Showing posts with label 2019 at 11:24PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:24PM. Show all posts

Thursday, January 3, 2019

Ahli Jelaskan Perkawinan Katak Beracun dan Ular Piton

Jakarta, CNN Indonesia -- Baru-baru ini puluhan katak Puru mencoba untuk mengawini ular piton di Australia. Secara logika, orang awam pasti sudah bisa menyimpulkan bahwa hasil perkawinan ini tidak akan bisa menghasilkan keturunan.

Ahli Biologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Donan Satria Yudha menjelaskan secara ilmiah mengapa hasil perkawinan katak Puru dengan piton dan katak tidak akan menghasilkan keturunan.

"Katak dan ular tidak mungkin menghasilkan keturunan yang fertil, karena kedua hewan tersebut berbeda jauh dalam berbagai hal, salah satunya adalah proses pertemuan sel telur dengan sel sperma dan perbedaan DNA," kata Donan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (3/1).

Donan menjelaskan ular dan katak adalah sama-sama berkembang biak secara ovipar atau bertelur. Memang ada 30 persen jenis ular yang berkembang biak secara ovovivipar (bertelur kemudian beranak).

Kendati demikian, Donan mengatakan proses pembuahan antara sel sperma katak tidak akan bisa membuahi sel telur ular. Pasalnya Donan menjelaskan katak memiliki kecenderungan pembuahan secara eksternal, sedangkan ular pembuahannya secara internal.

"Berbeda model pembuahan atau fertilisasi: katak eksternal dan ular internal. Proses kawin katak dengan suara, sedangkan ular dengan feromon.  Pada musim kawin, katak jantan mengeluarkan suara tertentu agar betina tertarik dan mendekat," ujarnya.

Donan menjelaskan katak jantan akan menempel di punggung katak betina saat proses perkawinan. Kemudian saat katak betina mengeluarkan telur, katak jantan akan mengeluarkan sperma untuk membuahi telur tersebut.

"Semua jenis katak jantan tidak memiliki organ kopulasi (penis) untuk bisa menembus masuk ke organ kelamin betina. Jadi tidak mungkin bertemu antara sel telur ular denga sel sperma katak," jelasnya.

Donan juga mengatakan dari segi genetik, ular dan katak ditakdirkan untuk tidak memiliki keturunan. Perbedaan tiga persen ini artinya adanya perbedaan spesies.

"Terutama perbedaan DNA, ada barrier genetic, perbedaan 3% saja dari DNA atau materi genetik, sudah tidak bisa menghasilkan keturunan. Perbedaan 3 persen DNA, artinya sudah beda spesies sehingga tidak bisa menghasilkan keturunan," ucapnya.

Oleh karena itu, fenomena katak menunggangi ular di Australia tersebut bagi Donan hanya merupakan kesalahan si katak. Pasalnya katak memang memiliki kecenderungan untuk menempel di objek yang ada di sekitarnya, misalnya kaki manusia hingga buah yang berada di dekatnya.

"Katak yang ampleksus (menempel) diatas punggung pada katak ataupun hewan lain, umumnya adalah katak jantan. Jadi kalau katak jantan menempel di punggung ular atau hewan lain, mungkin karena asal menempel," kata Donan. (jnp/evn)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2R3LNFE
January 03, 2019 at 11:24PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2R3LNFE
via IFTTT
Share:

'Dilan 1991' Dijadwalkan Tayang 28 Februari 2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Tahap produksi sekuel film Dilan telah rampung digarap. Pihak rumah produksi Max Pictures pun mengungkapkan telah siap untuk meluncurkan kelanjutan dari kisah film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla dalam waktu dekat.

"Dilan 1991 akan dirilis pada 28 Februari 2019. Setelah melalui proses produksi film ini sudah siap untuk ditayangkan," kata Ody Mulya, selaku Produser Max Pictures dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (3/1).

Film yang diadaptasi dari novel berjudul Dilan Bagian Kedua: Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 karya Pidi Baiq itu sebelumnya telah menjalani proses syuting selama 41 hari pada akhir tahun kemarin. Lokasi yang digunakan masih berlatar di Bandung dan Jakarta.


Sang sutradara Fajar Bustomi pun berharap kelak film tersebut dapat menjadi hasil yang baik dan diterima masyarakat.

"Alhamdulillah syuting film Dilan 1991 sudah selesai dan berjalan dengan lancar. Doakan semoga proses pascaproduksinya juga lancar dan menghasilkan film yang baik, yang bisa membahagiakan banyak orang," ungkapnya.

[Gambas:Instagram]


Selain Iqbaal dan Vanesha yang kembali berperan sebagai sepasang remaja usia SMA, Dilan dan Milea, film ini masih akan dibintangi oleh Happy Salma, Ira Wibowo, Farhan, Giulio Parengkuan, Zara 'JKT48', serta Yoriko Angeline.

Kehadiran wajah baru pun bakal meramaikan Dilan 1991, seperti Bucek Depp yang akan muncul sebagai ayah Dilan dan Maudy Koesnaedy sebagai Tante Anis. (agn/rea)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Qk4iQZ
January 03, 2019 at 11:24PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Qk4iQZ
via IFTTT
Share: