Showing posts with label 2018 at 08:53PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:53PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Marquez Bantah Tolak Lorenzo ke Honda di MotoGP 2019

Jakarta, CNN Indonesia -- Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, membantah rumor menolak kedatangan Jorge Lorenzo ke tim Repsol Honda untuk musim 2019 dan 2020.

Lorenzo dipilih Honda sebagai pengganti Dani Pedrosa yang kontraknya tidak diperpanjang. Kehadiran Lorenzo dianggap sejumlah pihak akan menyulitkan Honda, pasalnya mereka akan memiliki dua pebalap juara dunia yang sedang dalam performa terbaik.

Marquez juga sempat dikabarkan coba mencegah kedatangan Lorenzo. Juara dunia MotoGP lima kali itu tidak ingin status nomor satu di Honda terganggu kedatangan Lorenzo. Tapi, Marquez membantah rumor tersebut.

"Untuk memveto kedatangan Lorenzo akan menjadi tanda-tanda kelemahan. Jika dia mampu mengalahkan saya, dia akan melakukannya dengan senjata yang sama. Saya lebih memilih menggunakan pistol melawan pistol, daripada pistol melawan senapan mesin," ujar Marquez dikutip dari Autosport.

Jorge Lorenzo dianggap sebagai ancaman Marc Marquez di Repsol Honda.Jorge Lorenzo dianggap sebagai ancaman Marc Marquez di Repsol Honda. (REUTERS/Heino Kalis)
"Kami akan memiliki sepeda motor yang sama. Dengan demikian jika Lorenzo menang maka saya akan tahu alasannya. Lagi pula, dengan begini kami bisa meningkatkan level sepeda motor," sambung pebalap berjuluk The Baby Alien itu.

Lorenzo sebelumnya mengaku bersyukur Marquez tidak menolak kehadirannya di Honda. Marquez sendiri justru lebih bersyukur Lorenzo menjadi rekan setimnya di Honda mulai MotoGP 2019.

Marc Marquez siap bersaing dengan Jorge Lorenzo di Repsol Honda.Marc Marquez siap bersaing dengan Jorge Lorenzo di Repsol Honda. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)
"Memiliki Lorenzo sebagai rekan setim, atau pebalap lainnya, tidak akan membuat saya mengubah gaya membalap. Saya sadar jika mau bertahan di Honda, Ducati, atau Yamaha, maka akan selalu ada pebalap juara. Jika Anda tidak juara, maka pebalap lainnya akan juara," ucap Marquez. Para pebalap MotoGP akan kembali menjalani tes pra musim 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 1-3 Februari 2019. Balapan pertama akan digelar di MotoGP Qatar, 10 Maret mendatang. (har/ptr)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Thx9Hy
December 31, 2018 at 08:53PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2Thx9Hy
via IFTTT
Share:

Jokowi 'Diserang' soal Novel, TKN Ungkit Catatan HAM Prabowo

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Johnny G. Plate menilai pernyataan Andi Arief tentang dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam kasus penyiraman air keras penyidik KPK Novel Baswedan kasar dan tak bermutu. Andi mengaitkan kasus Novel itu dengan sikap Jokowi yang tak tegas karena pelaku tak kunjung ditemukan.

Mengomentari itu, Johnny justru menyebut Jokowi-Ma'ruf sama sekali tak memiliki catatan kelam masalah hukum dan HAM. Berbeda dengan rekam jejak dugaan pelanggaran HAM terkait calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang dinilai dapat lebih mudah ditemukan di media sosial.

"Rekam digital masih menyimpan catatan kelam HAM terkait Prabowo," ujar Johnny kepada CNNIndonesia.com, Senin (31/12).

Andi Arief dalam akun twitter pribadi sebelumnya mencuitkan kasus Novel yang mandek karena pelakunya belum juga ketemu. Wakil Sekjen Partai Demokrat itu menuliskan 'Kalau masih ada yang berkoar soal penculikan atau pembunuhan masa lalu, sebaiknya besok pagi lihat mata Novel Baswedan. Tanyakan pada sebelah matanya, Jokowi ngapain aja?'.

Cuitan ini sekaligus menanggapi pernyataan Ma'ruf yang beberapa waktu lalu menyebut Jokowi tak pernah menculik maupun membunuh orang.

Namun demikian, Johnny melihat, dugaan pelanggaran HAM Prabowo justru lebih konkret dan memiliki bukti yang lebih jelas. Salah satunya saat Prabowo diberhentikan dari jabatan Pangkostrad pada tahun 1998.

Sekjen Partai Nasdem ini mengatakan, pemberhentian Prabowo bahkan diketahui Ketua Umum Partai Demokrat Soesilo Bambang Yudhoyono yang ketika itu merupakan salah satu anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang turut memeriksa.

"SBY salah satu anggota DKP yang memeriksa, menulis pertimbangan, serta merekomendasikan pemberhentian Prabowo dari dinas keprajuritan TNI. Rakyat masih menunggu jawaban sebenarnya. Apakah mereka semua lupa akan catatan dan rekam jejak tersebut?" katanya.

Johnny pun meminta agar semua pihak memeriksa kembali rekam jejak masing-masing pasangan calon presiden-calon wakil presiden. Ia juga meminta Andi dapat lebih santun menyikapi pertarungan Pilpres 2019.

"Periksa semua catatan dan rekam jejak paslon sebelum memilih. Hindarilah provokasi yang menghasut. Pemilu harus tetap dalam suasana yang ceria," ucapnya. (psp/osc)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CGeYWm
December 31, 2018 at 08:53PM from CNN Indonesia http://bit.ly/2CGeYWm
via IFTTT
Share: