Showing posts with label 2018 at 11:59PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 11:59PM. Show all posts

Thursday, December 20, 2018

Moeldoko Sebut Reuni 212 Tak 'Nendang'

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Moeldoko, menyebut Reuni 212 tidak berpengaruh signifikan pada penurunan elektabilitas pasangan capres-cawapres yang didukung pihaknya, bahkan sebaliknya.

"Oh enggak [berpengaruh]. Surveinya jelas. Enggak ngaruh, enggak nendang," kata Moeldoko di Hotel Mandarin Oriental, Kamis (20/12).

Moeldoko bahlkan menyebut tren elektabilitas Jokowi-Maruf meningkat pasca-Reuni 212.

"Masih masih cukup baik dan ada kecenderungan naik," tutur Moeldoko, yang juga menjabat Kepala Staf Kepresidenan ini.

Sebelumnya, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, pada 5-12 Desember atau tiga hari setelah Reuni 212, menyebut elektabilitas Jokowi-Maruf mencapai 54,2 persen, mengungguli pesaingnya, pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang hanya meraih 30,6 persen.

Survei LSI Denny JA sebelumnya, yakni pada 10-19 November, elektabilitas pasangan Jokowi-Maruf mencapai 53,2 persen, sementara Prabowo-Sandiaga mengantungi 31,2 persen.

Diketahui, Reuni 212 digawangi oleh kalangan Persaudaraan Alumni 212. Sejumlah pengurusnya merupakan bagian dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga. Pada gelaran Reuni 212, 2 Desember 2018, massa yang hadir sempat meneriakkan dukungan kepada Prabowo yang hadir saat itu.

Aksi 212 pada 2016 lalu merupakan salah satu aksi besar yang meramaikan Monas hingga Patung Kuda. Saat itu, para peserta aksi menyuarakan pembelaan Islam pasca kasus penistaan agama oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Salah satu yang dilakukan peserta adalah salat Jumat bersama di Monas. Presiden Jokowi bahkan turut serta saat salat. Ia juga berterima kasih kepada peserta karena mengikuti aksi dengan damai.

(chri/arh)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PMSpTv
December 20, 2018 at 11:59PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2PMSpTv
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Prabowo-Sandi Pasang Misi Goyang Suara PDIP di Jawa Tengah

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memindahkan posko pemenangannya ke Jawa Tengah untuk memecah suara PDIP di sana.

Juru Bicara BPN Ferdinand Hutahean menganggap PDIP dan calon presiden nomor Urut 01 Joko Widodo adalah satu kesatuan. Alhasil dengan memecah suara PDIP di sana akan terus menggerus elektabilitas Jokowi di Pemilihan Presiden 2019.

"Daerah itu kan dikuasai oleh PDIP di mana PDIP partainya pak Jokowi karena dia kader PDIP, sehingga Jateng sangat penting bagi kami," ucap Ferdinand di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (9/12).

"Betul sekali (memecah suara). Tentu di sana basis merah jelas siapapun mengetahui peta politiknya basis PDIP," lanjut dia.


Pada Pemilu 2014 PDIP tercatat mendominasi perolehan suara di Jawa Tengah. PDIP berhasil mendominasi delapan dari 10 daerah pemilihan di Jawa Tengah. Kini Ferdinand menargetkan Prabowo-Sandi bisa merebut setidaknya 35-40 persen suara di Jawa Tengah.

"Sehingga Jateng ini satu-satunya kita pastikan kami bisa mendekati Pak Jokowi, tidak berharap menang atau unggul di Jateng tapi target 35-40 persen sudah membuktikan bahwa Prabowo-Sandi akan menang," ujarnya.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahean. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Meski Jokowi didukung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ferdinand meyakini timnya bisa merangkul kalangan akar rumput untuk mewujudkan target itu.

"Kami juga Demokrat mendukung Pak Ganjar sementara kami sekarang mendukung Pak Prabowo. Sama artinya banyak grassroot kami yang harus kami arahkan kembali kemana sekarang kita bergerak di Pilpres," ucapnya.

Strategi yang diterapkan untuk merangkul kalangan akar rumput adalah dengan cara pendekatan pintu ke pintu (door to door), lalu mengumpulkan mereka ke dalam kelompok kecil. Cara itu dinilai efektif lantaran pihaknya bakal menggerakan massa dengan pola multi level marketing (MLM).

"Kami berkumpul bersama masyarakat kecil-kecul mungkin 300 orang 500 orang, tapi akan sangat efektif karena kita akan menggerakkan mereka kemudian dengan pola MLM sehingga satu orang kita harapkan bisa mengajak dua orang yang dua orang mengajak tiga sehingga semakin besar nanti gerakannya," ujarnya.


Sandi sebelumnya telah memastikan bakal lebih fokus berkampanye di kawasan Jawa Tengah selama sisa masa kampanye yang tinggal 120 hari itu.

Alasannya, kata Sandi, wilayah Jawa Tengah memiliki hampir 35 juta jiwa penduduk yang memiliki hak suara di Pilpres 2019 mendatang.

"Ini betul, akan kami pusatkan (kampanye) di Jawa Tengah jumlah penduduknya fantastis," kata Sandi melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (9/12). (sah/gil)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Uvogf4
December 09, 2018 at 11:59PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Uvogf4
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Film 'The Favourite' Menang Banyak di BIFA

Jakarta, CNN Indonesia -- Film The Favourite garapan sutradara Yorgos Lanthimos baru saja menorehkan sejarah dalam ajang British Independent Film Awards (BIFA) di London pada Minggu (2/12) malam waktu setempat.

Film yang dibintangi Rachel Weisz, Olivia Colman, dan Emma Stone ini mampu memboyong 10 buah piala penghargaan. Di antaranya Film Independent Inggris Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Naskah Terbaik.

Colman sendiri turut memperpanjang rekornya sebagai pemenang BIFA dengan raihan Aktris Terbaik atas perannya sebagai Queen Anne di The Favourite.

Capaian itu lantas membuatnya begitu emosional saat menerima piala dan menyatakan bahwa dirinya kehabisan kata-kata. Dirinya juga menyebut tak sempat mempersiapkan diri untuk kemenangan itu.


Setelah menerima piala dan berterima kasih pada rekan main, sutradara dan keluarganya, ia kemudian meletakkan stiker bertuliskan 'Well Done' di bagian dada.

Tak lama setelah itu, Colman kembali ke atas panggung untuk mewakili Rachel Weisz yang memenangkan Aktris Pendukung Terbaik.

The Favourite juga meraih lima penghargaan teknis pada bulan lalu, hingga mendapatkan total sebanyak 10 piala.

Kemenangan besar lainnya di BIFA turut diraih bintang Peaky Blinders Joe Cole yang menerima piala Aktor Terbaik atas perannya sebagai petinju dalam A Prayer Before Dawn, sementara Alessandro Nivola dinobatkan sebagai Aktor Pendukung Terbaik untuk perannya dalam Disobedience.


Di samping itu, mengutip Ace Showbiz, Judi Dench dianugerahi The Richard Harris Award untuk Kontribusi Luar Biasa oleh Aktor Film Inggris. Berikut daftar lengkap pemenang British Independent Film Awards 2018:

The Richard Harris Award for Outstanding Contribution by an Actor to British Film - Dame Judi Dench

The Special Jury Prize - Horace Ove

Best British Independent Film - "The Favourite"

Best Director - Yorgos Lanthimos, "The Favourite"

Best Screenplay - Deborah Davis & Tony McNamara, "The Favourite"

[Gambas:Youtube]

Best Actress
- Olivia Colman, "The Favourite"

Best Supporting Actress - Rachel Weisz, "The Favourite"

Best Actor - Joe Cole, "A Prayer Before Dawn"

Best Supporting Actor - Alessandro Nivola, "Disobedience"

Most Promising Newcomer - Jessie Buckley, "Beast"

The Douglas Hickox Award (Best Debut Director) - Richard Billingham, "Ray & Liz"

Debut Screenwriter - Bart Layton, "American Animals"

[Gambas:Youtube]

Breakthrough Producer
- Jacqui Davies, "Ray & Liz"

The Discovery Award sponsored by Raindance - "Voyageuse", May Miles Thomas

Best Documentary - "Evelyn (2018)"

Best British Short Film - "The Big Day"

Best International Independent Film - "Roma"

Best Casting - Dixie Chassay, "The Favourite"

Best Cinematography - Robbie Ryan, "The Favourite"

[Gambas:Youtube]

Best Costume Design
- Sandy Powell, "The Favourite"

Best Editing - Nick Fenton, Julian Hart, & Chris Gill, "American Animals"

Best Effects - Howard Jones, "Early Man"

Best Make Up & Hair Design - Nadia Stacey, "The Favourite"

Best Music - Jonny Greenwood, "You Were Never Really Here"

Best Production Design - Fiona Crombie, "The Favourite"

Best Sound - Paul Davies, "You Were Never Really Here" (agn/end)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BNglCh
December 03, 2018 at 11:59PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2BNglCh
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

Tulis 'Copot Kapoldasu' di Grup WA, Pemuda Ditangkap Polisi

Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang warga Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, M Yusro Hasibuan ditangkap polisi dan saat ini masih meringkuk di balik jeruji besi. Yusro dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) lantaran memposting tulisan 'Copot Kapoldasu' di sebuah grup percakapan WhatsApp.

Kasus penangkapan terhadap Yusro berawal pada 27 September 2018. Ketika itu Yusro mengirim sejumlah foto-foto unjukrasa yang dilakukan mahasiswa Siantar-Simalungun mengecam tindakan represif aparat terhadap mahasiswa di Kota Medan ke grup percakapan WhatsApp 'Berita Batubara (Online)'.

Lalu foto itu pun dikomentari. Ada yang bertanya di mana aksi itu dilakukan. Pertanyaan tersebut lantas dijawab Yusro dengan menulis 'Siantar Simalungun, GMNI, GMKI, HMI, Himmah, BEM dan lain lain. Mengutuk tindakan represif oknum Polri. Copot Kapoldasu'.

Yusro dikenal sebagai aktivis di Kabupaten Batubara. Dia juga berprofesi sebagai jurnalis di salah satu media daring lokal di Batubara.

Postingan itu berbuntut panjang. Yusro ditangkap oleh beberapa orang polisi yang mengaku berasal dari Polda Sumatera Utara pada Senin 6 November 2018.

Sehari setelah penangkapan, Yusro dilaporkan oleh Bripka Akhiriato dan tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP /1520/XI/2018/SPKT II tertanggal 7 November 2018.

Yusro dijerat dengan Pasal 27 Ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU RI Nomor 19 tahun 2016 Jo Pasal 316 KUHPidana. Bukti laporan yakni percakapan di Grup Whastsapp yang di screenshot. Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto dianggap menjadi korban dalam dugaan pencemaran nama baik itu.


Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Yusro ditangkap karena menyebut 'Copot Kapoldasu' di grup percakapan Whatsapp 'Berita Batubara (Online)'.

"Iya (karena dia menyebut copot kapoldasu). Dia masih ditahan. Di WA-nya itu pemilik akun WA Yusro. Postingannya itu di grup WA Berita Batubara, itu memang kalimat yang dibuatnya sendiri," ucap Tatan, Jumat (23/11).

Tak hanya itu, menurut Tatan, Yusro juga menyampaikan di grup Whatsapp tentang kerusuhan-kerusuhan yang terjadi pada saat aksi unjukrasa.

"Ini kan ada kelanjutan yang dia sampaikan. Itukan ada penyebab ya. Dia menyampaikan kerusuhan-kerusuhan yang terjadi pada saat demo tersebut untuk menyebarkan ke grup-grup WA," kata Tatan.

Terpisah, Koordinator Badan Pekerja Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara, Amin Multazam Lubis, mengatakan Yusro saat ini didampingi oleh KontraS.

Mereka sudah menyiapkan strategi untuk mengawal kasus. KontraS juga akan menyurati berbagai lembaga Negara seperti Komnasham, LPSK, Kompolnas dan DPRD Sumatera Utara.

"Kami berharap Polda Sumut bisa arif dan bijaksana dalam menjalankan fungsi penegakan hukum. Semoga dengan segala upaya yang ditempuh, hukum bisa ditegakkan serta berjalan hanya demi dan atas nama keadilan," pungkasnya.

(frd)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r3gs6K
November 23, 2018 at 11:59PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2r3gs6K
via IFTTT
Share:

Saturday, November 17, 2018

Eks Winger Timnas Indonesia U-16 Dilepas Risma ke Liverpool

Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pemain sayap Timnas Indonesia U-16 Mochamad Supriadi dilepas Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ke Liverpool guna mendalami ilmu sepak bola.

Perjalanan ke Liverpool ini akahirnya bisa terlaksana setelah sebelumnya sempat tertunda karena Supriadi masih disibukkan dengan Timnas Indonesia U-16 baik di Piala AFF atau Piala Asia.

Supriadi tidak sendiri, sebanyak sembilan pemain yang yang merupakan hasil seleksi turnamen sepak bola U-14 Piala Wali Kota Surabaya juga diberangkatkan ke Inggris. Kesembilan pemain itu adalah buah dari pemantauan legenda Persebaya Jacksen F. Tiago beserta timnya.

Di Negeri Ratu Elizabeth itu Supriadi dan kawan-kawan akan berlatih di salah satu akademi sepak bola tertua di Kota Liverpool, Transmere FC.

Keberangkatan Supriadi dan sembilan pemain lainnya merupakan bagian dari kerja sama Pemerintah Kota Surabaya dengan Kota Liverpool sebagai sister city.

Menurut Risma di Akademi Tranmere FC nanti Supriadi dan sembilan pemain lain akan mendapatkan pelatihan teori dan juga fisik. Bagi Risma ini adalah langkah yang baik, ia juga berharap kesepuluh pemain itu dapat menyerap ilmu sebanyak mungkin selama dua minggu berada di kota pelabuhan tersebut.

"Saya berharap mereka nanti dapat teori dan dapat pemeriksaan fisik yang lengkap, jadi kita akan dapat fasilitas itu," kata dia di Balai Kota Surabaya, Sabtu (17/11).

Supriadi membawa Timnas Indonesia U-16 juara Piala AFF 2018.Supriadi membawa Timnas Indonesia U-16 juara Piala AFF 2018. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Lebih dari itu Risma juga menuturkan kesepuluh anak dari Surabaya tersebut memiliki peluang untuk bersekolah dan menimba ilmu lebih lama di Liverpool. Politisi Partai PDIP itu sangat berharap Supriadi dan sembilan pemain lainnya menjadi pesepakbola profesional yang bisa memperkuat klub Eropa dan membawa nama Indonesia mendunia.

"Kalau orang tuanya membolehkan, kita akan cari cara dan bisa menyekolahkan anak ini, jadi perawatannya sungguh-sungguh, tidak setengah-setengah," kata Risma.

Sementara itu Wakil Wali Kota Liverpool Gerry Miller menyebut Liverpool salah satu kota terbaik dunia.

"Liverpool adalah tiga tim terhebat, dan di sini 10 anak akan datang ke Inggris di bawah kepemimpinan Risma. Kami akan membuat anak-anak ini hebat, dan akan kembali dua minggu lagi menjadi pesepakbola yang lebih baik," kata Miller.

Sepak bola, kata Gary bukanlah tentang kualitas satu pemain saja, melainkan kerja sama tim. Hal itulah yang akan dipelajari kesepuluh remaja Surabaya ini selama di Liverpool.

Supriadi sendiri mengaku bangga bisa mendapatkan kesempatan untuk berlatih di Kota Liverpool. Ia juga sudah menyiapkan segalanya untuk bisa semaksimal mungkin memanfaatkan hal itu.

"Ya terutama [mempersiapkan] mental sama kondisi fisik, cuaca di sana juga pasti beda," ujar Supriadi. (frd/sry)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FqaYwA
November 17, 2018 at 11:59PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FqaYwA
via IFTTT
Share:

Friday, November 16, 2018

Coldplay Disebut Garap Album Baru Tahun Depan

Jakarta, CNN Indonesia -- Band Coldplay disebut berencana kembali ke studio pada 2019, untuk mengerjakan album yang disebut 'mengejutkan'.

Mat Whitecross, sutradara yang mengerjakan film dokumenter A Head Full Of Dreams sekaligus teman kuliah para personel Coldplay, mengungkapkan hal tersebut kepada NME.

"Mereka (Coldplay) sedang dalam cuti panjang saat ini, mereka sudah menginginkan masa tenang selama setahun ini," kata Whitecross.

"Mereka belum pernah melakukan hal seperti ini. Saya tak tahu jika kau menyebut Chris (Chris Martin, vokalis) seorang pekerja keras karena dia mencintai pekerjaannya, dia sudah masuk dan keluar studio, menulis tiga atau empat lagu sehari," lanjutnya.


"Tahun ini mereka memutuskan untuk berhenti sejenak. Sejauh yang saya tahu, mereka belum melakukan apa-apa, tetapi sudah ada rencana untuk tahun depan. Bagaimanapun, saya bukan bagian dari band," tutur pria yang juga mengerjakan dokumenter Oasis: Supersonic tersebut.

Whitecross mengakui, dirinya sudah mendengar 'beberapa hal' dan mengambil beberapa gambar saat para personel Coldplay sedang membicarakan 'hal-hal' itu.

Namun menurutnya, bukan haknya untuk membagikan informasi tersebut.

"Coldplay adalah band sukses dengan potret narasi yang selalu sama, 'oh, mereka sedang mencoba melakukan sesuatu'. Terlepas dari kau menyukai mereka atau tidak, setiap album merupakan hasil eksperimen dan selalu berbeda satu sama lain. Seperti Radiohead. Mereka belum menuliskan Kid A di mana penggemar akan berkata 'apa-apaan ini?', tetapi jika kau memutar album pertama lalu album terbaru, kau akan menyadarinya," ungkap Whitecross, merujuk album epik karya band Inggris Radiohead yang rilis pada tahun 2000.

"Mereka selalu menantang diri sendiri dan mengejutkan orang lain. Karena itu mereka bekerja bersama orang seperti Brian Eno. Secara logika, saya yakin apapun yang mereka lakukan akan membuat orang lain kaget," katanya.


Whitecross yang telah mengikuti perjalanan Coldplay selama dua dekade menjelaskan, Chris Martin dan kawan-kawannya selalu bersemangat memulai hal baru.

"Setiap kali menyelesaikan album, mereka merasa sudah habis-habisan. Chris akan berkata, 'oh, kita sudah selesai. Sebagai sebuah band, sudah tak ada lagi apa-apa untuk dikatakan'. Lalu secara bertahap, semua seperti dinyalakan kembali dan mereka mulai bersemangat tentang apa yang akan terjadi berikutnya," ucapnya.

Baru-baru ini Coldplay melepas sebuah film dokumenter berjudul A Head Full Of Dreams, yang dilengkapi dengan album live dan film konser tur dunia untuk menggenapi konsep.

[Gambas:Youtube] (rea)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ThbiAM
November 16, 2018 at 11:59PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2ThbiAM
via IFTTT
Share: