Showing posts with label 2019 at 12:44AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 12:44AM. Show all posts

Tuesday, January 15, 2019

Manajemen: Kinerja Central Neo Soho Tak Sesuai Ekspektasi

Jakarta, CNN Indonesia -- Perusahaan asal Thailand, PT Central Retail Indonesia mengakui pertumbuhan kinerja gerai ritel Central Department Store Neo Soho di kawasan Grogol, Jakarta Barat, tak pernah mencapai ekspektasi manajemen sejak awal beroperasi.

Dias Wisnu Wardana, Public Relations Department Manager Central Retail Indonesia menjelaskan jumlah konsumen di Central Neo Soho tak seberapa dibanding konsumen gerai Central di Grand Indonesia. Walhasil, jumlah keuntungan gerai di Jakarta Barat itupun tak pernah melampaui gerai di Jakarta Pusat.

"Bisa dibilang jumlah pasar di Central Pusat dan Jakarta Barat berbeda, sehingga pertumbuhan tidak sesuai ekspektasi kami," tutur Dimas kepada CNNIndonesia.com, Selasa (15/1).

Terlebih, imbuh dia, Neo Soho merupakan mal baru yang masih perlu beradaptasi. Berbeda dengan Grand Indonesia, mal tersebut sudah lebih dulu dibangun di pusat ibu kota dan dikenal pengunjung.


"Neo Soho terbilang mal baru juga walaupun masih di bawah manajemen Central Park," terang Dimas.

Meski omzet yang diraih Central di Neo Soho tak pernah sesuai ekspektasi, tapi Dimas mengklaim kinerjanya selalu tumbuh setiap tahun. Namun, Dimas enggan menyebut jumlah pastinya.

"Untuk pengunjung juga selalu bertambah," tutur Dimas.

Sementara itu, Dimas menyebut Central di Grand Indonesia kerap membukukan kinerja signifikan. Bahkan, keuntungannya juga hampir selalu melebihi ekspektasi manajemen.


"Kalau pusat karena kan mal-nya juga sudah lebih mapan," tegas Dimas.

Merespons realita tersebut, manajemen memutuskan membubarkan Central di Neo Soho pada 19 Februari mendatang. Sebelum resmi ditutup, pengunjung dimanjakan dengan diskon besar-besaran hingga 90 persen sejak 14 Januari-17 Februari.

Nantinya, seluruh karyawan yang dipekerjakan oleh Central Retail Indonesia akan dipindahkan ke Central Grand Indonesia. Dimas menyebut perusahaan masih menghitung jumlah karyawan yang berada di bawah Central Retail Indonesia langsung.

"Karena ada juga yang dipekerjakan oleh supplier, jadi kami harus memastikan hal tersebut dulu," terang Dimas.

(aud/lav)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RqgFAi
January 16, 2019 at 12:44AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2RqgFAi
via IFTTT
Share:

Thursday, January 10, 2019

PDIP Minta Maaf Kadernya Soraki Zulkifli Hasan di HUT ke-46

Jakarta, CNN Indonesia -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto menyatakan pihaknya meminta maaf kepada Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan yang disoraki kader PDIP ketika menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46.

"Iya, kami minta maaf ke Pak Zulkifli," kata Hasto saat ditemui di JIExpo, Jakarta, Kamis (10/1).

Hasto telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada Zulkifli di acara tersebut. Ia menyebut sorakan itu sebagai dinamika para kader.


"Itu dinamika arus bawah yang mereka kan, apa adanya. Arus bwah PDIP itu menyampaikan apa adanya," kata dia.

Lebih lanjut, Hasto menyatakan persoalan itu sudah selesai karena dirinya telah menyampaikan permintaan maaf langsung ke Zulkifli. Ia menyatakan Zulkifli juga sudah memaklumi kejadian tersebut.

"Maka saya sampaikan Pak Zul, Pak Zul minta maaf sekiranya ada yang kurang berkenan, lalu Pak Zul mangguk-mangguk sambil kami cipika-cipiki," kata dia.

Sorakan itu bermula saat Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyapa satu per satu tamu yang hadir di acara hari jadi partai besutannya tersebut.


Megawati mengawali pidatonya dengan menyapa Presiden Joko Widodo. Kemudian dilanjutkan menyapa Wakil Presiden Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz, dan calon wakil presiden nomor 01 Ma'ruf Amin.

Presiden ke-5 RI itu kemudian menyapa Zulkifli Hasan selaku Ketua MPR. Saat nama pria yang karib disapa Zulhas itu disebut, seluruh kader PDIP yang menghadiri acara kompak menyoraki. Mendapat sambutan tersebut, Zulhas hanya tersenyum sambil melambaikan tangan.

Ketua DPP PAN Yandri Susanto tak mempersoalkan sorakan yang ditujukan kepada Ketua Umumnya. Yandri menduga sorakan dari kader PDIP itu karena terbawa suasana Pilpres 2019.

Zulkifli dan PAN merupakan partai pengusung pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Sebaliknya, PDIP mengusung pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

(rzr/pmg)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QFnSre
January 11, 2019 at 12:44AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2QFnSre
via IFTTT
Share: