Showing posts with label 2019 at 10:10PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:10PM. Show all posts

Tuesday, January 15, 2019

Ada Aroma Kartel Dalam Kenaikan Harga Tiket Pesawat

Kenyataannya, memang pergi ke Jakarta lewat Malaysia lebih murah jika dibandingkan terbang langsung dari Aceh.

Ketua Umum Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Akshara Danadiputra mengatakan mahalnya harga tiket pesawat disebabkan banyak hal. Salah satunya, pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

Menurut dia, pelemahan rupiah yang berdampak pada kenaikan operasional pesawat tak sebanding dengan harga tiket pesawat domestik. Selain pelemahan rupiah, mahalnya tiket pesawat juga dipicu oleh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang harus ditanggung penerbangan domestik.

Penurunan dilakukan untuk merespons tuntutan yang disuarakan masyarakat lewat serangkaian petisi di situs change.org. Meski berencana menurunkan harga tiket pesawat, toh masalah belum berhenti begitu saja. 

Masalah harga tiket pesawat memasuki babak baru. Masalah berkaitan dengan dugaan kartel atau persekongkolan antar maskapai dalam penetapan tarif pesawat. Kok bisa?

Ekonom Institute For Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan dugaan kartel menguat tersebut bisa tercium dari beberapa indikasi. 

Saat masyarakat ramai-ramai mempermasalahkan harga tiket, maskapai kompak menurunkan tarif harga tiket sekitar 20 persen-60 persen. "Ini seolah-olah menjaga daya beli bersama, tapi ada persekongkolan harga yang tidak sehat," ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (14/1).

Ketiga, struktur industri yang tidak sehat. Indikasi ini tercium dari kebijakan kenaikan harga tiket pesawat kemarin. Menurutnya, jika struktur industri kuat, seharusnya ketika satu maskapai menaikkan tarif, kebijakan tersebut tidak diikuti yang lain.
Perlu Ditelisik Adanya Kartel Harga Tiket PesawatIlustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika Pratiwi).

Maskapai lain justru harusnya memanfaatkan kenaikan tersebut untuk sebisa mungkin memenangkan kompetisi dengan tetap menjaga tarif penerbangan tetap rendah. Apalagi, struktur beban operasional tiap-tiap maskapai sejatinya berbeda-beda.

Mereka memiliki beban biaya bahan bakar avtur, suku cadang, perawatan, hingga sumber daya manusia yang berbeda. Berkaitan dengan beban biaya avtur, Bhima mengakui persoalan mendasar yang dihadapi maskapai secara umum sama, yaitu pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga minyak dunia.

Tapi, kondisi tersebut sudah terjadi sejak lama. Seharusnya, kalau maskapai berdalih menaikkan harga tiket karena masalah tersebut, langkah menaikkan sudah ditempuh sejak lama, bukan setelah harga minyak dan rupiah tengah stabil.


"Pertamina saja menurunkan harga bahan bakar nonsubsidi, apa benar harga avtur tinggi. Perlu dicek apakah benar harga avtur juga masih tinggi?" terang dia.

Keempat, jumlah pemain di industri penerbangan yang hanya dikuasai oleh dua grup besar, yaitu Garuda Indonesia Group dan Lion Air Group. Keberadaan dua grup besar tersebut telah menenggelamkan pemain mandiri di dunia penerbangan. 

Satu per satu, maskapai penerbangan yang berada di luar kelompok tersebut gugur. Sriwijaya Air yang sebelumnya memiliki grup sendiri dengan NAM Air, belakangan memilih merapat ke Garuda Indonesia Group demi mengurangi masalah keuangan mereka.

Bhima menduga tenggelamnya maskapai tersebut tak terlepas dari persaingan bisnis tak sehat di industri ini. "Jadi perlu diselidiki, jangan-jangan memang ada strategi price fixing, sehingga pemain di industri ini kian dikit bertambahnya," imbuhnya.


Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal menilai dugaan persaingan yang tak sehat juga terlihat dari waktu maskapai memutuskan mengerek tarif. Kemarin, kenaikan tarif justru dilakukan pada musim rendah permintaan (low season).

Padahal, hukum pasar biasanya momen kenaikan harga tiket dilakukan pada saat permintaan tinggi (peak season), misalnya beberapa waktu sebelum liburan akhir tahun atau jelang libur lebaran.

"Artinya, memang ada indikasi kompetisi di industri yang tidak berjalan sempurna dan tidak sehat karena tidak elastis terhadap perubahan biaya produksi dan siklus permintaan pasar," jelasnya.

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kurnia Toha pun mengamini dugaan ini. Kesepakatan naik turun tarif pesawat oleh beberapa maskapai sekaligus, dianggapnya cukup memberikan indikasi kartel.


Meskipun, kenaikan tarif pesawat sebenarnya tidak melanggar Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 126 Tahun 2015 tentang Mekanisme Formulasi Perhitungan dan Penetapan Tarif Batas Atas dan Batas Bawah Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Namun, bila naik turun ini benar mengarah ke kartel, maka perlu ditindaklanjuti. Sebab, kartel tidak dibenarkan oleh Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

"Bisa saja naik karena antar pelaku usaha saling lihat saja, artinya mandiri naiknya, tidak kartel. Tapi ini mereka lakukan secara bersama-sama, sehingga jadi perhatian kami untuk pelajari lebih dalam," ucapnya.

Kurnia bilang, dugaan ini akan segera ditindaklanjuti dengan berdiskusi bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Khususnya, untuk mengetahui struktur dan perkembangan tarif pesawat dari waktu ke waktu. Diskusi juga dilakukan untuk mempelajari aturan tarif batas atas dan bawah.


Selain itu, pendalaman bukti-bukti juga akan digali dengan memanggil para maskapai. "Karena kami memang sudah memantau ini agak lama dengan melihat penawaran harga tiket yang mereka tawarkan. KPPU kan juga bisa memulai penyelidikan dengan inisiatif, tanpa laporan," katanya.

Maskapai Berdarah-darah

Di luar dugaan kartel, pengamat penerbangan Alvin Lie menilai kenaikan tarif pesawat sebenarnya diperlukan oleh maskapai karena kondisi keuangan mereka sudah berdarah-darah. Hal ini terjadi karena persaingan bisnis dalam beberapa waktu terakhir membuat para maskapai terpaksa banting-bantingan harga.

"Sementara masyarakat sudah terlalu termanjakan dengan tarif pesawat yang selama ini banting-bantingan. Jadi sekarang memang perlu bagi maskapai untuk melakukan penyesuaian," ujarnya.


Menurutnya, indikasi maskapai berdarah-darah terlihat jelas dari beban keuangan yang dihadapi Garuda Indonesia. Maskapai pelat merah itu sudah langganan menderita kerugian dalam beberapa tahun terakhir, bahkan sampai menjadi sorotan publik.

Berdasarkan laporan keuangan per kuartal III 2018, setidaknya perseroan masih merugi sekitar US$114,08 juta setara Rp1,66 triliun (kurs Rp14.600 per dolar AS).

Indikasi lain, tercermin dari aksi merapatnya Sriwijaya Air ke Garuda Indonesia. Maskapai milik Chandra Lie itu akhirnya memilih bergabung ke maskapai BUMN karena memiliki utang sekitar Rp433 miliar yang harus dilunasi ke PT Garuda Maintanance Facility Aeroasia (GMFAA), anak usaha Garuda Indonesia.


Utang itu terdiri dari utang pemeriksaan menyeluruh (overhaul) 10 mesin pesawat sebesar US$9,33 juta atau sekitar Rp139,3 miliar (kurs Rp14.929 per dolar AS). Lalu, utang perawatan pesawat sebesar US$6,28 juta atau sekitar Rp92,75 miliar dan Rp119,77 miliar yang telah dianjak piutang kepada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).

"Maskapai sudah berdarah-darah, selama ini mencoba bertahan, tapi tidak kuat juga. Kalau tidak ada penyesuaian tarif, lama-lama bisa berguguran pemain di industri ini," ungkapnya.

Lebih lanjut, Alvin menilai sekalipun maskapai mengerek harga seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu. Toh, tarif penerbangan yang dipasang sejatinya tidak melanggar ketentuan aturan tarif batas atas dari pemerintah. Artinya, lagi-lagi maskapai tetap berusaha menjaga daya beli masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FsZmYT
January 15, 2019 at 10:10PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2FsZmYT
via IFTTT
Share:

Sunday, January 13, 2019

FOTO: Salah Cetak Gol, Liverpool Kembali Menang

[unable to retrieve full-text content]

Liverpool meraih kemenangan perdana pada 2019. Gol kemenangan atas Brighton dan Hove Albion dicetak Mohamed Salah dari titik 12 pas Stadion Amex, Sabtu (12/1).
http://bit.ly/2D7cZL4
January 13, 2019 at 10:10PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2D7cZL4
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 8, 2019

Harga Messi dan Ronaldo Kalah Jauh Ketimbang Mbappe

Jakarta, CNN Indonesia -- CIES (International Centre for Sports Studies) Football Observatory mengeluarkan catatan terbaru tentang nilai pasar pemain-pemain yang berlaga di lima liga teratas Eropa. Dalam data tersebut, Kylian Mbappe memiliki harga jual tertinggi dan mengungguli Lionel Messi serta Cristiano Ronaldo.

Dalam data yang dirilis CIES tersebut, Mbappe memiliki banderol €218,5 juta atau sekitar Rp3,5 triliun sekaligus menjadi pemain termahal.

Mbappe tercatat lebih mahal ketimbang pemain-pemain top yang berlaga di Eropa. Peringkat kedua pemain termahal ditempati Harry Kane, disusul Neymar Junior, Raheem Sterling dan Mohamed Salah.

Dua bintang yang menguasai persaingan pemain terbaik dunia, Messi dan Ronaldo, hanya menempati peringkat ketujuh dan ke-19.

Bintang Barcelona dihargai €171,2 juta atau lebih kurang setara dengan Rp2,7 triliun dan pemilik nomor tujuh di Juventus memiliki harga Rp2 triliun.

Harga Messi dan Ronaldo Kalah Jauh Ketimbang MbappeCristiano Ronaldo tidak masuk dalam daftar 10 besar pemain termahal. (REUTERS/Alberto Lingria)
Pemain-pemain seperti Romelu Lukaku, Philippe Coutinho, Antoine Griezmann, Dele Alli, Roberto Firmino, Paul Pogba, dan Eden Hazard masuk dalam daftar 18 besar pemain termahal di atas Ronaldo.

Sementara Alisson Becker tercatat sebagai outfield player atau kiper termahal. Penjaga gawang Brasil yang bermain di Liverpool itu ditaksir memiliki harga €105,6 juta yang memiliki harga kurang dari Rp1,8 triliun.

Dalam daftar yang dikeluarkan CIES, terdapat 27 pemain yang memiliki harga diatas €100 juta. Dari jumlah tersebut 16 pemain bermain di Liga Primer Inggris, lima di La Liga Spanyol, tiga di Liga Italia, dua pemain merumput di Ligue 1 Prancis serta satu pemain lagi bermain di Bundesliga Jerman.

Luka Modric yang baru saja meraih gelar pemain terbaik dunia pada tahun 2018 berada di luar daftar 100 pemain termahal dunia atau dianggap memiliki nilai jual dibawah €55,6 juta.

(nkh/jun)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QwwFve
January 08, 2019 at 10:10PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2QwwFve
via IFTTT
Share:

Sunday, January 6, 2019

'Roma' dan Kenangan Manis Alfonso Cuaron di Dalamnya

Wawancara Eksklusif

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Minggu, 06/01/2019 15:10 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi Alfonso Cuaron, momentum Golden Globe Awards 2019 mendatang mungkin bukan yang pertama. Akan tetapi, tetap saja, melalui karyanya Roma, semua terasa lebih spesial.

Berkat karyanya yang berasal dari kenangan di masa kecil itu, sutradara asal Meksiko tersebut mendapatkan tiga nominasi di Golden Globe Awards 2019: Best Foreign Language Film, Best Director, dan Best Screenplay.

"Oh saya sangat senang karena [pujian] itu menghasilkan reaksi-reaksi atas film tersebut kala film itu dirilis," kata Cuaron saat berbincang dengan CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, beberapa waktu lalu.

Roma mendapatkan pujian luar biasa kala rilis perdana 30 Agustus 2018 di Venice International Film Festival. Pujian semakin mengalir kala film monokrom tersebut resmi rilis pada 21 November 2018.


Roma mengisahkan perjalanan seorang pekerja domestik bernama Cleodegaria Gutiérrez, atau yang biasa disebut Cleo (Yalitza Aparicio). Dirinya kerja dan tinggal bersama sebuah keluarga yang mengalami masalah rumah tangga.

Nyonya majikannya yang bernama Sofia harus menghadapi kelakuan sang suami, Antonio, yang jarang pulang dan pemarah. Hingga suatu kali, Sofia menyadari Antonio memiliki wanita simpanan.

Cleo bukan hanya harus menghadapi kondisi emosional majikannya yang berantakan sembari mengurus empat anak-anaknya dan rumah yang besar, tetapi juga cerita cintanya yang nelangsa.

Jatuh cinta pada pemuda bernama Fermin hingga menghasilkan jabang bayi dikira Cleo awalnya adalah berkat. Hingga kemudian, Fermin tak mau mengakui anak itu dan meninggalkannya sebagai beban bagi Cleo.

Salah satu adegan dalam film 'Roma'. (dok. Netflix)Salah satu adegan dalam film 'Roma'. (dok. Netflix)

Dinarasikan secara apik oleh Cuaron, film ini disebut-sebut sebagai karya paling personal sutradara 57 tahun tersebut.

Film ini kemudian menghasilkan banyak penghargaan dan nominasi, seperti pada Golden Globe Awards 2019. Untuk Oscar 2019, sejauh ini, Roma masuk daftar pendek kategori Best Foreign Language Film.

Dalam kategori Best Foreign Language Film Golden Globe Awards, Roma menjadi film kedua Cuaron yang masuk dalam kategori tersebut.

Pada 2002, karyanya yang juga berbahasa Spanyol, Y Tu Mama Tambien mengantarkan dirinya masuk nominasi Golden Globe untuk pertama kali meskipun tak berhasil menyabet piala globe.

"Saya sangat bahagia soal hal tersebut [nominasi] tapi saya juga sangat bahagia karena ini film Meksiko dan berbahasa Spanyol," kata Cuaron.

"Jadi saya juga sangat bahagia karena Golden Globe merayakan keberagaman dalam film dari budaya yang jauh berbeda dari mereka," lanjutnya.

Kasih Sayang Libo

Alfonso Cuaron berbagi lebih lanjut mengenai porsi spesial Roma yang membuat film ini bukan hanya sekadar karya apik secara sinematik, melainkan juga punya makna mendalam bagi dirinya.

"Mungkin 90 persen dari materi [film 'Roma'] datang dari kenangan saya akan Libo," kata Cuaron kala menjelaskan lebih lanjut mengenai Roma.

Perbincangan dengan Alfonso Cuaron mengenai Libo hingga kompleksitas pembuatan 'Roma' di halaman selanjutnya...  (end)

1 dari 2

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CSDGDa
January 06, 2019 at 10:10PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2CSDGDa
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 2, 2019

429 Korban Tsunami Selat Sunda Dimakamkan

Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jumlah korban tewas akibat bencana tsunami Selat Sunda hingga Rabu (2/1), pukul 01.00 WIB mencapai 437 orang. Dari jumlah itu tim evakuasi telah memakamkan 429 jenazah. Sisanya, delapan jenazah masih belum terdentifikasi.

"429 jenazah sudah dimakamkan dan 8 jenazah belum teridentifikasi," kata Kepala Pusat Data dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers di Kantor BNPB, Jakarta.

Untuk korban luka-luka, BNPB mencatat ada 1.459 orang dan 10 orang hilang. Sementara jumlah pengungsi tercatat 36.923 orang.

Data itu tak berbeda jauh dengan jumlah korban pada Senin (31/12). Saat itu BNPB menyatakan ada 437 orang tewas, 1.459 orang luka, dan sembilan korban belum teridentifikasi.

Sutopo mengatakan untuk para pengungsi saat ini masih tersebar di sejumlah titik. Di daerah Pandeglang, Sutopo mengatakan para pengungsi tersebar di gedung sekolah.

Pemerintah daerah akan segera membangun hunian sementara agar tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di gedung sekolah.

"Sekitar 11 ribu lebih masyarakat mengungsi di sekolah-sekolah, apalagi nanti tanggal 7 Januari siswa sudah kembali bersekolah, maka akan dibangun hunian sementara," ujar Sutopo.

Gelombang tsunami Selat Sunda pada 22 Desember lalu menerjang sejumlah pesisir pantai di kawasan Banten dan Lampung. Gelombang itu diduga dipicu oleh erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah menetapkan masa tanggap darurat 14 hari di Pandeglang, Banten. Di Lampung Selatan masa tanggap darurat berlaku tujuh hari, satu selama satu minggu terhitung sejak 30 Desember lalu.

(din/wis)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ArRTFH
January 02, 2019 at 10:10PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2ArRTFH
via IFTTT
Share: