Showing posts with label 2018 at 10:27AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 10:27AM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Waspada Gelombang 4 Meter Perairan Talaud di Pengujung Tahun

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat mewaspadai gelombang setinggi 4 meter yang berpeluang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada pengujung tahun ini, Senin (31/12).

"BMKG telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, maka masyarakat diharapkan berhati-hati," kata Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Bitung Daniel Aror seperti dikutip Antara, Minggu (30/12).

Masyarakat juga diharapkan mewaspadai gelombang laut setinggi 1,25-2,5 meter yang diperkirakan terjadi di sejumlah perairan seperti, Laut Sulawesi bagian Timur, perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe, perairan Timur Bitung, dan Laut Maluku. Tinggi gelombang 1,0 - 2,0 meter berpeluang terjadi di wilayah laut Sulawesi.


BMKG juga memperkirakan hujan ringan terjadi di Kota Manado, Bitung, Tomohon, Kotamobagu, Airmadidi di Kabupaten Minahasa Utara, Tondano di Kabupaten Minahasa, Amurang di Kabupaten Minahasa Selatan, serta Ratahan di Kabupaten Minahasa Tenggara.

Selanjutnya, Lolak di Kabupaten Bolaang Mongondow, Boroko di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Ondong Siau di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Tahuna di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Melonguane dan Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Hujan lebat diperkirakan terjadi di Molibagu di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan Tutuyan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.

(Antara/lav)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QcOQG6
December 31, 2018 at 10:27AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2QcOQG6
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Tim Sean Gelael Finis Kelima di Formula 2 2018

Jakarta, CNN Indonesia -- Tim yang dibela pebalap Indonesia Sean Gelael Pertamina Prema Theodore Racing finis di peringkat kelima klasemen akhir Formula 2 2018.

Dalam 12 balapan selama musim 2018, Prema mengoleksi 231 poin dari kedua pebalapnya, Sean Gelael dan Nyck de Vries asal Belanda.

Torehan Prema itu hanya berselisih tiga poin dari Russian Times yang menjadi tim juara musim lalu. Di musim ini Russian Time berada di peringkat keempat. Sedangkan tim juara menjadi milik Carlin.

Dalam balapan sprint di Abu Dhabi di Sirkuit Yas Marina, Minggu (25/11), De Vries finis di posisi kelima dengan meraih enam poin. Hanya saja capaian itu belum cukup melewati poin Russian Times kendati pebalapnya Artem Markelov finis ketujuh.

Russian Times mengambil banyak keuntunggan pada balapan feature dengan menempatkan Markelov sebagai runner-up.

Raihan 18 poin itu membuat Russian Times berhasil menyalip koleksi poin Prema yang sebelumnya berada di peringkat empat klasemen. De Vries sendiri finis di posisi kelima pada balapan feature.

Balapan terakhir Formula 2 di Abu Dhabi berlangsung cukup ketat. Meski start dari posisi kedua namun De Vries harus puas finis kelima pada Sabtu (24/11). Sementara, Sean Gelael yang start dari posisi ke-15 finis di urutan ke-17.

Balapan di Abu Dhabi diklaim cukup menyulitkan.Balapan di Abu Dhabi diklaim cukup menyulitkan. (Dok. Jagonya Ayam)
Pada balapan sprint hari Minggu, jalannya balapan juga tidak berlangsung mulus. Sean Gelael harus keluar lintasan setelah bersenggolan dengan pebalap debutan Niko Kari yang membawa bendera tim MP Motorsport.

De Vries sempat menyodok ke posisi keempat. Namun di akhir balapan, De Vries harus puas kembali finis di posisi kelima dan mengamankan enam poin.

"Balapan yang sulit. Kami sudah berupaya maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik. Sekarang saya akan fokus untuk mempersiapkan musim depan," kata Sean dala rilis yang diterima CNNINdonesia.com.

Di klasemen akhir pebalap, Sean menempati posisi ke-15 dengan koleksi 29 poin. Catatan terbaik Sean di musim ini adalah posisi runner-up pada balapan feature di Sirkuit Monaco.

Senada dengan Sean, De Vries juga menyatakan sedikit kecewa dengan hasil balapan di Abu Dhabi.

"Kami seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun, adanya insiden dan degradasi ban yang kami alami membuat hasil yang kami harapkan tidak terwujud," kata De Vries yang menempati peringkat keempat di klasemen pebalap. (sry)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Rbsy93
November 26, 2018 at 10:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Rbsy93
via IFTTT
Share:

Friday, November 16, 2018

PSI Akui Jokowi Belum Berani Tegas Lindungi Minoritas

Jakarta, CNN Indonesia -- Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyebut Presiden Joko Widodo belum tegas membela pihak-pihak minoritas yang berada di Indonesia. 

Salah satunya terkait warga pemeluk kepercayaan Ahmadiyah yang selama empat tahun kepemimpinan Jokowi nasibnya terus terkatung-katung. Bahkan kata dia, penggunaan istilah 'aliran' yang disematkan pemerintah kepada pemeluk Ahmadiyah itu dinilai kurang baik untuk penyelesaian konflik. 

"Ya kalau saya kira mengedepankan dialog. Meskipun kelompok berbeda maka kita jangan gunakan istilah yang tersesat, aliran itu, kita gunakan istilah berbeda," kata Romli di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (16/11).


Ketidaktegasan Jokowi dalam membela Ahmadiyah dan kelompok minoritas lainnya pun dinilai Romli bukan tanpa alasan. Hal ini terjadi lantaran mantan Walikota Solo itu mendapat tekanan dari beberapa pihak. 

"Saya kira memang ada persoalan dalam empat tahun ini. Makanya saya bilang ada tren peningkatan intoleransi politik identitas di negeri ini. Pak Jokowi sejak awal diserang anti Islam, PKI, keturunan Kristen, serangan seperti itu," kata dia. 

"Sehingga banyak agenda toleransi yang seharusnya Pak Jokowi miliki ketegasan akhirnya dipakai alat politik bagi lawan akhirnya itu terkesan kurang tegas," tambahnya.


Meski begitu, Romli tetap yakin ke depan Jokowi bisa lebih berkomitmen membela kaum minoritas. Bahkan janji itu pun disebut Romli sudah masuk dalam visi-misi pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. 

"Ke depan Pak Jokowi yang punya wakil Ma'ruf Amin seorang ulama maka tidak ada alasan lagi anti islam atau anti ulama. Maka harus lebih tegas dan berani dari sebelumnya," kata dia. (tst/DAL)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qQ2MvF
November 17, 2018 at 10:27AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2qQ2MvF
via IFTTT
Share: