Showing posts with label 2018 at 04:44AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:44AM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Tiga Hari Jelang Tutup Tahun, Serapan APBD DKI Baru 77,9%

Jakarta, CNN Indonesia -- Tiga hari menjelang akhir tahun 2018, serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta masih belum mencapai target.

Dari situs publik.bapedadki.net, per 28 Desember pukul 17.30 WIB, serapan anggaran baru mencapai 77,9 persen dari total APBD murni 2018 sebesar Rp75 triliun. Padahal, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan serapan anggaran tahun ini sebesar 87 persen.


Meski begitu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah masih optimis target serapan akan tercapai. Pasalnya, pihaknya masih memiliki waktu hingga 31 Desember untuk melakukan penyerapan anggaran.

Saefullah menuturkan meski pada Sabtu dan Minggu merupakan hari libur, namun proses administrasi masih tetap dilakukan.

"Kita masih bisa proses administrasi walaupun hari libur," kata Saefullah di Balai Kota Jakarta, Jumat (28/12).

Tiga Hari Jelang Tutup Tahun, Serapan APBD DKI Baru 77,9%Saefullah. (CNNIndonesia/M. Arby Rahmat Putratama)
Saefullah menyatakan untuk proses pembayaran juga masih bisa dilakukan pada hari Senin (31/12) mendatang. Oleh karena itu, ia optimis serapan anggaran masih bisa meningkat.

"Hari Senin bank masih buka jadi masih ada harapan," ujarnya.

Saefullah mengungkapkan dirinya juga telah memerintahkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mengajukan Surat Perintah Menagih (SPM) agar anggaran bisa terserap optimal.

"Kita minta asisten terkait untuk monitor terus, jangan sampai janji mau diserap tapi tidak. Ini sudah kita maksimalkan sejak dua bulan yang lalu tapi satu bulan terakhir betul-betul kita pantau," tutur Saefullah.

Sebelumnya, Fraksi PDIP DPRD DKI juga menyoroti rendahnya serapan APBD DKI tahun anggaran 2018.

Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono menuturkan rendahnya serapan anggaran ini berdampak pada pelayanan publik yang mengalami kemunduran. Oleh karena itu, ia menilai perlu ada evaluasi terhadap kinerja aparatur pemerintahan.

Gembong juga berpendapat rendahnya serapan anggaran adalah konsekuensi dari kebijakan Anies merotasi sejumlah kepala dinas yang justru menimbulkan banyaknya pelaksana tugas (Plt) kepala dinas.

Fraksi PDIP dan sejumlah fraksi lain, kata Gembong, berencana menggunakan hak angket sebagai respons atas rendahnya serapan anggaran di era Anies.

"Tujuannya agar APBD DKI ke depan tepat sasaran untuk kemajuan kota dan kesejahteraan warga secara merata," ucap Gembong, Kamis (28/12).

(dis/kid)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EUyRM2
December 29, 2018 at 04:44AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2EUyRM2
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Demo Rompi Kuning Tiruan di Belgia, 70 Ditangkap

Jakarta, CNN Indonesia -- Sekitar 70 orang ditahan pada Sabtu (8/12) saat berlangsung demonstrasi tiruan "rompi kuning" di ibu kota Belgia, Brussels, demikian menurut kepolisian.

Sebagai langkah antisipasi, area tempat beberapa institusi Eropa berlokasi, di antaranya gedung Parlemen Eropa, ditutup oleh pihak keamanan.


Polisi juga menempatkan barikade serta menutup akses untuk kendaraan dan pejalan kaki.

Para demonstran berkumpul di dua distrik --Arts Lois dan Porte de Namur-- tapi tidak ada insiden kekerasan.

"Ada sekitar 70 penangkapan sebagai bagian langkah pencegahan," kata juru bicara kepolisian Brussels, Ilse Van De Keere, kepada AFP.

Menurut agensi berita Belgia, demonstran muda memblokade jalan bebas hambatan yang menghubungkan Belgia dengan kota Rekkem di Flanders, dekat perbatasan dengan Perancis.

Mereka juga memasang barikade dekat perbatasan Franco-Belgia, dekat Adinkerque, demikian menurut Belga.

Gerakan "rompi kuning" di Perancis semula berawal dari protes atas kenaikan harga bahan bakar, tapi kemudian berkembang menjadi protes pada kebijakan-kebijakan Emmanuel Macron dan gayanya memerintah.

Gerakan ini menular ke beberapa negara lainnya, termasuk Belgia, dan juga negara berbahasa Perancis lain.

Pada 30 November, demonstrasi "rompi kuning" yang dilakukan oleh 300 orang di Brussels berbuntut kericuhan dan menyebabkan dua mobil polisi dibakar.

(vws)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BZWT5D
December 09, 2018 at 04:44AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2BZWT5D
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Amerika Serikat Sebut Militer Afghanistan Sangat Lemah

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Amerika Serikat mengaku khawatir dengan kemampuan angkatan bersenjata Afghanistan yang lemah. Menurut mereka, jika militer AS angkat kaki dari negara itu, maka kemungkinan besar pasukan Afghanistan bakal kalah telak dari Taliban.

"Kalau kami pergi saat ini juga, saya tidak yakin pasukan Afghanistan bisa mempertahankan negara mereka," kata Kepala Komando Pusat Angkatan Bersenjata AS, Letnan Jenderal Kenneth McKenzie, seperti dilansir The Guardian, Kamis (6/12).

Penilaian itu disampaikan McKenzie untuk mendongkrak sekaligus menyentil kemampuan militer Afghanistan. Sebab, mereka sudah 17 tahun lebih bertempur dan kondisi keamanan negara itu tak kunjung membaik karena kelompok Taliban masih sangat kuat.

McKenzie menyatakan sampai saat ini ada 14 ribu pasukan AS yang diperbantukan di Afghanistan. Sedangkan rekrutmen dan pertambahan pasukan Afghanistan tersendat. Penyebabnya adalah mereka menganggap bahaya pekerjaan itu tidak sepadan dengan bayarannya.

Sebab sejak 2015 tercatat sudah 28 ribu tentara Afghanistan meninggal dalam pertempuran ataupun serangan melawan Taliban. Sedangkan jumlah pejuang Taliban di seluruh Afghanistan diperkirakan mencapai 60 ribu orang.

"Jumlah pasukan Afghanistan yang meninggal dalam pertempuran sangat banyak. Mereka bertempur dengan keras. Hal ini harus diperbaiki," ujar McKenzie.

Menurut pemerintah Afghanistan, rata-rata ada 500 prajurit mereka yang meninggal saban bulan. Jika hal ini terus terjadi, maka pembicaraan damai akan sulit tercapai. (ayp/ayp)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QdTKaM
December 07, 2018 at 04:44AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2QdTKaM
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Cuitan Dubes Arab Saudi Berubah, Beda dengan Versi PBNU

Jakarta, CNN Indonesia -- Cuitan Duta Besar Arab Saudi, Osamah Muhammad Al Shuaibi menuai protes keras dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Osamah dalam cuitannya di Twitter pada Minggu (2/12) kemarin terkait Reuni Aksi 212 dianggap PBNU telah melanggar keras hubungan dipolomatik antara Indonesia dan Arab Saudi.

Dalam cuitannya berbahasa Arab, Osamah melalui akunnya @Os_alshuibi menulis imbauan kepada warga negaranya untuk tidak mendekati lokasi Reuni Aksi 212 di Monas. Dia menyebut acara tersebut sebagai reaksi atas pembakaran bendera tauhid.

Cuitan ini yang dipermasalahkan PBNU, sebab dalam tangkapan layar atau capture yang dilampirkan dalam keterangan pers Gerakan Pemuda Ansor, Osamah menulis 'pembakaran bendera tauhid oleh kelompok sesat.'


Berikut cuitan Osamah lengkap versi GP Ansor yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Berkumpulnya jutaan manusia dalam rangka persatuan Islam

Sebagai reaksi atas pembakaran bendera atau panji tauhid dari kelompok yang sesat sebulan lalu

Dihadiri oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan, calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon

Untuk tidak mendekati keramaian dan kemacetan yang berada di wilayah Monas tersebut.

Cuitan Dubes Arab Saudi yang dicapture GP Ansor. (Dok. Istimewa).

Namun cuitan yang disalin GP Ansor itu memiliki perbedaan dengan cuitan Osamah saat ditelusuri pada akunnya @Os_alshuibi. Perbedaan itu terdapat pada sisi kalimat yang dipersoalkan GP Ansor. Dalam cuitannya, Osamah tidak menulis 'sebagai reaksi atas pembakaran bendera tauhid'.


Berikut cuitan Osamah yang sudah diterjemahkan

Berkumpulnya jutaan manusia dalam rangka persatuan Islam

Rakyat berkerja sama dalam rangka menjaga keamanan nasional

Dihadiri oleh Gubernur Jakarta Anies Baswedan, calon Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon

Diimbau kepada warga negara Saudi untuk tidak mendekati keramaian dan kemacetan yang berada di wilayah Monas tersebut.

Cuitan Dubes Arab Saudi Berubah, Beda dengan Versi PBNUTampilan cuitan Twitter Dubes Saudi.

(gil)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RuwfXz
December 04, 2018 at 04:44AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2RuwfXz
via IFTTT
Share: