Showing posts with label 2019 at 09:40PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:40PM. Show all posts

Friday, January 11, 2019

Cara Cantik Pilih Lipstik

Jakarta, CNN Indonesia -- Lipstik merupakan salah satu produk kecantikan yang wajib ada di tas perempuan. Beberapa bahkan ada yang mengoleksi lipstik dari berbagai merk dan warna.

Jenis lipstik sendiri ada berbagai macam seperti liquid lipstick, creamy lipstick, lip stain, lip tint hingga lip balm dengan berbagai tekstur dari matte hingga glossy.

Hanya saja tak semua warna dan jenis lipstik cocok untuk semua jenis bibir dan warna bibir.


Jika memakai warna yang tepat, lipstik bakal membuat wajah terlihat lebih cerah dan segar. Namun jika Anda memilih warna yang salah, alih-alih cantik, Anda malah akan terlihat aneh.

Make Up Artist Archangela Chelsea mengungkapkan bahwa cara terbaik menentukan warna lipstik yang tepat adalah dengan menentukan undertone kulit.

"Tips memilih lipstik terbaik adalah dengan cara ketahui dulu undertone kulitmu. Apakah warm, neutral atau cool," kata Archangela dalam pernyataannya yang diterima CNNIndonesia.com.

1. Warm undertone:
Seseorang dikatakan memiliki warm undertone jika kulitnya berubah menjadi kecokelatan setelah terpapar sinar matahari yang cukup lama.

'Tanda' lainnya untuk mengetahui warm undertone adalah dengan warna perhiasan. Orang yang memiliki warm undertone akan cocok memakai aksesori warna emas.

Dengan kulit warm undertone, warna lipstik yang paling cocok adalah warna kekuningan, oranye, dan cokelat.  Beberapa warna lainnya yang cocok digunakan oleh pemilik kulit warm undertone, di antaranya light coral, peachy nude, peachy pink, coral, nude brown, warm brown, dan peachy brown.
 
2.   Cool undertone:
Pemilik cool undertone dapat dikenali dengan melihat pembuluh nadi yang kebiruan.

Selain itu, jika kulit berubah menjadi pink-kemerahan setelah berjemur juga menjadi tanda kalau Anda memiliki cool undertone.

Cool undertone juga ditandai dengan kulit yang lebih cocok memakai aksesori berwarna perak.

Kulit dengan cool undertone paling cocok menggunakan lipstick dengan warna rosy nudes. Rangkaian warna rosy nudes adalah warna-warna yang memiliki hint merah dan pink seperti soft pink, rosy peach, apricot beige, pink salmon, dan natural beige.


3. Neutral undertone: 
Pemilik neutral undertone bisa dibilang yang paling beruntung. Pasalnya mereka cocok menggunakan perhiasan warna apapun.

"Untuk neutral undertone sendiri merupakan kulityang paling aman menggunakan segala jenis warna lipstik," kata perempuan yang pernah mendandani selebriti Hollywood sekelas Bebe Rexa, Elizabeth Olsen, Olivia Culpo, Olivia Munn,

Mengutip berbagai sumber, pemilik kulit netral bisa berkreasi dan tampil berani dengan warna-wana tidak lazim seperti biru, ungu gelap, hijau atau hitam. (fau/chs)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HiFlpE
January 12, 2019 at 09:40PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2HiFlpE
via IFTTT
Share:

Saturday, January 5, 2019

Viral Video Jokowi Disambut Dua Jari Berujung Polemik

Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Program Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Aria Bima menanggapi santai beredarnya foto dan video massa yang mengacungkan dua jari saat menyambut kedatangan Jokowi. Aria menduga massa telah diatur dan sengaja mengacungkan dua jari ketika Jokowi datang. 

Foto dan video itu disebut terjadi saat Jokowi berkunjung ke Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat (4/1) lalu. Belakangan sejumlah kalangan menyebut foto dan video tersebut merupakan rekayasa karena peristiwanya terjadi pada waktu dan tempat yang berbeda.

"Walah, model beberapa kali itu," ujar Aria melalui pesan singkat yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (6/1).

Acungan dua jari saat ini identik dengan dukungan pada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Adapun politikus PDIP ini memaklumi aksi massa yang mengacungkan dua jari tersebut. Ia mengaku tak akan menindak lebih lanjut aksi massa itu.

"Namanya juga kampanye," katanya.

Video Jokowi Disambut Dua Jari Berujung PolemikPolitikus PDIP Aria Bima. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)

Sementara itu anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade membantah jika acungan dua jari itu sengaja diatur tim Prabowo. Ia menyebut acungan dua jari itu merupakan bentuk spontan warga yang menginginkan ganti presiden pada 2019.

"Tidak mungkin itu setting-an. Itu gerakan rakyat, sekarang di mana pun kalau Pak Jokowi datang ada saja yang acungkan dua jari," ucapnya.

Menurutnya, acungan dua jari itu tak hanya terjadi di Ponorogo. Dalam kunjungan kerja Jokowi ke sejumlah wilayah, capres nomor urut 01 itu kerap disambut dengan acungan dua jari dari warga.

"Di mana saja sekarang kalau Pak Jokowi datang sudah (acungkan) nomor 02. Di Medan juga begitu. Itu menunjukkan dukungan pada paslon 02 sudah seperti tsunami, bergelombang di mana-mana," tuturnya.

Sebelumnya, beredar foto dan video yang menunjukkan sejumlah massa mengacungkan dua jari yang disebut terjadi ketika Jokowi berkunjung ke Ponorogo. Namun belakangan ada sejumlah kalangan yang menganggap peristiwa itu terjadi bukan di Ponorogo, melainkan telah direkayasa sedemikian rupa agar seolah-olah terjadi saat kunjungan Jokowi ke Ponorogo.

Mantan Gubernur DKI itu diketahui tengah melakukan kunjungan kerja dan membagikan 2.500 sertipikat tanah kepada warga di Ponorogo.

Dalam foto dan video yang beredar juga terlihat sejumlah anak sekolah dengan seragam Pramuka turut mengacungkan simbol dua jari. Mereka menyambut kedatangan Jokowi di pinggir jalan.

Jokowi pada Jumat (4/1) berkunjung ke Ponorogo untuk melakukan sejumlah kegiatan di kabupaten tersebut. Selain mengecek sejumlah proyek, Jokowi pada saat itu juga menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk masyarakat yang dipusatkan di Alun-Alun Kabupaten Ponorogo. (psp/gil)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FcKPj9
January 06, 2019 at 09:40PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2FcKPj9
via IFTTT
Share:

Friday, January 4, 2019

Satgas: Pekan Depan Bisa Ada Tersangka Baru Kasus Mafia Bola

Jakarta, CNN Indonesia -- Juru bicara Satgas Anti-Mafia Bola Polri Syahar Diantono mengatakan kemungkinan bakal ada tersangka baru terkait kasus pengaturan skor di sepak bola nasional pekan depan. Namun ia enggan menyebut asal usul tersangka baru yang dimaksud.

Hal itu diungkapkan Syahar ketika menjadi salah satu pembicara di diskusi Polemik di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (5/1). Menurut Syahar tersangka baru itu masih terkait Persibara Banjarnegara yang saat ini sudah memunculkan empat tersangka.

Sejauh ini, lanjut Syahar, Satgas telah menerima 278 informasi terkait kasus pengaturan skor dan 60 laporan di antaranya dianggap layak untuk bisa ditindaklanjuti. Sebanyak 60 laporan soal pengaturan skor tersebut di luar kasus Persibara dan PSS vs Madura FC.

"Polda sudah melakukan upaya penyidikan dan sudah melakukan penahanan terhadap empat tersangka. Proses kasus ini sudah dalam tahap pemberkasan, sudah dilakukan gelar perkara juga dan siap untuk dimajukan ke jaksa penuntut umum," kata Syahar.

"Masih ada pengembangan dan tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain dalam penyidikan ini [pada] pekan depan," jelas Syahar.

Pengungkapan kasus pengaturan skor bermula dari laporan mantan manajer Persibara Lasmi Indaryani. Pengungkapan kasus pengaturan skor bermula dari laporan mantan manajer Persibara Lasmi Indaryani. (Dok. Trans 7)
Sejauh ini, lanjut Syahar, Satgas sudah meminta keterangan dari 12 orang. Beberapa sudah hadir memenuhi panggilan dan ada beberapa yang tidak datang memenuhi panggilan dari Satgas.

"Pengambilan informasi ini sudah dilakukan gelar perkara dan penyidik siap untuk meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan minggu depan. Kalau sudah naik, yang kemarin tidak hadir saat diundang akan ada pro justicia dan akan ikut hukum yang berlaku," jelasnya.

Selebihnya, Satgas mengaku bakal terus menggali informasi dari laporan yang diberikan masyarakat melalui pusat layanan informasi Satgas Anti-Mafia Bola Polri. Syahar mengatakan hampir semua yang terkait di sepak bola turut dilaporkan.

"Sesuai pengaduan yang diterima, dari empat tersangka yang sudah ditangkap ada kasus penipuan, penggelapan, tindak pidana suap dan tindak pidana pencucian uang," tandas Syahar. (TTF/sry)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2saQm1W
January 05, 2019 at 09:40PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2saQm1W
via IFTTT
Share: