Showing posts with label 2018 at 05:44AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:44AM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Ketua BPN Anggap Wajar Prabowo Joget Poco-Poco Saat Natal

Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Djoko Santoso angkat suara soal beredarnya video Prabowo berjoget poco-poco saat perayaan natal di kediaman keluarga besarnya. Apa yang dilakukan capres nomor urut 02 itu pun dinilai wajar .

Menurut Djoko, viralnya video itu tak akan berpengaruh sama sekali bagi Prabowo di Pilpres 2019 mendatang. Sebab Prabowo pun dalam acara tersebut hanya memenuhi undangan keluarga besar yang beragama nasrani.

"Saya kira nggak masalah, nggak ada pengaruhnya, kalau pak Prabowo itu diundang saudaranya yang beragama Nasrani untuk natalan, nggak masalah ya. Jadi, ya sudah, kita sebagai bangsa Indonesia, sudah biasalah," kata Djoko ditemui di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12).

Lagi pula kata dia, bangsa Indonesia ini pun berasal dari latar belakang agama dan suku yang berbeda-beda. Hal itu pun telah diatur sebab Indonesia merupakan negara konstitusi yang taat terhadap hukum

"Jadi bernegara itu patokannya berkonstitusi, bernegara adalah berkonstitusi. Nah konstitusi mengatakan bahwa kita harus Bhinneka Tunggal Ika, konstitusi mengatakan kita harus toleran, harus gotong royong. Jadi dasarnya konstitusi," kata Djoko.

Lebih lanjut kata Djoko, terkait video itu dia pun meyakini bangsa Indonesia tidak akan mudah diprovokasi oleh hal-hal seperti itu. Dia yakin bangsa Indonesia tidak bodoh dan mudah percaya terhadap hal-hal seperti itu.

"Saya berpendapat bahwa rakyat ini ya nggak bodoh-bodoh banget. Dan makin lama sebenarnya rakyat Indonesia ini juga makin pintar karena adanya TV, adanya medsos, itu udah nggak bodoh-bodoh bangetlah," katanya.

Sebelumny Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengunggah video perayaan Natal keluarga besarnya melalui insta story miliknya @rahayusaraswati. Dalam rekaman itu Prabowo berada di tengah perayaan Natal keluarganya. Prabowo yang mengenakan kemeja putih itu terlihat berjoget poco-poco bersama sejumlah keluarga.

Video rekaman itu kemudian menjadi viral di media sosial. Video itu juga dijadikan amunisi oleh sebagian warganet untuk menyerang Prabowo.

Namun, saat CNNIndonesia.com melihat instagram milik perempuan yang karib disapa Sara itu, Rabu (26/12), video singkat dalam instastory tersebut telah hilang.

Mengenai video itu, Sara sudah angkat suara. Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Gerindra itu mengatakan Prabowo hadir setelah keluarga melaksanakan ibadah Natal. Menurut Sara, Prabowo tiba saat acara makan malam bersama keluarga. Saat makan malam itu juga tak diputar lagu-lagu rohani.

"Pak Prabowo hadir hanya setelah ibadah, pada saat kami ada makan malam bersama sanak saudara," ujarnya.

Sara engakui usai makan malam pihak keluarga bernyanyi bersama sembari joget poco-poco. Sara menyatakan bahwa poco-poco biasa dilakukan saat kumpul bersama keluarga. (tst/osc)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rZc0q6
December 28, 2018 at 05:44AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2rZc0q6
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Antrean Kendaraan di Jalur Puncak Mengular

Jakarta, CNN Indonesia -- Volume kendaraan yang melintas di Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, meningkat tajam memasuki libur Natal dan Tahun Baru. Akibatnya, terdapat beberapa titik lokasi yang mengalami kemacetan.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah mengatakan meningkatnya volume kendaraan sudah terjadi sejak satu pekan yang lalu karena jumlah kendaraan pendatang yang masuk ke wilayah Cianjur terus bertambah.

Peningkatan volume kendaraan terjadi dari arah Bogor menuju Cianjur atau sebaliknya dari Cianjur menuju Bogor. Untuk itu, pihaknya telah melakukan sejumlah rekayasa arus untuk menghindari macet total dari kedua arah.


"Berbagai rekayasa akan dilakukan untuk mengurai antrean yang semakin memanjang dengan laju tersendat. Bahkan upaya terakhir dengan memberlakukan sistem satu arah, kalau antrean terus bertambah dan tidak bergerak," ujarnya di Cianjur, seperti dikutip dari Antara, Senin (24/12).

Untuk memberikan pelayanan prima pada masyarakat, Polres Cianjur telah menyiapkan tim patroli, tim khusus (timsus) Satreskrim dan tim pengurai. Timsus Reskrim dilengkapi dengan personel penembak jitu, dan tim pengurai kemacetan bekerja mobile mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan di sejumlah titik rawan macet.

"Kami mengimbau masyarakat dan pengendara agar selalu meningkatkan kewaspadaan selama melaksanakan perayaan Natal dan Tahun Baru. Untuk pengamanan akan dilakukan sejumlah titik rawan termasuk rawan laka dan kriminal," katanya.


Sementara menjelang Natal, antrean kendaraan di sepanjang Jalur Puncak-Cipanas, sudah terjadi sejak pagi hingga sore menjelang. Bahkan antrean kendaraan terlihat mengular dari arah Cianjur menuju Bogor.

Sebaliknya antrean juga terlihat menuju Cipanas. Namun, kendaraan masih dapat melaju meskipun tersendat. Puluhan petugas memberlakukan rekayasa arus dengan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif yang ada. (Antara/agi)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ae138k
December 25, 2018 at 05:44AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Ae138k
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

VIDEO: Kata Apple Fanboy soal Harga iPhone Terbaru

[unable to retrieve full-text content]

Trio iPhone teranyar resmi dijual di tanah air. Desain yang monoton, teknologi yang jadul menyelimuti peluncuran tiga iPhone.
https://ift.tt/2PDTQDF
December 15, 2018 at 05:44AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2PDTQDF
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Soal Habib Smith, Polisi Bakal Periksa Saksi Ahli Pekan Depan

Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak kepolisian akan memeriksa sejumlah saksi ahli untuk menindaklanjuti laporan atas dugaan tindak pidana kejahatan terhadap penguasa dan ujaran kebencian yang dilakukan oleh Habib Bahar bin Ali bin Smith yang dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, tim dari Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sudah dibentuk. Tim juga telah melakukan gelar perkara untuk menentukan konstruksi hukum dalam laporan tersebut.

"Dari hasil gelar tersebut, tim membuat rencana tindak lanjut. Untuk minggu depan, tim akan memeriksa saksi ahli dalam rangka memperkuat kontruksi hukum pidana berupa ujaran kebencian yang dilakukan Habib Bahar dan diviralkan di medsos," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (30/11).


Kepolisian akan memeriksa ahli pidana dan ahli ITE sebagai saksi ahli. Selain itu, lanjut Dedi, pemeriksaan tersebut juga dilakukan untuk mencari barang bukti tambahan dalam laporan tersebut.

Dedi mengatakan, sejauh ini barang bukti yang dimiliki adalah video yang diserahkan saat laporan itu dilakukan.

"Baru video dan baru minggu depan pemeriksaan, baik pelapor dan saksi ahli," tutur Dedi.

Laporan terhadap Habib Bahar Smith itu diterima dengan nomor : LP/B/1551/XI/2018/Bareskrim tanggal 28 November 2018. Dia dilaporkan atas dugaan kejahatan terhadap penguasa dan ujaran kebencian.

Rencana Pemanggilan Polda Metro Jaya

Tak hanya di Bareskrim, Habib Bahar Smith juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan ujaran kebencian. Pihak kepolisian berencana akan memanggilnya dalam waktu yang belum ditentukan.


Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Adi Deriyan mengatakan, waktu pemeriksaan akan tergantung pada pihak penyidik.

"Tergantung penyidik. Kalau mengatakan lengkap, ya dipanggil. Penyidik belum (mengabarkan), masih periksa saksi yang lain," ujar Adi saat dikonfirmasi, Jumat (30/11).

Saat ini, pemeriksaan dilakukan kepada sejumlah saksi dan ahli. Beberapa yang telah diperiksa dalam laporan tersebut adalah Muannas Alaidid sebagai pelapor dan Aulia Fahmi serta Guntur Romli sebagai saksi.

Dalam pemeriksaan, Muannas dicecar 18 pertanyaan. Dia meminta agar pihak kepolisian bertindak tegas kepada Habib Bahar Smith.

"Kita mendesak pihak aparat supaya tidak ragu. Ceramahnya caci maki, kemudian menjadi tidak sejuk," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (30/11).

Muannas juga menyertakan bukti transkrip ucapan Habib Bahar Smith sebanyak 15 halaman yang disebarluaskan sekitar Januari 2017.

Habib Bahar Smith dilaporkan oleh Muannas di Polda Metro Jaya. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor : LP/6519/XI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 28 November 2018.


Habib Bahar Smith dilaporkan atas dugaan tindak pidana ujaran kebencian melalui media elektronik, dugaan tindak pidana diskriminasi ras dan etnis, serta dugaan tindak pidana penghinaan terhadap penguasa.

Dalam laporan itu dia dilaporkan melanggar Pasal 28 ayat 2 Juncto Pasal 45A ayat 2 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 4 huruf b angka 2 Jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 207 KUHP.

Laporan terhadap Habib Bahar Smith muncul akibat pernyataannya dalam sebuah video di media sosial. Dalam video itu, dia menyebut Jokowi sebagai pengkhianat negara dan rakyat. Dia juga menyebut Jokowi sebagai seorang banci. (gst/asr)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DQJgH8
December 01, 2018 at 05:44AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2DQJgH8
via IFTTT
Share: