Showing posts with label 2018 at 06:37AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:37AM. Show all posts

Tuesday, December 4, 2018

Usai Raih Ballon d'Or, Modric Berniat Pensiun di Madrid

Jakarta, CNN Indonesia -- Gelandang asal Kroasia Luka Modric berniat pensiun di Real Madrid usai meraih trofi Ballon d'Or 2018. Modric memenangi Ballon d'Or 2018 dengan menyingkirkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Setelah mendapatkan salah satu penghargaan individu untuk pesepakbola profesional itu Modric pun mulai menyusun rencana mengenai masa depannya.

Modric yang kini berusia 33 tahun bertekad untuk pensiun bersama klubnya saat ini Real Madrid. Bersama Los Blancos Modric masih memiliki kontrak hingga Juni 2020.

"Saya memiliki sisa kontrak dua tahun lagi, saya berharap bisa mendapatkan tambahan kontrak satu musim setelah itu," ujar Modric dikutip dari Express.

"Klub sudah banyak menunjukkan rasa sayangnya kepada saya, dan sepertinya saya ingin pensiun di Real Madrid," kata Modric menambahkan.

Luka Modric jadi pemain Kroasia pertama yang raih Ballon d'Or.Luka Modric jadi pemain Kroasia pertama yang raih Ballon d'Or. (REUTERS/Benoit Tessier)
Salah satu alasan Modric ingin mengakhiri kariernya di klub ibu kota Spanyol itu adalah kenyamanan yang dimiliki keluarganya. Modric beserta keluarga kecilnya sangat menikmati kehidupan di Madrid.

Terkait dengan Ballon d'Or 2018 Modric sulit mengekspresikan emosinya dan menjelaskan hal tersebut dengan kata-kata. Dengan torehan itu Modric sukses mematahkan dominasi Ronaldo dan Messi dalam satu dekade terakhir.

Bagi Modric, kemenangan dirinya di Ballon d'Or juga merupakan kemenangan gelandang-gelandang brilian macam Xavi Hernandez dan Andres Iniesta yang tak pernah memenangkan Ballon d'Or meski dianggap sangat pantas mendapatkan trofi tersebut.

"Itu sesuatu yang unik untuk saya. Malam yang spesial," ucap Modric.

"Mungkin di masa lalu ada beberapa pemain yang bisa memenangkan Ballon d'Or seperti Xavi atau Andres Iniesta, tetapi orang-orang akhirnya sekarang melihat orang lain," tutur Modric menjelaskan. (sry/bac)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Uf7bG0
December 05, 2018 at 06:37AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Uf7bG0
via IFTTT
Share:

Saturday, November 24, 2018

Mendagri Prancis Tuduh Sayap Kanan 'Otaki' Aksi Protes BBM

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Dalam Negeri Prancis, Christophe Castaner menuduh pemimpin sayap kanan Marine Le Pen 'mengotaki' aksi protes 'rompi kuning' di Champs Elysées, tepat di pusat Paris. Aksi itu berujung ricuh dimana pihak kepolisian menembakan gas air mata ke para pengunjuk rasa.

"Kaum ultra-kanan dimobilisasi dan sedang membangun barikade di Champs Elysees. Mereka secara progresif dinetralkan dan didorong kembali oleh polisi," katanya dikutip Reuters, Minggu (25/11).

Dalam sebuah pesan di Twitter, Le Pen mengatakan dia telah mempertanyakan mengapa tidak ada protes yang diizinkan di daerah tersebut.

"Hari ini Tuan Castaner menggunakan ini untuk menargetkan saya. Ini rendah dan tidak jujur," katanya.


Para pengunjuk rasa melakukan protes karena marah atas kenaikan biaya bahan bakar dan kebijakan ekonomi Presiden Emmanuel Macron. Ini merupakan aksi protes kali kedua yang dilakukan para pengunjuk rasa 'rompi kuning'.

Para pengunjuk rasa menentang kebijakan kenaikan pajak atas BBM yang diperkenalkan Macron tahun lalu yang ditujukan untuk mendorong orang-orang beralih ke transportasi yang lebih ramah lingkungan. Bersamaan dengan pajak, pemerintah telah menawarkan insentif untuk membeli kendaraan hijau atau kendaraan listrik.

Selama lebih dari seminggu, pengunjuk rasa mengenakan jaket kuning turun ke jalan. Pada akhir pekan lalu misalnya, ketika hampir 300.000 orang terlibat aksi unjuk rasa 'rompi kuning' pertama di seluruh negeri. Aksi itu mengakibatkan pendapatan harian para peritel turun 35 persen, menurut kelompok konsumen.


Selain itu demonstran juga memblokir akses ke pusat perbelanjaan di Bollene dan Carpentras di Prancis Selatan. Sementara di Dole, di Perancis timur, seorang pria yang membawa senjata dikuasai di bundaran yang ditempati oleh demonstran.

Kerusuhan merupakan dilema bagi Macron yang menganggap dirinya sebagai juara melawan perubahan iklim tetapi telah diejek karena tidak bersentuhan dengan rakyat biasa dan berjuang merosot dalam popularitas. (osc)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RbT1Ua
November 25, 2018 at 06:37AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2RbT1Ua
via IFTTT
Share:

Saturday, November 17, 2018

Kapolri Segera Naikkan Polda Banten dan DIY Jadi Tipe A

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian akan menaikkan status Kepolisian Daerah (Polda) Banten dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dari Tipe B menjadi Tipe A dalam waktu dekat.

Hal ini diketahui dari keterangan yang disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat mengonfirmasi kebenaran Keputusan Kapolri KEP/1797/XI/2018 yang diedarkan lewat Surat Telegram Kapolri bernomor ST/2947/XI/KEP./2018 yang salinannya diterima wartawan, Sabtu (17/11).

Menurutnya, mutasi Brigjen Tomsi Tohir dari jabatan Kepala Biro Pengawasan Penyidikan Badan Reserse Kriminal (Karowassidik Bareskrim) Polri ke Kapolda Banten serta pengukuhan Brigjen Ahmad Dofiri sebagai Kapolda DIY ialah dalam rangka peningkatan tipologi dua satuan kepolisan wilayah tingkat provinsi itu dari Tipe B ke Tipe A.

"Telegram mutasi tersebut dalam rangka peningkatan tipologi Polda DIY dan Polda Banten dari Tipe B menjadi Tipe A yang akan dipimpin oleh Kapolda dengan pangkat bintang dua. Rencana pengukuhan dalam waktu yang tidak terlalu lama," kata Dedi lewat pesan singkat, Sabtu (17/11).

Diketahui ada tiga jenis tipe polda yakni Tipe A-K (A+), Tipe A dan Tipe B. Tipe A-K (A+) hanya dimiliki oleh Polda Metro Jaya. Polda Tipe A-K dan A dipimpin oleh seorang perwira tinggi berpangkat inspektur jenderal, sementara polda Tipe B dipimpin oleh brigjen.

Berdasarkan catatan CNNIndonesia.com, Tito telah menaikkan sebanyak 10 polda dari Tipe B ke Tipe A sejak menjabat sebagai Kapolri pada 13 Juli 2016.

Daftar 10 polda yang telah dinaikkan tipologinya itu adalah Polda Lampung, Polda Riau, Polda Sumatera Barat, Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Polda Maluku, Polda Kepuluan Riau, Polda Jambi, Polda Kalimantan Selatan, Polda Kalimantan Tengah, dan Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tito sendiri pernah mengungkapkan alasan menaikkan tipologi sejumlah polda dari Tipe B ke Tipe A adalah tingkat kerawanan daerah yang cukup tinggi dan tidak ingin perwira tinggi (Pati) menumpuk di Mabes Polri.

"Karena kerawanan wilayahnya lain-lain. Kalau naik bintang dua, wakilnya bintang satu untuk mengakomodir supaya jangan banyak di Mabes tapi kita dorong di Polda-Polda," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada 13 September 2016.

Sementara itu, mantan Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar pernah mengungkapkan penguatan anggaran, sarana-prasarana, dan sumber daya manusia menjadi hal yang akan terjadi jika status ketiga Polda di atas sudah meningkat.

"Ketika beralih status secara perlahan akan menyesuaikan, termasuk komposisi jabatan di masing-masing Polda," ucap Boy di Mabes Polri pada 18 Mei 2016.

(mts/arh)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qPlraK
November 18, 2018 at 06:37AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2qPlraK
via IFTTT
Share: