Showing posts with label 2019 at 02:39AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:39AM. Show all posts

Wednesday, January 16, 2019

Sandi Sebut Tak Akan Menyerang Jokowi-Ma'ruf di Debat Perdana

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyebut tak mempersiapkan serangan apapun untuk melawan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di debat capres 2019 perdana yang akan digelar besok Kamis (17/1).

Sebab, kata Sandi, serangan apapun bukanlah budaya yang berkembang di Indonesia. Justru, kata dia, Prabowo Subianto dan dirinya akan menyampaikan segala sesuatu dengan sopan dan santun di debat nanti. 

"Kita tidak siapkan khusus untuk menyerang karena menurut saya ini adalah bukan budaya kita saling serang menyerang budaya kita adalah dengan sopan santun menyampaikan gagasan kita," kata Sandi di Jakarta, Rabu (16/1). 


Meski begitu, Sandi tak keberatan jika saat debat capres perdana nanti, Jokowi akan mengangkat kasus korupsi koorporasi PT Duta Graha Indah (DGI). Memang kata Sandi, saat PT DGI terlibat kasus korupsi, dirinya masih menjabat sebagai komisaris di perusahaan itu.

"Ya harus, di angkat saja, silakan, karena itu sudah menjadi kasus dan sudah ditangani oleh KPK dan sudah ada pengadilan, sudah ada tersangka, sudah ada terpidananya, korporasinya juga sudah terpidana, dan sebagai fakta saya pernah menjabat komisaris silakan diangkat ke sana," kata Sandi. 


Sandi kemudian menjelaskan dalam pemberantasan korupsi sektor korporasi memang sangat penting untuk disentuh di debat capres 2019 karena berhubungan langsung dengan pemerintah, meski juga dia sebut ada korporasi yang berhubungan dengan sesama korporasi yang akhirnya merugikan masyarakat.

"Silakan diangkat dan saya senang sekali kalau itu menjadi topik. Karena saya memahami secara mendetail apa yang terjadi dan bagaimana pengawasan dan peran masyarakat," katanya. 

Ikuti livestreaming, live report, dan cek fakta debat capres 2019 di CNNIndonesia.com pada 17 Januari 2019 mulai pukul 19.00 WIB.

(tst/DAL)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RxXaWu
January 17, 2019 at 02:39AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2RxXaWu
via IFTTT
Share:

Friday, January 11, 2019

VIDEO: Penutupan Pemerintah AS, Trump Kunjungi Perbatasan

[unable to retrieve full-text content]

Trump menggertak akan menyatakan darurat nasional jika Kongres tidak memenuhi permintaannya untuk dana pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko.
http://bit.ly/2TOAU7N
January 12, 2019 at 02:39AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2TOAU7N
via IFTTT
Share:

Thursday, January 3, 2019

Beda Data Utang dengan Prabowo, Sandi Singgung Perbedaan Kurs

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku perbedaan data jumlah utang yang ditanggung setiap anak Indonesia antara dirinya dengan pasangannya, Prabowo Subianto, hanya soal kurs.

Yang jelas, kata dia, berapa pun jumlahnya Indonesia memang memiliki masalah utang yang cukup besar.

"Itu tergantung kursnya, nanti dihitung saja sendiri waktu dia [Prabowo] menyebutnya berapa," kata Sandi di Gedung Dewan Dakwah, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (2/1) malam.

Sebelumnya, Sandi menyebut saat ini setiap anak Indonesia telah menanggung utang sebanyak Rp13 juta. Hal tersebut disampaikan Sandi saat melakukan kampanye di Pantai Mutiara, Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Sandi, yang saat itu melihat seorang ibu menggendong balita bernama Ifa, mengaku berharap Ifa dan balita lainnya tak menanggung beban utang pemerintah saat ini.

"Karena Indonesia banyak berutang, Ifa sekarang sudah berutang tiga belas juta rupiah. Jadi 2019 kita akan cicil hutangnya, agar Ifa bahagia dan tidak punya utang lagi," kata Sandi dalam keterangan tertulis Tim Media Center Prabowo-Sandi, Selasa (25/12).

Beda Data Utang Per Anak dengan Prabowo, Sandi Singgung KursFoto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi
Sementara Prabowo saat berpidato di acara Konfernas Partai Gerindra, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (17/12), menyebut bahwa anak yang baru lahir telah menanggung utang Rp9 juta, atau selisih Rp4 juta atau 44 persen lebih rendah dari perhitungan Sandi.

"Kita semua punya utang. Bahkan anakmu baru lahir, punya utang. Utangnya kurang lebih, 600 dolar. Jadi iya, utang kamu itu 600 dolar. Kurang lebih 600 dolar itu, berapa ya? Ya sekitar sembilan juta. Anakmu baru lahir, utang sudah sembilan juta," kata dia.

Terkait perbedaan utang itu, CNNIndonesia.com melakukan perhitungan berdasarkan nilai kurs saat Sandi dan Prabowo bicara soal utang.

Saat Prabowo bicara utang 17 Desember lalu, berdasarkan data Bloomberg kurs rupiah terhadap dolar Amerika mencapai Rp14.520; Sementara pada 26 Desember atau sehari setelah Sandi bicara utang, nilai kurs rupiah terhadap dolar Amerika sebesar Rp 14.557.

Dalam kasus Sandi, CNNIndonesia.com melakukan perhitungan pada 26 Desember karena perdagangan libur pada 25 Desember. Dari perbedaan nilai itu, selisih kursnya hanya Rp37 atau hanya 0,25 persen.

Sandi melanjutkan meski berbeda jumlah data utang karena perbedaan kurs, antara dirinya dan Prabowo sama-sama menyampaikan pesan bahwa Indonesia memiliki permasalahan yang sama, yakni utang.

"Tapi intinya bahwa kita punya masalah utang sudah di atas Rp5 ribu trilun dan itu kita warisi kepada anak cucu kita," kata Sandi.

Lebih lanjut kata Sandi, pihaknya pun terus berkomitmen untuk mengurangi utang-utang Indonesia yang kini semakin menumpuk.

Beda Data Utang Per Anak dengan Prabowo, Sandi Singgung KursFoto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi
Hal itu akan dilakukan bila dipercaya dan terpilih menjadi presiden dan wakil presiden pada April nanti. Salah satu cara yang ditempuh adalah menahan impor yang kerap kali dilakukan pemerintahan saat ini.

"Prabowo-Sandi ingin mengubah tren itu. Kita ingin pengelolaan yang lebih disiplin dari keuangan kita, kita ingin kuatkan ekspor kita, kita tingkatkan penerimaan kita, kita kurangi pengeluaran kita, kita kurangi impor kita sehingga kita punya dana lebih mulai mencicil utang," kata Sandi. (tst/arh)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vqlgkp
January 04, 2019 at 02:39AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Vqlgkp
via IFTTT
Share:

Saudi Akan Tuntut Hukuman Mati atas 5 Terduga Kasus Khashoggi

Jakarta, CNN Indonesia -- Jaksa Agung Arab Saudi berencana menuntut hukuman mati atas lima dari sebelas terdakwa pembunuhan Jamal Khashoggi dalam persidangan yang mulai dibuka hari ini, Kamis (3/1), di pengadilan tinggi di Riyadh.

Kantor berita Saudi, SPA, melaporkan seluruh 11 tersangka hadir didampingi masing-masing kuasa hukumnya dalam sidang perdana tersebut. Dikutip AFP, aparat Saudi belum mengungkap nama kesebelas terdakwa itu.

Khashoggi adalah wartawan pengkritik Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman (MbS). Ia tewas dibunuh di dalam gedung konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Jaksa Agung mengaku telah mengajukan permintaan resmi kepada Turki untuk menyerahkan barang bukti kasus tersebut, namun belum mendapat respons dari Ankara.

Meski sempat membantah, Saudi mengakui Khashoggi tewas di dalam konsulatnya. Namun, mereka menegaskan kerajaan tak terlibat dalam konspirasi pembunuhan koresponden The Washington Post tersebut.

Saudi menganggap pembunuhan Khashoggi dilakukan oleh pejabat mereka di luar kewenangan. Hingga kini, Saudi telah menahan 21 terduga pelaku pembunuhan Khashoggi.

Pembunuhan Khashoggi masih menjadi teka-teki bagi Turki. Kepolisian belum bisa memastikan keberadaan jasad wartawan itu, yang dirumorkan dimusnahkan menggunakan cairan asam oleh tim pembunuh.

Namun, baru-baru ini, media lokal Turki merilis rekaman kamera pemantau atau CCTV yang memperlihatkan tiga pria membawa lima koper dan dua tas besar ke dalam rumah dinas Konsul Jenderal Saudi di Istanbul. Kantong-kantong dan koper itu diduga berisikan jasad Khashoggi yang sudah dimutilasi.

[Gambas:Video CNN]

Turki menuding pembunuhan Khashoggi didalangi oleh pejabat tinggi Saudi. Badan Pusat Intelijen Amerika Serikat (CIA) juga dilaporkan sudah menyimpulkan bahwa MbS memerintahkan langsung pembunuhan tersebut.

Selama ini, Turki mendesak Saudi mengekstradisi seluruh tersangka tersebut, tapi negara kerajaan itu menolaknya.

Ankara pun mengancam akan membawa investigasi kasus Khashoggi ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama sejumlah negara lainnya. (rds/has)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AvFCzM
January 04, 2019 at 02:39AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2AvFCzM
via IFTTT
Share: