Showing posts with label 2018 at 04:27AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:27AM. Show all posts

Friday, December 21, 2018

Sandi ke Santri: Jangan Jadi Politikus, Menguras Kantong

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor 02 Sandiaga Uno bertemu santri Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar, Ponorogo, Jawa Timur.

Dalam pertemuan tersebut, Sandi mengatakan santri milenial dapat membangun negeri dengan menjadi entrepreneur. Sambil bercanda, dia menuturkan lebih baik menjadi pengusaha dibandingkan dengan politikus.

"Milenial harus punya niat dan ketetapan hati memberikan pengaruh positif pada ekonomi negeri ini yang sedang tidak baik, dan peran ini bisa diambil para santri. Jangan jadi politisi, menguras kantong," kata Sandi yang disambut tawa para santri, Jumat (21/12).


Menurutnya, santri milenial harus terus memikirkan cara-cara baru dan berani mengambil risiko. Dia juga mengatakan pentingnya membangun jaringan karena dapat menjadi salah satu pintu rezeki.

Sebelumnya, Sandi juga melakukan ziarah ke makam Pendiri Gontor Ponorogo, Kyai Ageng Mohamad Besari di Masjid Tegalsari, Desa teglasari Kecamatan Jetis pada Kamis malam.

Sandi disambut keturunan sang kyai dan ratusan warga yang juga sedang berziarah. Sandi menyatakan kekagumannya dengan UMKM di sekitar mesjid, baik untuk keperluan ibadah, warung suvenir hingga makanan kecil.

"Kita lihat saja geliat ekonomi di sini.sampai dinihari masih buka. Bayangkan jika ekonomi sekarang lebih baik, tentu akan lebih ramai dan makin banyak kunjungan. Setiap bus yang terparkir membawa tamu-tamu ke mesjid dan berziarah pasti belanja," katanya. (asa/asa)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2A9XtML
December 22, 2018 at 04:27AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2A9XtML
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Music at Newsroom: TDS - 'Absolute Beginner Terror'

Sebarkan Band asal Bandung bernama Teenage Death Star (TDS) datang ke CNNIndonesia.com dan membawa suasana hura-hura di acara Music at Newsroom edisi Juli 2018 lalu.

TDS mengungkapkan pengalamannya bermain di ruang redaksi CNNIndonesia.com dan mengungkapkan kegiatan mereka di luar bermusik. Dalam segmen terakhir ini, TDS menampilkan 'Absolute Beginner Terror'.</span>

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CaU81q
December 14, 2018 at 04:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2CaU81q
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Gubernur Diminta Perbaiki Infrastruktur Pulau Komodo

Jakarta, CNN Indonesia -- Rencana kenaikan harga tiket masuk ke Pulau Komodo yang disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat terus menuai polemik.

Pengamat ekonomi James Adam menyarankan Pemerintah Provinsi NTT untuk berpikir ulang terkait dengan kenaikan harga tersebut.

Menurutnya, rencana gubernur menaikkan tarif masuk Taman Nasional Komodo (TNK) sebesar US$500, atau sekitar Rp7 juta per pengunjung, terlalu tinggi. James menuturkan harganya tidak sesuai pasar, sebab tidak seimbang dengan kondisi riil yang ada di TNK saat ini.


Menurutnya, jika ingin menerapkan tarif sebesar itu, sebaiknya Pemprov NTT menyiapkan terlebih dahulu sejumlah infrastruktur pendukung dalam lokasi TNK.

"Ini kan seperti analogi jual beli barang antara produsen dan konsumen. Semakin barang itu berkualitas dan bagus maka harga tidak akan menjadi soal bagi konsumen," kata James, Selasa (11/12). 


James mengatakan rencana Pemprov NTT untuk menaikkan tarif bagi pengunjung yang masuk serta kapal yang berlabuh di kawasan TNK sebetulnya satu gebrakan positif. Namun, katanya, hal itu berkaitan dengan kontribusi terhadap penerimaan daerah tetapi harus melalu kajian yang tepat.

Sebelumnya, Gubernur NTT Viktor Laiskodat menyatakan pihaknya akan menaikkan harga tiket masuk ke Pulau Komodo hingga US$500 atau setara Rp7 juta bagi wisatawan mancanegara. Selain itu juga menaikkan tiket masuk bagi wisatawan Nusantara sebesar US$100 atau setara Rp1,4 juta.

Bukan itu saja, setiap kapal yang berlabuh pun juga akan dikenakan biaya berlabuh. Nilainya cukup fantastis, US$5 ribu atau setara dengan Rp70 juta.

(mle/egp)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2C3aSHI
December 12, 2018 at 04:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2C3aSHI
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Vietnam Jumpa Malaysia di Final Piala AFF 2018

Jakarta, CNN Indonesia -- Timnas Vietnam akan menghadapi Malaysia di final Piala AFF 2018 usai mengalahkan Filipina 2-1 di leg kedua di Stadion Nasional My Dinh, Kamis (6/12).

Babak pertama pertarungan Vietnam dengan Filipina berakhir imbang 0-0. Tuan rumah Vietnam sempat melepaskan sejumlah peluang, namun tidak ada yang berujung gol. 

Perubahan terjadi di babak kedua. Vietnam yang tampil impresif di 45 menit pertama justru berbalik ditekan Filipina.

Di menit ke-74 terjadi kemelut di kotak penalti Vietnam. Namun pemain belakang tuan rumah lebih tenang mengantisipasi tekanan Filipina itu. Gawang Vietnam pun kembali aman dari ancaman tim tamu.

