Showing posts with label 2018 at 05:37AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:37AM. Show all posts

Wednesday, November 28, 2018

KNKT: Hasil Investigasi Tak Bisa Diboyong ke Pengadilan

Jakarta, CNN Indonesia -- Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menegaskan, hasil investigasi yang dimilikinya tak bisa digunakan oleh pihak manapun sebagai bahan bukti di pengadilan untuk menyeret PT Lion Mentari Airlines dan The Boeing Company dalam hal jatuhnya pesawat Lion Air JT610.

Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT, Nurcahyo Utomo mengatakan, hal itu juga berlaku untuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bila ingin menjatuhkan sanksi untuk perusahaan maskapai Lion Air dan Boeing Company.

"Intinya bahwa hasil penyelidikan KNKT tidak boleh dipakai pengadilan, karena rekomendasi KNKT tadi untuk perbaikan," tutur Nurcahyo, Rabu (28/11).


Terkait pernyataan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi yang menunggu hasil rekomendasi KNKT terkait pengenaan sanksi untuk Boeing Company dan Lion Mentari Airlines, Nurcahyo menuturkan, sebagai regulator transportasi, Kementerian Perhubungan memiliki hak untuk memberikan sanksi. Namun, dia menegaskan, pengadilan tak bisa menggunakan hasil investigasi KNKT sebagai acuannya.

"Menteri Perhubungan punya pertimbangan sendiri untuk menentukan hukumnya apa," kata Nurcahyo.

Namun, Nurcahyo tak menjawab gamblang apakah sah apabila Kementerian Perhubungan kekeh menggunakan rekomendasi KNKT di pengadilan nantinya untuk memutuskan sanksi bagi kedua perusahaan yang bersangkutan atas jatuhnya pesawat Lion Air JT610. "Saya tidak tahu itu," kata Nurcahyo.

Lebih detil, aturan mengenai tak bisa dibawanya hasil investigasi atau rekomendasi KNKT ke pengadilan termaktub dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan Pasal 359 Ayat 1 yang bertuliskan hasil investigasi tidak dapat digunakan sebagai alat bukti dalam proses peradilan.


Kemudian, masih dalam pasal yang sama, pada ayat dua tertulis bahwa hasil investigasi sebagaimana dimaksud pada ayat 1, yang bukan digolongkan sebagai informasi rahasia, dapat diumumkan kepada masyarakat.

"Apabila mau melakukan investigasi di pengadilan, ya mungkin penyidiknya mencari data sendiri, tapi tidak minta di KNKT," tegas Nurcahyo.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, untuk menentukan jenis sanksi yang bisa diberikan kepada Boeing Company dan Lion Mentari Airlines, pemerintah perlu menunggu hasil investigasi KNKT.

"Belum tahu bentuknya (sanksi), tunggu rekomendasi KNKT," ucap Budi belum lama ini. (aud/asr)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FNU3Ex
November 29, 2018 at 05:37AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FNU3Ex
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Eriksson: Semua Pelatih Bisa Bikin Timnas Indonesia Bagus

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih timnas Filipina Sven Goran Eriksson memuji kualitas pemain-pemain Timnas Indonesia usai kedua tim bermain imbang 0-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno dalam laga terakhir di Grup B Piala AFF 2018, Minggu (25/11).

Menurut Eriksson Timnas Indonesia tetap bisa tampil bagus dan memiliki prestasi siapa pun pelatihnya. Eriksson menyebut Skuat Garuda tampil bagus dalam pertandingan melawan Azkals.

"Setiap pelatih punya keinginan menang, saya rasa Timnas Indonesia punya banyak pemain bagus. Siapa pun pelatihnya bisa membuat tim ini bagus juga. Saya tidak bisa membahas Timnas Indonesia lebih banyak lagi karena, bukan tim yang saya tangani," ujar Eriksson.

Eriksson tidak mempermasalahkan timnya yang bermain imbang dengan Timnas Indonesia. Lantaran hasil tersebut cukup untuk membuat Daisuke Sato dan kawan-kawan lolos ke semifinal menemani Thailand.

Selain memuji performa pemain tuan rumah secara menyeluruh, pelatih asal Swedia itu juga memberikan sanjungan untuk kiper Andritany Ardhiyasa yang dianggapnya tampil bagus.

Timnas Indonesia ditahan imbang Filipina.Timnas Indonesia ditahan imbang Filipina. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
"Kiper Timnas Indonesia hari ini bermain bagus, tapi semuanya juga bagus. Saya tidak tahu berapa usia pemain mereka tapi saya prediksi banyak pemain muda dan punya kesempatan untuk berkembang di masa mendatang," ucap Eriksson.

Mengenai kegagalan timnya hanya meraih satu poin di kandang Timnas Indonesia, Eriksson menilai Filipina tampil bagus dan bisa bermain dengan hati.

Eriksson juga menganggap pemainnya hanya membutuhkan istirahat sebelum menghadapi Vietnam di semifinal pada pekan depan. Terkait kapten Philip Younghusband yang cedera di babak pertama Eriksson berharap pemain andalannya itu lekas pulih.

"Phil tentu saja pemain penting di tim kami secara taktik dan moral. Saya bukan dokter jadi belum tahu kondisinya saat ini, tapi saya rasa dia bisa bermain minggu depan," Eriksson menuturkan. (jun/sry)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FHujJS
November 26, 2018 at 05:37AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FHujJS
via IFTTT
Share:

Saturday, November 24, 2018

FPI: Australia Pindahkan Kedubes di Israel Harus Ditolak

Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) Munarman menegaskan bahwa rencana Australia yang ingin memindahkan kantor kedubesnya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem harus ditolak. Sebab apapun bentuk dukungan terhadap penjajahan Israel atas Palestina tidak dapat dibenarkan.

"Maka sikap Australia yang demikian tentu saja harus ditolak," ujar Munarman melalui pesan singkat Sabtu (/24/11).

Munarman mengutarakan hal tersebut merujuk dari Pembukaan UUD 1945 yang mana Indonesia menolak penjajahan di atas muka bumi. Menurut Munarman, Australia mendukung penjajahan Israel atas Palestina, sehingga sikap tersebut harus ditolak.

"Karena ini adalah kewajiban moral dan kewajiban konstitusional," ujar Munarman.


Munarman lantas menganggap Australia sama dengan Israel jika menilik riwayat sejarah. Dia mengatakan pembentukan negara Australia merupakan buah kolonialisme bangsa Eropa.

Dahulu, lanjutnya, bangsa Eropa mendirikan koloni di tanah benua Australia. Hal itu berlangsung sangat lama. Oleh karena itu, menurut Munarman, bangsa asli Australia tidak menyadari hak-hak mereka atas tanah airnya.


Begitu pula dengan Israel. Munarman menyebut bangsa Israel mulanya pendatang yang mendirikan koloni di wilayah Palestina sejak 1948. Lama-kelamaan, bangsa Israel mencaplok dan menganeksasi wilayah Palestina.

"Kaitan dengan Australia yang mendukung Israel dengan cara memindahkan kedubesnya ke Yerusalem, maka kami melihat Australia sama dan sebangun dengan Israel," ucap Munarman.

"Jadi dalam perspektif kolonialisme inilah antara Australia dan Israel saling mendukung. Sesama negara kolonialis saling mendukung," lanjutnya. (bmw/osc)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PTCRC0
November 25, 2018 at 05:37AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2PTCRC0
via IFTTT
Share: