Showing posts with label 2018 at 06:49AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:49AM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

BNPB Bakal Evaluasi Masa Tanggap Darurat Versi Pemprov Banten

Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Pusat Data, Informasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan pihaknya akan mengevaluasi penetapan masa darurat Banten Pascatsunami Selat Sunda. Sebelumnya, Pemprov Banten menetapkan masa darurat hingga 9 Januari 2019.

"Evaluasi besok sesuai fakta yang di lapangan," kata Sutopo dalam jumpa pers di kantor BNPB, Jakarta Timur, Jumat (28/12).

Sutopo mengatakan evaluasi akan mempertimbangkan adanya sejumlah korban yang saat ini masih belum ditemukan. Sutopo mengatakan pihaknya mendata masih ada 13 orang yang belum diketahui keberadaannya. Artinya, kata Sutopo, memungkinkan masa darurat bisa diperpanjang.

"Kemudian juga pengungsi terus bertambah 7.617 orang," jelasnya.

Sutopo menjelaskan penetapan status tanggap darurat memang memungkinkan dalam skala provinsi. Ini lantaran dampak bencana terjadi pada sejumlah daerah yakni kabupaten Pandeglang dan Serang, yang sama-sama menetapkan status tanggap darurat.

BNPB Bakal Evaluasi Masa Tanggap Darurat Versi Pemprov BantenKapusdatin BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Selain itu, Sutopo juga mengatakan di wilayah Lampung Selatan kemungkinan masa tanggap darurat juga akan diperpanjang mengingat sejumlah warga wilayah Pulau Subesi masih dievakuasi ke wilayah Lampung Selatan.

Sebelumnya, Pemprov Banten menetapkan masa darurat bencana hingga 9 Januari 2019. Masa tanggap darurat diputuskan menyusul tsunami di Selat Sunda yang menerpa sebagian wilayah Banten pada Sabtu (22/12) lalu.

BNPB Bakal Evaluasi Masa Tanggap Darurat Versi Pemprov BantenGubernur Banten, Wahidin Halim. (CNN Indonesia/Bimo Wiwoho)

"Gubernur Banten, Wahidin Halim telah menetapkan tanggap darurat penanganan bencana tsunami Selat Sunda di wilayah Provinsi Banten mulai dari 27 Desember 2018 sampai dengan tanggal 9 Januari 2019," ujar Pemprov Banten lewat pernyataan tertulis, Jumat (28/12).

Penetapan darurat bencana ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Nomor 366/Kep.350-Huk/2018. Melalui penetapan ini Pemprov Banten mengintensifkan koordinasi dengan instansi terkait seperti BNPB, Polri, TNI, dan Basarnas dalam mengevakuasi korban tsunami.

(ani/ain)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ET6UUI
December 29, 2018 at 06:49AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2ET6UUI
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

Teleskop Hubble NASA Bisa Lihat Materi Gelap

Jakarta, CNN Indonesia -- Materi gelap atau yang terkenal dengan nama dark matter kini dapat dilihat menggunakan teleskop Hubble. Dilansir dari CNET, seperti namanya, materi gelap dinamakan seperti itu karena tidak berinteraksi dengan apapun. Materi ini pada dasarnya tidak terlihat.

Sebanyak 85 persen dari alam semesta terdiri dari materi gelap yang saat ini diketahui karena efek gravitasi yang bisa diamati.

Para astronom telah mengembangkan metode baru untuk melihat materi gelap tersebut. Astronom Australia dan Spanyol menggunakan cahaya bintang redup untuk memetakan distribusi materi paling kosmos yang paling sulit dipahami di gugus galaksi.

Mereka akan menggunakan gambar yang ditangkap oleh Teleskop Luar Angkasa Hubble milik NASA.

"Kami telah menemukan cahaya yang sangat redup di gugusan galaksi, cahaya intracluster, memetakan bagaimana materi gelap didistribusikan," kata Peneliti Universitas New South Wales Australia Mireia Montes, Penulis Utama penelitian yang dipublikasikan dalam Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.

Di masa lalu, para astronom telah menggunakan "pelensaan gravitasi" untuk memperkirakan distribusi materi gelap di kluster galaksi. Sementara lensa sangat kuat untuk mengungkapkan struktur materi gelap dalam kelompok, itu membutuhkan pengamatan yang intens dan waktu yang luas.

Para peneliti menyarankan cahaya intracluster mengikuti distribusi materi gelap global di dalam kluster, dengan demikian bintang-bintang yang mengambang bebas melalui cluster memiliki distribusi yang identik dengan materi gelap.

Pekerjaan di masa depan akan melihat para peneliti memperluas temuan mereka ke kluster galaksi yang lebih besar dari enam yang dipelajari di sebelumnya.

Itu akan menghadirkan peluang untuk menentukan apakah cara baru melihat materi gelap ini bertahan. (age/age)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BGF7mf
December 28, 2018 at 06:49AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2BGF7mf
via IFTTT
Share: