Showing posts with label 2018 at 05:47AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:47AM. Show all posts

Friday, December 7, 2018

Legenda Jerman: Sinar Messi dan Ronaldo Belum Habis

Jakarta, CNN Indonesia -- Legenda sepak bola Jerman Lothar Matthaeus menilai sinar dua megabintang sepak bola Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo belum habis.

Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi untuk kali pertama dalam satu dekade terakhir gagal memenangi Ballon d'Or serta penghargaan individu utama lainnya.

Dua trofi penghargaan utama untuk individu digondol gelandang asal Kroasia, Luka Modric, Pemain Terbaik FIFA dan Ballon d'Or.

Untuk penghargaan Pemain Terbaik FIFA, nama Ronaldo berada di urutan kedua dengan meraih 19,08 persen suara. Sementara Messi berada di urutan kelima dengan 9,81 persen. La Pulga kalah dari Mohamed Salah serta Kylian Mbappe.

Penghargaan bola emas Ballon d'Or juga memberikan hasil yang tidak jauh berbeda. Ronaldo berada di bawah Modric dengan meraih 478 suara sedangkan Messi tetap di posisi kelima dengan 280 suara usai kalah dari Antoine Griezmann serta Mbappe.

Messi dan Ronaldo gagal memenangi dua penghargaan individu utama di tahun ini.Messi dan Ronaldo gagal memenangi dua penghargaan individu utama di tahun ini. (AFP PHOTO / JOSEP LAGO)
"Kemilau dari Ronaldo dan Messi belum berakhir, tetapi saat ini ada Mbappe, Griezmann, mungkin [Eden] Hazard dari Chelsea. Banyak pemain membuat sesuatu yang spesial," ujar Matthaeus dikutip dari Sportskeeda.

Bagi Matthaeus, sosok Ronaldo dan Messi sangat penting untuk sepak bola internasional. Persaingan keduanya dalam 10 tahun terakhir memberikan warna tersendiri untuk sepak bola. Kendati demikian Matthaeus juga tidak memungkiri generasi baru sepak bola telah datang.

"Modric bukan sesuatu dari generasi muda, tetapi dia memiliki tim yang sempurna di sekitarnya. Seperti Ronaldo dan Messi, Modric memiliki keuntungan dari timnya, dari kualitas pemain-pemain lainnya," kata Matthaeus.

Matthaeus menilai seorang pemain tidak akan bisa memenangi gelar individu bergengsi seperti Ballon d'Or tanpa bantuan tim. Dengan memiliki tim yang bagus seorang pemain bisa membuat perbedaan dan memenangi Ballon d'Or.

"Messi bermain dengan Barcelona, Ronaldo dan Modric untuk Real Madrid. Hal in membantu banyak mereka menikmati hasil individu ini. Di masa depan, mungkin penghargaan itu akan dimiliki Mbappe, dia pemain yang sangat bagus," ucap ucap mantan pemain Bayern Munchen itu. (sry/bac)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BXDQJ1
December 08, 2018 at 05:47AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2BXDQJ1
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

Dua Karyawan di Papua Berhasil Kabur dengan Luka Tembak

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian Daerah (Polda) Papua menemukan dua orang karyawan PT Istaka Karya (Persero) di Distrik Mbuma, Kabupaten Nduga, Papua dengan kondisi mengalami luka tembak.

Dua karyawan PT Istaka Karya bernama Martinus Sampe dan Jefrianto, diduga berhasil melarikan diri dari insiden penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap puluhan pekerja proyek jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga.

Selain dua karyawan PT Istaka Karya itu, Polda Papua juga menemukan dua orang lainnya, yakni seorang karyawan PT. Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) Irawan dan seorang petugas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesma) John.


"Di Distrik Mbuma tim gabungan TNI dan Polri telah bertemu empat orang pekerja yang berjalan kaki dan berhasil melarikan diri," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Papua Komisaris Besar, Ahmad Musthofa Kamal, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (4/12).

Menurutnya empat orang itu sudah dievakuasi ke Wamena, dan telah dijemput oleh tim medis di sekitar Habema.

Dari empat orang tersebut, ia melanjutkan, didapatkan keterangan bahwa Pos TNI yang berada di Distrik Mbuma telah hancur diserang. Hal ini menyebabkan satu anggota TNI meninggal dunia akibat serangan yang dilakukan oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya.


Kamal menuturkan KKB mendapatkan dengan dukungan masyarakat yang berjumlah kurang lebih 250 orang saat menyerang Pos TNI.

Lebih jauh, Kamal menerangkan aparat TNI dan Polri telah menerahjan sebanyak 153 personel ke Distrik Mbuma yang merupakan distrik terdekat dari Distrik Yigi.

Menurutnya TNI dan Polri akan melakukan langkah penegakan hukum dan evakuasi korban.

"Tindakan kepolisian yang dilakukan yakni melakukan evakuasi korban selamat Ke Wamena, melakukan pengejaran terhadap KKB," tuturnya.

(mts/agr)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KRJ0ZK
December 05, 2018 at 05:47AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2KRJ0ZK
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Manchester City vs Bournemouth Imbang di Babak Pertama

Jakarta, CNN Indonesia -- Duel Manchester City lawan Bournemouth pada babak pertama berakhir imbang 1-1 di Stadion Etihad, Sabtu (1/12).

Manchester City langsung berusaha menekan pertahanan Bournemouth sejak awal pertandingan. Pada menit kedelapan, Leroy Sane melepaskan tembakan kaki kiri yang mampu ditepis oleh kiper Bournemouth, Asmir Begovic. Tiga menit berselang, Olexandr Zinchenko melepaskan umpan silang yang gagal disambut oleh Gabriel Jesus di depan gawang.

Manchester City akhirnya berhasil mencetak gol di menit ke-16 lewat Bernardo Silva. Gol ini bermula dri umpan Zinchenko ke kotak penalti. Sane berhasil mendapat bola dan melepaskan tendangan namun Begovic mampu maju dan membendung tendangan itu dari jarak dekat.

Petaka bagi Bournemouth terjadi lantaran bola liar melaju ke arah Bernardo Silva yang langsung melepaskan tendangan keras ke arah gawang.

Manchester City dominan dalam penguasaan bola di babak pertama.Manchester City dominan dalam penguasaan bola di babak pertama. (Reuters/Jason Cairnduff)
Bournemouth berusaha mengejutkan Manchester City lewat serangan balik yang mengandalkan kecepatan. Namun serangan balik Bournemouth seringkali didasarkan aksi individu sehingga mudah dipatahkan oleh pemain-pemain 'The Citizens'.

Ball possession yang diperagakan Manchester City membuat Bournemouth kesulitan membangun serangan. Hingga menit ke-25, Bournemouth belum berhasil melepaskan tendangan tepat sasaran.

Walaupun mendominasi penguasaan bola, Manchester City juga sejatinya kerepotan untuk melakukan tusukan hingga ke kotak penalti lawan lantaran banyaknya pemain Bournemouth yang menumpuk di belakang.

Hal itu akhirnya yang mendorong pemain Manchester City coba melepaskan tembakan jarak jauh. Di menit ke-37, Sane melepaskan tendangan dari luar kotak penalti namun bola masih melayang jauh di atas gawang.

Pada menit ke-39, Bournemouth sempat memberikan ancaman ketika Joshua King melepaskan umpan ke muka gawang. Callum Wilson gagal menjangkau bola namun bola tetap mengarah ke tiang jauh. Kiper Manchester City, Ederson dengan gemilang membaca pergerakan bola dan menepisnya.

Setelah momen tersebut, Bournemouth berhasil menguasai laga dan lebih sering menekan pertahanan Manchester City. Upaya Bournemouth membuahkan hasil di menit ke-44. Umpan silang yang dilepaskan oleh Simon Francis berhasil disundul Wilson. Skor 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama.

Susunan Pemain

Manchester City (4-3-3)

Ederson; Danilo, Nicolas Otamendi, Aymeric Laporte, Olexandr Zinchenko; Bernardo Silva, Fernandinho, Ilkay Guendogan; Raheem Sterling, Gabriel Jesus, Leroy Sane

Bournemouth (5-4-1)

Asmir Begovic; Simon Francis, Steve Cook, Nathan Ake, Tyrone Mings, Charlie Daniels; Joshua King, Andrew Surman, Lewis Cook, Ryan Fraser; Callum Wilson (ptr)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zxOJ2A
December 02, 2018 at 05:47AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2zxOJ2A
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

BPN Prabowo-Sandi Tak Beri Bantuan Hukum untuk Buni Yani

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memastikan tidak memberikan bantuan hukum terhadap Buni Yani terkait kasus yang menjeratnya. BPN menilai tim hukum Buni Yani telah kuat, sehingga bantuan dirasa cukup disudahkan.

"Sudah cukup (bantuan). Dia (Buni) sudah ada timnya. Sejauh ini sudah bagus," ujar Anggota BPN Ahmad Riza Patria saat dihubungi, Kamis (29/11).

Buni Yani sedianya masih bisa mengupayakan dirinya bebas dari kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Buni yang diketahui bagian dari BPN bisa mengajukan peninjauan kembali atas putusan Mahkamah Agung di tingkat kasasi.

Meskipun tidak memberikan bantuan hukum, kata Riza, namun pihaknya mendorong Buni Yani menggunakan haknya mengajukan PK. Terkait status Buni Yani di BPN, kata Riza, masih tetap sebagai anggota.

"Dia (Buni Yani) tetap menjadi bagian BPN, karena kita tahu dia orang baik. Tidak ada kesalahan yang dilakukan," kata dia.

Berkaca pada kasus Buni Yani dan sejumlah kasus yang mengaitkan anggota BPN, Riza menilai, penegakan hukum tidak berjalan baik. Dia menilai kasus yang melibatkan tim BPN sangat cepat di proses. Sebaliknya, jika BPN melaporkan pihak lain justru lambat diproses.

"Ini masalah keberpihakan," kata dia.

Sementara itu, Buni Yani mengatakan dirinya memang harus keluar dari BPN jika upaya yang dilakukannya tak bernasib baik. Hal ini ia tanyakan pada anggota BPN Ahmad Riza Patria.

"Saya sudah telepon Pak Ahmad Riza. Kalau sudah inkrah itu keluar dari BPN. Karena saya enggak mau berandai-andai," ujar Buni kepada CNNIndonesia.com di Kantor Ormas dan LBH Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar), Kamis (29/11).

Ia juga menambahkan keharusannya keluar dari BPN tidak ada hubungannya dengan posisinya di BPN sekarang sebagai salah satu anggota tim media. Terkait sikap BPN, Buni juga mengatakan sampai sekarang belum ada tanggapan apapun karena salinan putusan MA juga belum diterima.

"Saya sudah tanya itu belum ada. Kalau then, if then, kan ini belum ada barangnya." katanya.

Mahkamah Agung (MA) sebelumnya menolak permohonan kasasi Buni dalam kasus pelanggaran Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Buni Yani pada tanggal 22 November 2018.

BPN Prabowo-Sandi Tak Beri Bantuan Hukum untuk Buni YaniBuni Yani (CNN Indonesia/Abi Sarwanto).

Buni pun tetap divonis satu tahun enam bulan penjara seperti keputusan Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat pada 14 November lalu.

Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah juga mengatakan proses eksekusi Buni Yani akan segera dilakukan jaksa penuntut umum.

"Jadi nanti jaksa akan datang untuk mengeksekusi terdakwa. Sesuai amar putusan ya pidana penjara kepada terdakwa," ujar Abdullah, Selasa (27/11).

(ani/ain)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zvA0VX
November 30, 2018 at 05:47AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2zvA0VX
via IFTTT
Share: