Showing posts with label 2019 at 03:17AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:17AM. Show all posts

Wednesday, January 16, 2019

KPI Bakal Panggil TV yang Siarkan Visi Prabowo-Jokowi

Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bakal memanggil pengelola stasiun televisi yang menayangkan paparan visi dan misi calon presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo di luar waktu yang diatur undang-undang.

Komisioner KPI Hardly Stefano mengatakan pemanggilan itu guna membantu Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mengusut dugaan curi start kampanye di media penyiaran.

"Kami akan panggil untuk melakukan klarifikasi lanjutan karena kami harus tahu apakah yang tampil di layar kaca itu adalah apakah itu keinginan lembaga penyiarannya atau bisa jadi keinginan dari tim kampanye," kata Stefano saat ditemui usai rapat gugus tugas bersama Bawaslu di Jakarta, Rabu (16/1).

Setidaknya ada tujuh stasiun televisi yang terlibat. NET, TvOne, SCTV, JakTV dan Indosiar menayangkan 'Visi Presiden' Jokowi pada Minggu (13/1). Sementara pidato 'Indonesia Menang' Prabowo ditayangkan TvOne, Kompas TV, dan CNN Indonesia.

Stefano menyampaikan nantinya hasil pemeriksaan itu bakal dikirim ke Bawaslu sebagai bahan putusan. Kemudian putusan itu bakal menjadi rujukan KPI menindak lembaga penyiaran terkait dan juga menentukan batas-batas penyiaran kampanye dalam Pilpres 2019.

"Mudah-mudahan minggu depan kita sudah panggil untuk kita lakukan pendalaman dalam satu-dua hari ini suratnya kita kirim," tuturnya.

Dia belum bisa memperkirakan sanksi yang akan diberikan ke lembaga penyiaran jika terbukti bersalah. Namun, sebelumnya Ketua KPI Yuliandre Darwis menyampaikan sanksi bisa sampai pencabutan hak siar.

"Mulai dari teguran, pengurangan durasi tayang, hingga pencabutan hak siar," ucap Yuliandre Darwis kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Selasa (15/1).

Sebelumnya, publik mempermasalahkan program sejumlah stasiun televisi yang menayangkan kampanye atau penyampaian visi dan misi oleh dua kandidat Pilpres 2019.

Hal itu menjadi masalah karena Pasal 276 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum mengatur kampanye di media penyiaran baru boleh dilakukan 21 hari sebelum masa tenang.

(dhf/wis)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DdVSaI
January 17, 2019 at 03:17AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2DdVSaI
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 15, 2019

Sepekan Teror Bom ke Pimpinan KPK, Pelaku Masih Misterius

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelempar dua bom molotov dan pengirim bom palsu ke rumah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode M Syarif dan Agus Rahardjo, masih misterius meski hampir sepekan berlalu.

Penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya hingga Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri masih berkutat menyelidiki sejumlah barang dan memeriksa saksi yang diharapkan dapat memberikan petunjuk terkait terduga pelaku.

"Masih pendalaman para saksi kembali, call data record di sekitar lokasi, dan sketsa wajah. Soal sketsa wajah ini perlu kesabaran," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa (15/1).


Dia menerangkan polisi harus kembali memeriksa dua orang saksi terkait proses pembuatan sketsa wajah terduga pelaku teror di rumah Agus yang berlokasi di Perumahan Graha Indah, Kelurahan Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Menurutnya, saksi proses pembuatan sketsa wajah membutuhkan kesabaran karena tergantung dengan ingatan saksi.

"Dua saksi ini harus ingat kembali apa yang dia lihat, apa yang dia ingat nanti digambar lagi. Setelah digambar nanti dikonfirmasi lagi pada saksi apa benar ciri-cirinya. Nanti kalau sudah mendekati sempurna dan saksi menyatakan iya, baru kita pindahkan yang tulis tangan ke digital," katanya.

Dedi pun mengatakan pihaknya menghadapi kendala dalam menganalisa rekaman kamera pengawas (CCTV) dari kediaman Laode yang berlokasi di Jalan Kalibata Selatan, Pancoran, Jakarta Selatan. 

Menurutnya, rekaman CCTV yang diambil pihak kepolisian dalam kondisi gelap. Polisi pun, kata dia, tengah berupaya melakukan analisa terhadap rekaman CCTV lain.

"Kami masih agak kesulitan tapi kami masih berupaya lagi dengan CCTV yang lain. Karena kemampuan kamera untuk menangkap tidak sebagus harapan kami," ucap dia.

Rumah Laode dan Agus diteror bom pada Rabu (9/1). Polisi telah memastikan bom yang ditemukan di kediaman Agus, palsu. Sementara satu dari dua bom molotov yang dilempar ke kediaman Laode terbakar dan menyisakan bekas hitam pekat di salah satu sisi dinding rumah.

(mts/kid)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T335iY
January 16, 2019 at 03:17AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2T335iY
via IFTTT
Share:

Alasan Persija Jakarta Tunjuk Kolev Jadi Pelatih

Jakarta, CNN Indonesia -- Persija Jakarta resmi menunjuk Ivan Kolev sebagai pelatih baru menggantikan Stefano Teco. Ada sejumlah alasan yang membuat Macan Kemayoran menjatuhkan pilihan pada pelatih asal Bulgaria tersebut.

Persija yang berstatus sebagai juara Liga 1 2018 tentu akan membawa beban berat saat mengarungi kompetisi musim baru. Mereka dituntut tampil sempurna di tiap pertandingan yang mereka mainkan.

Dengan beban besar tersebut, Persija penuh keyakinan menunjuk Kolev sebagai pelatih anyar. Menurut Direktur Persija Gede Widiade, ada sejumlah alasan yang membuat Kolev jadi pelatih yang layak menangani Persija.

"Coba baca track record-nya. Ia sudah mengenal kultur sepak bola Indonesia dengan baik. Selain itu ia juga tak terkendala masalah komunikasi dengan pemain," ucap Gede seperti dikutip dari situs resmi Persija.

Kolev yang pernah menangani Persija pada tahun 1999 sudah punya jam terbang tinggi sebagai pelatih di Indonesia. Ia paham kultur sepak bola Indonesia dan bahkan sempat melatih Timnas Indonesia.

"[Alasan lain] manajemen juga tahu bagaimana cara Kolev melatih. Kolev dekat dengan pemain. Ia memperlakukan pemain seperti anaknya."

Ivan Kolev sudah menyaksikan latihan Persija pada Selasa (15/1).Ivan Kolev sudah menyaksikan latihan Persija pada Selasa (15/1). (dok. Persija Jakarta)
"Dia mampu mengayomi pemain dan Kolev juga bukan sosok baru di Persija lantaran pernah menangani tim ini sebelumnya," ujar Gede.

Gede juga yakin Kolev punya kesempatan bagus untuk membawa Persija kembali tampil gemilang musim mendatang. Gede menganggap hasil buruk Kolev bersama PS Tira lantaran disebabkan oleh masa adaptasi yang singkat.

"Sekarang di Persija masih banyak waktu, terutama untuk Liga 1. Mengingat Liga 1 kemungkinan bergulir setelah Pemilu, banyak waktu bagi Kolev untuk meramu tim," kata Gede. (ptr/sry)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AGDlSD
January 16, 2019 at 03:17AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2AGDlSD
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

VIDEO: Teror Malam Tahun Baru di Harajuku

CNN, CNN Indonesia | Selasa, 01/01/2019 20:17 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria menabrakkan mobilnya ke kerumunan orang yang tengah merayakan malam tahun baru di Tokyo, Jepang. Setidaknya sembilan orang terluka, satu orang dengan kondisi luka serius. Polisi mengatakan tersangka mengaku melakukan tindakan teroris.

Serangan itu terjadi di distrik Harajuku yang terkenal di kota itu, yang dikenal karena budaya kaum mudanya dan mode-mode anehnya. Setelah kejadian itu jalan ditutup untuk kendaraan untuk perayaan tahun baru.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VlFBr3
January 02, 2019 at 03:17AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2VlFBr3
via IFTTT
Share: