Showing posts with label 2018 at 03:26AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:26AM. Show all posts

Monday, December 24, 2018

Korban Tewas Tsunami Selat Sunda Meningkat Jadi 373 Jiwa

Jakarta, CNN Indonesia -- Data sementara dampak bencana tsunami Selat Sunda hingga Senin (24/12) pukul 17.00 WIB, tercatat 373 orang meninggal dunia, 1.459 orang luka-luka, 128 orang hilang, dan 5.665 orang mengungsi.

"Hingga pukul 17.00 WIB tercatat 373 korban meninggal dunia tsunami Selat Sunda," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat keterangan tertulis, Senin (24/12).

Adapun kerugian fisik akibat tsunami meliputi 681 unit rumah rusak, 69 unit hotel dan villa rusak, 420 unit perahu dan kapal rusak, 60 unit warung dan toko rusak, dan puluhan kendaraan rusak.

Dampak bencana tsunami ini melanda daerah pesisir di pantai barat Provinsi Banten yaitu Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, dan di pantai selatan Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, dan Pesawaran.


Jumlah korban dan daerah yang terdampak paling parah kerusakannya oleh tsunami Selat Sunda adalah daerah pesisir di Kabupaten Pandenglang. Di daerah ini, kata Sutopo, merupakan kawasan wisata pantai dengan fasilitas hotel dan vila yang banyak berderet di sepanjang pantai.

Sutopo merinci di Kabupaten Pandeglang, 13 kecamatan terdampak terjangan tsunami. Daerah pantai di kecamatan Carita, Panimbang, Cigeulis, Sumur, Labuan, Tanjung Lesung, Cibaliung, Cimanggu, Pagelaran, Bojong, Jiput, Menes dan Pulau Sangiang. Tercatat 267 orang meninggal dunia, 1.143 orang luka-luka, 38 orang hilang, 473 unit rumah rusak, 350 unit perahu dan kapal rusak, 60 unit warung dan toko rusak, 84 mobil rusak dan 49 sepeda motor rusak.

"Jumlah pengungsi yang semula 11.453 orang, saat ini berkurang menjadi 5.361 orang. Berkurangnya pengungsi karena mereka kembali ke rumahnya. Kemarin mengungsi karena adanya isu tsunami susulan," kata Sutopo.

Warga mengais barang di antara reruntuhan bangunan pascatsunami Selat Sunda di Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten. (CNN Indonesia/Hesti Rika)

Menurut Sutopo daerah di Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang telah berhasil dijangkau petugas. Sebelumnya akses terbatas karena adanya kerusakan jalan dan jembatan. Petugas dan alat berat sudah beroperasi di Sumur. Tercatat 36 orang meninggal dunia dan 476 orang luka di Sumur. Evakuasi akan dilanjutkan besok pagi.

Sementara itu, di Kabupaten Serang, daerah yang terdampak adalah Kecamatan Anyer dan Cinangka. Tercatat 29 orang meninggal dunia, 62 orang luka-luka, 68 orang hilang dan 40 unit rumah rusak. Posko Tanggap Darurat didirikan di Puskesmas Cinangka Jl. Raya Karang Bolong Km 139 Kabupaten Serang.


Sementara di Provinsi Lampung, daerah terdampak tsunami ada di Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus. Di Lampung Selatan daerah terdampak meliputi Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Sidomulyo dan Ketibung.

"Tercatat 75 orang meninggal dunia, 253 orang luka-luka, 22 orang hilang di Kecamatan Rajabasa, 73 orang mengungsi dan 30 unit rumah rusak," kata Sutopo.

Sementara itu di Pesawaran, Lampung terdapat 1 orang meninggal dunia, 1 orang luka-luka, 231 orang mengungsi dan 134 unit rumah rusak. Daerah terdampak tsunami Selat Sunda di Pulau Legundi Desa Legundi Kecamatan Punduh Pedada. Sedangkan di Tanggamus, Lampung tercatat 1 orang meninggal dunia, 4 rumah rusak berat, dan 70 perahu rusak berat.

(dal/kid)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GDI7pq
December 25, 2018 at 03:26AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2GDI7pq
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Music at Newsroom: Vira Talisa - 'Walking Back Home'

Sebarkan Vira Talisa datang mendayu ke redaksi CNNIndonesia.com lewat Music at Newsroom edisi Mei lalu. Di segmen terakhir, Vira menjawab pertanyaan fan beratnya dan membahas soal kebebasan beragama dan kesetaraan gender.

Selain itu, Vira Talisa menampilkan lagu 'Walking Back Home' sebagai penutup dirinya mampir ke Music at Newsroom.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zVzm4c
December 15, 2018 at 03:26AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2zVzm4c
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Pengamat: Hanya Orang Gila yang Mau Kembali ke Rezim Orba

Jakarta, CNN Indonesia -- Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hermawan Sulistyo menilai isu Orde Baru dalam Pilpres 2019 tak akan menarik minat generasi milenial. Menurutnya, hanya kalangan tertentu yang masih tertarik dengan isu tersebut.

"Itu hanya orang gila yang mau kembali ke rezim itu. Hidup penuh ketakutan setiap hari," ujar Hermawan dalam diskusi di kantor Populi Center, Jakarta, Kamis (6/12).

Hermawan meyakini isu Orde Baru tak akan laku bagi generasi milenial yang punya rasa ingin tahu tentang sejarah masa lalu. Kalangan itu umumnya berusaha mencari tahu tentang peristiwa yang terjadi di masa Orba.


"Banyak anak milenial yang cerdas, menelusuri, buka file lama, maka akan tahu siapa penjahat HAM, siapa yang merampok ekonomi kita," katanya.

Sementara isu tentang Orba, menurut Hermawan, akan lebih diminati kalangan milenial yang cenderung cuek dan sebagian orang tua yang merasa sejahtera di masa tersebut.

"Milenial yang tidak punya rasa curiousity mungkin akan tertarik, berminat. Kalau orang tua, yang dulu ikut menindas pasti tertarik juga. Tapi jumlahnya enggak banyak," katanya.

Pandangan berbeda disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto. Menurutnya, isu orba masih akan laku di berbagai kalangan selama kampanye pilpres.


"Sekarang jangan anggap semua milenial. Segmen Orba masih banyak, apalagi mereka yang berharap kesejahteraan seperti dulu," ucap Sunanto.

Namun ia mengakui ada jarak atau gap yang cukup jauh untuk menarik minat generasi milenial pada isu Orba. "Kecuali ada gagasan baru yang dimunculkan. Kalau seperti ini titik temunya cukup jauh," tuturnya.

Pengamat: Hanya Orang Gila yang Mau Kembali ke Rezim OrbaPasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno disebut sama-sama memiliki karakter Orba. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Karakter Orba di Dua Kubu

Sunanto menilai karakteristik Orde Baru ada pada dua calon yang mengikuti kontestasi Pilpres 2019, yakni Jokowi dan Prabowo.

"Karakteristik Orba sebenarnya ada di dua capres ini, tapi beda perspektif," ujar Sunanto.

Meski demikian, Sunanto berpendapat kelompok yang cenderung meneruskan semangat Orba ada di kubu Prabowo-Sandiaga. Beberapa kali kubu Prabowo memang mengungkit keberhasilan orba di bawah Soeharto.


Sementara itu, di kubu Jokowi-Ma'ruf, kata Sunanto, masih ada sejumlah tokoh di era Orba yang menjadi bagian Tim Jokowi-Ma'ruf. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

"Ya satu mungkin memang ada kelompoknya, yang satu lagi ada yang jadi bagian dari kebijakannya," katanya.

Oleh karena itu, ia melihat kedua pasangan capres-cawapres itu sama-sama berpotensi menerapkan model kebijakan yang tak berbeda jauh dengan masa Orba.

Sunanto pun menilai sejumlah karakteristik Orba masih tetap muncul di era reformasi saat ini seperti kartel kekuasaan, praktik korupsi kolusi dan nepotisme, hingga sistem otoritarian.

"Kalau tiga sifat itu masih berlaku sampai saat ini ya tidak bisa juga dikatakan sekarang reformasi. Kalau masih ada berarti memang masih ada sifat-sifat orba," ucap Sunanto.


Kubu calon presiden nomor urut 01 Prabowo Subianto sebelumnya kerap menggaungkan keberhasilan era Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto.

Beberapa kali kubu Prabowo mengungkit keberhasilan Soeharto. Bahkan jika Prabowo dan Sandiaga terpilih di Pilpres 2019, mereka akan mengusung semangat swasembada yang pernah dilakukan Soeharto.

Isu kembali ke Orba juga sempat dilontarkan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto melalui akun twitternya.

Putri Soeharto itu mengatakan sudah saatnya kembali seperti era kepemimpinan Soeharto yang sukses dengan swasembada pangan, mendapatkan penghargaan internasional dan dikenal dunia. (pris/pmg)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2B1mzNc
December 07, 2018 at 03:26AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2B1mzNc
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Penerbangan Internasional Perdana KL-Banyuwangi Dikebut

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemkab Banyuwangi serta beberapa pemangku kepentingan terus mempersiapkan penerbangan perdana rute Kuala Lumpur-Banyuwangi.

"Kita terus matangkan, terutama hal-hal sangat teknis karena, memang mekanismenya ketat. Semua stakeholder sudah duduk bareng, sejauh ini sangat oke," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/12). 

Anas mengungkapkan pertemuan teknis antara beberapa pihak juga telah digelar rutin di antaranya adalah PT Angkasa Pura II, manajemen maskapai, Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (AirNav), Kementerian Pariwisata, Ditjen Bea Cukai, dan Ditjen Imigrasi.


Sementara itu, Chief of Air Traffic Development Angkasa Pura II Hufron Kurniadi mengatakan berbagai persiapan terus dikebut. Mulai terminal internasional, keimigrasian, kepabeanan, izin penerbangan rute internasional, dan penetapan bandara internasional dari Kementerian Perhubungan.

Kesiapan Bandara Banyuwangi

Bahkan AP II juga tengah merenovasi terminal VIP Bandara Banyuwangi menjadi terminal internasional. Sejumlah alat yang dibutuhkan juga sudah siap.

"Untuk mesin X-Ray sudah stand by di Jakarta. Sewaktu-waktu terminal sudah siap, alat langsung dikirim. Sedangkan check-in counter sudah ada di Banyuwangi, begitu juga peralatan keamanan seperti perlengkapan komunikasi dan metal detector," katanya.

Executive General Manager Bandara Banyuwangi, Anton Marthalius mengatakan kesiapan penerbangan ditargetkan mencapai 90 persen pada 12 Desember.


"Kami pastikan semuanya berjalan dengan baik, sarana prasarana kelengkapan penunjang terminal internasional bisa masuk secara bertahap. Sehingga pada awal Desember ini sudah bisa dilakukan verifikasi oleh Kementerian Perhubungan," katanya.

Vice President (VP) Citilink, Tenten Wardaya, menjelaskan pihaknya juga sudah mendapatkan izin slot penerbangan dari Malaysia. Citilink mendapatkan slot penerbangan Kuala Lumpur - Banyuwangi di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) Terminal 2.

Citilink akan menggunakan pesawat Airbus 320 dengan kapasitas 180 penumpang. Kuala Lumpur-Banyuwangi bakal ditempuh dalam waktu dua jam 30 menit.

"Rencananya, kami terbang seminggu tiga kali," ucapnya

Pada kesempatan yang berbeda, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut kabar baik ini. Ia mengatakan akses udara di Banyuwangi semakin luas

"Kehadiran international flight di Bandara Banyuwangi sangat positif karena membuat wisatawan bisa langsung menikmati keindahan Sunrise of Java. Promosi pun bisa dilakukan lebih gencar lagi. Khususnya untuk pasar Malaysia," ujarnya.


Ia berharap kehadiran rute internasional itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh agen perjalanan maupun operator perjalanan. Misalnya, dengan membuat paket-paket yang akan memandu wisatawan ke sejumlah lokasi.

"Banyuwangi punya banyak destinasi kelas dunia seperti Kawah Ijen dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, maksimalkan semua potensi dengan kehadiran rute ini karena kehadiran wisatawan mancanegara dipastikan bertambah," kata Arief.

(egp/stu)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SrmXM2
December 04, 2018 at 03:26AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2SrmXM2
via IFTTT
Share:

Diwarnai Dua Kartu Merah, PSM Ditahan Imbang Bhayangkara FC

Jakarta, CNN Indonesia -- PSM Makassar gagal memenangi duel melawan Bhayangkara FC di Stadion PTIK usai kedua tim bermain imbang 0-0 pada lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-33, Senin (3/12).

Pertandingan babak pertama berjalan monoton. PSM dan Bhayangkara FC sama-sama bermain dengan hati-hati.

Hanya saja ritme permainan kedua tim mulai meningkat di babak kedua. Pada PSM mendapatkan peluang pertama di awal babak kedua, tetapi sepakan M Rahmat terkena tiang kiri Bhayangkara FC. Bhayangkara pun membalas serangan PSM dengan sundulan dari Elio Martins pada menit ke-52.

Pertandingan krusial ini pun harus diwarnai dengan dikeluarkannya dua kartu merah oleh wasit Hadiyana untuk kedua tim. Pada menit ke-57 terjadi keributan di hadapan Hadiyana saat Hasim Kipuw ditarik Elio Bruno Martins.

Tanpa pikir panjang Kipuw langsung melayangkan pukulan kepada Bruno dengan lengannya. Tidak lama Bruno pun membalas serangan bek PSM itu. Wasit Hadiana pun mengeluarkan keduanya dengan kartu merah. Ferdinand Sinaga yang berada di bangku cadangan pun tampak berang melihat insiden itu.

Pada menit ke-69 Bhayangkara FC mendapat peluang untuk membobol gawang PSM melalui kombinasi Herman Dzumafo dengan Paulo Sergio. Hanya saja kiper Hilman Syah masih bisa merespons dengan cepat dan menggagalkan peluang itu.

Herman Dzumafo yang bisa melewati adangan bek kiri PSM melepaskan tendangan pertama yang diblok Hilman, bola rebound kembali disontek mantan penyerang PSPS Pekanbaru itu. Namun untuk kedua kalinya Hilman melakukan penyelamatan gemilang.

Bola masih belum berhenti dan tetap bergerak liar usai dua peluang dari Dzumafo. Kali ini yang memanfaatkan kesempatan itu adalah Paulo Sergio. Sayangnya tendangan mendatar Sergio mengenai kaki Hilman.

PSM bisa saja unggul jika tendangan kaki kiri Zulham Zamrun bersarang di gawang Wahyu Tri Nugroho pada menit ke-84. Hanya saja sepakan Zulham memanfaatkan umpan M Rahmad di depan kotak penalti Bhayangkara hanya melayang di atas mistar.

Pelatih Rene Albert pun hanya bisa memegang lutut saat pemainnya membuang peluang emas itu. Kiper Hilman yang tampil gemilang juga langsung menjatuhkan tubuhnya ke rumput seperti menyesali peluang yang gagal jadi gol.

Bhayangkara sempat mencetak gol pada menit-menit akhir, tetapi gol itu dianulir wasit karena offside. Skor akhir pun tetap imbang 0-0 untuk kedua tim.

Pada pertandingan terakhir di Liga 1 PSM akan menghadapi PSMS Medan pada Minggu (9/12), sedangkan Persija Jakarta meladeni Mitra Kukar satu hari sebelumnya, Sabtu (8/12).

Susunan pemain:

PSM: Hilman Syah; Hasim Kipuw, Abd Rahman, Steven Paulle, Hendra W; Marc Klok, Rizky Pellu; Wiljan Pluim; Rahmat, Alessandro F, Guy Junior.

Bhayangkara FC: Wahyu Tri; Putu Gede, Indra Kahfi, Vladimir V, M. Fatchu; Adam Alis, Lee Yujun, Wahyu Subo; Vendry Mofu, Elio Bruno, Paulo Sergio. (sry)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BNZnUk
December 04, 2018 at 03:26AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2BNZnUk
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 20, 2018

BIN: Tak Ada Masjid Radikal Tapi Penceramahnya

Jakarta, CNN Indonesia -- Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto menegaskan bahwa tidak ada masjid yang radikal. Kategori radikalisme kata Wawan, dilihat dari konten yang dibawakan penceramah di masjid tersebut.

"Jadi, konten ceramahnya yang kita utamakan. Kalau masjidnya sih enggak ada yang radikal, tapi penceramahnya," kata Wawan kepada wartawan di Sate Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (20/11).

Pernyataan Wawan tersebut menyikapi pemberitaan media tentang temuan 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme. Temuan tersebut merupakan hasil survei oleh Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) Nahdlatul Ulama.

Temuan itu kemudian diungkapkan oleh Staf Khusus Kepala BIN Arief Tugiman, dalam diskusi Peran Ormas Islam dalam NKRI di Kantor Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), Jakarta, Sabtu (17/11).

Arief mengatakan terdapat tiga kategori tingkat paparan radikalisme dari 41 masjid tersebut. Pada kategori rendah ada tujuh masjid, 17 masjid masuk kategori sedang dan 17 masjid masuk kategori tinggi.

Menurut Wawan hasil survei tersebut kemudian dipelajari oleh BIN sebagai early warning, dan ditindaklanjuti dengan pendalaman dan penelitian lanjutan oleh BIN.

Wawan mendorong penceramah untuk menyampaikan isi ceramah yang sejuk dan BIN akan melakukan pemberdayaan kepada para da'i untuk dapat memberikan ceramah yang mengkonter paham radikal.

BIN dalam hal ini berkoordinasi dengan Kementerian Agama, MUI dan lembaga terkait.

"Semua saling berkoordinasi supaya ada perubahan-perubahan signifikan agar hal ini tidak berkelanjutan," kata dia.

Kata Wawan, keberadaan masjid di lingkungan pemerintah seharusnya steril dari hal-hal yang berbau radikal. Hal tersebut merupakan salah satu upaya BIN menjaga persatuan di Indonesia.

Saat ini, kata Wawan, BIN sedang melakukan literasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman, sehingga keamanan dan ketertiban negara tetap terjaga dengan baik.

Pernyataan BIN itu kemudian ditanggapi oleh Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Syafruddin. Mantan Wakapolri itu mengatakan, radikalisme sejatinya berasal dari para individu atau kelompok yang membawa.

Syafruddin berani menjamin bahwa tidak ada unsur-unsur radikalisme yang bersemayam di masjid. Syafruddin meyakini bahwa Badan Intelijen Negara (BIN), yang mengumumkan temuan ada radikalisme di sejumlah masjid di lingkungan kementerian, lembaga, dan BUMN, merujuk pada individu belaka.

"Bukan itu yang dimaksud BIN, maksudnya itu orang-orang, bukan masjid. Itu bahasanya saja," imbuhnya.

Merespons agar isu radikalisme tersebut tak meliar, Syafruddin mengatakan bahwa masjid-masjid perlu disibukkan dengan kegiatan positif. Dengan demikian, fungsi masjid akan terpenuhi dengan sendirinya dan masjid tetap terjaga kesuciannya.

(dni)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FwwJLj
November 21, 2018 at 03:26AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FwwJLj
via IFTTT
Share: