Showing posts with label 2019 at 01:01AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:01AM. Show all posts

Wednesday, January 16, 2019

Hindari Makan Berlebih dengan Panduan Porsi Makan Terbaru

Jakarta, CNN Indonesia -- Agak sulit menentukan porsi makan terbaik. Menimbang kandungan ini dan itu di dalamnya terkadang membuat banyak dari kita salah mengambil porsi makanan.

Namun, Anda tak perlu khawatir, sebab panduan porsi makan teranyar baru saja dirilis. Panduan dibuat untuk membantu orang makan dalam jumlah tepat untuk setiap kelompok makanan dan menghindari makan berlebih.

Panduan ukuran porsi makan baru ini dikeluarkan oleh Birtish Nutrition Foundation (BNF), lembaga amal yang bergerak dalam bidang nutrisi di Inggris. Panduan makan ini diberi nama Find Your Balance.

Pedoman porsi makan seimbang ini menggunakan aturan 2 ribu kalori per hari. Satu porsi makanan menggunakan aturan sama dengan satu genggaman tangan agar semakin mudah untuk diikuti.

"Pedoman ini memberikan beberapa panduan praktis tentang porsi makanan. Orang tidak perlu harus menimbang makanan mereka terlebih dahulu. Kami melihat seberapa sering Anda makan dan juga kelompok makanan, sehingga Anda mendapatkan keseimbangan yang tepat," kata Manajer Komunikasi BNF Bridget Benelam, dilansir dari CNN.

Benelam menjelaskan, pedoman porsi makan baru ini dihitung dengan melihat pedoman dari negara lain seperti Amerika Serikat dan Kanada serta menggunakan survei konsumsi sehingga ukuran porsi dapat akurat dan realistis.

Meski panduan ini dirancang menggunakan kelompok makanan yang umum di Inggris, Benelam menyebut panduan ini tetap bisa dan relevan diterapkan di negara lain.

Berikut merupakan panduan porsi makan baru Find Your Balance setiap harinya:

1. Tiga hingga empat porsi karbohidrat bertepung, seperti pasta.

2. Dua hingga tiga porsi makanan berprotein, seperti ayam bakar.

3. Dua hingga tiga porsi makanan olahan susu, seperti keju.

4. Setidaknya lima porsi buah dan sayuran.

5. Sejumlah kecil minyak dan lemak tak jenuh. (ptj/asr)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FAQOyA
January 17, 2019 at 01:01AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2FAQOyA
via IFTTT
Share:

Friday, January 11, 2019

Anies Minta Publik Pikirkan Arah Bangsa Ketimbang Pose 2 Jari

Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat suara menanggapi ragam respons yang disampaikan oleh masyarakat terkait kasus pose dua jari yang saat ini tengah berproses di Bawaslu Kabupaten Bogor.

Respons masyarakat atas kasus tersebut cukup ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan di Twitter, tagar #SaveAniesBaswedan sempat menjadi trending topic.

"Saya mengapresiasi semua respons dari masyarakat," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/1).


Meski begitu, Anies meminta agar selama masa Pemilu ini masyarakat lebih fokus kepada hal-hal yang substantif ketimbang membicarakan masalah lainnya, termasuk kasus dirinya di Bawaslu.

"Bukan hal-hal yang minor seperti ini, yang lebih substantif karena ini menentukan arah perjalanan bangsa, jadi hal-hal seperti ini sebenarnya tidak perlu menjadi fokus percakapan, tapi sekarang jadi fokus percapakan," tuturnya.

Lebih dari itu, Anies mengaku masih belum mengetahui putusan dari Bawaslu Kabupaten Bogor terkait pose dua jari yang ia lakukan. Rencananya, Bawaslu Kabupaten Bogor baru akan memberikan putusan perihal kasus tersebut pada hari ini.

"Ya nanti kita liat hasilnya gimana. Dari situ nanti disimpulkan," ujar Anies.


Sebelumnya, Anies telah menjalani pemeriksaan terkait pose dua jari yang ia lakukan saat menghadiri Konferensi Nasional Gerindra pada Senin (7/1) lalu. Dalam pemeriksaan tersebut Anies dicecar 27 pertanyaan terkait kehadirannya dalam acara tersebut.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irvan Firmansyah mengatakan dengan tindakannya di acara Gerindra tersebut, Anies berpotensi melanggar Pasal 547 UU Pemilu.

Anies pun terancam pidana penjara tiga tahun jika dugaan itu terbukti sebagaimana diatur Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

"Poin klarifikasi kan yang dilaporkan terkait dugaan Pasal 547. Yang dilaporkan itu kan pengacungan simbol," kata Irvan di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (7/1).

(psp/gil)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VLWfAc
January 12, 2019 at 01:01AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2VLWfAc
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 9, 2019

Sertijab ke Doni, Willem Sebut BNPB Punya ASN Setara Kopassus

Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo pun mengikuti serah terima jabatan dengan penjabat sebelumnya, Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei.

Dalam acara pisah sambut tersebut, Willem mengatakan di hadapan Doni bahwa BNPB memiliki 498 aparatur sipil negara (ASN) yang bisa dikatakan setara alias tidak kalah dengan Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Tentuya, sambung Willem, ketangguhan itu dalam hal mengantisipasi ancaman bencana multi ancaman (multihazard disaster)

"Jadi mereka ini, Pak Doni, tidak kalah dengan kopasus-kopasus," ujar Willem dalam sambutannya di Graha BNPB, Jakarta Timur, Rabu (9/1).


Kopassus adalah pasukan elite di tubuh TNI AD yang pernah dipimpin Doni Monardo. Doni diketahui pernah menjabat Wakil Komandan Jenderal Kopassus pada 2011, lalu naik menjadi Komandan Jenderal Kopassus pada 2015 silam.
Sertijab ke Doni, Willem Sebut BNPB Punya ASN Setara KopassusDoni Monardo saat masih berpangkat Mayjen TNI dan menjabat Komandan Jenderal Kopassus. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Kepada Doni, Willem menerangkan para staf BNPB pun memiliki kemampuan yang sigap dan tanggap dengan tuntutan harus berkoordinasi cepat dan tepat dengan berbagai lembaga dan kementerian terkait dalam melakukan upaya pengurangan risiko dan penanggulangan bencana.

Atas dasar itu, sambung Willem, dirinya berharap di bawah kepemimpinan Doni maka BNPB bisa lebih maju dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Jenderal selamat bertugas, selamat mengemban amanah yang mulia ini," ujar Willem.

Atas sambutan Willem tersebut, Doni lalu mengucapkan terima kasih atas pengenalan tugas sebagai Kepala BNPB yang telah disampaikan kepadanya.

"Kepada Pak Willem yang telah memberikan ruang kepada saya untuk lebih banyak mengenal BNPB seluruhnya. Beliau juga telah memberikan penjelasan dna briefing kepada saya bagaimana BNPB bekerja, koordinasi," ujar mantan Pangdam Siliwangi tersebut.

Sebelumnya, saat melantik Doni Monardo, Jokowi menegaskan posisi kepala BNPB memiliki kedudukan setingkat menteri dan tetap berada di bawah koordinasi presiden.

Jokowi menyebut sejumlah pekerjaan besar yang menanti Doni di antaranya rekonstruksi dan rehabilitasi akibat gempa serta tsunami di Lombok dan Palu. Selain itu, penanganan bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi di Lampung dan Banten.

"Saya kira ini masih dalam rangka rekonstruksi, rehabilitasi di Lombok dan Palu. Kemudian masih ada lagi pekerjaan besar di Lampung dan Banten. Masih banyak lagi pekerjaan besar Pak Doni," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1).

(ani/kid)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LXF1LZ
January 10, 2019 at 01:01AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2LXF1LZ
via IFTTT
Share:

Friday, January 4, 2019

Ma'ruf Prediksi Pembangunan 'Macet' Bila Jokowi Tak Terpilih

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin memprediksi pembangunan infrastruktur yang masif akan terbengkalai bila Joko Widodo tak terpilih kembali sebagai presiden di periode 2019-2024.

Hal itu ia katakan saat menerima puluhan Relawan Jokowi (Rejo) di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Jumat (4/1).

Ia menyatakan Jokowi telah meletakkan landasan dasar bagi pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia semasa menjabat.

"Sebab, kalau sudah ada milestone, ada landasan tapi tidak dilanjutkan, itu akan terbengkalai apa yang sudah diletakkan oleh pak Jokowi, misalnya infrastruktur, tak ada kelanjutannya, maka tidak akan kasih manfaat besar lagi," kata Ma'ruf.

Mantan Rais Aam PBNU itu berjanji akan melanjutkan tonggak pembangunan yang sudah dibangun itu sebagai tugas utamanya bila terpilih sebagai capres-cawapres di Pilpres 2019.

Ma'ruf memastikan landasan dasar itu nantinya akan dibangun sesuatu yang lebih besar kembali bagi kebermanfaatan masyarakat Indonesia.

"Bahasa orang pintarnya itu maximize utility atau dimaksimalkan manfaat yang sudah ada ini. Dengan apa cara apa? Dengan memperbesar lagi, melipatgandakan, dengan menambahkan, dengan melakukan perbaikan," kata dia.

Ma'ruf lantas menyindir ada seseorang yang ingin membangun segala sesuatu tanpa ada rancangan yang jelas. Ia pun enggan untuk menyebut sosok tersebut.

Dia membandingkannya dengan Jokowi yang sudah memiliki landasan atau milestone yang jelas untuk membawa Indonesia melangkah lebih maju.

"Kalau kita lakukan saja tanpa landasan, itu namanya angan-angan, wong belum ada landasannya, mau bikin ini itu, itu angan-angan. kalau pak Jokowi kan udah ada. Tinggal melompat aja," kata dia. "Maka pak Jokowi dan saya harus bisa lanjutkan supaya pembangunannya bisa dirasakan oleh masyarakat."

Guna mewujudkan tujuan itu, Ma'ruf meminta agar para relawan Rejo tak hanya berperang di udara melalui media sosial semata.

"Harus door to door, man to man marking, itu kalau orang main bola, jangan ada sejengkal tanah yang bebas dari jangkauan Rejo," kata dia.

Pertemuan itu itu turut dihadiri oleh Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) sekaligus dewan pembina Rejo, Sidarto Danusubroto dan Menteri Perhubungan era Presiden SBY, Freddy Numberi.

Ma'ruf pun turut melepas relawan tim medis dan ambulans dari Relawan Jokowi (Rejo) untuk membantu korban tsunami di Pandeglang, Banten.

(ugo)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TurGNM
January 05, 2019 at 01:01AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2TurGNM
via IFTTT
Share:

Thursday, January 3, 2019

Moeldoko Ungkap Jokowi Minta Kapolri Habisi MIT Ali Kalora

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan Presiden Joko Widodo menginstruksikan seluruh aparat keamanan menghabisi seluruh jajaran Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Ahmad alias Ali Kalora.

"Ya, habisin dong (target khususnya)," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (3/1).

Hal ini disampaikan menyikapi kasus mutilasi dan penembakan aparat di Dusun Salubose, Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu.


Moeldoko mengatakan Jokowi telah berdiskusi dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian ketika kunjungan kerja ke Lampu beberapa hari lalu. Kapolri diyakini akan mengambil taktik yang lebih serius menghadapi kelompok MIT.

"Jadi Presiden kemarin hanya menekankan perlunya evaluasi terakhir seperti apa menghadapi mereka," tutur mantan Panglima TNI ini.

Ia mengetahui instruksi Jokowi tersebut bukan lah hal mudah. Pasalnya MIT dikenal licin. Di sisi lain, medan perang pegunungan disebut tak mudah ditaklukan kepolisian.


Namun, Moeldoko menyatakan operasi Tinombala di Sulawesi Tengah masih dilakukan hingga saat ini. Pemerintah juga sama sekali tidak memberikan toleransi terhadap teror seperti yang dilakukan MIT.

"Enggak ada toleransi, enak saja, bagaimana. Tugas negara kan menciptakan rasa aman, kalau ada yang mengganggu ya harus dihabisin," ucap Moeldoko.

Saat ini, polisi terus memburu 10 anggota Ali Kalora yang diduga terlibat penyerangan beberapa waktu lalu. Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jendral Dedi Prasetyo menduga hal itu dilakukan untuk memastikan kepada publik terkait eksistensi mereka.

Satgas setempat sudah berkoordinasi untuk penjagaan wilayah demi mempersempit wilayah pelariannya. Polisi meyakinkan warga tetap bisa beraktivitas seperti biasa selama operasi pencarian pelaku.

(chri/DAL)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2s65SvY
January 04, 2019 at 01:01AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2s65SvY
via IFTTT
Share: