Showing posts with label 2018 at 05:45AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:45AM. Show all posts

Sunday, December 9, 2018

Jokowi Direncanakan Hadiri 'Coaching Clinic' Ronaldinho

Jakarta, CNN Indonesia -- Pesepakbola dunia asal Brasil, Ronaldinho dipastikan akan datang ke Palembang, Sumatera Selatan untuk memberikan coaching clinic pada 51 anak terpilih dari Sumatera Selatan, 30 Maret 2019 mendatang dalam gelaran bertajuk Alex Noerdin Cup. Kegiatan ini pun diklaim akan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo.

Hal tersebut diungkapkan oleh agen Ronaldinho, Oliver Mandengue, usai meninjau fasilitas di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, Sabtu (8/12).

Mandengue mengatakan, Ronaldinho akan sangat antusias bisa datang ke Palembang untuk membagikan ilmunya kepada para anak-anak yang akan menjadi para atlet sepak bola di masa mendatang.

"Setelah saya datang, dan melihat langsung Stadion Jakabaring, sungguh tidak ada lagi yang diragukan. Saya pastikan Ronaldinho akan sangat senang datang ke Palembang," ujar dia.
Jokowi Direncanakan Hadir di Coaching Clinic RonaldinhoAlex Noerdin (tengah) bertemu dengan perwakilan Ronaldinho, Oliver Mandengue. (CNN Indonesia/Hafidz)
Mandengue mengungkapkan, bahkan pesepakbola 38 tahun yang pernah meraih Ballon d'Or tersebut terus menanyakan kondisi di Palembang.

"Dia sudah tidak sabar untuk datang ke Palembang. Ini pertama kalinya Ronaldinho datang ke Indonesia. Dia ingin memotivasi anak-anak bahkan para atlet sepak bola profesional di Indonesia sekaligus menyapa para penggemarnya," ujar dia.

Status sebagai duta organisasi anak dunia UNICEF pun, ujar Mandengue, membuat pemilik nama lengkap Ronaldo de Assis Moreira membuka lebar kesempatan seperti ini karena bisa sekaligus berkampanye tentang misi sosialnya.

Selain memberikan coaching clinic, Ronaldinho direncanakan akan ikut serta dalam pertandingan persahabatan bersama para mantan pemain timnas sepak bola Indonesia Allstar.

Sementara Alex Noerdin selaku promotor kegiatan mengatakan, dengan mendatangkan Ronaldinho, ia ingin memacu motivasi anak-anak muda di Sumsel untuk menjadi pesepakbola profesional yang andal.

"Turnamen ini sudah dilaksanakan sejak lama. Tapi tahun ini sedikit beda karena mendatangkan Ronaldinho. Ini salah satu upaya untuk terus mempromosikan Sumsel dan olahraganya setelah menjadi tuan rumah Asian Games 2018 kemarin," ujar mantan Gubernur Sumsel ini.

Alex menambahkan, direncanakan Presiden RI Joko Widodo akan hadir dalam gelaran tersebut. "Pak Jokowi direncanakan hadir dalam puncak acara nanti bersamaan dengan Ronaldinho," ujar Alex.

Dalam rangkaian kegiatan Alex Noerdin Cup 2019, sejumlah mantan pemain Timnas Indonesia akan menjalani program 'All Star Tour Sumatera Selatan' dengan berkeliling ke-17 kabupaten/kota mulai 4 Januari 2019.

Beberapa mantan atlet Timnas Indonesia tersebut antara lain Ponaryo Astaman, Ferry Rotinsulu, Kurniawan, Charis Yulianto, Isnan Ali, Bambang Pamungkas, Cristian Gonzales, dan Diego Michiels. Mereka akan memberikan pelatihan singkat bertajuk 'Golden Eleven Coaching Clinic with Ronaldinho'.

Mereka memberikan coaching clinic dan sekaligus menyeleksi anak-anak U-8 hingga U-14 untuk mengetahui pelatihan singkat langsung bersama Ronaldinho.

Ronaldinho pernah bersniar bersama Barcelona.Ronaldinho pernah bersniar bersama Barcelona. (AFP PHOTO / ODD ANDERSEN)
Nantinya, ratusan anak dari 17 kabupaten/kota di Sumsel tersebut akan disaring hingga 51 orang yang akan bertemu dan berkesempatan mendapatkan coaching clinic dari Ronaldinho secara langsung.

Sementara turnamen sepakbola Alex Noerdin Cup akan bergulir mulai Januari 2019. Dari setiap kabupaten akan diambil dua pemain terbaik untuk pembentukan tim sepak bola Sumatera Selatan.

Tim yang berisi pemain terbaik Sumsel ini akan berhadapan dengan Tim All Star Legend yang diperkuat Ronaldinho dan para mantan pemain timnas di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang pada puncak acara, 30 Maret 2018. (idz/nva)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QN2iou
December 10, 2018 at 05:45AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2QN2iou
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Rene Alberts, Teco Sampai RD Disebut Pas di Timnas Indonesia

Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan disebut-sebut sebagai sosok yang pantas untuk menangani Timnas Indonesia menggantikan posisi Bima Sakti.

Timnas Indonesia mencatatkan prestasi tak menyenangkan usai gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2018. Selama dua tahun terakhir, dua nama juga tercatat pernah menukangi Timnas Indonesia, yakni Luis Milla mulai awal 2017 sampai September 2018 sebelum digantikan asistennya Bima Sakti di kursi kepelatihan.

"Terkait teknis, menurut saya kenapa PSSI tidak mempercayakan pelatih timnas berdasarkan pada pelatih yang berprestasi di kompeisi lokal, Liga 1 karena itu bisa merangsang kualitas pelatih. Bukan hanya membangun edukasi lewat lisensi tapi juga kesempatan baru. Setelah sukses di klub, hadiahnya menangani timnas," kata pengamat sepak bola Tommy Welly melalui sambungan telepon, Senin (26/11).

Tommy justru menanyakan tingkat kepercayaan PSSI terhadap kompetisi yang dibuatnya, Liga 1 yang membuat muncul ketidakpercayaan terhadap kualitas pelatih yang ada. Sebab, di Liga 1 disebut banyak rapor merah, mulai dari rumor indikasi dugaan pengaturan skor dan sebagainya.
Rahmad Darmawan (tengah) dianggap cocok menangani Timnas Indonesia. (Rahmad Darmawan (tengah) dianggap cocok menangani Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Tommy menilai Rahmad Darmawan atau RD sebagai pelatih lokal berkualitas yang layak untuk melatih Timnas Indonesia. RD disebut memiliki kemampuan untuk membawa sesuatu hal baru dari tren sepak bola modern yang sedang berkembang. "RD tidak memainkan sayap secara murni tapi menjadikan dua penyerang yang bisa beroperasi dari sayap yang merupakan tren baru untuk kompetisi kita, meski akhirnya bubar di tengah jalan."

"Atas dasar itu saya anggap RD layak karena dia mengikuti perkembangan sepak bola modern. Bukan anti asing, saya pilih dorong kualitas pelatih kita," ungkap Tommy.

Pelatih Persija Stefano 'Teco' Cugurra ikut digadang-gadang cocok melatih Timnas Indonesia. (Pelatih Persija Stefano 'Teco' Cugurra ikut digadang-gadang cocok melatih Timnas Indonesia. (Dok. Persija)
Pendapat Tommy berbeda dengan Anggota Exco PSSI Yunus Nusi yang menyebut pelatih Persija Jakarta, Stefano 'Teco' Cugurra dan Robert Rene Alberts, pelatih PSM Makassar pantas untuk menggantikan Bima Sakti. "Secara pribadi saya akan mengajukan Fakhri Husaini naik level ke Timnas U-19, sementara Indra Sjafri ke U-22. Untuk senior, bisa asing dan lokal. Saya berencana mengajukan nama pelatih Persija Jakarta dan PSM Makassar."

"Artinya, siapa pelatih yang sukses membawa timnya juara di liga layak dipertimbangkan. Tapi, ini baru pendapat pribadi yang akan saya sampaikan ke rapat exco selanjutnya," kata Yunus usai menyaksikan laga Timnas Indonesia melawan Filipina di SUGBK, Minggu (25/11) malam. (TTF)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FEY3Ht
November 27, 2018 at 05:45AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2FEY3Ht
via IFTTT
Share:

Monday, November 19, 2018

Sandi Sebut Momen Besar Saat SBY Turun Kampanye Maret Nanti

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor 02, Sandiaga Uno mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal menciptakan momentum besar ketika turun kampanye pada Maret 2019 atau satu bulan sebelum pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Sandi menyatakan keputusan SBY tersebut telah sesuai dengan rencana yang telah dibuat oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

"Insyaallah Pak SBY begitu satu bulan setengah terakhir ikut turun bersama kami akan meningkatkan tentunya. Luar biasa momentum yang akan diciptakan begitu Pak SBY turun bersama kami," kata Sandi di kediaman Prabowo, Jakarta, Senin (19/11) malam.

Sandi berkata rencana SBY turun kampanye pada Maret 2019 juga sudah dibahas dalam rapat bersama calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto dan sejumlah tim BPN Prabowo-Sandi. Bahkan, kata Sandi, Prabowo menyebut SBY sebagai 'master of strategy.

Menurut mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu, SBY yang juga Presiden ke-6 RI memiliki pengalaman sangat baik dalam Pilpres 2004 dan 2009. Pada dua edisi pesta demokrasi lima tahunan itu SBY dapat memenanginya.

"Jadi buat kami pasti sudah dihitung dengan baik dan itu sesuai juga dengan rencana kami," ujarnya.

Sandi tak memandang langkah SBY baru turun Maret 2019 sebagai bentuk setengah hati mendukung Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. Menurut Sandi, langkah SBY itu merupakan salah satu bentuk menjaga momentum dan sentimen dalam Pilpres 2019.

"Dengan ini jelas bahwa Pak SBY sudah menentukan tanggalnya dan kami yakini sudah melalui perhitungan bersama," kata dia.

Lebih jauh, Sandi mengatakan dirinya juga belajar dari Pilkada DKI Jakarta 2017. Ketika itu, kata Sandi pihaknya berusaha menjaga sentimen dan momentum di tengah masyarakat. Padahal sejumlah pihak menyatakan bahwa pasangan Anies-Sandi tak memiliki peluang untuk menang.

Menurut Sandi, pada saat ini sampai Desember 2018 pihaknya menggunakan gigi satu dan gigi dua saat kampanye. Kemudian pada Januari sampai Februari 2019 akan menggunakan gigi tiga. Lalu, kata Sandi, pada Maret sampai April 2019 langsung masuk gigi empat.

"Pak SBY itu sangat sangat tepat, memang paling dibutuhkan diujung," ujarnya. (fra/eks)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QUhQDP
November 20, 2018 at 05:45AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2QUhQDP
via IFTTT
Share: