Showing posts with label 2018 at 01:06AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 01:06AM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Gedung SBM Kampus ITB Terbakar

Jakarta, CNN Indonesia -- Gedung Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB)  di Jalan Tamansari, Bandung terbakar. Belum diketahui penyebab terbakarnya gedung tersebut.

"Kejadian tadi kami terima laporan, pukul 17.18 WIB," kata petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Fajar saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (30/12).

Fajar mengatakan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung menerjunkan sekitar enam mobil pemadam kebakaran dan dua mobil rescue.

"Kemungkinan kami akan tambah lagi karena api belum padam," katanya.


Belum diketahui kerugian dan jumlah korban dalam kejadian itu.

"Kami belum mendapat laporan soal korban," katanya.

Saat ini petugas masih terus berupaya memadamkan api.

(ugo/DAL)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EWPdU7
December 31, 2018 at 01:06AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2EWPdU7
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

5 Video Musik Lokal Terbaik 2018 versi CNNIndonesia.com

Jakarta, CNN Indonesia -- Tahun 2018 diwarnai dengan banyak video musik musisi Indonesia dari berbagai genre. Mulau dari genre metal, pop sampai rock.

CNNIndonesia.com memilih lima video musik terbaik yang rilis sepanjang tahun 2018. Berikut lima video musik terbaik.

1. Seringai - Adrenalin Merusuh

Pantas rasanya memberikan predikat video musik terbaik kepada video musik lagu Adrenalin Merusuh milik Seringai. Dalam video yang disutradarai drummer Edy Khemos ini Seringai diceritakan tampil dalam sebuah apartemen yang dikunjungi cukup banyak orang. Permainan musik mereka mengganggu penghuni apartemen lain, yaitu karakter yang diperankan Iko Uwais.

"Biaya produksi video musik ini mahal banget, bahkan mengalahkan semua biaya produksi album Seperti Api. Sewa helm penyelam aja Rp 5 juta," kata manajer Seringai Wendi Putranto kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Lagu Adrenalin Merusuh bercerita tentang renjana personel Seringai pada musik. Walau lelah bermusik, seperti latihan sampai malam hari dan bangun pagi hari untuk berpergian, mereka tidak mengeluh.

[Gambas:Youtube]


2. The Upstairs - Semburat Silang Warna

Setelah tak merilis lagu dalam waktu yang cukup lama, The Upstairs merilis video musik lagu Semburat Silang Warna, September lalu. Video musik berdurasi empat menit lebih itu digarap disutradarai Dian Tamara dan diproduseri oleh Toma Kako.

Vokalis Jimi Multhazam menulis lirik lagu itu setelah melihat gambar anaknya, Pijar, yang penuh warna. Dalam wawancara bersama Soleh Solihun, Jimi memindai 250 gambar Pijar dan Dafa, anak basis Fisma, untuk kebutuhan video musik.

Konsep itu berubah ketika Jimi bertemu dengan Toma Kako. Roller skate, film laga Jepang tahun 80an dan arkade adalah hal yang terbayangkan oleh Toma Kako setelah mendengar lagu Semburat Silang Warna.

Dalam video terlihat empat personel The Upstairs melawan pasukan berbaju loreng serupa tentara. Seketika mereka yang hidup dalam bentuk pixel muncul ke dunia nyata menjadi manusia.

[Gambas:Youtube]

3. Polka Wars - Rekam Jejak

Polka Wars kembali memproduksi video musik apik setelah tahun lalu merilis video musik lagu Rangkum. Juli lalu mereka merilis video musik lagu Rekam Jejak yang disutradarai Agung Pambudi.

Dalam video berdurasi tiga setengah menit itu diperlihatkan seorang yang sedang disiksa, diselang penampilan personel Polka Wars memainkan alat musik. Nuansa kelam sangat terasa dalam video musik ini, terlebih ketika ditampilkan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di masa lalu Indonesia. Video tersebut terasa sangat padu dengan lagu Rekam Jejak yang bercerita tentang korban pelanggaran HAM. 

[Gambas:Youtube]


4. Danilla - Dari Sebuah Mimpi Buruk

Untuk kali pertama Danilla menari dalam video musik lagu Dari Sebuah Mimpi Buruk. Walau awalnya tidak percaya diri, akhirnya ia memberanikan menari karena sudah ingin sejak lama.

Lekuk tubuh dan wajah Danilla nampak sangat sendu dalam video musik yang disutradarai oleh Nitya Putrini itu. Warna putih yang dominan membuat video musik berdurasi empat menit lebih ini semakin

Rasanya tenggelam dalam lagu Danilla saat menonton video musik itu dengan suara kencang menggunakan earphone. Seperti ikut merasakan 'mimpi buruk' yang dirasakan oleh musisi kelahiran tahun 1990 ini.

[Gambas:Youtube]

5. Kunto Aji - Topik Semalam

Solois Kunto Aji bekerja sama dengan seniman visual Yusuf Ismail yang dikenal dengan nama Fluxcup untuk membuat video musik Topik Semalam. Orang yang sering berselancar di YouTube pasti kenal tingkah laku Fluxcup seperti apa.

Video musik itu menampilkan Aji sebagai target sasaran lempar pisau yang diikat pada sebuah papan. Sementara Rendha Rais menjadi orang yang melemparkan berbagai macam alat ke Aji. Fluxcup mengaku bahwa Aji pun tak tahu-menahu soal konsep video tersebut. Terpisah antara jarak Jakarta-Bandung membuat ia sulit membahas konsep video dengan Aji.

"Ketemuan sekali sama tim Aji, selanjutnya semua by email. Dan saya nggak kasih tahu Aji ending videonya bakal kayak gimana. Sengaja saya keep karena Aji bilang dia suka kejutan," ujar Fluxcup kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Memang video itu terasa absurd, terlebih pada bagian akhir. Namun sebenarnya banyak makna terselubung dalam video berdurasi enam setengah menit itu.

Lagu Topik Semalam sendiri Aji tulis berdasarkan pengalaman pribadi saat masih berpacaran dengan Dewi Syariati. Perempuan yang kini menjadi istri Aji itu sempat mengultimatum dengan kalimat 'kalau serius kita menikah, kalau enggak sudahi saja'.

"Nah, saya menghadirkan ketakutan-ketakutan yang dilontarkan Rendha dengan analogi perabotan rumah tangga, yang sudah sangat jelas ini merupakan drama yang mereka hadapi," kata Fluxcup.

[Gambas:Youtube] (adp/rea)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CzWs29
December 26, 2018 at 01:06AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2CzWs29
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Lima Rekomendasi Film Akhir Pekan

Jakarta, CNN Indonesia -- Memasuki pekan liburan akhir tahun, bioskop Indonesia diwarnai sejumlah film baru. Uniknya, beberapa film itu merupakan cerita lepasan dari sejumlah film ternama.

Di antaranya ada film lepasan Transformers yang menceritakan tentang Bumblebee. Milly & Mamet (Ini Bukan Cinta & Rangga) merupakan lepasan dari Ada Apa dengan Cinta?, sementara Aquaman dibuat film solo setelah muncul dalam film superhero DC, Justice League.

Di samping tiga film tersebut, bioskop Indonesia pun diisi oleh film animasi Spider-Man: Into The Spider-Verse serta film terbaru dari Shah Rukh Khan, Zero.


Merangkum laman jaringan bioskop Cinema XXI, Cinemaxx dan CGV Cinemas, berikut lima rekomendasi film akhir pekan dari CNNIndonesia.com.

Bumblebee

Bumblebee dibuat dengan latar waktu 20 tahun sebelum peristiwa di film pertama Transformers (2007), ketika si mobil robot kuning berlindung di sebuah tempat barang rongsokan di pantai kecil di California.

Charlie Watson (Hailee Steinfeld), seorang gadis yang baru saja berulang tahun ke-18 mencoba mencari mobil pertamanya di sebuah tempat penjualan barang bekas. Takdir membawa Charlie bertemu Bumblebee yang terluka akibat perang.

[Gambas:Youtube]

Seiring waktu, gadis ini menyadari bahwa mobil pertamanya itu bukanlah VW kuning biasa.

Film ini bisa disaksikan di jaringan Cinema XXI, CGV Cinemas dan Cinemaxx.

Milly & Mamet (Ini Bukan Cinta & Rangga)

Melanjutkan timeline dari kisah Ada Apa Dengan Cinta 2, kini Milly & Mamet dihadapi problema hidup sebagai orangtua dan membangun biduk rumah tangga.

Di tengah kesibukan mengurus anak pertama mereka, Mamet yang memiliki passion untuk memasak dan sempat bekerja sebagai chef kini 'terkungkung' di pabrik milik orang tua Milly. Sebuah pilihan yang terpaksa, karena ia jadi tumpuan keluarga kecil mereka setelah Milly mundur dari profesinya sebagai bankir untuk fokus membesarkan anak.

Seiring waktu, mereka pun dihadapi konflik demi konflik atas keputusan yang diambil.

[Gambas:Youtube]

Film ini bisa disaksikan di jaringan Cinema XXI, CGV Cinemas dan Cinemaxx.

Zero

Aktor kenamaan Bollywood Shah Rukh Khan kembali menyuguhkan aksi terbarunya. Kali ini, ia diceritakan sebagai Bauua, manusia kerdil jenaka yang jatuh cinta pada seorang superstar.

Lahir dari keluarga kaya dan dibesarkan dalam lingkungan berkecukupan serta mewah, Bauua selalu menemukan kepuasan di kota Meerut dan masyarakatnya. Namun, pertemuan dengan dua orang wanita berbeda membawanya pada petualangan untuk menyempurnakan ketidaksempurnaannya.

Dia juga memperluas wawasan demi menemukan tujuan hidup yang tidak disadari sebelumnya.

[Gambas:Youtube]

Film ini bisa disaksikan di jaringan CGV Cinemas dan Cinemaxx.

Aquaman

Segala keanehan yang dirasakan Arthur Curry semasa kecil membawanya pada fakta menakjubkan: ia adalah pewaris takhta kerajaan bawah laut yang terkenal, Atlantis. Ia pun harus mempelajari kehidupan asal usulnya di bawah laut sembari mencegah peperangan yang akan pecah antara makhluk laut dan darat.

Film ini bisa disaksikan di jaringan Cinema XXI, CGV Cinemas dan Cinemaxx.

[Gambas:Youtube]

Spider-Man: Into The Spider-Verse

Film ini menjanjikan alam yang berbeda dari dunia Spider-Man yang selama ini dikenal.

Miles Morales yang merupakan pemuja Spider-Man harus menerima fakta bahwa dirinya menjadi sang manusia laba-laba dan memasuki sebuah dunia paralel dan bertemu Spider-Man dari berbagai dimensi. Ia lalu harus ikut menghentikan ancaman berbahaya bersama mereka.

Film untuk Semua Umur ini bisa disaksikan di jaringan Cinema XXI, CGV Cinemas dan Cinemaxx.

[Gambas:Youtube] (agn/rsa)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RemT5i
December 22, 2018 at 01:06AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2RemT5i
via IFTTT
Share:

Sekjen PSSI dan Dirut PT LIB Tak Penuhi Panggilan Bareskrim

Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ratu Tisha Destria dan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (Dirut PT LIB) Berlington Siahaan mangkir dari panggilan pemeriksaan kasus dugaan pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola yang dilayangkan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal (Dittipidkor Bareskrim) Polri, Jumat (21/12).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan Tisha dan Berlington tidak dapat memenuhi panggilan penyidik pada hari ini karena memiliki kegiatan lain.

"(Tisha dan Berlington) minta minggu depan karena beliau-beliau ada kegiatan," kata Dedi saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Jumat (21/12).

Namun begitu, lanjut dia, penyidik belum menjadwalkan ulang waktu pemeriksaan Tisha dan Berlington secara pasti. Menurutnya, penyidik akan mengatur waktu setelah mengonfirmasi kedua sosok itu lebih dahulu.

"Nanti akan dikonfirmasi lagi waktu beliau-beliau untuk dapat hadir memberikan keterangan," kata jenderal bintang satu itu.


Selain menjadwalkan pemeriksaan Tisha dan Berlington, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan tiga orang lainnya yakni Manajer Madura FC Januar Herwanto, Ketua Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) Richard Sambera, dan Sekjen BOPI Andreas Marbun.

Ketiganya telah datang dan selesai memberikan keterangannya terhadap penyidik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyidik pun telah menjadwalkan pemeriksaan tiga orang lainnya terkait kasus dugaan pengaturan skor di pertandingan sepak bola, pekan depan.

Mereka adalah Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto, Chief Executive Officer (CEO) PT LIB Risha Adi Wijaya, dua orang wasit bernama M. Reza Pahlevi dan Agung Setiawan, Ketua Komisi Displin PSSI Asep Edwin, eks anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat, serta Kepala Biro Hukum Kemenpora Sanusi.


Sebelumnya, Januar menuturkan penyidik Dittipidkor Bareskrim mendalami dugaan pengaturan skor di dua laga Liga 2 2018 yang mempertemukan PSS Sleman dan Madura FC, baik di babak penyisihan atau babak 8 besar.

Menurutnya, laga PSS Sleman dan Madura FC di babak penyisihan Liga 2 2018 didalami lantaran dirinya mengaku pernah ditawari uang untuk mengalah oleh anggota komite eksekutif (exco) PSSI, Hidayat.

Sedangkan laga PSS Sleman dan Madura FC di babak 8 besar Liga 2 2018 didalami karena gol gol bunuh diri bek Madura FC Muhammad Choirul Rifan terjadi setelah salah seorang pemain PSS Sleman terperangkap dalam posisi offside lebih dulu.

"Pemeriksaan berkisar pada babak penyisihan antara PSS Sleman sama Madura FC dan babak 8 besar ketika ada pergantian wasit dan offside yang dipermasalahkan itu," kata Januar kepada wartawan, di kantor sementaraDittipidkorBareskrim, Gedung Ombudsman,Jakarta Selatan pada Jumat (21/12).

(mts/DAL)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GCjx8f
December 22, 2018 at 01:06AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2GCjx8f
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Merasakan Klimaks Konser Dewa Metal Judas Priest

Jakarta, CNN Indonesia -- Sukar untuk membayangkan bisa menyaksikan penampilan Judas Priest secara langsung, di Jakarta. Usia para personel band yang rata-rata di atas 60 tahun membuat saya berpikir bahwa kesempatan menonton band yang terbentuk pada 1969 itu teramat tipis.

Tapi toh semesta berkata lain. Di Ecopark Ancol, Jakarta Utara, kemarin malam (8/12) band ini memperdengarkan raungan musik heavy metal mereka.

Sebelum konser berlangsung saya memutuskan untuk menyaksikan penampilan Judas Priest dari dekat front of house (FOH). Bukan karena tidak ingin berdesakan atau terkepung dalam moshing di dekat panggung, tapi karena ingin mendengar kualitas suara band asal West Bromwich, Inggris ini. Membuktikan bahwa sang vokalis, Rob Halford, memang pantas dijuluki Dewa metal.

Kurang lebih konser berlangsung selama satu setengah jam, Judas Priest selesai tampil sekitar pukul 21:36 WIB.

Klimaks, satu kata yang dapat mendefinisikan konser Judas Priest. Emosi pengunjung dibangun perlahan dari awal dengan menyanyikan lagu yang cukup hit, hit, sampai sangat hit. Mereka sangat paham memainkan emosi pengunjung lewat susunan lagu.

Meski demikian, harus diakui pula, ada beberapa lagu yang suara alat musik dengan vokal kurang seimbang, yaitu ketika suara gitar yang dimainkan Ian Faulkner dan Andy Sneap terdengar sangat kencang hingga menutup vokal Rob. Seperti ketika membawakan lagu Running Wild, Sinner, Desert Plains dan The Green Manalishi.

Terlepas dari hal itu, kualitas vokal Rob yang sudah berusia 67 tahun ini patut diapresiasi. Ia masih bisa bernyanyi dengan nada tinggi nan melengking, bahkan dengan durasi lama. 

Penampilan mereka dilengkapi dekorasi panggung apik dengan instalasi lambang Judas Priest dan kain bermotif besi. Belum lagi Halford yang berkali-kali mengganti jaket saat jeda lagu, kurang lebih delapan kali berganti jaket.

Senang Pertama Kali ke Jakarta

Judas Priest mengawali penampilan dengan membawakan lagu Firepower, Running Wild dan Grinder tanpa jeda. Rob sempat ke belakang panggung untuk mengganti jaket saat jeda, dan saat kembali ia langsung membawakan Sinner, The Ripper, Lightning Strike dan Deserts Plains.

Semakin lama pengunjung semakin menggila. Awalnya hanya berjingkrak sambil bernyanyi, lama-kelamaan beberapa pengunjung asik moshing. Saling membenturkan badan satu sama lain dan menganggukan kepala sesuai alunan lagu.

Emosi terus meningkat ketika mereka membawakan lagu No Surrender, Turbo Lover dan Never The Heroes yang termasuk lagu hit. Diselangi dengan lagu The Green Manalishi, Night Comes Down dan Rising From Ruins.

Tak lupa Rob berinteraksi dengan penonton.

"Kalian semua baik-baik saja kan? Apa kabar? Senang bisa datang pertama kali ke Jakarta, Indonesia, bertemu dengan kalian komunitas heavy metal. Kami mendapatkan kekuatan, ketertarikan dan energi dengan komunitas seperti kalian," kata Rob yang disambut sorak riuh penonton.

Judas Priest terus meningkatkan emosi pengunjung dengan membawakan sederet lagu yang sangat hit, yaitu lagu Freewheel Burning, You've Got Another Thing Comin' dan Hell Bent for Leather secara berurutan.

Penampilan mereka semakin menggila ketika Rob Masuk panggung sembari mengendarai motor Harley Davidson saat membawakan lagu You've Got Another Thing Comin'.

"Sembilan bulan lalu kami mulai tur dan kami selalu berpikir di mana mengakhiri tur ini. Kami ingin main di tempat yang kick ass dan kami pilih Jakarta. Terima kasih, kami akan bawakan satu lagu lagi," kata penggebuk drum Scott Travis yang langsung memainkan intro drum lagu Painkiller yang sangat hit.

Semua personel kemudian berjalan ke belakang panggung. Pengunjung tidak berhenti tepuk tangan sembari bersorak dan lama-kelamaan berteriak 'Priest..Priest..Priest..Priest'.

Benar-benar terasa klimaks.

Satu per satu personel Judas Priest kemudian kembali ke panggung sebelum pengunjung berteriak 'we want more'. Teriakan dan gemuruh tepuk tangan pun menggemuruh ketika gitaris Glenn Tipton naik panggung. Glenn merupakan gitaris Judas Priest yang bergabung sejak tahun 1974, kemampuan bermain gitarnya mulai berkurang pada 2008 karena mengidap parkinson.

Judas Priest membawakan lagu-lagu hit seperti Metal Gods, Breaking The Law dan Living After Midnight sebagai encore. Glenn masih terlihat pandai bermain gitar, ia masih bisa memainkan melodi gitar dengan tempo yang cukup cepat. Tangannya terlihat bergetar ketika melambai ke arah pengunjung yang meneriakkan namanya.

Kemunculan Glenn dalam encore benar-benar menjadi penutup yang sangat baik. Lagi-lagi, kata "klimaks" melintas di kepala di pengujung konser ini.

"Thank you Indonesia, Jakarta. The Priest will be back, goodnight everybody," ujar Rob. (vws)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QidNoP
December 09, 2018 at 01:06AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2QidNoP
via IFTTT
Share:

Saturday, November 17, 2018

Wajah Lelah Peserta Diskusi Khilafah Usai Penantian Panjang

Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah pria berpeci hijau-putih tampak lelah di Masjid At-Taqwa Pekan Raya Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (16/11) malam. Mereka baru tiba dari Nusa Tenggara Barat bersama ratusan orang lainnya untuk menghadiri acara Syiar dan Silaturrahim Kekhalifahan Islam Sedunia 1440 H.

Beberapa anggota polisi dan sekuriti PRJ meminta mereka yang ingin beristirahat di masjid segera meninggalkan lokasi pada malam itu. Alasannya, pihak manajemen tidak memberi izin.

Debat sempat memanas. Perwakilan massa meminta keringanan bermalam, sementara aparat keamanan bersikukuh tak boleh berada di kawasan itu.


"Nunggunya di bus saja, Pak. Kan, enak dingin," ujar salah satu petugas kepolisian di tengah perdebatan.

"Kami masih menunggu kepastian, Pak. Mohon pengertiannya," jawab petugas humas acara tersebut, Ahmad jamaluddin.

Panitia acara itu adalah Khilafatul Muslimin. Para peserta berkumpul di Masjid At-Taqwa setelah mengetahui acara Silaturahim Kekhalifahan itu batal digelar di Masjid Akbar Kemayoran.

Izin dari pihak masjid yang diberikan sejak 11 Agustus 2018 dimentahkan pihak Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPKK). PPKK sendiri merupakan lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Sekretariat Negara.


Di Masjid Akbar terpajang spanduk besar bertuliskan "Tidak Ada Acara Syiar dan Silaturahim Kekhalifahan Islam se-Dunia 1440 H".

Alternatif tempat lainnya yaitu di Masjid Az-Zikra, Bogor. Namun Polres Kabupaten Bogor tidak menerbitkan izin penyelenggaraan acara tersebut.

Para peserta yang terlanjur berangkat ke Jakarta pun kebingungan. Ketua panitia acara Hadiwiyanto mengarahkan para peserta yang sudah datang ke Jakarta untuk iktikaf atau ibadah di sejumlah masjid.

Masjid AKbar Kemayoran, Jakarta. (CNN Indonesia/Setyo Aji Harjanto)
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Roma Hutajulu meminta pihak manajemen Kemayoran memperbolehkan rombongan bermalam. Namun para peserta belum mempunyai kepastian terkait acara.

"Ketua kami sedang diskusi di Polda soal acara ini, dan kami masih belum punya rencana. Kami serahkan pada Allah SWT," kata Koordinator Acara Bidang Publikasi Wuri Handoyo Kepada CNNIndonesia.com sambil tersenyum.

Alimuddin Samaun (58) salah seorang yang ikut rombongan, merasa tak terlalu kecewa meski acara yang dihadirinya tidak jelas. Ia pasrah dan yakin bahwa semua ini adalah ujian dari Tuhan.

Samaun mengaku sudah mengumpulkan uang untuk perjalanan kali ini sejak empat tahun lalu. Penghasilan Samaun dari bertani ditabung sedikit demi sedikit demi menghadiri hajatan rutin organisasinya itu.

"Ini risiko perjuangan, semua perjalanan ada tantangannya pasti, menguji ketakwaan kita, kesabaran kita itu pasti," katanya tersenyum.


Peserta lainnya, Abu Bakar Bin Ismail (42) mengungkapkan hal yang sama. Bapak tiga anak ini telah uang sejak dua tahun lalu agar bisa berangkat ke Jakarta.

Perjalanan melalui darat dan laut selama tiga hari dia tempuh dari Bima, NTB, ke Jakarta. Abu Bakar mengatakan rombongannya berangkat sejak Selasa (13/11) lalu menggunakan bus.

Sebelum berangkat ke Jakarta, kata Abu Bakar, rombongan sempat dilepas secara resmi oleh Kapolres Bima.

Di tengah perjalanan, tepatnya di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, salah satu peserta yang telah uzur terpaksa pulang ke Bima lantaran menderita prostat.

Abu Bakar heran acara ini mendapat penolakan di Jakarta. Padahal menurutnya, acara serupa sering diadakan beberapa tahun terakhir.

"Sebelumnya pernah di Boyolali, sebelumnya lagi di Bandung di pesantrennya Aa Gym (Abdullah Gymnastiar)," katanya.

Ilustrasi massa pendukung khilafah. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Hanya Ingin Diskusi

Hadiwiyanto menjelaskan bahwa acara yang hendak diselenggarakan itu adalah diskusi semata. Ia meyakinkan tidak ada agenda demonstrasi atau aksi protes pemerintahan.

"Kami ini hanya ingin diskusi, bahkan kami sudah undang Kapolri (Jenderal Tito Karnavian) untuk hadir di acara itu memberikan sambutan" ujarnya.

Hadiwiyanto mahfum, saat ini khilafah menjadi momok lantaran sering dikaitkan dengan ormas terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Namun ia menegaskan pemahaman khilafah yang dipegang organisasinya berbeda dengan HTI.

"Kami ingin luruskan, kok kata-kata khilafah jadi momok kenapa, sering kali khilafah dianggap teroris, radikalisme, justru ingin luruskan" ujarnya.

Dia menyatakan organisasinya tidak bermaksud mendirikan negara di dalam negara. "Bukan politik praktis, kami enggak masuk ke ranah itu," ujarnya.

Sementara Abu Bakar menjelaskan, ketua Khilafatul Muslimin yaitu Abdul Qodir Hasan Baraja merupakan khalifah atau pemimpin umat Islam seluruh dunia. Diketahui, Abdul Qodir adalah ulama kelahiran NTB yang kini tinggal di Lampung.

(sah/pmg)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DJIxsa
November 18, 2018 at 01:06AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2DJIxsa
via IFTTT
Share: