Showing posts with label 2018 at 07:59PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:59PM. Show all posts

Saturday, December 1, 2018

Presiden Prancis Kecam Aksi Kekerasan di Demo 'Rompi Kuning'

Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam para pengunjuk rasa 'rompi kuning' yang menentang kebijakannya. Pasalnya, demonstrasi yang bertujuan menolak kenaikan pajak bahan bakar minyak (BBM) itu berujung ricuh dan menuai tindak kekerasan.

Macron menyatakan ia tak akan menoleransi segala bentuk tindak kekerasan.

"Saya tidak akan pernah menerima kekerasan," kata Macron dalam sebuah konferensi pers di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Buenos Airse, Argentina, dikutip dari AFP.


Menurut Macron, tak ada alasan yang bisa membenarkan tindak kekerasan itu. Unjuk rasa besar-besaran yang diikuti para pengguna rompi kuning pada itu berujung ricuh menelan korban jiwa dan ratusan orang luka-luka. Aksi ini berlangsung dua gelombang yakni di Prancis Timur pada 17 November dan di Paris pada 24 November.

Lantaran rusuh, polisi disebut terpaksa menembakkan gas air mata kepada sekitar 300,000 orang yang turun ke jalan selama kurang-lebih seminggu itu. Demo juga berdampak pada pendapatan harian para peritel turun 35 persen, menurut kelompok konsumen.

"Tidak ada alasan yang membenarkan bahwa pihak berwenang diserang, bisnis dijarah, orang yang lewat atau wartawan terancam atau bahwa Arc du Triomphe (monumen di dekat Istana Presiden Prancis) dicemari," tutur Macron.

Macron menuding para pelaku kericuhan dalam demo itu tidak menginginkan perbaikan, melainkan memang ingin membuat kekacauan.


Presiden yang masih berusia 40 tahun itu menyatakan agak menindak tegas pelaku kericuhan di demo 'rompi kuning'.

"Mereka akan diidentifikasi dan dibawa ke pengadilan untuk tindakan mereka. Saya akan selalu menghargai perdebatan dan saya akan selalu mendengarkan pertentangan tetapi saya tidak akan pernah menerima kekerasan," ucap Macron.

Sepulangnya dari Argentina, Macron akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri di Paris. Mereka akan menindaklanjuti demonstrasi dan kericuhan pada aksi itu. (ptj/rea)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DXCQ8X
December 02, 2018 at 07:59PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2DXCQ8X
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

'Menjepret' Momen Jalanan dari Pinggir Pantai

Denpasar, CNN Indonesia -- Indonesia identik dengan hujan menjelang bulan yang namanya berakhir dengan kata 'ber'. Niat menggelar kelas fotografi dua bulanan, Cekrak Cekrek, di Bali sempat menjadi dilema bagi tim redaksi CNNIndonesia.com karena acara yang ke-tiga kalinya pada tahun ini dijadwalkan berlangsung pada November 2018.

Pulau Dewata dipilih karena destinasi wisata nomor satu di Indonesia ini memiliki beragam unsur yang menunjang dokumentasi berkonsep fotografi jalanan (street photography).

Bekerjasama dengan Sheraton Bali Kuta Resort dan Beachwalk Shopping Center, Cekrak Cekrek edisi Bali sukses digelar pada 3 November 2018.

Kali ini kelas diisi oleh Safir Makki, fotografer CNNIndonesia.com yang sudah malang melintang di dunia fotografi jurnalistik sekaligus street photography.

Direktur Marketing Komunikasi Sheraton Bali Kuta Resort, Alexandra Ancilla, mewakili hotelnya mengatakan sangat menyambut baik dilaksanakannya kelas fotografi dari CNNIndonesia.com.

Ia mengatakan kalau selama ini banyak sekali penggemar fotografi di Bali, namun tak banyak kegiatan serupa yang digelar.

"Jadi sewaktu ditawari untuk bekerjasama dalam menggelar kelas fotografi di hotel kami, kami menyambut baik rencana tersebut. Ditambah lokasi Sheraton Bali Kuta Resort dan Beachwalk Shopping Center yang bertepian langsung dengan Pantai Kuta sangat strategis juga fotogenik untuk konsep street photography," kata Alex kepada CNNIndonesia.com di hari penyelenggaraan.

Sebanyak 20 peserta yang semuanya berdomisili di Bali berkumpul tepat pukul 13.00 WITA di ruang pertemuan Sheraton Bali Kuta Resort.

Usai sambutan dari CNNIndonesia.com dan Sheraton Bali Kuta Resort, Safir Makki langsung memberikan materi street photography dengan tema wisata di sekitar Pantai Kuta.

Pemberian materi yang berlangsung kurang lebih satu setengah jam dilanjutkan dengan sesi foto. Dalam sesi ini peserta bebas berkeliling kawasan Pantai Kuta, Sheraton Bali Kuta Resort dan Beachwalk Shopping Center.

Beruntungnya matahari bersinar terik hari itu, sehingga peserta bisa dengan leluasa mengabadikan momen yang terlihat, mulai dari tamu hotel di kolam renang, turis yang bermain bola di pantai sampai pengunjung mal.

'Menjepret' Momen Jalanan dari Pinggir PantaiSuasana sesi foto. (CNN Indonesia/Artho Viando)

Safir Makki juga sesekali mendatangi peserta untuk membantu penerapan materi street photography yang disampaikan di kelas.

Pukul 17.00 WITA seluruh peserta sudah kembali ke ruang pertemuan untuk mempersiapkan foto yang bakal dinilai oleh Safir Makki.

Sama seperti saat sesi foto, seluruh peserta terlihat serius mengedit fotonya, karena ? peserta yang beruntung bakal mendapat kesempatan untuk memajang fotonya di Galeri Foto CNNIndonesia.com dan media sosial Sheraton Bali Kuta Resort dan Beachwalk Shopping Center.

Di sela sesi ini dibuka juga sesi tanya jawab penuh canda tawa mengenai pengalaman berfoto selama seharian.

Selesai penilaian akhirnya terpilih delapan foto yang dianggap terbaik dan mengusung konsep street photography secara hakiki.

"Secara teknis sudah banyak peserta yang menguasai. Namun street photography tidak melulu bicara mengenai teknis saja, intuisi juga perlu terus diasah untuk menemukan objek dan momen fotonya," kata Safir Makki di sela sesi evaluasi.

"Hunting street photography di Bali itu seru pastinya. Mobilitas masyarakat dan turis, lingkungan, cahaya, warna warni, elemen dan sebagainya bisa dengan mudah ditemukan di sini, khususnya di Pantai Kuta," lanjutnya.

Foto terbaik sudah dipilih dan akhirnya peserta digiring untuk berfoto bersama sambil memamerkan bingkisan menarik sekaligus sertifikat kelas fotografi Cekrak Cekrek dari CNNIndonesia.com.

'Menjepret' Momen Jalanan dari Pinggir PantaiPeserta Cekrak Cekrek edisi Bali. (CNN Indonesia/Artho Viando)

Di tengah wajah penuh sumringah dan bahagia, seluruh peserta sepakat mengatakan kalau kelas sarat edukasi dan gratis seperti ini perlu sering-sering digelar di Bali.

"Tak disangka acaranya bakal sangat menarik, karena acara seperti ini sangat jarang diselenggarakan di Bali, padahal banyak sekali penggemar fotografi di sini. Semoga CNNIndonesia.com bisa sering-sering mengadakan acara seru dan gratis seperti ini lagi," kata salah satu peserta, I Made Suardika.

Keseruan kelas fotografi Cekrak Cekrek bakal berlangsung lagi pada tahun depan. Bagi yang belum mendapat kesempatan untuk ikut pada tahun ini, silakan simak terus informasinya melalui media sosial CNNIndonesia.com.

Salam Cekrak Cekrek!

(ard)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zAWmoV
November 30, 2018 at 07:59PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2zAWmoV
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 14, 2018

Satgas Polri Antisipasi Gejolak Bahan Pokok Jelang Natal

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah antisipasi gejolak barang kebutuhan pokok berupa kelangkaan dan kenaikan harga jelang hari raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Langkah itu ditempuh lewat Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan Satgas Pangan Polri akan melakukan operasi pasar guna memastikan ketersediaan barang, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga komoditas pangan.

"Kami pastikan bahwa semua kebutuhan masyarakat terpenuhi sehingga tidak terjadi gejolak," kata Arief usai memimpin rapat koordinasi antisipasi kelangkaan dan kenaikan harga barang kebutuhan pokok jelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 kantor sementara Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (15/11).

Arief mengatakan Satgas Pangan Polri akan mengambil langkah-langkah strategis dengan mengedepankan pendekatan proaktif dan preventif dalam memastikan ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga.

Jenderal bintang tiga itu melanjutkan, pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi hal yang penting dalam langkah antisipasi ini.

"Kontinuitas Satgas Pangan Polri segera mengkonsolidasi dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan yang lain agar bisa meningkatkan dan melanjutkan mendukung pemerintah ketersediaan bahan kebutuhan pangan pokok," kata Arief.

Namun, dia menegaskan, pihaknya juga akan mengambil tindakan tegas kepada para penimbun kebutuhan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) jelang Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Arief memastikan, pihaknya akan memberikan sanksi pada tindakan yang menyimpang atau melanggar seperti penimbunan bahan baku dan BBM sesuai aturan yang berlaku.

"Kami akan lakukan (penegakan hukum) sesuai jenis pelanggarannya dan ketentuan yang berlaku. Itu (penegakan hukum) adalah langkah terakhir," tutur Arief.

Dalam kesemptan yang sama, Ketua Satgas Pangan Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengajak seluruh pemangku kepentingan terkait untuk bekerja sama dengan tidak mengedepankan ego sektoral.

Menurut dia, koordinasi itu ialah terkait sistem keterbukaan dalam menampilkan data-data.

"Saya mengajak kita berkoordinasi betul-betul koordinasi bukan hanya di bibir saja. Tidak akan ketemu, ujung-ujungnya Kabareskrim turun lakukan tindakan hukum nanti baru menyesal," kata Setyo.

(ugo/ugo)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PxLFgP
November 15, 2018 at 07:59PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2PxLFgP
via IFTTT
Share: