Showing posts with label 2018 at 05:07AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:07AM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Musisi Dian Pramana Poetra Meninggal Dunia di Usia 57 Tahun

Jakarta, CNN Indonesia -- Musisi Dian Pramana Poetra alias Dian PP meninggal dunia di usia 57 tahun setelah dirinya disebut mengidap kanker stadium 4. Kabar tersebut diunggah oleh musisi Tompi melalui media sosial.

Tompi juga mengisahkan kenangan dirinya saat menerima tawaran lagu yang dibuat oleh musisi legendaris tersebut.

"Ada suatu waktu, saya disodorkan lagu yang ditulis oleh Dian Pramana Putra, satu-satunya lagu yang mendengarkan demonya saja sudah membuat air mata jatuh. Dan saya blum sempat merekamnya...," kata Tompi.

" SELAMAT JALAN MAS DIAN, INSYAALLAH mendapat tempat terbaik," lanjutnya.

Musisi Addie MS pun memastikan kabar meninggalnya Dian Pramana Poetra. Addie mengabarkan bahwa Dian meninggal pada pukul 20.50 WIB dan malam ini disemayamkan di rumah duka di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.


Sebelumnya rekan Dian dalam grup musik 2D, Deddy Dhukun mengungkapkan kondisi Dian yang sempat membaik. Karena kondisi itu pula, sesama musisi sempat ingin membuat konser penggalangan dana.

Acara akan berlangsung pada Sabtu (29/12) mendatang pukul 21:00 WIB di Dimsum Festival, Kemang, Jakarta Selatan.

"Kami kumpulkan teman-teman dekat, mudah-mudahan ada umum yang datang. Kami enggak maksa meminta sumbangan, kalau ada yang mau silakan," kata Dian, Kamis (27/12).

Menengok ke belakang, Dian yang sudah aktif bermusik sempat mengikuti kompetisi Lomba Cipta Lagu Remaja 1980. Kala itu ia berhasil menempati posisi ketiga lewat lagu bertajuk Pengabdian.


Tiga tahun kemudian, ia membentuk 2D bersama Deddy. Sampai saat ini 2D telah merilis empat album, masing-masing bertajuk Keraguan (1987), Masih Ada (1989), Sebelum Aku Pergi (1996) dan Peluklah Diriku (2016).

Selain itu, Dian juga membentuk grup musik Kelompok 3 Suara (K3S) bersama Deddy dan Bagus A. Ariyanto, dengan hit Bohong. Tidak berhenti di situ, ia berkolaborasi bersama Fariz RM dan melepas album bertajuk Fariz RM & Dian PP in Collaboration With yang berisi 13 lagu pada 2014.

[Gambas:Youtube] (end)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AjN2Gq
December 28, 2018 at 05:07AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2AjN2Gq
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Prabowo Kembali Kritik Kebijakan Impor Pemerintah Jokowi

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto kembali menyoroti kebijakan impor pangan pemerintah, dan kesejahteraan petani yang tak kunjung membaik. Hal ini diungkapkan Prabowo saat dirinya menghadiri acara puncak Hari Disabilitas Internasional yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (5/12).

Prabowo kembali menuding kebijakan impor pangan menjadi penyebab utama tak adanya perbaikan kesejahteraan terhadap para petani.

"Entah siapa yang bertanggung jawab, saya sendiri heran, tapi pemerintah ini justru mengizinkan impor pangan pada saat panen ini, saya tidak mengerti," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan, Selama ini kelompok tani sudah bekerja keras memproduksi kebutuhan pangan Indonesia. Namun pemerintah justru tak memberikan aksi perlindungan terhadap kaum petani.

"Kelompok tani kita, kaum petani kita, mereka yang memproduksi pangan untuk kita, mereka tidak dibantu dan dilindungi saat ini. Mereka tidak dapat hidup dengan layak," kata Prabowo di Hotel Grand Sahid Jaya.

Bahkan kata dia, petani saat ini tak bisa mendapat hasil besar saat memasuki masa panen di ladang pertaniannya.

Prabowo pun mengaku heran dengan sistem pengelolaan pertanian saat ini. Sebab aksi impor justru sering dilakukan pemerintah saat para petani memasuki masa panen. Pemerintah, kata mantan danjen Kopassus itu, secara terang-terangan justru memberi izin impor untuk komoditas pangan, seperti beras dan jagung dengan nilai yang cukup tinggi.

Prabowo kemudian bercerita pengalamannya saat berkunjung ke Jawa Timur dan Jawa Tengah. Saat itu dia banyak mendengar keluh kesah para petani tebu yang merasa sedih lantaran penghasilannya yang tak juga membaik.

"Saya baru dari Jawa Timur, kaum tani tebu di sana sangat sedih, saya dari Klaten, petani beras sangat sedih, petani tembakau sangat sedih, di mana-mana rakyat kita tidak merasa ada pemerintah yang melindungi mereka, saudara-saudara sekalian," kata dia.

Ini merupakan kali kedua semasa kampanye Prabowo mengungkit soal impor pangan pemerintah. Pada November silam, Prabowo berjanji akan membawa masyarakat Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri dengan menjalankan swasembada pangan, energi hingga air.


"Saya bersaksi di sini kalau Insya Allah saya menerima amanah rakyat indonesia, saya akan bikin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri!" kata Prabowo dalam Deklarasi Komando Ulama Pemenangan Prabowo Sandi (Koppasandi), di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta, 4 November silam.

Dalam arti lain, Prabowo mengatakan tidak akan melakukan impor baik di bidang pangan, energi hingga air.

"Kita tidak akan impor apa-apa saudara-saudara sekalian! Kita harus dan kita mampu swasembada pangan! Mampu! Kita juga harus dan mampu swasemabda energi, swasembada bahan bakar," katanya saat itu. (tst/ain)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EfyjzW
December 06, 2018 at 05:07AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2EfyjzW
via IFTTT
Share: