Showing posts with label 2019 at 05:59PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 05:59PM. Show all posts

Sunday, January 13, 2019

Jokowi soal Posko BPN di Solo: Tak Semudah Itu Gerus Suara

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Presiden Nomor Urut 01, Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak terganggu dengan pemberitaan mengenai keberadaan Posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di Kota Solo, Jawa Tengah. Seperti diketahui posko itu terletak tak jauh dari rumahnya di Jalan Letjen Suprapto No 53A Sumber, Solo.

Capres petahanan mengaku tak khawatir bila posko itu sengaja didirikan untuk menggerus suara Jokowi-Ma'ruf di basis suaranya. Jokowi menilai suara pemilihnya tak akan mudah berpaling dan menggerus kekuatannya di Solo.

"Tidak apa, tidak semudah itu menggerus. Tidak apa dekat rumah saya, tidak apa. Saya kira orang Solo juga baik-baik, tidak apa," ujar Jokowi di kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Senin (14/1).


Sebelumnya, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Moeldoko mengaku juga tak khawatir dengan keberadaan posko tersebut. Ia hanya menyoalkan kehadiran posko dianggap mengganggu pemandangan.

"Yang di Solo itu, ya, tidak takut, cuma ganggu pemandangan saja," kata Moeldoko, akhir pekan lalu.


Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Ferry Mursyidan Baldan meminta Moeldoko agar tidak perlu berlebihan dengan kehadiran posko tersebut.

"Ya saya kira kalau ganggu pemandangan tidak perlu dipandang, diabaikan saja. Kalau lewat situ hadap belakang saja. Tidak perlu lebay begitu, kan begitu saja, sederhana," ucapnya.

Selain itu, Ferry juga meminta kubu Jokowi-Ma'ruf tidak mengklaim Solo sebagai kandang mereka. Sebab, ia menilai Solo merupakan bagian dari Indonesia, sehingga sah-sah saja untuk kubunya mendirikan posko di sana.

Jokowi soal Posko BPN di Solo: Tak Semudah Itu Gerus SuaraFerry Mursyidan Baldan. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Ferry juga mengutarakan niatnya sejak lama untuk fokus meraih banyak suara di wilayah Jawa Tengah. Mereka berencana memperbesar intensitas kampanye di wilayah yang identik dengan 'kandang banteng' alias basis PDIP.

Keberadaan posko Prabowo-Sandi juga telah direspons jauh sebelum bangunan itu diresmikan. Sebelumnya, juru bicara TKN Ahmad Basarah menegaskan bahwa pihaknya tak akan terpengaruh apalagi terkecoh dengan pemindahan posko tersebut. 

Menurut dia, pemindahan markas itu hanya strategi psychological warfare atau perang urat syaraf yang dilakukan kubu Prabowo-Sandi.

"Sebenarnya tidak mengandung perbedaan signifikan dengan posko mereka di daerah lain," ujar Basarah, awal bulan lalu.


Lebih lanjut Ahmad menuturkan, dalam sejarah pertarungan politik elektoral di Indonesia, Jateng memang tercatat sebagai kandang banteng yang tidak pernah kalah sepanjang sejarah pemilu.

Secara sosiologi-politik, Jateng juga menjadi basis nasionalis Sukarnois dan Nahdliyin-warga Nadhlatul Ulama, yang diklaim merepresentasikan simbol nasionalis religius antara Jokowi-Ma'ruf.

"Sehingga kami tidak terlalu khawatir dan yakin basis pemilih kami di Jateng tetap aman," ucapnya. (uli/ain)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FtnBFQ
January 14, 2019 at 05:59PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2FtnBFQ
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

3 Alasan Utama Resolusi Tahun Baru Selalu Gagal

Jakarta, CNN Indonesia -- Tahun baru biasanya dimulai dengan membuat resolusi seperti sebuah tradisi tahunan.

Hanya saja, dari resolusi-resolusi yang pernah dibuat tahun sebelumnya, berapa banyak yang benar-benar meraihnya atau setidaknya berusaha mencapainya?

Di pengujung tahun, banyak orang yang meratapi bagaimana resolusi mereka tak tercapai atau bahkan gagal. Kegagalan ini bukan hanya soal Anda tak berusaha cukup keras, tapi juga ada beberapa alasan lain.


Psikoterapis Jonathan Alpert mengatakan kepada Business Insider bahwa ada tiga alasan mengapa resolusi Tahun Baru terus-menerus gagal.

"Orang seringkali membuat resolusi yang tak spesifik, kata-katanya terlalu negatif, dan tak relevan dengan individu," katanya.

Selain itu, alasan lainnya adalah karena tidak menetapkan tujuan yang tepat.

1. Resolusi tak cukup spesifik
Salah satu alasan terbesar orang bisa gagal menjalankan resolusi Tahun Baru adalah karena mereka tak cukup spesifik merinci resolusi mereka.

Contoh kasusnya misalnya punya resolusi untuk lebih sering berolahraga atau menurunkan berat badan. Ini adalah resolusi yang kerap dibuat banyak orang, khususnya perempuan. Namun ini juga resolusi yang sering gagal. Pasalnya, Anda tak punya ukuran untuk menandai kemajuan dan perkembangan resolusi Anda dan menakar keberhasilannya.

Demi membuatnya jadi lebih spesifik, Anda bisa membuat target penurunan berapa kilo di tanggal atau bulan tertentu.

"Lebih mudah untuk gagal ketika Anda menetapkan tujuan dan resolusi yang tak jelas," kata Alpert.

"Ketika Anda membuatnya jadi lebih detail maka tingkat keberhasilannya jadi lebih tinggi."


2. Terlalu negatif
Masalah lain yang sering menyebabkan gagalnya resolusi adalah karena kebanyakan orang membungkusnya dalam bahasa yang negatif.

Ketika beresolusi untuk berhenti makan junk food maka ini akan jadi hal yang sulit karena bakal jadi bumerang untuk Anda. Alih-alih benar-benar bisa tak lagi makan junk food, Anda malah bakal terus memikirkannya.

Cobalah untuk membingkai resolusi Anda dalam bahasa yang lebih positif.

"Pembicaraan kita dengan diri sendiri akan berdampak pada tindakan dan perilaku kita," kata Alpert.

"Kita perlu 'memberi makan' diri kita sendiri dengan pembicaraan yang positif. Alih-alih mengatakan pada diri sendiri 'jangan makan makanan cepat saji,' sebaiknya katakan pada diri sendiri untuk makan wortel, sayur, dan makanan sehat.'."

3. Resolusinya bukan buat Anda
Kendala terbesar lain yang membuat Anda lebih sering gagal saat membuat resolusi adalah karena resolusi Anda tidak mencerminkan apa yang Anda inginkan.

Alpert mengungkapkan bahwa terkadang orang membuat resolusi yang berhubungan dengan harapan orang terhadap Anda.

"Resolusi harus dibuat untuk individu," kata Alpert.

"Seringkali, orang dipengaruhi oleh teman-teman, keluarga, dan apa yang mereka lihat di masyarakat. Saya pikir penting bagi orang untuk menetapkan tujuan untuk diri mereka sendiri bukan orang lain."

(chs/chs)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BSZugo
January 02, 2019 at 05:59PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2BSZugo
via IFTTT
Share: