Showing posts with label 2019 at 10:38PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:38PM. Show all posts

Tuesday, January 15, 2019

Pemanasan Global, 252 Miliar Ton Es Mencair di Antartika

Jakarta, CNN Indonesia -- Peneliti menemukan fakta terbaru soal pemanasan global yang membuat es di Antartika mencair lebih cepat dari 40 tahun yang lalu.

Antara tahun 1979 hingga 2017, peneliti mencatat pencairan permukaan laut di seluruh dunia meningkat 1,4 cm akibat mencairnya es di Antartika. Akibatnya, permukaan laut di seluruh dunia berpotensi menjadi semakin tinggi.

Dibandingkan tahun 2009-2017, saat ini es di Antartika mencair enam kali lipat lebih cepat menjadi 252 miliar ton per tahun.

Dilaporkan AFP, peneliti menemukan fakta yang lebih mengkhawatirkan terkait area yang sempat dianggap stabil dan tak terpengaruh perubahan di Antartika Timur. Di lokasi tersebut banyak es yang kini mencair.

"Di sekitar Wilkes, Antartika Timur secara keseluruhan selalu menjadi area penting terkait lapisan es yang mencair, bahkan sejak tahun 1980-an, seperti yang ditemukan pada riset kami," ungkap peneliti utama, ketua ilmu sistem Bumi di University of California, Eric Rignot.

Menurutnya, tim peneliti menduga area tersebut kemungkinan lebih sensitif terhadap perubahan iklim dibandingkan prediksi sebelumnya. Daerah Antartika Timur memiliki lebih banyak lapisan es dibandingkan Antartika Barat dan Semenanjung Antartika.

Rignot mengatakan meningkatnya permukaan laut bisa berbahaya di tahun-tahun kedepan. Yang kini mulai terasa dan terlihat adalah meningkatnya suhu air laut yang di masa depan bisa mempercepat mencairnya lapisan es.

"Ketika lapisan es di Antartika terus mencair, kami memperkirakan permukaan air laut akan meningkat di masa mendatang," kata Rignot.

Di tahun 2100, peneliti memperkirakan akan terjadi skenario terburuk yakni banjir di daerah pesisir lantaran permukaan air laut meningkat 1,8 meter. Kesimpulan ditarik berdasarkan penilaian massa es terpanjang di 18 wilayah geografis Antartika. (AFP/evn)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Cic1Kc
January 15, 2019 at 10:38PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Cic1Kc
via IFTTT
Share:

Monday, January 14, 2019

Luhut Yakin Izin Investasi Online Terpadu Tutup Celah Korupsi

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan Sistem Perizinan Investasi Terintegrasi Secara Elektronik (Online Single Submission/OSS) merupakan bagian dari revolusi mental. Dengan sistem ini, peluang pengusaha bertemu dengan pejabat mengecil sehingga menekan potensi terjadinya suap.

"Untuk izin (pabrik bahan baku) lithium baterai kami coba masukkan lewat OSS seminggu keluar (izinnya). Dua minggu keluar tax holiday yang didapat kalau dia sesuai dengan kriteria," ujar Luhut dalam konferensi pers di kantornya, Senin (14/1).

Dengan sistem ini, lanjut Luhut, pejabat-pejabat daerah yang mimpi akan mendapatkan uang 'tambahan' jika berada di kursinya akan berkurang signifikan.


"Orang yang mau jadi pejabat kalau harus mengeluarkan Rp30 miliar - Rp50 miliar itu akan mikir-mikir karena dia tidak mau mengeluarkan uang segitu tetapi ia tidak akan mendapatkan karena semua online," ujarnya.

Konsekuensinya, kampanye menggunakan politik. uang akan berkurang. Pada akhirnya, lanjut Luhut semakin banyak orang yang maju sebagai pemimpin daerah adalah pemimpin yang memiliki idealisme dalam memimpin.

" Lima hingga sepuluh tahun ke depan pasti akan merasakan," ujarnya.

Sebagai informasi, pemerintah resmi meluncurkan sistem OSS pada Juli 2018 lalu. Untuk tahap awal, sistem dikelola oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Per 2 Januari, sistem OSS telah berada di bawah komando Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

(agt)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hcjssp
January 14, 2019 at 10:38PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Hcjssp
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 8, 2019

Gara-gara Kompetisi Jokowi-Prabowo, Bhinneka.com Tunda IPO

Jakarta, CNN Indonesia -- Bhinneka.com memutuskan untuk menunda rencana untuk go public lewat penawaran saham perdana (Initial Public Offering/ IPO) lantaran masih menunggu tambahan modal.

Perusahaan e-commerce business-to-business (B2B) ini sebelumnya mengau siap untuk melantai di bursa saham sejak tahun lalu. Namun, CEO sekaligus pendiri Bhinneka, Hendrik Tio mengatakan harus menunda rencana tersebut setidaknya dua hingga tiga tahun mendatang lantaran kontestasi Pilpres antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

"Kita sudah mempersiapkan ini sudah cukup lama bahkan kita sudah sempat coba tahun lalu untuk mendaftar ke IDX (Bursa Efek Indonesia) bahkan kita udah mendapat persetujuan," ungkap Hendrik saat ditemui di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/1).

"Istilahnya sudah lolos uji coba ya jadi sebenarnya kita sudah sangat siap untuk go public tapi kita sedang menunggu momentumnya."

Di tahun politik, ia menilai pasar menjadi kurang bagus sehingga pihaknya perlu waktu yang tepat sebelum mengubah status menjadi perusahaan terbuka.

"Kalau tahun ini kayaknya masih tahun politik ya, sepertinya bukan waktu yang tepat untuk go public. Mungkin 2-3 tahun ke depan meski secara finansial, persyaratan udah sangat siap," imbuhnya.

Hendrik mengaku butuh pendanaan bukan hanya di sektor informasi teknologi, tetapi juga melebarkan sayap di ranah B2B. Ia menyebut tahun lalu sektor B2B berkontribusi sebesar 30 persen, diikuti ranah business-to-consumer (B2C) yang hanya berkontribusi sebesar 20 persen.

Sisanya atau kontribusi terbesar perusahaan berasal dari sektor business-to-government (B2G) sebesar 50 persen. Hanya saja, Hendrik enggan membuka total pendapatan perusahaan yang didirikan sejak tahun 1993 ini sepanjang tahun 2018.

Menunggu pendanaan seri C

Seiring dengan penundaan perusahaan untuk go public, Hendri menuturkan saat ini pihaknya fokus untuk menambah pendanaan. Meski ia tak secara gamblang mengatakan berapa besar dana yang dibutuhkan sebelum mulai melantai di bursa saham.

"[Kita butuh pendanaan di] seri C mungkin. Kita tidak ingin menyatakan [berapa] dulu karena kami ingin mencoba mendapatkan yang [investor] baik untuk Bhinneka," ucapnya.

Pendanaan Seri C biasanya diberikan kepada perusahaan yang sudah matang. Besaran pendanaan yang diberikan berkisar dari US$25 juta hingga US$100 juta.

"[Target pertumbuhan tahun ini] harus besar agar bisa mengimbangi tahun lalu yang mencapai 40 persen," imbuhnya.

Sementara itu, Bhinneka merupakan e-commerce yang menyasar segmen korporasi, pemerintah, dan konsumen. Sejak berdiri pada tahun 1993, perusahaan bertransformasi menjadi Bhinneka.com pada 1999 dan hingga saat ini memiliki delapan toko retail di Indonesia. (kst/evn)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RbR7XH
January 08, 2019 at 10:38PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2RbR7XH
via IFTTT
Share:

Monday, January 7, 2019

Tren Riasan Natural di Karpet Merah Golden Globe Awards 2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Golden Globe merupakan salah satu pesta pelaku film di Hollywood. Ajang bergengsi satu ini tak mungkin dilewatkan hanya dengan sesuatu yang biasa khususnya dalam hal dandanan. Dandanan para selebriti Hollywood bakal mencuri perhatian terlebih saat mereka melenggang di 'red carpet'. 

Riasan spektakuler atau tatanan rambut yang terbilang 'niat' mungkin sudah biasa. Wajar saja jika mereka ingin tampil maksimal. Namun yang menarik perhatian, justru mereka yang berusaha tampil 'effortless' alias tidak neko-neko. 

Sederet selebriti memilih untuk tampil natural. Meskipun demikian, tetap saja mereka bisa mencuri perhatian. 


Aktris senior Nicole Kidman menjejakkan kaki di karpet merah mengenakan gaun merah rancangan Michael Kors. Peraih nominasi lewat film 'Destroyer' ini pun tampil dengan riasan natural. Cukup memulaskan lipstik merah dan sedikit blush on. 

Tampak depan, rambutnya seperti hanya digelung dan poni dibiarkan berantakan di samping. Namun jika dari belakang, Kidman menyematkan hiasan rambut berupa pita beludru hitam. 

Tampilan natural pun juga diaplikasikan bintang 'Westworld' Thandie Newton. Tak perlu bibir menyala atau eye shadow terang, ia hanya mengaplikasikan gaya riasan 'smokey eyes'. 

Mendampingi sang kekasih Bradley Cooper, model Irina Shayk mengenakan slit-dress berwarna emas dengan detail embroidery. Kemewahan busana seolah ia imbangi dengan riasan flawless. Cukup dengan rambut bob belah pinggir dan pulasan bibir berwarna pink natural dan sentuhan warna putih pada sudut mata, ia tampil menawan mendampingi Cooper yang mengenakan setelan jas putih. 

Tatanan rambut serupa juga dilakukan oleh Saoirse Ronan. Rambut bob yang sleek tampil trensi bersama dengan pulasan lipstik oranye lembut. 

Bicara soal rambut, tampaknya rambut semi berantakan bakal banyak diaplikasikan tahun ini. Lihat saja aktris Halle Berry. Ia tampil dengan poni agak berantakan tetapi 'cool' sebab highlight pada rambutnya. 


Sedangkan Constance Wu, bintang 'Crazy Rich Asian' tampil bak puteri dengan gaunnya tetapi ini kontras dengan tatanan rambutnya. Ia memilih gaya kepang 'berantakan' plus riasan natural.  (els/chs)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RclexX
January 07, 2019 at 10:38PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2RclexX
via IFTTT
Share: