Timnas Indonesia menuai kecaman dari suporter menyusul prestasi negatif di Piala AFF kali ini. Tagar 'Kosongkan GBK' berkumandang terutama setelah Indonesia dipastikan tersingkir dari fase grup.
"Sebenarnya prihatin dengan sikap suporter. Jujur secara pribadi kami sangat membutuhkan dukungan suporter karena sebagian besar tenaga kita datang dari mereka," kata Andik.Mantan pemain kedah FA itu memaklumi kekecewaan para pencinta sepak bola Indonesia. Namun, ia berharap kesalahan tidak dilimpahkan kepada para pemain yang telah berjuang maksimal di lapangan.
"Mungkin bolehlah benci sama PSSI atau siapapun, tapi jangan benci kepada pemain karena mereka semua telah berjuang maksimal."
"Kami tidak ada yang bermalas-malasan, demi negara kita berikan yang terbaik. Kami harap suporter bisa bersikap lebih dewasa," tuturnya.
Andik juga meminta suporter untuk menghargai jerih payah pelatih Bima Sakti. Mantan pemain timnas era Primavera itu dinilai berada di waktu yang kurang tepat."Pelatih Bima Sakti adalah mantan pemain yang sangat berpengalaman, orangnya enak juga tapi mungkin momennya kurang pas. Jujur persiapan kita sangat minim sekali berbeda dengan 2016 yang sudah bersama-sama sejak enam bulan terakhir," ujarnya. (jun/ptr)
https://ift.tt/2OTHN4J
November 24, 2018 at 03:19AM from CNN Indonesia https://ift.tt/2OTHN4J
via IFTTT
0 Comments:
Post a Comment