Filipina terus menekan Vietnam di babak kedua. Statistik pun menunjukkan penguasaan bola menjadi milik The Azkals dengan keunggulan 55 persen. Hanya saja tim asuhan Sven Goran Eriksson itu tetap tidak bisa membobol gawang Dang Van Lam.

Gol yang ditunggu publik tuan rumah akhirnya tiba pada menit ke-83 melalui kaki kiri Nguyen Quang Hai memanfaatkan operan Phan Van Duc.

Kebutuan tuan rumah pecah karena akselerasi Phan Van Duc di sisi kanan pertahanan Filipina. Van Duc berhasil melewati kawalan bek Amani Santos Aguinado sebelum memberikan assist kepada Quang Hai yang tidak bisa diantispasi oleh kiper Filipina.

Empat menit kemudian Golden Star menambah keunggulan melalui Nguyen Cong Phuong pada menit ke-87. Proses gol Cong Phuong lebih ciamik karena murni aksi individu.

Cong Phuong lebih dulu melewati kawalan dua pemain belakang Filipina. Setelah dalam kondisi bebas, pemain bernomor punggung 14 itu langsung melepaskan tembakan keras kaki kiri. Bola yang mengalir deras ke tiang dekat membuat kiper Patrcik Deyto.

Menjelang laga berakhir intensitas permainan dari kedua tim makin seru. Filipina pun bisa memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui gol dari James Younghusband. Pertandingan pun dimenangi Vietnam dengan skor 2-1.

Dengan kemenangan 2-1 (agregat 4-2) itu Vietnam berhak lolos ke laga final untuk menghadapi Malaysia. Pada leg pertama di kandang Filipina di Stadion Pana-ad, Minggu (2/12), menang 2-1 berkat gol dari Nguyen Anh Duc (12') dan Phan Van Duc (48'), sedangkan Filipina hanya membalas lewat gol Patrick Reichelt (45+2').

Pada semifinal sebelumnya Malaysia sukses menyingkirkan juara bertahan Thailand dengan agregat 2-2. Harimau Malaya unggul gol tandang setelah di leg pertama bermain imbang 0-0 di Stadion Bukit Jalil.

Pertemuan di final nanti merupakan merupakan yang pertama bagi Vietnam dan Malaysia di laga puncak Piala AFF.

Susunan pemain

Vietnam: Dang Van Lam, Que Ngoc Hai, Tran Dinh Dong, Do Duy Manh, Doan Van Hau, Nguyen Trong Hoang, Nguyen Quang Hai, Luong Xuan Truong, Pham Duc Huy, Phan van Duc, Nguyen Anh Duc.

Filipina: Patrick Deyto, C de Murga, Alvaro Silva, Aguinaldo, Iain Ramsay, A Reed, Kevin Ingreso, M Steuble, Stephen Schrock, Patrick Reichelt, Phil Younghusband. (sry/nva)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zMYgDb
December 07, 2018 at 04:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2zMYgDb
via IFTTT
Share:

Saturday, November 17, 2018

Polri Sita 1 Juta Topi Berkalimat Tauhid Sebelum Hari Santri

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri menyatakan sempat mengamankan sebanyak satu juta topi bertuliskan kalimat tauhid sebelum perayaan Hari Santri yang dihadiri Presiden Joko Widodo di Bandung pada Oktober.

Itu diduga terkait dengan bendera yang dibakar oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU di Garut, dalam peringatan yang sama.

"Kami di Polda Jabar [di Hari santri] yang ada dihadiri Pak Presiden di Bandung sudah ada pesanan satu juta topi tauhid dan kami sudah tahu dan kami amankan sehingga di hari-H tidak muncul," kata Direktur Sosial Budaya Baintelkam Polri Brigadir Jenderal Merdisyah, dalam diskusi Peran Ormas Islam dalam NKRI di Kantor Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Jakarta, Sabtu (17/11).

Merdisyah menduga temuan topi tauhid itu berkaitan dengan aksi pembakaran bendera yang kemudian terjadi di Garut.

"Iya waktu itu sebelum pelaksanaan Hari Santri dan pembakaran itu ditemukan topi. Kita sudah tahu siapa yang menyebarkan ini," katanya.

Dugaan lain keduanya berkaitan, kata Merdisyah, adalah dengan beredarnya video-video pembakaran bendera secara cepat di media sosial maupun YouTube, keesokan harinya.

Setelah bukti-bukti dugaan itu ditemukan, kepolisian lanjutnya, menemui Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas untuk memberi informasi tersebut.

"Jadi ini ada yang sengaja ingin membenturkan Ansor dengan lainnya. Karena selama ini Ansor kan yang paling menentang HTI," kata dia.

Walaupun demikian, Merdisyah menduga aksi pembakaran juga merupakan bagian dari eks HTI yang ingin memanfaatkan momentum Hari Santri demi eksistensi.

"Kita melihat ada yang memanfaatkan terutama dari kelompok eks HTI. Eks HTI ini mendompleng menemukan momen masih adanya kelompk-kelompok mereka," ujar dia.

Dalam kasus pembakaran ini, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Garut telah menjatuhkan vonis 10 hari penjara dan denda Rp2 ribu kepada dua pelaku pembakar bendera.

(swo/arh)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qQJh64
November 18, 2018 at 04:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2qQJh64
via IFTTT
Share: