Showing posts with label 2018 at 07:45PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:45PM. Show all posts

Saturday, December 22, 2018

260 Karyawan PLN Wisata di Tanjung Lesung, 89 Orang Hilang

Jakarta, CNN Indonesia -- Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN, I Made Suprateka, mengatakan jumlah karyawan perusahaan yang hilang akibat tsunami yang menerjang pesisir pantai Tanjung Lesung, Banten, pada Sabtu (22/12) malam menjadi 89 orang.

Made menuturkan 89 orang tersebut merupakan sebagian dari total 260 karyawan yang mengikuti kegiatan wisata yang digelar Unit Induk Transmisi PLN Jawa Barat di kawasan tersebut saat bencana terjadi.

Tak hanya karyawan, acara wisata itu juga turut dihadiri oleh anggota keluarga karyawan PLN.

"Korban selamat ada 157 orang termasuk korban luka berat, korban meninggal 14 orang, dan korban terdata namun belum ditemukan ata belum bisa dihubungi ada 89 orang," ucap Made melalui keterangan tertulisnya yang diterima CNNIndonesia.com pada Minggu (23/12).


Made mengatakan pihaknya masih terus mendata dan melakukan upaya pencarian karyawan yang hilang. PLN, paparnya, telah mengirimkan 36 mobil ambulans ke lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi.

Selain itu, Made menuturkan PLN terus melakukan normalisasi listrik dengan melakukan perbaikan gardu dan investigasi jaringan pasca bencana.

Ia menuturkan ada sekitar 146 gardu yang berhasil dinyalakan, sementara 102 gardu lainnya masih padam."Selain itu terdapat 20 tiang SUTM roboh akibat diterjang Tsunami," kata Made.


Saat ini PLN juga telah membentuk tim gerak cepat tanggap bencana serta mengirimkan 26 ambulans ke lokasi bencana.

Selain karyawan PLN, sebelumnya Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora), Gatot S Dewa Broto, menuturkan puluhan stafnya juga turut menjadi korban tsunami yang menerjang perairan Banten, Serang, dan Lampung itu.

(rds/asa)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EGvrLR
December 23, 2018 at 07:45PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2EGvrLR
via IFTTT
Share:

Saturday, December 15, 2018

Mimpi Bocah Imigran Sebelum Meninggal: Kirim Uang ke Keluarga

Jakarta, CNN Indonesia -- Anak imigran yang meninggal dunia setelah ditahan polisi perbatasan Amerika Serikat (AS) bermimpi bisa mengirimkan uang ke keluarganya yang terjebak dalam kemiskinan di negara asalnya di Guatemala. Ia meninggal dalam tahanan di negara bagian New Mexico bersama sang ayah saat melewati perbatasan AS.

Jakeste Caal Maquin atau akrab disapa Jakelin, nama anak perempuan imigran tersebut, bersama sang ayah meminta suaka dari polisi perbatasan AS. Keduanya datang bersama puluhan imigran lainnya. Naas, Jakelin dan ayahnya, serta imigran lain harus ditahan.

"Gadis itu mengatakan ketika dia dewasa nanti, dia akan bekerja dan mengirim kembali ke ibu dan neneknya," kata Claudia Clichy, ibu dari Jakelin.
Jakelin, sang ibu melanjutkan, belum pernah melihat negara besar. "Ia sangat senang ia akan pergi," tuturnya mengenang.


Menurut sang ibu, Jakelin dan ayahnya sangat dekat. Mereka meninggalkan Guatemala untuk mencari jalan keluar dari kemiskinan ekstrem yang mengkungkung hidup mereka.

Sekitar 80 persen penduduk asli Guatemala merupakan orang miskin. Separuh dari mereka bahkan hidup dalam kemiskinan ekstrem. Walikota San Antonio de Cortez menggambarkan keluarga Caal sebagai salah satu yang paling miskin di desa ia tinggal.

"Bukan hanya keluarga Caal. Ada banyak orang yang pergi. Mereka melewati truk, mobil, dan bu. Kebanyakan dari mereka kembali pada akhirnya karena diturunkan, ditangkap pihak berwenang, hingga dideportasi," tandasnya.


Sebelumnya, Ruben Garcia, Direktur Penampungan dari Annunciation House menuturkan bahwa ayah bocah perempuan itu, Nery Caal (29 tahun) bilang kepadanya bahwa putrinya tidak dalam kondisi sakit ketika mereka tiba dengan bus di perbatasan AS di Antelope Wells, New Mexico, pada 6 Desember malam.

Garcia juga mengklaim bahwa sang ayah setuju dengan akun Perlindungan Kepabeanan dan Perbatasan AS (CBP) dari penahanan singkat ayah dan anak, termasuk pernyataan CBP bahwa sang anak telah memiliki masalah medis beberapa jam setelah kedatangan mereka.

(din/bir)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Lj1qCT
December 16, 2018 at 07:45PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2Lj1qCT
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018