Showing posts with label 2018 at 10:45AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 10:45AM. Show all posts

Sunday, December 16, 2018

Statistik dan Fakta-fakta Menarik Kemenangan Chelsea

Jakarta, CNN Indonesia -- Chelsea berhasil membawa pulang tiga poin pada laga tandang mereka di pekan ke-17 Liga Inggris 2018/2019 usai menekuk Brighton & Hove Albion 2-1 di Stadion American Express Community, Minggu (16/12). Berikut statistik dan fakta-fakta menarik kemenangan Chelsea.

Gol-gol kemenangan The Blues diciptakan Pedro pada menit ke-17 dan Eden Hazard (33'). Sedangkan satu-satunya gol balasan Brighton & Hove Albion dilesakkan Solly March pada menit ke-33.

Skuat arahan Maurizio Sarri tetap bertengger di peringkat keempat dengan kemenangan tersebut. Mereka selisih dua poin dari Tottenham Hotspur di peringkat ketiga.

Berikut data statistik dan fakta-fakta menarik kemenangan Chelsea atas Brighton dan Hove Albion yang dihimpun dari Opta:

1. Chelsea telah mencetak 37 gol di Liga Inggris musim ini dan terbanyak sejak mereka juara pada musim 2014/2015 dengan 38 gol.

Chelsea melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Brighton & Hove Albion 2-1. (Chelsea melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Brighton & Hove Albion 2-1. (Foto: Reuters/Andrew Couldridge)
2. Sebanyak lima kekalahan Brighton & Hove Albion musim ini berasal dari enam tim besar Liga Inggris termasuk kalah dari The Blues. 3. Chelsea selalu menang atas Brighton & Hove Albion dalam tujuh kali pertemuan kedua tim di kompetisi ini dan merupakan rekor terbaik mereka 100 persen melawan satu lawan sepanjang sejarah.

4. Brighton hanya bisa membukukan tiga kali clean sheet padal 19 laga mereka di Liga Primer Inggris dengan total kebobolan 31 gol.

5. Eden Hazard menjadi orang pertama yang mampu menciptakan assist dalam empat laga beruntun sejak 2014 yang pernah juga dilakukan Cesc Fabregas.

6. Willian saat ini sudah terlibat secara langsung dari 50 gol Chelsea di Liga Primer Inggris dengan mencetak 27 gol dan 23 assist.

(bac)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qxbez2
December 17, 2018 at 10:45AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Qxbez2
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Pembangunan LRT Jabodebek Baru Capai 49,1 Persen

Jakarta, CNN Indonesia -- Pembangunan proyek Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit (LRT) wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) fase 1 baru mencapai 49,1 persen. Pembangunan tersebut ditargetkan rampung pada 2019 mendatang.

"Pelaksanaan pembangunan prasarana LRT wilayah Jabodetabek fase 1 direncanakan selesai pada tahun 2019," ujar Corporate Communication Manager PT Adhi Karya, Farid Budiyanto, Kamis (29/11), mengutip ANTARA.

Farid menambahkan, LRT Jabodebek fase 1 dibagi menjadi tiga lintasan. Rinciannya, pembangunan lintasan Cawang-Cibubur mencapai 71,3 persen dan jalur Cawang-Kuningan-Dukuh Atas mencapai 37,2 persen. Sedangkan pembangunan lintasan Cawang-Bekasi Timur mencapai 41,8 persen.


Seperti diketahui, Adhi Karya membangun LRT Jabodebek tahap I sejak September 2015 dengan nilai investasi sebesar Rp22,8 triliun. Pembangunan LRT fase 1 meliputi lintasan 1 dari Cawang-Cibubur, lintasan 2 dari Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, dan lintasan 3 yakni Cawang-Bekasi Timur.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pembangunan LRT Jabodebek di ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 11 sampai 17 akan dilakukan bergantian dengan pembangunan tol layang (elevated), dan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung.

Budi mengaku belum bisa merinci skema dari ketiga pembangunan proyek tersebut. Namun, dalam rapat yang digelar pihaknya terkait kemacetan Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada Kamis, (22/11) lalu, telah ditentukan titik-titik yang dapat dikatakan rawan macet.

"Intinya mereka (pembangunan 3 proyek) akan dilakukan bergantian," kata Budi di Jakarta, Senin (26/11). (ulf/asr)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TYMnm6
November 30, 2018 at 10:45AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2TYMnm6
via IFTTT
Share:

Saturday, November 17, 2018

Tak Simpulkan Kasus Khashoggi, AS Jaga Hubungan dengan Saudi

Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah AS mengaku akan terus menggali fakta kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi sambil menjaga hubungan baiknya dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Pemberitaan soal kesimpulan Badan Intelijen AS (CIA) dalam kasus itu pun disebut tak akurat.

Hal itu dikatakan terkait pemberitaan The Washington Post yang menyebutkan bahwa CIA telah menarik simpulan bahwa putera mahkota Kerajaan Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman memerintahkan pembunuhan itu.

"Beberapa laporan baru-baru ini yang menyebutkan bahwa Pemerintah AS telah membuat kesimpulan final [soal kasus Khashoggi] tak akurat," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS Heather Nauert, dikutip dari Reuters, Minggu (18/11).

"Masih ada pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab terkait dengan pembunuhan Khashoggi," ia menambahkan.

Nauert mengatakan pihaknya akan tetap melanjutkan upaya pencarian fakta seputar kasus itu bersama negara-negara lain yang ikut terlibat.

"Sambil menjaga hubungan yang penting dan strategis antara AS dan Arab Saudi," sambungnya.

Foto wartawan AS kelahiran Arab Saudi Jamal Khashoggi dalam aksi protes di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Jumat (19/10).Foto wartawan AS kelahiran Arab Saudi Jamal Khashoggi dalam aksi protes di depan Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta, Jumat (19/10). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump, saat terbang ke California, Sabtu (17/11), berbicara dengan Direktur CIA Gina Haspel dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo tentang pembunuhan Khashoggi melalui sambungan telepon.

Kepada Reuters, sebuah sumber mengatakan CIA telah memberi penjelasan kepada pemerintah AS dan Kongres tentang penilaiannya itu.

Pernyataan CIA tersebut sejauh ini menjadi penilaian AS yang paling keras dan jelas soal pembunuhan jurnalis Washington Post itu dan kaitannya dengan penguasa de facto Arab Saudi tersebut.

"Kami belum mendapat penjelasan," aku Trump, kepada wartawan di Gedung Putih, sebelum terbang ke California. "Kita akan berbicara dengan CIA nanti dan banyak lagi. Saya akan melakukan itu ketika aku di pesawat. Saya akan berbicara juga dengan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo," ia menambahkan.

Namun, belum diketahui hasil pembicaraan tersebut.

Menurut The Washington Post, kesimpulan CIA itu didapat setelah menggali berbagai sumber intelijen, termasuk panggilan telepon antara Khashoggi dengan Khalid.

Putera mahkota kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman.Putera mahkota kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman. (Bandar Algaloud/Courtesy of Saudi Royal Court/Handout via REUTERS)
Dalam percakapan tersebut, Khalid mengatakan kepada Khashoggi bahwa wartawan itu harus pergi ke konsulat Saudi di Istanbul untuk mengambil dokumen yang dibutuhkan. Khalid menjamin segalanya akan aman ketika Khashoggi datang ke konsulat.

(arh)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OMSzcT
November 18, 2018 at 10:45AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2OMSzcT
via IFTTT
Share: