Showing posts with label 2019 at 02:23PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:23PM. Show all posts

Thursday, November 28, 2019

Harga Minyak Bervariasi Usai UU Demokrasi Hong Kong

Jakarta, CNN Indonesia -- Harga minyak mentah dunia bergerak bervariasi pada perdagangan Kamis (28/11). Hal ini terbukti dari pergerakan harga minyak mentah berjangka Brent yang berakhir di zona merah dan harga WTI menetap di zona hijau.

Mengutip Antara, harga minyak berjangka Brent berakhir di level US$63,92 per barel atau terkoreksi 0,2 persen. Sebaliknya, harga minyak WTI naik 0,2 persen ke level US$58,24 per barel.

Pergerakan harga minyak dipengaruhi oleh keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menandatangani undang-undang (uu) terkait demokrasi di Hong Kong pada Rabu (27/11).

Apa yang dilakukan Trump memicu ketegangan dengan China, karena semakin memperkeruh relasi antara Hong Kong dengan China.

Masalahnya, pengesahan uu pro-demokrasi Hong Kong bisa menjadi landasan bagi AS untuk menjatuhkan sanksi bagi para pejabat China dan Hong Kong yang diduga melanggar hak asasi manusia (HAM).

Oleh karena itu, China siap mengambil langkah tegas untuk membalas keputusan AS dalam mengesahkan ruu tersebut. Pasar khawatir situasi ini akan berdampak negatif pada kelanjutan perundingan perdagangan antara AS dengan China.

Masalahnya, ekonomi dunia berpotensi semakin melambat jika perang dagang AS dengan China tak segera diselesaikan. Alhasil, permintaan minyak pun akan terus merosot.

"Persetujuan legislasi Hong Kong yang mendukung pengunjuk rasa kemungkinan akan membuat pasar bertanya-tanya terkait perjanjian perdagangan AS dengan China, setelah China menyatakan siap membalas AS," kata Kepala Strategi Pasar di FXTM Hussein Sayed, dikutip Jumat (29/11).

Sebelumnya, harga minyak mentah dunia terkoreksi karena pasokan di AS meningkat. Harga minyak berjangka Brent turun 21 sen ke level US$64,06 per barel dan WTI melemah 30 sen menjadi US$58,11 per barel.
[Gambas:Video CNN]


(aud/bir)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ORbEN6
November 29, 2019 at 02:23PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2ORbEN6
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 27, 2019

Pundi-pundi Mengalir di Balik Peretasan Akun Instagram

Jakarta, CNN Indonesia -- Peretasan akun Instagram membawa dampak berbeda bagi kedua pihak. Pemilik akun tentu akan merasa dirugikan, sementara pihak yang meretas memperoleh sejumlah keuntungan secara materi.

Pada awal November ini, Motherboard melaporkan bahwa sejumlah akun milik influencers Instagram telah diretas. Peretasan itu ternyata memiliki motif mencari keuntungan. Korban diminta untuk membayar hingga ribuan dolar AS untuk mengembalikan lagi akun miliknya.

Permintaan tersebut kemudian menjadi dilema bagi korban sebab proses pengembalian akun melalui Instagram sendiri cukup rumit dan tak dapat dilakukan dalam waktu yang sebentar. Salah satu jalan keluarnya adalah dengan menggunakan jasa White hat hacker atau peretas topi putih.


Menurut Security Boulevard, Peretas topi putih adalah peretas yang bekerja memanfaatkan keahliannya sesuai dengan etika. Dengan kata lain, peretas jenis ini memanfaatkan keahliannya untuk hal yang lebih baik.


Jasa tersebut kini bukan sesuatu yang gratis. Mereka juga bisa memperoleh keuntungan dari apa yang menimpa korban peretasan.

"Biasanya saya menagih lebih dari US$1.500 tetapi saya hanya bisa menagih US$1.200, karena banyak pekerjaan dan membutuhkan waktu," kata salah seorang peretas topi putih Juan Diego J Pelaez.

Aksi peretasan ini sebenarnya bermanfaat bagi sejumlah platform media sosial seperti Instagram. Facebook yang juga induk perusahaan Instagram telah beberapa kali membayar para peretas yang berhasil menemukan celah keamanan dan melaporkannya pada Facebook. Hal ini tentu bisa menjadi mata pencaharian bagi para peretas.

Bahkan, Facebook menghadiahi hingga US$30.000 pada seorang peneliti keamanan Laxman Muthiya yang telah menemukan cara untuk meretas akun Instagram seseorang tanpa sepengetahuannya. Pada akhirnya, Facebook segera memperbaiki celah tersebut.


Dilansir dari Forbes, sekelompok peretas sebanyak enam orang memperoleh uang masing-masing US$1 juta dengan menemukan celah keamanan siber perusahaan.

HackerOne merupakan sebuah platform yang menghubungkan para peneliti keamanan siber dengan perusahaan seperti Google, Intel, dan Twitter. Usia mereka berkisar antara 19 hingga 35 tahun.

Jika peretas dengan keahliannya dapat memperoleh keuntungan, sayangnya hal tersebut tidak terjadi bagi para pemilik akun yang menjadi korban. Apalagi bagi mereka yang justru menggantungkan kegiatan bisnisnya pada akun Instagram.

[Gambas:Video CNN]


Dilansir dari BBC, seorang desainer pakaian asal London bernama Bree Kotomah harus merelakan pekerjaannya setelah akun yang biasa ia gunakan untuk mempromosikan produk pakaian buatannya.

Hilangnya akun Instagram milik Kotomah membuatnya berhenti mendesain hingga dua bulan dan mempertimbangkan untuk mencari pekerjaan lain. Kemudian butuh waktu beberapa bulan untuk membuat akun baru dan memiliki pengikut yang banyak.

"Bisnis saya pada waktu itu adalah mata pencaharian saya. Itulah yang saya lakukan penuh waktu. Saya wiraswasta. Jadi jika saya tidak menghasilkan uang dari bekerja, saya tidak menghasilkan uang sama sekali sehingga saya hanya berpikir seperti, 'Apa yang akan saya lakukan?" jelas Kotoma.

(ndn/lav)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2L17cdu
November 28, 2019 at 02:23PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2L17cdu
via IFTTT
Share:

Monday, November 25, 2019

RAPBD 2020 Molor, DPRD DKI Ajak Anies Temui Mendagri Tito

Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi akan mengajak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk membicarakan toleransi waktu penyerahan draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020. Sebab, penyerahan draf Rancangan APBD DKI 2020  dipastikan terlambat dari batas waktu yang ditentukan, yakni 30 November 2019.

"Tanggal 29 kita MoU Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020, rencananya sekitar tanggal 11 Desember 2019 kami serahkan (RAPBD). Saya rasa nanti kita bicarakan dengan Kemendagri soal ini," kata Prasetio di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (25/11) malam.

Pertemuan Ketua DPRD bersama Gubernur DKI Jakarta dengan Mendagri tersebut, kata Prasetio, bertujuan untuk menjelaskan penyebab draf RAPBD DKI Jakarta tahun 2020 telat diserahkan ke Kemendagri. Prasetio mengaku banyak sebab kenapa penyerahan RAPBD 2020 ke Kemendagri molor dari jadwal.


"Saya dan gubernur akan ngomong ke Mendagri, mengapa demikian, kan ini karena waktunya kepotong-potong banyak, setelah pelantikan anggota DPRD baru, harus penyusunan tata tertib dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD)," katanya.
Kendati demikian, Prasetio meyakini bahwa APBD DKI Jakarta tahun 2020 akan rampung sebelum tahun anggaran 2020 bergulir atau tanggal 31 Desember 2019. Bahkan dia meminta anggota dewan untuk menunda rencana kunjungan kerjanya demi menyelesaikan pengesahan RAPBD DKI 2020.

Padahal anggota DPRD DKI Jakarta masih dua kali lagi melakukan kunjungan kerja sepanjang 2019, yakni 1 dan 2 Desember 2019. Agenda itu harus dibatalkan.

"Meski begitu, pada prinsipnya tahun ini selesai. Desember selesai. Kunker kami hold semua," tutur politisi PDIP tersebut.

[Gambas:Video CNN]
Saat ini, pembahasan APBD DKI Jakarta tahun 2020 masih dalam tahap pembahasan KUA-PPAS di Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta.

DPRD dan Pemprov DKI Jakarta sudah menyepakati jadwal pembahasan rancangan anggaran 2020. Legislatif dan eksekutif membahas KUA-PPAS untuk APBD 2020 pada 25-27 November.

Selanjutnya, kedua pihak akan menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) KUA-PPAS pada 29 November 2019.

Selanjutnya kedua pihak akan membahas rancangan APBD 2020 pada 2-10 Desember 2019. Sementara pada 11 Desember 2019, DPRD DKI akan menggelar rapat paripurna untuk menyepakati Raperda tentang APBD 2020 untuk kemudian mengirimkan draf final RAPBD 2020 yang disepakati pada Kemendagri. (Antara/osc)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/33lxy0i
November 26, 2019 at 02:23PM from CNN Indonesia https://ift.tt/33lxy0i
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 19, 2019

Ada 3,7 Juta Pemulung, KLHK Diminta Tak Larang Plastik

Jakarta, CNN Indonesia -- Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) mengungkapkan larangan penggunaan plastik di beberapa daerah justru bisa menurunkan pendapatan pemulung.

Ketua IPI Pris Polly Lengkong mengungkapkan hal ini sudah terjadi dan dirasakan oleh pemulung di wilayah Jakarta terkait penurunan botol plastik. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah hanya menggalakkan penggunaan ulang plastik, bukan melarang penggunaan plastik.

"Di tempat kami Pulo Gadung dam Bantar Gebang. Di dua tempat itu, botol plastik sudah menurun," kata Pris dalam diskusi di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (19/11). 


Berdasarkan data IPI, saat ini ada 3,7 juta orang di 25 provinsi yang bergantung pada sampah plastik dan sampah daur ulang lain untuk mencari nafkah. Sejauh ini, masih ada sembilan provinsi yang belum didata oleh IPI. 

"Masih ada sembilan provinsi yang belum terdata. Jadi 3,7 juta 25 provinsi. Mungkin ada 5 juta orang kalau ditambah sembilan provinsi," kata Pris. 

Pris menjelaskan dalam satu kampung, pemulung bisa menghasilkan uang sebesar Rp100 ribu hingga Rp150 ribu. 

[Gambas:Video CNN]

Kampung pemulung merupakan kawasan industri yang terbagi menjadi dua, yakni daur ulang dan pengomposan.

"Dari kampung-kampung bisa Rp100 sampe Rp150 ribu. Kalau pemulung jalanan bisa sehari Rp50 ribu. Tapi Kalau mulung di kota pagi-pagi sudah bangun," ujar Pris.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengaku sedang merampungkan aturan berupa 'Peta Jalan Pengurangan Sampah Plastik Oleh Produsen'. Hal ini diperlukan demi mengurangi produksi sampah plastik setidaknya 30 persen dalam 10 tahun mendatang.


KLHK juga mengumumkan sekitar 72 persen masyarakat Indonesia kurang peduli dengan masalah sampah. Masyarakat umumnya tidak peduli dengan sampah plastik.

Hal itu disampaikan Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Novrizal Tahar berdasarkan laporan indeks 'Perilaku Ketidakpedulian Lingkungan Hidup' dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018. (jnp/lav)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2pupkF4
November 20, 2019 at 02:23PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2pupkF4
via IFTTT
Share:

Friday, January 11, 2019

Tanggapi GP Ansor, Tim Jokowi Klaim Tak Ada Kelompok Radikal

[unable to retrieve full-text content]

Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengklaim tidak ada kelompok radikal yang menginduk ke calon presiden mereka.
http://bit.ly/2sn7npV
January 12, 2019 at 02:23PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2sn7npV
via IFTTT
Share: