Showing posts with label 2018 at 05:01AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:01AM. Show all posts

Monday, December 24, 2018

198 Jenazah Korban Tsunami 3 Kecamatan Banten Teridentifikasi

Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri menyatakan telah mengidentifikasi sebanyak 198 jenazah dari total 250 jenazah korban yang telah ditemukan akibat tsunami Selat Sunda di Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Tim DVI telah berhasil melakukan identifikasi terhadap 198 jenazah dari 7 kecamatan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (24/12).

Dedi merinci di Kecamatan Cinangka, dari total delapan jenazah yang ditemukan, enam diantaranya telah teridentifikasi. Sedangkan dua jenazah lainnya masih belum teridentifikasi.

Di Kecamatan Carita, kata dia, total 67 jenazah telah ditemukan dan 66 orang sudah teridentifikasi. Satu jenazah lain belum dapat diidentifikasi.


Untuk Kecamatan Panimbang total jenazah yang telah ditemukan sebanyak, kata Dedi, sebanyak 14 orang. Sebanyak 13 jenazah telah teridentifikasi dan satu jenazah belum dapat diidentifikasi.

"Kecamatan Tanjung Lesung dengan total jenazah yang telah ditemukan sebanyak 56 orang. 34 jenazah telah teridentifikasi dan 22 jenazah belum teridentifikasi," kata Dedi.

Lebih lanjut, jenderal bintang satu itu mengatakan di Kecamatan Sangyang satu jenazah yang ditemukan belum dapat diidentifikasi.


Sedangkan di Rumah Sakit DP Serang, total ditemukan sebanyak 22 jenazah dengan rincian 13 jenazah telah teridentifikasi dan sembilan masih belum dapat diidentifikasi.

"Ketujuh, RSUD Berkah Pandeglang dengan total jenazah yang telah ditemukan sebanyak 82 orang. 66 jenazah telah teridentifikasi dan 16 jenazah belum teridentifikasi," katanya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya menyatakan jumlah korban tewas akibat tsunami Selat Sunda mencapai 281 orang. Sementara, 1.016 lainnya mengalami luka-luka dan 57 orang masih dinyatakan hilang.

"Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga Senin (24/12/2018) pukul 07.00 WIB, tercatat 281 orang meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi. Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak," ungkap Kepal Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB SUtopo Purwo Nugroho, lewat keterangan tertulisnya, hari ini.

(swo/DAL)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AfNlSC
December 25, 2018 at 05:01AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2AfNlSC
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Cerita Hyoyeon 'SNSD' ke CNN Indonesia Soal DJ hingga Sate

Jakarta, CNN Indonesia -- Musisi Korea Selatan, Hyoyeon 'SNSD' mengisahkan berbagai cerita hidupnya, termasuk soal karier disjoki yang tengah ia geluti kini sebagai solois, hingga kegemarannya akan masakan Indonesia dalam wawancara eksklusif bersama CNN Indonesia.

Hyoyeon mengisahkan hal tersebut sebelum dirinya tampil mengisi perayaan HUT 17 Transmedia yang diadakan pada 14-16 Desember 2018 lalu di Lapangan Transcity, Serpong, Tangerang Selatan.

"Sebenarnya sudah sejak lama saya menyukai disjoki, termasuk saat saya aktif beraktivitas dengan SNSD," kata Hyoyeon kepada CNN Indonesia secara eksklusif, yang tertuang menjadi dua video wawancara singkat.


"Karena saya suka menari, jadi satu yang tidak lepas dari tarian adalah musik. Sehingga saya memiliki ketertarikan yang sangat besar dengan musik dari berbagai genre," lanjutnya di video bagian pertama.

Memulai debut sebagai anggota SNSD pada Agustus 2007, Hyoyeon langsung menarik perhatian publik. Kariernya baik sebagai pesohor dan musisi terus berkembang sejak saat itu.

Hingga pada 2016, dirinya secara resmi memulai karier solo di luar nama SNSD dengan merilis lagu 'Mystery' sebagai single. Langkah tersebut dilanjutkan dengan merilis lagu 'Wannabe' pada Juni 2017 yang merupakan hasil duetnya dengan rapper San E.

Tahun 2018 menjadi momen Hyoyeon memantapkan profesi disjoki. Ia merilis lagu 'Sober' pada 18 April di bawah nama DJ Hyo. Tak berhenti, ia kembali merilis single di bawah nama DJ Hyo pada 13 November dengan tajuk 'Punk Right Now'.


Di sisi lain, wanita bernama lengkap Kim Hyo Yeon itu juga mengisahkan tentang kegemarannya akan Indonesia, yaitu masakannya yang ia rasa lezat.

"Saya merasa sangat cocok dengan makanan Indonesia," kata Hyoyeon dalam wawancara itu. "Oleh karena itu, setiap kali saya ke Indonesia saya tak pernah khawatir dengan makanannya,"

"Kemarin setelah sampai, karena ingin makanan masakan lokal, saya langsung memesan nasi goreng dan sate," lanjutnya.

Saksikan wawancara eksklusif lengkap bersama Hyoyeon 'SNSD' hanya di CNNIndonesia.com yang tayang pada Sabtu (22/12) mulai pukul 08.00 WIB. (end)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QLaDKa
December 22, 2018 at 05:01AM from CNN Indonesia http://bit.ly/2QLaDKa
via IFTTT
Share:

Thursday, December 20, 2018

Ingin Pilpres dan Pileg Dipisah, JK Minta Amendemen UU

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menginginkan pelaksanaan pemilu presiden dan pemilu legislatif nantinya dipisah, tak digelar serentak seperti Pemilu 2019. Ia pun mendorong DPR untuk melakukan perubahan perundangan.

"Memang inilah salah satu pemilu terumit yang pernah kita hadapi. Mudah-mudahan nanti Ketua DPR, undang-undangnya diamendemen lagi. Jadi memisahkan pilpres dan pileg," ujar JK saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi Partai Golkar di Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (20/12).

JK mengatakan banyak risiko yang timbul jika pilpres dan pileg dilaksanakan dalam waktu bersamaan. Yakni, besarnya biaya pesta demokrasi, risiko kebocoran suara yang lebih tinggi, serta terabaikannya pemilu legislatif akibat tertutup kompetisi antar calon presiden.

"Karena itu perlu kita memperbaiki kondisi yang ada, supaya lima tahun yang akan datang hal ini kembali kepada pola yang sebelumnya," kata dia.

"Ini penting karena bagaimana pun orang akan lebih banyak perhatiannya kepada pilpres daripada pileg," ucap JK.

Pelaksanaan pilpres dan pileg yang digelar bersamaan ini merupakan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas gugatan uji materi Undang-Undang 42/2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

MK menegaskan yang dimaksud pemilu adalah pemilihan untuk anggota DPR, DPD, DPRD, dan pilpres yang dilakukan secara serentak. Hal ini dimaksudkan agar memberi kemudahan warga negara untuk menggunakan hak pilihnya secara efisien termasuk juga memperkecil risiko konflik horizontal, dan demi efisiensi waktu, tenaga, dan biaya.

(psp/arh)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QKQCDN
December 21, 2018 at 05:01AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2QKQCDN
via IFTTT
Share: