Showing posts with label 2019 at 01:17AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 01:17AM. Show all posts

Wednesday, January 16, 2019

Van der Vaart Mengaku Diusir Mourinho dari Madrid

Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pesepakbola asal Belanda, Rafael van der Vaart, mengaku pernah diusir Jose Mourinho dari klub raksasa La Liga Real Madrid.

Van der Vaart gabung Madrid pada Agustus 2008 dari klub Bundesliga, Hamburg SV. Akan tetapi dua musim kemudian pemain kelahiran Heemskerk itu pindah ke Tottenham Hotspur.

Dalam wawancara eksklusif dengan Marca, Van der Vaart mengatakan kepindahannya ke Liga Primer Inggris karena Mourinho.

Mourinho direkrut El Real dari Inter Milan pada Mei 2010, tiga bulan sebelum van der Vaart pergi dari Santiago Bernabeu. Akan tetapi, tibanya Mourinho itu ternyata menjadi petaka bagi Van der Vaart.

Pasalnya, setelah dua musim bersama Madrid, Van der Vaart dengan terpaksa pergi dari klub ibu kota Spanyol tersebut. Kehadiran pemain-pemain lain seperti Kaka, Esteban Granero, hingga Mesut Oezil jadi pemicu tersingkirnya Van der Vaart dari Madrid.

Kaka dan pemain lain jadi salah satu faktor perginya Van der Vaart dari Madrid.Kaka dan pemain lain jadi salah satu faktor perginya Van der Vaart dari Madrid. (AFP PHOTO/ PIERRE-PHILIPPE)
"Dia [Mourinho] mengatakan kepada saya, 'Rafa, Anda harus pergi karena kami memiliki Kaka dan pemain lain. Pilihan terbaik adalah Anda pergi dari klub ini untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak di tim lain'," ujar Van der Vaart menirukan ucapan Mourinho.

"Karena itulah saya pindah ke Tottenham," Van der Vaart menambahkan.

Dikatakan Van der Vaart yang kini sudah pensiun, Mourinho tidak melarangnya untuk tetap tinggal di Madrid. Hanya saja, karena ingin mendapat jam terbanyak lebih banyak, Van der Vaart memutuskan pindah klub.

Selama dua musim berseragam Madrid Van der Vaart tampil dalam 73 pertandingan di semua kompetisi dengan mencetak 12 gol. Di Tottenham, Van der Vaart lebih produktif dengan mencetak 28 gol dalam 77 pertandingan selama dua musim. (sry/ptr)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dd8COJ
January 17, 2019 at 01:17AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Dd8COJ
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 15, 2019

LBH Kritik Polisi Beberkan Artis Diduga Terlibat Prostitusi

Surabaya, CNN Indonesia -- Kepolisian Daerah Jawa Timur dinilai telah melakukan pelanggaran etik, lantaran sudah menyebarluaskan identitas sejumlah artis dan model yang diduga terlibat dalam jaringan prostitusi daring (online).

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Surabaya, Abdul Wachid Habibullah menyebut dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), identitas saksi itu tak boleh disebarluaskan karena sifatnya yang benar-benar rahasia. 

"Secara prosedur KUHAP seharusnya polisi tidak boleh membuka identitas para pihak dalam proses penyidikan karena itu sifatnya rahasia," kata Wachid kepada CNNIndonesia.com, Selasa (15/1).


Selain karena rahasia, identitas terduga juga tak boleh disebarluaskan, karena keberadaan asas praduga tak bersalah yang harus tetap dijunjung tinggi dalam proses penyidikan. 

"Tidak boleh disebarkan, karena sifatnya rahasia dan azas praduga tidak bersalah," kata Wachid melalui sambungan telepon.

Begitu juga soal identitas pria penyewa jasa prostitusi yang tak turut disebarkan polisi. Menurut Wachid seluruh pihak yang berkaitan dalam kasus ini semestinya tak boleh disebarkan secara lugas, sebab masih dalam proses penyidikan. 

"Seharusnya semuanya, semua pihak identitasnya tidak boleh disebarluaskan dalam tingkat penyidikan," ucapnya.

Jika telah menyebarluaskan nama-nama artis dan model yang diduga terlibat prostitusi online tersebut, kata Wachid, kepolisian bisa saja dilaporkan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) dengan dugaan pelanggaran etik. 

"Polisi yang diduga melakukan pelanggaran terkait profesionalisme dalam melakukan penanganan perkara, maka bisa dilaporkan melanggar kode etik dan profesional kepolisian di bagian Propam," katanya,

Hukumannya, kata Wachid, polisi yang diduga melanggar kode etik tersebut bisa saja dijatuhi berbagai sanksi, mulai dari teguran, hingga diberhentikan dari instansinya. 

Sebelumnya polisi menyatakan jika ada 45 artis dan 100 model majalah dewasa yang diduga terlibat dalam kasus prostitusi online artis yang sebelumnya menyeret Vanessa Angel dan Avriellya Shaqqilla. 

Namun dari sejumlah artis dan model itu, polisi baru memanggil enam selebritas yang diduga juga terlibat dalam prostitusi online. Enam selebritas itu berinisial ML, BS, AC, RF, TP, dan FG. Namun, dalam penyebutannya, polisi membeberkan nama lengkap ke enam artis tersebut, tanpa tedeng aling-aling menyingkatnya dengan inisial.


Dewan Pers Geram atas Pemberitaan Prostitusi Artis

Di satu sisi, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetio melihat pemberitaan media massa yang belakangan ramai diwarnai kasus prostitusi daring (online) sudah masuk dalam tahap over ekspose.

Bahkan dalam pemberitaan itu, kata pria yang karib disapa Stanley itu, para selebritas serta keluarga mereka seakan-akan dihakimi oleh media massa, dan netizen media sosial secara luas.

"Ekspose di media online maupun media sosial ini yang jadi korban yaitu artis-artisnya. Bahkan anggota keluarga yang tidak ada sangkut pautnya menjadi korban," kata Stanley, saat ditemui di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Selasa (15/1).

Stanley pun meminta agar para redaksi media massa menghentikan segala bentuk pemberitaan yang memiliki unsur penghakiman terhadap para artis tersebut. 

"Hentikan itu kembali kepada kode etik jurnalistik. Orang yang belum dinyatakan bersalah dipengadilan, wajib wajahnya dilindungi diblur dan namanya diinisialkan," kata pria yang juga dikenal sebagai salah satu pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI).

Stanley mengimbau, kepada awak media yang memberitakan untuk menghentikan pemberitaan yang memiliki unsur perundungan terhadap korban. 

"Hentikan ini, lebih baik arahkan ini kepada upaya polisi untuk mengungkap para pelaku dan jaringannya," tegas Stanley.

Ia juga menyebut, hal itu menunjukan bahwa struktur jurnalistik di Indonesia masih didominasi dengan nilai-nilai patriarki. Sebab selama ini media tidak dan belum berpihak kepada perempuan. 

Maka itu, kata dia, pihak Dewan Pers pun terus mendorong diskusi-diskusi dan studi tentang jurnalisme yang lebih ramah terhadap perempuan. Dewan Pers, menurutnya, mempunyai keingan untuk menyusun sebuah pedoman meliput hal-hal yang terkait dengan perempuan, terutama korban maupun pelaku kejahatan.

"Kita sedang mendorong itu bersama dengan Komnas Perempuan," katanya.

(frd/kid)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RS5nnK
January 16, 2019 at 01:17AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2RS5nnK
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

Merekam Momen Tahun Baru Pawang Gajah di Ragunan

Jakarta, CNN Indonesia -- Sugihartoyo telah selesai memberikan rerumputan jerami sebagai makanan gajah-gajah di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (1/1).

Dari pinggir kandang gajah ia memerhatikan para pengunjung kebun binatang yang memang tengah membludak pada hari libur tahun baru ini kegirangan melihat hewan berbelalai panjang tersebut.


Sugihartoyo mengatakan selama ini gajah-gajah yang dirawatnya tak risau ketika kandang mereka dikerumuni pengunjung kebun binatang. Suara teriak kagum atau tangis anak kecil yang dibawa keluarganya ke sana pun tak mengganggu para gajah yang dirawatnya.

Biasanya, kata Sugi, pengunjung memang sangat ramai di hari libur. Akan lebih ramai lagi ketika feeding time karena pengunjung ingin melihat hewan diberi makan.

"Kita kasih makannya nggak langsung tapi rutin. Pagi kemudian pas feeding time jam 11 lalu nanti agak sorean," ujar Sugi saat berbincang dengan CNNIndonesia.com di luar kandang gajah tersebut.

Makanan yang diberikan kepada para gajah yang jumlahnya sembilan itu adalah rumput dan buah-buahan yang beratnya hingga 200 kg kepada para gajah secara berkala setiap harinya. Kata dia, jumlah makanan itu sudah lebih dari cukup untuk mensejahterakan para gajah yang dirawatnya.

Sugi telah bekerja di Kebun Binatang yang semula berada di kawasan Cikini, Jakarta Pusat itu sejak 1990an silam.

Sugi mengatakan kesejahteraan para hewan di Ragunan memang sudah meningkat belakangan ini. Tak ada lagi hewan sakit karena dokter siap siaga menjaga, begitu pun tak ada lagi kekurangan makanan karena kurangnya dana.

Tak hanya itu, pengelola kini juga sudah tak memperbolehkan gajah gajah untuk dinaiki pengunjung atau dikeluarkan dari kandang. Kata Sugi, mungkin hal itu karena protes para pecinta gajah.

"Dulu di sini kita boleh bawa keluar. Sekarang nggak boleh lagi. Tapi sebetulnya gajah butuh jalan-jalan banyak ya agar dia nggak stress," kata pria yang berdomisili di Tanjung Priok, Jakarta Utara tersebut.

Merekam Momen Tahun Baru Pawang Gajah di RagunanSugihartoyo berada di luar area kandang gajah di Kebun Binatang Ragunan, 1 Januari 2019. (CNN Indonesia/Kustin Ayuwuragil)

Tantangan Bagi Seorang Pawang Gajah

Sugi menerangkan tak sembarang orang bisa menjadi perawat gajah di kebun binatang tersebut. Orang itu harus bisa menyayangi dan dekat dengan gajah meski hewan cerdas itu cukup menantang untuk didekati.

"Pendekatan dengan gajah setiap hari berinteraksi langsung kasih makan tiap hari. Memang gajah itu lama pendekatannya makanya harus setiap hari interaksi," ujar pria yang telah merawat gajah di Ragunan sejak 1997 silam itu.

Sugi mengaku pekerjaan yang saat ini diampunya sangat menyenangkan dan membanggakan. Setiap hari dia berinteraksi dengan mamalia besar dan dekat dengan mereka.

"Kita bisa dekat dengan hewan. Ada kebanggaan gitu kita bisa dekat dengan hewan segede itu," lanjut Sugi.

Namun berdekatan dengan Gajah Sumatera katanya juga menantang. Bahkan dibandingkan dengan harimau, gajah lebih menantang karena bisa terjadi suatu waktu mengamuk akibat suasana hati yang tidak baik.

Tak seperti penjaga harimau, penjaga gajah tak dilindungi pembatas. Akibatnya, andai gajah sedang tegang, tugas Sugi adalah membuatnya tetap tenang secara langsung tanpa pembatas.

"Kesulitannya ya kalau dia lagi nggak mood atau sakit. Sakitnya selama ini nggak terlalu parah ya paling cuma mencret atau cacingan aja atau kembung," papar Sugi.

"Cacingan dia biasanya nggak mau makan atau nafsu makannya menurun. Padahal kan dia harus tetap makan. Kita harus tahu memang tingkah lakunya gajah kalau kesehatannya biasanya kita bisa lihat dari fecesnya,"sambung Sugi.

Selain itu, tugasnya sehari hari adalah memastikan kebersihan diri dan lingkungan gajah terjaga. Sugi dan tiga rekannya setiap pagi harus membersihkan kotoran gajah dan memandikan mereka.

Berbeda dengan sembilan gajah yang sudah dirawatnya puluhan tahun di Ragunan, Sugi mengatakan keprihatinannya pada gajah liar yang diburu untuk diambil gadingnya. Padahal, regenerasi gajah memakan waktu yang sangat lama.

"Kami nggak setuju itu. Kasihan sekali gajah liar yang dibunuh karena gadingnya," kata dia.

Di Ragunan, misalnya, gajah bernama Agustin lahir pada 1999 dan baru melahirkan anak bernama Lestari pada di tahun 2013. Oleh karena itu, katanya, pembunuhan terhadap gajah harus dihentikan jika tidak ingin hewan khas Indonesia ini punah.

(kid)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ArYVdl
January 02, 2019 at 01:17AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2ArYVdl
via IFTTT
Share: