jantung ibunya.

Sedangkan Duras adalah seorang abang yang bertanggung jawab. Ia rela melakukan apapun untuk memenuhi wasiat sang ayahnya, yaitu membiayai pendidikan sang adik.

Selain Valentino dan Lolox, film ini turut dibintangi Ernest Prakasa dan Titi Kamal. Film ini direncanakan tayang 6 Desember 2018.

[Gambas:Youtube] (agn/end)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qc4hmV
December 06, 2018 at 03:32AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Qc4hmV
via IFTTT
Share: