Bima yang baru ditunjuk menjadi pelatih menggantikan Luis Milla pada 20 hari jelang Piala AFF 2018 gagal membawa Hansamu Yama Pranata dan kawan-kawan meraih kemenangan pada laga pertama setelah dikalahkan Singapura.
Tiga poin baru didapat Timnas Indonesia ketika mengalahkan Timor Leste 3-1 pada laga kedua."Sekarang itu tanggung jawabnya coach Bima lebih besar. Coach Bima dituntut menunjukkan dengan prestasi, minimal semifinal atau final orang pasti hargai," tutur Aji dalam wawancara bersama CNNIndonesia.com pada Rabu (14/11).
"Pada Piala AFF kali ini, tim lainnya kuat. Namun sekarang [babak penyisihan Grup], masih ada kesempatan lolos ke fase grup. Peluang besar," tuturnya melanjutkan.
Bima Sakti ketika menjadi asisten pelatih Luis Milla di SEA Games 2017. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat Putratama)
|
"Memang itu [emosi] harus di jaga, jadi bisa menghindari kartu merah yang seharusnya tidak perlu didapat sehingga menghindari peluang yang dapat membahayakan gawang Timnas Indonesia. Permainan Timnas Indonesia saat ini sudah cepat, dan berkualitas."
Bima Sakti dianggap merasakan tekanan melatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
|
Jelang menghadapi Thailand, Aji juga mengenang momen pertemuan Timnas Indonesia dengan tim Gajah Perang pada Piala AFF 18 tahun lalu ketika masih merumput bersama Bima dan Kurniawan Dwi Yulianto.
Pada edisi ketiga Piala AFF, Timnas Indonesia dua kali bertemu Thailand. Pada fase grup dan partai final, skuat Garuda yang dilatih Nandar Iskandar kalah dengan skor identik 1-4.
"Cara permainannya berbeda, build up ke depannya. Perkembangan Thailand begitu pesat, terlihat dari cara bermain para pemainnya," kata Aji."Waktu AFF tahun 2000, waktu itu mereka mendominasi permainan dari pada Indonesia. [Timnas Indonesia] sempat mengimbangi. Saat itu, [Thailand] dihuni oleh materi pemain yang sedang top performance. Strikernya kan juga bagus waktu itu, saat itu Kurniawan dan Bima kan juga main," ucap Aji. (nva/ptr)
https://ift.tt/2K6jI9P
November 15, 2018 at 07:18PM from CNN Indonesia https://ift.tt/2K6jI9P
via IFTTT
0 Comments:
Post a Comment